Pendahuluan.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Tugas Ipa DAUR AIR / SIKLUS AIR
Advertisements

LEMAK DAN MINYAK.
PRINSIP PROSEDUR ANALISIS PROKSIMAT
Dinamika HIDROSFER.
PRINSIP KERJA PROSEDUR ANALISIS PROKSIMAT
Atom karbon (C) dengan nomor atom 6 mempunyai susunan
TANAH / PEDOSFER OLEH : SOFIA ZAHRO, S.Pd.
Kristalisasi.
Teknologi Biobriket.
Kristalisasi.
Widelia Ika Putri, S.T.P., M.Sc
KANOPI dan BAHAN ORGANIK
HARI / TANGGAL : KAMIS MATA PELAJARAN : KIMIA
Lemak.
HIDROKARBON KIMIA Kelas X MA PUI Tenajar Lor Nama : KIMIA Kelas X MA PUI Tenajar Lor Nama : Sisliyati,S.Pd.I.
KELOMPOK 6 NIA FEBRIANTI NUR ANISA NUR MUTIA ANANDA AZ-ZAHRA NUR UZWAH SULYATI NURHIKMAH HARUN NURUL JIHANI.
Siklus Hidrologi Pendek
Larutan.
GUGUS FUNGSI SENYAWA KARBON
Larutan.
Tugas Teknik Pembakaran Dan Bahan Bakar
Serapan Hara Daun.
Kristalisasi.
Kristalisasi.
Lilis Hadiyati, S.Si., M.Kes.
Evolusi tentang laut Oleh : Upi Supriatna.
PENGOLAHAN KELAPA.
Mengenal Lebih Dekat Minyak Buah Kelapa Sawit
SENYAWA HIDROKARBON Disebut Hidrokarbon : mengandung unsur C dan H
Ruang Lingkup dan Perkembangan Ilmu Kimia
Energi Sumber daya energi adalah sumber daya alam yang dapat diolah oleh manusia sehinga dapat digunakan bagi pemenuhan kebutuhan energi. Sumber daya energi.
ARANG AKTIF ~> arang aktif atau karbon aktif adalah suatu bahan padat berpori yang merupakan hasil pembakaran bahan yang mengandung karbon ~> arang yang.
Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan lingkungannya
POLUSI UDARA.
4. NUTRIEN UNTUK TERNAK (UDARA DAN AIR)
SIKLUS HIDROLOGI Disusun oleh: Nama : Rina Murtafi’atun
Proses Pengolahan Minyak Bumi
VOLUME, DENSITAS, BAHAN PADAT DAN CAIR SERTA POROSITAS
MINYAK BUMI Kelompok 7 1. Aditya Ananda ( 02 )
PERKEMBANGAN ILMU PEMBAKARAN & BAHAN BAKAR
K 12 LIQUIFIKASI.
BAHAN DAN ENERGI.
MINYAK BUMI DAN BBM.
LIPIDA Senyawa organik yang terdapat di alam yang tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non polar (n-heksana, eter, dsb)
PENGOLAHAN DENGAN FERMENTASI
presipitasi evaporasi infiltrasi
LIMBAH INDUSTRI MIGAS Rahilla Apria F., S.Kom., MT.
BATUAN DAN TANAH.
PENGERTIAN BIOKIMIA & LOGIKA MOLEKUL MAKHLUK HIDUP
TEKNOLOGI LEMAK DAN MINYAK
Shofiatul Hanani Kimia – B
Daur air dan Fosfor Nama Kelompok :.
TANAH TUGAS PRESENTASI KIMIA DASAR KELOMPOK 1.
BAB 7 HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI
MEKANISME REAKSI KATALISIS
MINYAK BUMI Disusun Oleh : Kelompok 4 Alfian Gucciano Irdayanti
OLEH : Nurwahida ( ) Rabianti ( )
MIGAS ( Kerosin) Anggota Kelompok : 1. Ahmad Arif ( )
BAHAN BAKAR CAIR AVTUR.
LEMAK DAN MINYAK.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP NAMA KELOMPOK : ELVA MEIROSA MELI WULAN ASIH DEA ANANDA LUSIANA SARI AMELLIA PUTRI RAFIKA S ISTIQOMAH.
MINYAK BUMI AHMAD RAMADHAN MASRIL SYARINA UNI SARTIKA ASNA RAHAYU KELOMPOK METANA SMA NEGERI 1 BARRU.
L o g o Minyak Bumi CHYNTYA AGUSTIN L o g o Company Logo Minyak Bumi Akibat negatif penggunaan minyak bumi Kilang minyak di indonesia Pengolahan.
Oleh: ASROFUL ANAM, ST., MT.
PENCEMARAN AIR Ir. Moh Sholichin, MT.
4/26/2019Lemak dan Minyak, By Mursalin1 PENGARUH PENGOLAHAN TERHADAP KOMPOSISI MINYAK DAN LEMAK A. EKSTRAKSI Ekstraksi tidak berpengaruh thd komposisi.
DINAMIKA HIDROSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN RAHMAT, S.Pd.
Fotosintesis Tempat Fotosintesis Faktor Fotosintesis 4.
MINYAK BUMI
RESPIRASI-1 By Irda Safni Sejarah Respirasi Istilah respirasi digunakan pada awal abad ke- 15, tapi kepentingannya diungkapkan Crook pada tahun 1615.
Transcript presentasi:

Pendahuluan

Pengaruh Minyak Bumi Minyak bumi menjadi sumber energi di dunia Manusia tergantung dengan minyak bumi Kebutuhan semakin banyak Sumber terbatas

Sejarah Minyak Bumi di Dunia Minyak bumi ini telah lama sekali dikenal orang. Industri minyak bumi baru muncul setelah Drake berhasil mengeluarkan minyak bumi dari dalam bumi dengan bor tumbuknya pada tahun 1859 di Titusville Pennsylvania Amerika Serikat.

SEJARAH MINYAK BUMI DI INDONESIA Pada tanggal 15 Juni tahun 1885 berhasil dila­kukan pengeboran yang pertama di Telaga Tunggal dekat Pangkalan Brandan di Sumatra Utara pada kedalaman kira-kira 400 kaki pada akhir abad XIX tidak kurang dari 18 buah perusahaan asing yang secara aktif mengusahakan sumber-sumber minyak di Indonesia.

Asal Minyak Bumi Minyak bumi berasal dari formasi batuan yang berumur antara sepuluh juta sampai empat ratus juta tahun Mengenai asal usul minyak bumi ini telah banyak teori yang diajukan di antaranya ada yang menganggap bahwa minyak bumi berasal dari bahan anorganik Pada tahun 1866, Berthelot mengajukan teori bahwa minyak bumi berasal dari reaksi antara karbid dengan air yang menghasilkan asetilen. yang selanjutnya karena suhu dan tekanan yang tinggi asetilen berubah menjadi minyak bumi

Asal Minyak Bumi Menurut Mendelejeff asetilen terjadi karena reaksi antara logam karbid dengan asam. Engler pada tahun 1911 yang mengatakan bahwa minyak bumi terjadi dari bahan organik melalui tiga tahap Tahap pertama, deposit binatang dan tumbuh-tumhuhan berkumpul pada dasar laut, yang selanjutnya akan terurai oleh bakteri. Karbohidrat dan protein yang diubah menjadi bahan yang dapat larut dalam air atau menjadi gas, akan terbawa oleh aliran air atau aliran udara, Sedangkan lemak, malam dan bahan lain yang stabil (rosin, kolesterol dll) akan tetap tinggal

Tahap kedua, suhu dan tekanan yang tinggi akan mengakibatkan terbentuknya karbon dioksid dari senyawa yang mengandung gugus karboksil, dan air akan terbentuk dari asam hidroksi dan alkohol dan akan menghasilkan residu bitumen. Panas dan tekanan selanjutnya dapat menyebabkan terjadinya rengkahan, yang menghasilkan cairan yang mempunyai kandungan olefin yang tinggi, yang disebut protopetroleum

Pada tahap ketiga, komponen tidak jenuh yang ada dalam protopetroleum akan berpolimerisasi karena pengaruh katalis, sehingga poliolefin akan berubah menjadi senyawa hidrokarbon naften dan parafin. Senyawa hidrokarhon aromatis dianggap terbentuk secara langsung pada proses rengkahan atau siklisasi melalui reaksi kondensasi.

SIFAT BAHAN SUMBER Minyak bumi mengandung bahan yang optis aktif, sehingga hal ini memperkuat anggapan bahwa minyak bumi berasal dari sistem yang hidup. Porfirin yang ditemukan dalam minyak bumi, yang merupakan turunan dari senyawa porfin, yaitu senyawa kompleks yang mengandung nitrogen, dikenal sebagai senyawa hasil peruraian khlorofil dan hematin, baik yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan dan binatang

Asam lemak telah lama dianggap sebagai sumber bahan untuk minyak bumi yang dapat diubah menjadi hidrokarbon menurut reaksi berikut ini R-COOH ————————> RH + CO2 Karbohidrat yang merupakan bagian yang penting dari semua tumbuh-tumbuhan, diperkirakan merupakan bahan penyumbang terbesar dalam pembentukan minyak bumi

Sterol yang banyak terdapat dalam binatang dan tumbuh-tumbuhan juga diperkirakan sebagai sumber bahan bagi minyak bumi, walaupun reaksi kimia peruraiannya masih banyak yang belum diketahui

AKUMULASI MINYAK BUMI Minyak bumi terbentuk dalam batuan induk yang berupa batuan sedimen yang berbutir halus dari batuan lempung dan kapur Karena tekanan yang tinggi dalam batuan sedimen induk, maka minyak bumi bersama dengan gas yang terbentuk dan air laut akan terdorong dan berpindah atau bermigrasi melalui batuan pasir yang berpori dan retakan-retakan batuan kapur, yang akhirnya akan tertahan oleh struktur batuan yang tak tembus (impervious) dari batuan reservoir

Lapangan minyak bumi tidak saja tergantung kepada adanya minyak bumi saja, tetapi juga tergantung kepada adanya batuan yang mempunyai porositas dan permeabilitas yang cukup dan yang ditutup oleh batuan tudung (cap rock).

EKSPLORASI MINYAK BUMI Proses pengambilan minyak bumi dari reservoir pada awalnya berlangsung mudah, bahkan dalam sejarah didapat minyak bumi yang merembes keluar Karena persediaan semakin sedikit maka semakin lama keluarnya minyak semakin sulit Menurut penelitian kandungan minyak yang masih tersisa saat ini adalah 60-50%.

Gambaran Kandungan Minyak

Enhanched Oil Recovery Cairan minyak mentah yang terjerap dalam pori-pori batuan dapat dibantu pengeluarannya dengan memperkecil viscositas minyak, tegangan muka minyak dan tengangan antar muka antara minyak dan brine Upaya pengambilan dengan memperkecil viscositas ialah dengan menyuntikan uap panas kedalam reservoir, upaya ini sering disebut dengan primary enhanced oil recovery

Upaya pengambilan minyak dengan menurunkan tegangan muka dan tegangan antar muka antara minyak dan brine dilakukan dengan menyuntikkan senyawa penurun tegangan muka/antar muka semisal detergen, dalam hal ini dipilih bahan penurun tegangan muka yang dapat diurai kembali, langkah ini sering disebut secondary enhanced oil recovery