Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMILU DI INDONESIA TUGAS : BUATLAH SLIDE INI MENJADI SEBUAH MAKALAH DENGAN KETENTUAN : MAKSIMAL 5 HAL, 2 SPASI, DI KUMPUL MINGGU YANG AKAN DATANG TUGAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMILU DI INDONESIA TUGAS : BUATLAH SLIDE INI MENJADI SEBUAH MAKALAH DENGAN KETENTUAN : MAKSIMAL 5 HAL, 2 SPASI, DI KUMPUL MINGGU YANG AKAN DATANG TUGAS."— Transcript presentasi:

1 PEMILU DI INDONESIA TUGAS : BUATLAH SLIDE INI MENJADI SEBUAH MAKALAH DENGAN KETENTUAN : MAKSIMAL 5 HAL, 2 SPASI, DI KUMPUL MINGGU YANG AKAN DATANG TUGAS KELOMPOK :KELOMPOK ORDE LAMA, KELOMPOK ORDE BARU, KELOMPOK REFORMASI

2 Pemilu 1955 (Masa Parlementer ) Pemilu 1971 – 1997 (Masa Orde Baru) Pemilu 1999 – 2009 (Masa Reformasi)

3 Pemilu 1955 (Masa Parlementer ) 1 SISTEM PEMILU MASA DEMOKRASI PARLEMENTER PEMUNGUTAN SUARA DILAKUKAN 2 (DUA) KALI DPR pada 29 September 1955 Dewan Konstituante pada 15 Desember AZAS PEMILU JUJUR Umum KEBERSAMAAN RAHASIA BEBAS LANGSUNG

4 DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN 3 a b Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1954 c Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1954 BADAN PENYELENGGARA PEMILU 4 Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) a b Panitia Pemilihan (PP) c d Panitia Pemilihan Kabupaten (PPK) Panitia Pemungutan Suara (PPS)

5 Peserta Pemilu a PEMILU ANGGOTA DPR DIIKUTI 118 PESERTA YANG TERDIRI DARI 36 PARTAI POLITIK, 34 ORGANISASI KEMASYARAKATAN, DAN 48 PERORANGAN b PEMILU ANGGOTA KONSTITUANTE IKUTI 91 PESERTA YANG TERDIRI DARI 39 PARTAI POLITIK, 23 ORGANISASI KEMASYARAKATAN, DAN 29 PERORANGAN

6 Pemilu 1971 – 1997 (Masa Orde Baru) SISTEM PEMILU 1 Pemilu 1971 A SISTEM PERWAKILAN BERIMBANG (PROPORSIONAL) DENGAN SISTEM STELSEL DAFTAR BESARNYA KEKUATAN PERWAKILAN ORGANISASI DALAM DPR DAN DPRD, BERIMBANG DENGAN BESARNYA DUKUNGAN PEMILIH KARENA PEMILIH MEMBERIKAN SU- ARANYA KEPADA ORGANISASI PESERTA PEMILU

7 ASAS PEMILU LANGSUNG UMUM BEBAS RAHASIA 2 3 DASAR HUKUM PEMILU 1) TAP MPRS No. XI/MPRS/1966 2) TAP MPRS No. XLII/MPRS/1966 3) UU Nomor 15 Tahun ) UU Nomor 16 Tahun 1969

8 BADAN PENYELENGARA 4 LPU PPI PPD IPPD II PPS PANTARLIH

9 1 SISTEM PEMILU B Pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, 1997 Menggunakan sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan stelsel daftar 2 ASAS PEMILU LANGSUNG UMUM BEBAS RAHASIA 3 DASAR HUKUM PEMILU Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1973 Ketetapan MPR Nomor VIII/MPR/1973 Undang-undang Nomor 3/1975 Undang-undang Nomor 5/1974 Undang-undang Nomor 8/1974 Undang-undang Nomor 5/1979 Pemilu 1999

10 BADAN PENYELENGARA 4 SAMA DENGAN PEMILU PESERTA PEMILU Fusi atau Peleburan partai politik peserta Pemilu 1971 se-hingga Pemilu 1977 diikuti 3 (tiga) peserta Pemilu PPP NU, Parmusi, Perti, dan PSII GOLKAR Golongan Karya PDI PNI, Parkindo, Partai Katolik, Partai IPKI, Partai Murba

11 Pemilu 1999 – 2009 (Masa Reformasi) 1 SISTEM PEMILU C Pemilu REFORMASI Sistem Pemilu 1999 sama dengan Pemilu 1997 yaitu sistem perwakilan berimbang (propor-sional) dengan stelsel daftar ASAS PEMILU 2 LANGSUNG UMUM BEBAS RAHASIA JUJUR ADIL JUJUR

12 DASAR HUKUM PEMILU Undang-undang Nomor 2 Tahun 1999 Undang-undang Nomor 3 Tahun 1999 Undang-undang Nomor 4 Tahun BADAN PENYELENGARA 4 KPU PPI PPDI PPD II PPK PPS KPPS

13 5 PESERTA PEMILU Peserta Pemilu tahun 1999 diikuti oleh 48 Partai Politik Pemilu 2004 Sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan sistem daftar calon terbuka Partai politik akan mendapatkan kursi sejumlah suara sah yang diperolehnya. Perolehan kursi ini akan diberikan kepada calon yang memenuhi atau melebihi nilai BPP. Apabila tidak ada, maka kursi akan diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. ASAS PEMILU 6 LANGSUNG UMUM BEBAS RAHASIA JUJUR

14 DASAR HUKUM PEMILU Undang-undang No. 31 Tahun 2002 Undang-undang No. 12 Thn 2003 Undang Undang Nomor 23 tahun BADAN PENYELENGARA SAMA DENGAN PEMILU 1971

15 Pemilu 209 SISTEM PERWAKILAN BERIMBANG (PROPORSIONAL) DENGAN SISTEM DAFTAR CALON TERBUKA ASAS PEMILU ASAS LANGSUNG, UMUM, BEBAS, RAHASIA, JUJUR, DAN ADIL


Download ppt "PEMILU DI INDONESIA TUGAS : BUATLAH SLIDE INI MENJADI SEBUAH MAKALAH DENGAN KETENTUAN : MAKSIMAL 5 HAL, 2 SPASI, DI KUMPUL MINGGU YANG AKAN DATANG TUGAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google