MANAGEMEN STRATEGIK BLUE BIRD GROUP Nama : Novita Alfian

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
© 2009 Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur Jl. Ciledug Raya Petukangan Utara Jakarta Selatan Website:
Advertisements

ASPEK-ASPEK YANG DI ANALISIS DLM SKB
Teknik analisis manajemen dan teknik analisis SWOT
Business Proposal.
TUGAS PERENCANAAN BISNIS
PEMILIHAN STRATEGI BERSAING DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT
Pertemuan 5 MANAJEMEN STRATEGI
ANALISA SWOT MANAJEMEN STRATEGIS.
BAB 4 PENILAIAN INTERNAL.
Oleh: Yuyun Isbanah, S.E.,M.SM.
Identifikasi Key Success Factor (KSF)
Analisis Internal Segaf, SE.MSc..
MARKETING ASPECS Konsep Dasar Pemasaran
PENERAPAN KONSEP PEMASARAN
ANALISIS SWOT Dr. Nurita Andriani.
ATYA LINAWATI ANALISIS STRATEGI INOVASI PRODUK ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR PADA PT.ASURANSI WAHANA TATA CABANG BEKASI.
TINGKATAN STRATEGI Strategi Korporat ( Corporate Strategy )
Pengelolaan Usaha dan Strategi Kewirausahaan
TECHNOPRENEURSHIP.
fungsi dalam perusahaan
SWOT ANALISIS.
Menilai dan Mengerti Situasi Saat ini
BUBUR AYAM PAK HAJI AMID.
Rencana Bisnis.
ANALISA SWOT MANAJEMEN STRATEGIS.
Bab 7 Manajemen dan Strategi Pemasaran
Bab 8 Perencanaan Pasar Strategis
Pemasaran Marketing Sales. Pemasaran Marketing Sales.
AGROINDUSTRI & DINAMIKA PERMINTAAN PASAR
ANALISIS SWOT richa noprianty
Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman
Tahap Proses PSSI.
Perusahaan & Strategi Pemasaran Pertemuan 2 Buku 1 Hal: 42-74
Analisis internal Perusahaan
Analisis strategik dan manajemen biaya strategik
Konsep dan lingkungan pemasaran
Mata Kuliah : Manajemen Strategik Dosen : Agus Arijanto,SE,MM
Bab 2 Mengembangkan Strategi & Rencana Pemasaran
ANALISA SWOT MANAJEMEN STRATEGIS.
ANALISIS SWOT DAN SWOT MATRIKS.
PERENCANAAN PEMASARAN
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
DASAR- DASAR PEMASARAN PERENCANAAN STRATEGI
Oleh: Yuyun Isbanah, S.E.,M.SM.
STRATEGI KOMPETITIF.
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN
MENGEMBANGKAN STRATEGI DAN RENCANA PEMASARAN
Manajemen Pemasaran.
PRINSIP PEMASARAN GLOBAL
analisis ifas dan EFAS pt.ajbs
Pertumbuhan Pasar Tinggi Pertumbuhan Pasar Rendah
ANALISA SWOT MANAJEMEN STRATEGIS Oleh : Dr. Enas.,MM.
Teknik analisis manajemen dan teknik analisis SWOT
2. analisis Amazon dan Walmart
DASAR-DASAR MANAJEMEN RS
Laba Kompetitif.
MANAJEMEN PEMASARAN JASA
Lion Air #1 Industri penerbangan Indonesia yang dicintai
MEMBANGUN STRATEGI BISNIS
ANALISIS SWOT DAN SWOT MATRIKS.
Mengembangkan Strategi dan Rencana Pemasaran ( Rangkuman Bab 2 Manajemen Pemasaran karya Kotler and Keller ) DISUSUN KELOMPOK I : ENY RIA HARYANTI NPM.
Strategi Pemasaran dan Bauran Pemasaran 4P-Marketing Mix
DASAR-DASAR MANAJEMEN YANG EFEKTIF
Analisa s w o t.
Analisis SWOT & Rencana Usaha
ANALISIS SWOT DAN SWOT MATRIKS.
MANAJEMEN STRATEGIS ANALISA SWOT. PROSES MANAJEMEN STRATEGIS Ada 8 (Delapan) langkah dalam proses manajemen strategis : 1. Identifikasi Misi dan Sasaran.
Bagian 1 Definisi Pemasaran dan Proses Pemasaran
Transcript presentasi:

MANAGEMEN STRATEGIK BLUE BIRD GROUP Nama : Novita Alfian NIM : 01215126 / Manajemen B

SEJARAH LATARBELAKANG Pada 1972, jauh sebelum Jakarta berkembang menjadi kota metropolis yang berpenduduk sekitar 12 juta orang, Blue Bird telah hadir. Cikal bakal perusahaan ini yaitu layanan Golden Bird, yang kemudian dikenal sebagai Chandra Taksi, sebagai sebuah perusahaan penyedia jasa sewa mobil yang khusus melayani para jurnalis asing serta pelanggan lain yang berkunjung ke Jakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut, maka tak perlu waktu lama bagi perusahaan untuk mendapatkan ijin usaha mengelola perusahaan taksi. Awalnya, Blue bird ‘muda’ didirikan untuk menyediakan alternatif jasa transportasi berkualitas yang memang belum ada pada waktu itu. Blue bird menjadi pelopor pengenaan tarif taksi berdasarkan sistem argo, serta melengkapi seluruh armadanya yang ber-AC dengan radio komunikasi. Untuk mempertahankan kualitas pelayanan, perusahaan pun membangun sejumlah bengkel khusus untuk merawat armadanya. Setelah sukses berbisnis di layanan taksi reguler, Blue Bird, dan taksi limousine, Golden Bird, serta usaha sewa mobil, perusahaan kemudian mengembangkan usaha bus carter, Big Bird, pada 1979. Pada 1993 Blue bird pun menghadirkan layanan taksi eksekutif Silver Bird. Setelah lebih dari satu dekade, Blue Bird Group kini memiliki empat divisi utama.

Pengalaman panjang mengelola bisnis transportasi mendukung upaya perusahaan mengembangkan teknologi baru dan mengelola sumber daya manusia, agar tetap unggul. Dari kantor pusatnya di Jakarta, perusahaan telah berkembang pesat merambah bisnis lainnya dengan tetap memperhatikan layanan pelanggan sebagai pedoman. Strategi perusahaan mencerminkan penilaian manajemen terhadap situasi dan pilihannya tentang bagaimana mengejar tujuan perusahaan. Strategi bisa diuraikan dalam beberapa cara. Sebagai contoh, strategi bisa dijelaskan sebagai lima faktor situasi ekonomi perusahaan (Porter, 1985), yaitu: penyuplai, pembeli, pengganti, pelanggan potensial, dan persaingan di kalangan pesaing yang ada. Dalam pemasaran, strategi bisa dijelaskan sebagai pilihan dari 4P: Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), dan Place (tempat), yakni produk mana yang harus dihasilkan perusahaan; dan bagaimana harus didistribusikan (Kottler, 2000). Sedangkan dari segi input perusahaan, strategi operasi adalah pilihan rantai suplai perusahaan termasuk manajemen rantai terhadap sumber- daya dan kapabilitas-kapabilitas. Pilihan strategi untuk perusahaan anda selalunya adalah sebuah pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan perusahaan pada situasinya untuk memenuhi tujuan efisiensi dan efektifitasnya.

VISI DAN MISI  Visi ‘Menjadi Perusahaan yang mampu bertahan dan mengedepankan kualitas untuk memastikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para stakeholder’ Misi ‘Tujuan kita adalah tercapainya kepuasan pelanggan, dan mengembangkan serta mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar di setiap kategori yang kita masuki. Dalam transportasi darat, kita menyediakan layanan yang handal, dan berkualitas tinggi dengan penggunaan sumber daya yang efisien dan kita melakukannya sebagai satu tim yang utuh.

Struktur Organisasi

ANALISIS SMART SPESIFIC : Dengan visi dan misi yang mudah dipahami oleh semua anggota karyawan dan dengan motto layanan ANDAL, yang artinya Aman, Nyaman, Mudah dan Personalise, menjadikan Blue Bird sebagai perusahaan dengan memiliki layanan yang handal dan berkualitas tinggi. MEASUREABLE : Terukur jelas dan konkrit serta mampu mempertahankan standar kualitas pelayanan prima secara berkelanjutan adalah kunci dari reputasi dan keberhasilan Blue Bird Group. APLIKABLE : Layak atau perusahaan mampu untuk melakukannya. Dalam hal ini perusahaan masih 60 persen dari yang biasa dicapai Karena masih menyesuaikan dengan pembaharuan sistem yang sedang berjalan. REALIBLE : Selalu sesuai dengan harapan dan kepentingan stakeholder serta perkembangan zaman atau realita kehidupan hal ini di tandai dengan mengembangkan pelayanan secara inovatif dengan teknologi baru dan pelatihan staf guna dalam meningkatkan kinerja untuk menjaga kualitas pelayanan agar tetap menjadi yang terbaik. TIME ABLE : Memiliki tenggang waktu atau kemampuan untuk mencapai tujuan dengan waktu tertentu dengan mengadakan evaluasi jika terdapat pembaharuan yang berkesinambungan agar tercipta pelayanan yang maksimal yang 

Keunggulan bersaing yang berkesinambungan Sumber daya Berwujud tak berwujud Kemampuan Kumpulan sumber daya Kompetensi inti Sumber Keunggulan bersaing Keunggulan bersaing yang berkesinambungan Diperoleh dari kompetensi inti Daya saing Laba diatas rata-rata

Value Chain model M.Porter RSUP Infrastruktur RSUP:Planning,Finance,MIS,Buiding service Manajemen Sumber Daya Manusia Pengembangan Teknologi Prokuremen (penambahan armada dan perekrutan driver yang handal dan professional) P e n d u k g Logistik Ke dalam Mobil Sopir Argo GPS Operasi SOP Sopir Customer Service Logistik Ke luar Operator Pangkalan Credit Voucher Pemasaran dan Penjualan. Brosur Iklan Website Pelayanan Kenyamanan Keamanan Kecepatan Kebersihan Antar jemput Aplikasi margin margin Aktivitas – Aktivitas Utama

Contoh Kondisi Internal Perusahaan Strategic Advantage Profile( SAP ) Faktor Intern Strength / Weakness Operasi Mobil yang digunakan sebagai fasilitas pelayanan (+) Marketing Punya Brand yang kuat (+) Barang lebih dikenal (+) Jaringan (+) Keuangan Dari dana sponsor dan promosi (-) Personalia Ketersediaan waktu untuk menanggapi keluhan penumpang (+) Litbang Pangkalan (+) Distribusi Ketepatan waktu dalam penyediaan taxi (+) Manajemen Memiliki system reservasi dan database tentang pelanggan (+) Tanda + berarti Strength ; tanda – berarti weakness. Dalam SAP diatas terdiri dari 8 + dan 7 – ini berarti S lebihbanyak 1 poin dibandingkan dengan W

Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor Kuesioner Internal Factor Analysis Strategi Untuk Mengetahui Kekuatan (Strength) Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor Mobil yang digunakan sebagai fasilitas pelayanan  4 4/18 = 0,22 4  0,22x4=0,88 Promosi dari website atau online  3 3/18 = 0,16   3  0,16x3=0,48 Ketersedian waktu untuk menanggai keluhan penumpang 0,16x3=0,48 Ketepatan waktu penyediaan taxi 4 0,22x3=0,66 Sistem reservasi dan database  Nilai Total 18  1 16 3,16 Ukuran pembobotan : 1 = sedikit penting 2 = Agak penting 3 = penting 4 = sangat penting Ukuran Rating Kekuatan : 1 = Sedikit kuat 2 = Agak kuat 3 = kuat 4 = Sangat kuat

Contoh Kondisi Internal Perusahaan Strategic Advantage Profile( SAP ) Faktor Intern Weakness Operasi Kemampuan sopir / karyawan dalam memberikan pelayanan secara cepat dan tepat kepada penumpang Marketing Kurangnya program promosi dan diskon Distribusi Besarnya tarif argo yang ditetapkan oleh perusahaan

Kuesioner Internal Factor Analysis Strategi Untuk Mengetahui Kelemahan (Weaknes) Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor Kemampuan sopir / karyawan dalam memberikan pelayanan secara cepat dan tepat kepada penumpang  4  4/10 = 0,4  -2 0,4x (-2)= - 0,8 Kurangnya program promosi dan diskon  3  3/10 = 0,3  -3 0,3x (-2)= - 0,6 Besarnya tarif argo yang ditetapkan oleh perusahaan 0,3x (-2)= - 0,6 Nilai Total  10  1   - 2  Ukuran pembobotan : 1 = sedikit penting 2 = Agak penting 3 = penting 4 = sangat penting Ukuran Rating Kelemahan : -1 = Sedikit lemah -2 = Agak lemah -3 = lemah -4 = Sangat lemah

Analisis Lingkungan terdiri dari lingkungan external dan internal Analisis Lingkungan terdiri dari lingkungan external dan internal . Menurut Wheelen & Hunger Faktor-faktor lingkungan eksternal (Opportunity & Threatman )terdiri atas : Pelanggan Ekonomi pesaing pemerintah stockholders Masyarakat membutuhkan taxi yang dapat dipercaya Kondisi ekonomi masyarakat yang semakin maju System teknologi yang belum dimiliki oleh perusahaan taksi lain seperti GPS, SigtecANIbid System Adanya kerjasama dengan pemerintah Perusahaan yang sudah go public

Kuesioner Eksternal Factor Analysis Strategi Untuk Mengetahui Peluang (Opportunity) Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor Kondisi Ekonomi / pendapatan masyarakat yang semakin maju  3 3/14=0,21 0,21x3=0,36 Adanya kerjasama dengan pemerintah    2  0,21x2=0,42 System teknologi yang belum dimiliki oleh perusahaan taksi lain seperti GPS, SigtecANIbid System  4 4/14=0,28 0,28x3=0,84 Masyarakat membutuhkan taksi yang dapat dipercaya 3 14  1  11  2,46 Ukuran pembobotan : 1 = sedikit penting 2 = Agak penting 3 = penting 4 = sangat penting Ukuran Rating Peluang: 1 = Sedikit peluang 2 = Agak peluang 3 = peluang 4 = Sangat berpeluang

Kuesioner Internal Factor Analysis Strategi Untuk Mengetahui Ancaman (Threat) Faktor strategis Nilai Bobot Rating Skor Naiknya harga solar yang menyebabkan biaya operasional meningkat  2 2/5=0,4 -2 0,4x(-2)=-0,8 Adanya pesaing lain yang mulai bermunculan 3  3/5=0,6 - 3 0,6x(-3)=-1,8 Total  5  1    -2,6 Ukuran pembobotan : 1 = sedikit penting 2 = Agak penting 3 = penting 4 = sangat penting Ukuran Rating Ancaman : -1 = Sedikit Mengancam -2 = Agak Mengancam -3 = Mengancam -4 = Sangat Mengancam

Perhitungan efas dan ifas Total Skor Tabel IFAS = Skor Total Keuatan + Skor Total Kelemahan= 3,16+(-2)=1,16 Total Skor Tabel EFAS = Skor Total Opportuniy+ Skor Total Treath= 2,97+(-2,05)= 0,92 Jadi titik koordinatnya (1,16.0,92)

DIAGRAM S W O T O W T S III STABILITY Mendukung Strategi Rasionalisasi EXPANSION Mendukung Strategi Ofensif W S IV RETRENCHMENT Mendukung Strategi Defensif II COMBINATION Mendukung Strategi Diversifikasi T

Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (X), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran I namun cenderung dekat pada kuadran IV sehingga perlu diadakan penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap-tiap kuadran. Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada tabel berikut ini Kuadran Posisi titik Luas matrik Ranking Prioritas Strategi I(SO) (3,16.2,97) 6.13 1 Growth II(ST) (3,16.2) 1,16 2 Kombinasi III(WO) (-3,16.2,97) -0,19 3 Stabilitas IV(WT) (-3,16.-2,05) 5,21 4 Penciutan

Kelamahan (Weaknesses) Kondisi Internal Kekuatan (Strengths) Kelamahan (Weaknesses) Mobil yang digunakan sebagai fasilitas pelayanan Memberikan kualitas pelayanan yang terpercaya Brand image Kurangnya promosi Besarnya tarif argo yang ditetapkan oleh perusahaan mengakibatka n Blue Bird Group digunakan oleh kalangan menengah atas Kondisi Eksternal Peluang (Opportunities) Perusahaan yang sudah go public Teknologi yang belum dimiliki oleh perusahaan taxi lain seperti GPS, SigtecANIbid System (konsumen) Peluang pasar yang besar ditangkap dengan atas nama blue bird yang terkenal Mempertahankan dan meningkatkan mutu kualitas prima yang berkelanjutan sesuai kebutuhan pelanggan ( pengembangan pasar) Memperluas jaringan bisnis keluar pulau Jawa agar marketing pun bias berjalan untuk daerah tertentu Dapat memilih strategi untuk pasar yang lebih focus dan juga perlu memasuki segmen pasar yang baru untuk dapat meningkatkan market sharenya Ancaman (Threats) Naiknya harga solar yang menyebabkan biaya operasional meningkat Perusahaan yang serupa seperti perusahaan taxi yang mengecat warna mobilnya seperti taxi blue bird Meningkatkan produk I berbasis IT yang dapat menambah kegiatan operasional keseluruhan (diversifikasi kosentrik) Memelihara loyalitas pelanggan dengan promo-promo

Standar Operasional Prosedur

ANALISIS PERSAINGAN TAXI BLUE BIRD GROUP

KEY PERFORMANCE INDICATOR (K.P.I)

ANALISIS TAXI BLUE BIRD GROUP DENGAN PRODUK PENGGANTI

KESIMPULAN Dalam menyusun strategi disusun berdasarkan kondisi yang ada di dalam perusahaan tersebut. Dimana  perusahaan tersebut dalam situasi perubahan dan perkembangan yang cepat. Resikonya agar strategi ini tetap relevan dengan perkembangan yang ada maka harus dilakukan evaluasi dan penyesuaian setiap perkembangan teknologi. Rencana strategis inilah yang akan menentukan apakah apa yang dicita-citakan BLUEBIRD GROUP benar-benar terwujud sesuai dengan visi dan misi perusahaan tersebut. Oleh karena itu, BLUEBIRD GROUP harus mampu bersaing dan mengerahkan semua potensi yang dimiliki perusahaan ini untuk menjalankan rencana strategi ini.