Evaluasi Program Komunikasi Kesehatan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Penyelidikan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)
Advertisements

Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Desain Proyek, Monitoring dan Evaluasi Sesi 2: Monitoring & Strategi Proyek Lingkungan.
Obeservasional Exsperimen
PENELITIAN OBSERVASIONAL ANALITIK (2)
PENGUKURAN EVALUASI TERHADAP INPUT, PROSES, OUTPUT DAN OUTCOME
PEMBAGIAN MATERI TUGAS KELOMPOK MATA KULIAH PENGANTAR ILMU
CASE CONTROL & COHORT Erni Yusnita Lalusu.
Pertemuan ke-5 Pengertian Indikator Definisi indikator
STUDI EPIDEMIOLOGI.
Cross Sectional Study (Penelitian Potong Lintang)
Konsep Epidemiology(2)
DATA ADMINISTRATIF KESEHATAN
EPIDEMIOLOGI DESKTRIPTIF
PROSEDUR TETAP PENANGGULANGAN KLB
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1501 Tahun 2010
OLEH REZQI HANDAYANI, M.P.H., Apt
Pertemuan ke-8 Indikator kesehatan Validasi dan akurasi
Peran Air Bersih dan Air Minum Ketika Terjadi Bencana
Surveilans Berbasis Masyarakat
Pertemuan ke-5 Pengertian Indikator Definisi indikator
Pelaksanaan dan Penggerakan Alternatif Pemecahan Masalah
PEMBAGIAN MATERI TUGAS KELOMPOK MATA KULIAH PENGANTAR ILMU
UPAYA-UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
Manajemen Organisasi Swadaya
PENGUKURAN KESEHATAN Definisi indikator
Analisis Situasi.
Bagaimana menanggulangi masalah gizi:
PENCATATAN DAN PELAPORAN DATA PENYAKIT (SURVEILANS)
Promosi Kesehatan dalam Berbagai Tatanan
RISET PROGNOSIS DIANA AGUSTIN WINA SUNDARI
Analisis Situasi.
ANALISIS KEBUTUHAN DATA DAN INFORMASI PUSKESMAS
Surveilans KLB Keracunan
PEDOMAN MENILAI SISTEM SURVEILANS
PHBS DI TEMPAT-TEMPAT UMUM(TTU)
RANCANGAN STUDI EPIDEMIOLOGI PERTEMUAN 12 DEASY ROSMALA DEWI, SKM,MKES
VARIABEL PENELITIAN EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF
Sistem kesehatan Sesi 8 Dikutip dari Sistem kes, WikuAdisasmito, PhD.
PHBS DI INSTITUSI KESEHATAN
KASI GIZI, PROMOSI DAN PM DINAS KESEHATAN KABUPATEN PRINGSEWU
Riset secara tradisional dibagi menjadi dua kategori :
MORTALITAS.
ilmu kesehatan masyarakat
Evaluasi Promkes O l e h : RAMLI.
PENCATATAN DAN PELAPORAN
PENDIDIKAN KESEHATAN WIWIK AFRIDAH.
Gisely Vionalita SKM. M.Sc. Program Studi Kesehatan Masyarakat
IMPLEMENTASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Oleh Tim Promosi Kesehatan.
Dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc
EPIDEMIOLOGI & PERILAKU KESEHATAN
STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat )
Desain Epidemiologi Oleh Dr. Nugroho Susanto, M.Kes.
OLEH: MAYOR CKM (K) Ns. MUSTRIWI, M. Kep
SISTEM INFORMASI KESEHATAN II 14 KALI PERTEMUAN YATI MARYATI, SKM
Penelitian Epidemiologi dr. I Wayan Gede Artawan Eka Putra.
INSTITUSI PELAYANAN KESEHATAN PERTEMUAN 11
STANDAR PRAKTEK KEPERAWATAN
Kom III SUHARI MM.
NAMA KELOMPOK: RUSYDAN & ROKHMAD ISWANUR
DESAIN PENELITIAN Created by : Andi khairunnisa Ayudya Sekar
Diagnosis Sosial, Epidemiologi, Administrasi dan Evaluasi terkait angka kejadian Diabetes Melitus di Kelurahan Sendangmulyo.
KEBIJAKAN kemenKES TENTANG PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA
Praktik PROMKES A. Perencanaan B. Evaluasi
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
PENDIDIKAN KESEHATAN Budi Widiyanto. a. Pengertian Pendidikan kesehatan b. Konsep Pendidikan Kesehatan c. Upaya Pendidikan Kesehatan d. Peran pendidikan.
Siapkan alat tulis dan kertas tulis Nama
DESAIN RISET EPIDEMIOLOGI
KONSEP EPIDEMIOLOGI.
Penyelidikan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)
SURVEY MAWAS DIRI. PENGERTIAN SURVEY MAWAS DIRI (SMD) Survei Mawas Diri adalah kegiatan untuk mengenali keadaan dan masalah yang dihadapi masyarakat,
Transcript presentasi:

Evaluasi Program Komunikasi Kesehatan Oleh Nurhalina, SKM, M.Epid Analis Kesehatan UMP 2015

pengertian Evaluasi berarti menilai dan memberi nilai Evaluasi penting untuk mengetahui tentang perkembangan apa yang mereka telah lakukan/ kerjakan, apakah telah berjalan sesuai rencana, apakah semua masukan sesuai kebutuhan / Apakah semua kegiatan yang dilakukan memberikan hasil/dampak seperti yang diharapkan?

Siklus manajemen perencanaan implementasi evaluasi organizing monitoring Faeed Back

Siklus perencanaan Analisis situasi Penentuan masalah Mengembangkan Pemilihan solusi Komunikasi rencana Mengembangkan kerangka dan batasan

Siklus evaluasi Menentukan apa yang akan dievaluasi Membuat kesimpulan dan pelaporan Merancang design dan metode Melakukan pengamatan, pengukuran dan analisis Menyusun rencana dan instrumen

Menentukan apa yang akan dievaluasi Menentukan apa yang akan dievaluasi ; input, prosess, ouput, outcome, impact, lingkungan(pendekatan sistem) Pendekatan carol weis; apakah apakah Intervensi pogram (Pelatihan) Perubahan perilaku (lingkungan) Perubahan keadaan menyebabkan menyebabkan

Memilih dan merancang tekhnik evaluasi Tergantung sumber daya yang tersedia Tehnik Evaluasi ada yang sangat sederhana dan canggih. Michael ibrahim ; membagi tehnik evaluasi berdasarkan kekuatan kesimpulan ; non riset, riset non eksperimental dan riset eksperimental. Secara garis besar metode evaluasi ; observatif dan eksperimental. Observatif ; deskriptif dan analitik Deskriptif ; survei, hostorical, studi kasus. Analitik ; cross sectional study, case contorol, cohort study. Experimental ; tehnik laboratorium.

Evaluasi program komunikasi kesehatan Evaluasi promosi kesehatan sama dengan evaluasi program kesehatan lainnya. Karakteristik ; indikator epidemiologi sebagai indikator dampak. Indikator perilaku sebagai indikator efek. Indikator perilaku tidakada yang bersifat baku, apa, dimana, kapan dan pada konteks apa digunakan.oleh karena itu indikator perilaku bisa digambarkan sebagai sebuah buku,dimana lembarnya merupaka derajat perilakunya.

Dimensi dan tingkatan perilaku KEBIASAAN C SIKAP B Tulisan dalam halaman Inimenggambarkan berapabanyak ruang yang terpakai yang dapat mencerminkan volume atau isi atau tingkat dimensi ini PENGETAHUAN A

Menentukan Indikator kesehatan Meliputi input, proses, keluaran, efek dan dampak Penunjukan masalah kesehatan misalnya ; status kesehatan dan kematian, status gizi, status kesehatan lingkungan, status perilaku dan budaya kesehatan. Penunjukan keadaan sumber daya kesehatan ; tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, penadanaan kesehatan. Penujunkan kesehatan lingkungan ; ketersedian sumber air bersih, SPAL, TPS, dll Keadaan kebijakan kesehatan ; UU dan peraturan, politik kesehatan. Untuk mengetahui indikator kesehatan maka dilakukan diagnosis (assesment) perilaku. Untuk melihat peran faktor perilaku sebagai faktor risiko maka dilakukan dulu diagnosis epidemiologis

perbedaan Diagnosis epidemiologis Diagonosis administratif Diagnosis perilaku Suatu kegiatan untuk Mengidentfikasi faktor Pemungkin upaya Penanggulangan yang Dipengaruhidan atau Mempunyai aspek perilakunya Merupakan proses melakukan Pengamatan dan Pengukuran, caranya dengan Mengolah, data sekunder yang Berasal dari penelitian atau pengamatan Suatu kegiatan untuk Mengidentfikasi maslaah Kesehatan masyarakat Merupakan proses melakukan pengamatan Suatu kegiatan untuk Mengidentfikasi perilaku Yang mempengaruhi Masalah atau status Kesehatan masyarakat. Merupakan proses melakukan Pengamatan dan pengukuran perilaku

Kegiatan,cara dan ukuran masalah kesehatan dan perilaku kesehatan Indikator Parameter Diagnosis Epidemiologi Pengamatan, surveillens, penelitian Ratio, proporsi Angka kematian Angka kesakitan Nilai ideal, optimal perilaku Pengamatan (studi kasus) Ordinal, proporsi Tingkat perilaku Ideal, Optimal Administratif Pengamatan, Studi data sekunder Kategorikal, Perkembangan Eksistensi Perubahan Factual, prospek

Ringkasan kasus keracunakan di sebuah pabrik Kegiatan Masalah Indikator Parameter Diagnosis epidemiologi Keracunan Insektisida 50 % pekerja (pekerja yang dinas malam) Diagnosis perilaku Praktik penyiadaan Makanan Pengetahuan Praktik food higiene Yang kurang Seluruh petugas, penyedia, penyaji, Tidak paham terhadap perilaku insektisida dan berlakuceroboh Diagnosis Administratif Perhatian Perusahaan Eksistensi kebijakan Dan program Tidak ada dukungan administratif dari pimpinan dan perusahaan

Contoh perbedaan indikator promosi kesehatan antara n egara berkembang dan negara maju No Indikator Negara Berkembang Negara Maju 1 Status Kesakitan Kematian Pengetahuan tentang diare masih rendah Masi ada penduduk yang mengkonsumsi air yang tdk dimasak Kepatuhan untuk tidak merokok pada penderita PJK Penderita PJK pada negara x meningkat 10 % 2 Status Kesehatan Lingkungan Rendahnya partisipasi masyarakat terhadap pengolahan sampah yang baik 99 % Masyarakt di pinggir sungai membuang sampah di sungai Penduduk yang memilih naik sepeda meningkat 20 % dalam 5 tahun terakhir Konsumsi air minum rmah tangga menurun 50% dibnding tahun lalu 3 Status keadaan sumber daya Utilisasi puskesmas menurun 2 % pertahun setelah penyuluhan PHBS Pola perilaku yang menyebabkan kunjungan ke fasilitas kesehatan berubah dari berobat ke pemeliharaan kesehatan 4 Status kebijakan Hanya 10 % masyarakat pekerja yang mengetahui UU Jamsostek 100 % pekerja sudah menjadi peserta Jamsostek

Pertimbangan dalam evaluasi kesehtan (Green,1986) Evaluasi yang terlalu cepat Dapat terjadi ketika evaluasi dilakukan, hasil tampak baik, namn pada saat ditinggalkan keadaan kembali seperti semula. Perubahan menghilang, ketika insentif/ materi tidak diberikan lagi. Ada penolakan, namun kemudiaan orang akan mengikuti dengan sukarela. Perubahan tidak alami, tergantung pada intervensi yang dilakukan. Keadan bertambah buruk.

kesimpulan Hal penting yang harus diperhatikan dalam evaluasi adalah penentuan apa yang akan dievaluasi, kemampuan mengembangkan indikator, dan desain evaluasi. Yang tak kalah pentingnya adalah untuk siapa evaluasi dilakukan.

sekian terimakasih