STUDI KELAYAKAN BISNIS AYAM BAKAR ‘MBAL-MBUL’

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANALISIS BISNIS DAN STUDI KELAYAKAN USAHA
Advertisements

Oleh : Kelompok I Maya Tressia Pangaribuan Berliana Josefa Girsang
MATERI KEWIRAUSAHAAN (ENTREPREUNERSHIP)
KELOMPOK 4 Natanael Nugroho ( )
Analisis Bisnis Dan Studi Kelayakan Usaha
Studi Kelayakan Bisnis
PROPOSAL MEMPRODUKSI DAN MENJUAL “ES SUSU KEDELAI” Disusun Oleh :
Analisis Bisnis & Studi Kelayakan Usaha
Studi Kelayakan Bisnis
ASPEK KEUANGAN SKB Ir. M. Yamin Siregar, MM.
CONTOH ASPEK KEUANGAN.
PERHITUNGAN KELAYAKAN PROYEK
ASPEK KEUANGAN.
ANGGARAN PENGELUARAN MODAL
NOW LOADING THE PRESENTATON ....
Proposal Usaha Pisang Gepeng Bakar (Pisang Epe’)
“HORTY HEALTHY” Nama Kelompok : 1. Devy Setyana 2. Ayuniartika
KELOMPOK 3 SPASEBELS (SPAGHETTI SETAN BERLEVEL SEHAT) OLAHAN ANAK BANUA TRANFASHION MAKANAN KHAS BANJARMASIN Kelompok 3 Damayanti Setiawan (I1A112220)
MANAJEMEN BISNIS PANGAN
By Amalia Mukti Arifani
SENDOK GARPU GROUP Anggota : Nurul fatimah Elma Etika Praptiwi “BON
Susi Cake Yummy.
PROPOSAL BISNIS "BUTIK PAKAIAN DAN TAS WANITA"
Healthy Juice.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL
REVENUE STEAMS KEY RESOURCES
PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN USAHA
Komersialisasi Ceker Crispy Untuk Mencegah Osteoporosis
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
MAWAR MUSTIKA HUTAGAOL
RUMAH MAKAN TENDA “BIKIN KAYA”
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
Business Plan “Raja Resto Seafood”
Dingin Menyegarkan….. Hangat Menyehatkan…..
LATAR BELAKANG Asam amino essential lengkap Produksi tinggi
ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING)
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
KEWIRAUSAHAAN Dosen : Bapak Andi Hidayat Muhmin
Business Plan “Kedai Nagih”
MODUL 8 ASPEK KEUANGAN (ASPEK KEUANGAN : ALIRAN KAS)
KEBUTUHAN DAN SUMBER DANA
LUMPIA KREMES MATAKULIAH KEWIRAUSAHAAN OLEH : MEGA NURMALA ( ) ROSITA PURI RAHAJENG ( )
PROPOSAL BISNIS “HAPPINESS KEBAB” mata kuliah kewirausahaan
TUGAS KEWIRAUSAHAAN.
KATERING SEHAT BABY OLEH : SELA PUTRI ANGGRAINI ( )
DISUSUN OLEH : IRMA ALFATONAH (2014 – 32 – 052 )
BUSINESS PLAN TAKOYUMMY FENDY ( )
OLEH-OLEH KHAS TAMBORA
“HORTY HEALTHY” Nama Kelompok : 1. Devy Setyana 2. Ayuniartika
BUSINESS PLAN HOT DOG KENTANG
Studi Kelayakan Bisnis
Business Plan Warung Makan “Ayam Sambel”
ANALISIS KEPUTUSAN INVESTASI (CAPITAL BUDGETING)
RUMAH MAKAN “DISIN AJA”
MANDIRI Masa muda merupakan masa gemilang untuk melakukan banyak hal. Saai ini juga kamu bisa berbuat suatu perubahan dalam hidup. Salah satu pilihannya.
Aspek Keuangan Untuk Bisnis Awal
ES SUSU JAGUNG.
“PERKEDEL ROUGOUT ISI SAYURAN” SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
08 Studi Kelayakan Bisnis
NAMA : CITRA ISLAMIATI NIM : KEWIRAUSAHAAN
Analisis Bisnis & Studi Kelayakan Usaha
MANAJEMEN KATERING.
BUSINESS PLAN WARKOP NIKMAT
Studi Kelayakan Bisnis Tugas Mencari Produk Baru   “Lalapan Nasi 3 Warna”   Oleh: Agus Wahyudi Manajemen 2012.
Di Susun Oleh : 1. Dwi Puspandari ( ) 2. Chyntia Nirmala Ratu ( ) 3. Putri Septiana Pangestika ( )
Gerobak Korean Street Food
KATHARINA MINGGAR TUGAS KULIAH KEWIRAUSAHAAN
PERTEMUAN V Analisis Bisnis & Studi Kelayakan Usaha
Studi Kelayakan Bisnis
ASPEK KEUANGAN.
Transcript presentasi:

STUDI KELAYAKAN BISNIS AYAM BAKAR ‘MBAL-MBUL’ Kelompok 8 Ernawati 201311150 Pramitas Sariatin 201311102 Yusroh 201211300 Sri Rejeki 201311358

LATAR BELAKANG BISNIS Keberadaan Ayam Bakar sebagai salah satu makanan dengan rasa yang enak, nikmat, dan juga lezat memang telah dikenal dari kebanyakan orang, sehingga usaha ini memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner di Indonesia. Dengan hal tersebut, maka kami ingin membuat usaha makanan, yaitu usaha makanan "Ayam Bakar Mbal- Mbul" untuk dikembangkan menjadi usaha besar agar masyarakat tidak akan pernah lupa dengan masakan khas Indonesia tersebut. Bisnis ini didasari oleh kesukaan kami terhadap kuliner ayam , yang memang disukai plah khalayak pada umumnya bahkan dari berbagai usia. Karakter ayam yang dapat sangat mudah diolah menjadi menu apa saja, merupakan faktor kedua yang mendorong kami untuk memilih segmen bisnis jenis ini. Kamipun, memilih ayam bakar karena bahan baku yang mudah dicari

VISI, MISI & STRUKTUR ORGANISASI Menjadi jembatan antara selera dengan keinginan masyarakat akan Ayam Bakar yang terinovasi dan bercita rasa namun dengan harga yang ekonomis dan mudah dijangkau oleh siapapun. Misi Menjaga dan meningkatkan kualitas ayam bakar Menyediakan ayam dengan kadar gizi yang cukup

STRUKTUR ORGANISASI PEMILIK PRODUKSI BAGIAN PEMASARAN KEUANGAN

ASPEK PEMASARAN Segmentasi masyarakat Wilayah Jakarta Barat Kecamatan Kebon Jeruk. Targeting segala usia baik Lansia, Dewasa, Remaja atau anak-anak yang menggemari makanan sehat dan inovatif. Positioning menciptakan image di benak konsumen sebagai perusahaan yang memproduksi inovasi makanan yang menyehatkan dan juga lezat. Makanan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan gizi konsumen segala usia dengan harga yang kompetitif.

ASPEK TEKNIK Rencana Pengembangan Lokasi Rencana Pengoperasian Usaha Proses operasi usaha Kebutuhan Bahan Operasi Kegiatan Perawatan mesin Rencana Pengembangan Lokasi Jl. Kebayoran Lama No. 357, Rawa Belong (Gang Adam). Tenaga Ahli Bahan Baku Utama Sarana &Prasarana

Strategi Penetapan Harga ASPEK PROMOSI Kegiatan Promosi Strategi Penetapan Harga Proses Promosi

ASPEK SOSIAL Sikap & Persepsi Relative Negatif Relative Positif

ASPEK KEUANGAN Keterangan Biaya Mesin Pemanggang 2 Unit 1,500,000 Kipas Angin 2 Unit 200,000 Lemari Es 2unit 5,000,000 Mesin Kasir 3,300,000 Kompor Gas 2 Unit 600,000 Blender 4 Unit 300,000 Etalase Penghangat 3,500,000 Meja Saji 2 Unit 750,000 panci 5 unit 500,000 sodet 5 unit 150,000 saringan minyak 5 unit piring 120 pcs 1,200,000 sendok + Garpu 120 pcs gelas 120 pcs 840,000 Meja Pelanggan 60 x 80 cm ( 10 Unit) 2,250,000 Kursi Pengunjung 40 Unit 4,050,000 Peralatan Administrasi 1,000,000 Perlengkapan Administrasi 800,000 Mesin kasir Mobil Operasional 1 Unit 50,000,000 Motor Operasional 3 Unit 36,000,000 5 Pramusaji 10,000,000 1 kasir 2,500,000 3 juru masak 10,500,000 Jumlah Aktiva Tetap 138,990,000

ASPEK KEUANGAN Proyeksi penjualan : Penjualan per hari Rp 2. 500.000 Penjualan per bulan Rp 75.000.000 Penjualan per tahun Rp 900.000.000

ASPEK KEUANGAN Bahan Baku Biaya Ayam potong Rp 4,800,000 beras Cabai merah Rp 240,000 Cabai rawit Bawang merah Rp 480,000 Bawang putih Kunyit Jahe Gula merah Garam Rp 200,000 Kecap manis Arang Rp 800,000 lalapan Rp 600,000 plastik dan kertas pembungkus Rp 120,000 air mineral air galon Rp 400,000 sedotan TOTAL Rp 11,500,000

ASPEK KEUANGAN Proyeksi Biaya Per Tahun Keterangan Biaya Biaya Pemasaran                      6,000,000 Biaya Distribusi 4,850,000 Biaya Listrik Perlengkapan kebersihan   340,000 Dep Mesin Lemari es                300,000 Dep Mesin Kasir                     460,000 Dep Mesin Pemanggang 800,000 Dep Kompor Gas 140,000 Dep Meja Kursi                     1,200,000 Dep Mobil                            Dep Motor 3,500,000 TOTAL 841,990,000

Proyeksi Laba/Rugi Perhitungan laba /rugi yaitu dengan menghitung selisih dari hasil penjualan dengan pengeluaran biaya. Laba/Rugi   = Hasil Penjualan – Jumlah Biaya                         = Rp 900.000.000 – Rp 841.990.000                          = Rp 58.010.000,- Dengan demikian laba yang diperoleh per tahun dalam penjualan Ayam Bakar Mbal Mbul adalah sebesar Rp 58.010.000,-

Tabel Cash Flow Tahun 1 2 3 4 5 Penjualan Rp900,000,000 Biaya Depresiasi Rp12,400,000 EBT Rp45,610,000 Tax (10%) Rp4,561,000 EAT Rp41,049,000 Proceed Rp53,449,000

Tahun Proceed Discount factor (12%) NPV Payback Period (138,990,000) 1 53,449,000 0.892857143 47,722,321 (91,267,679) 2 0.797193878 42,609,216 (48,658,463) 3 0.711780248 38,043,942 (10,614,521) 4 0.635518078 33,967,806 23,353,285 5 0.567426856 30,328,398 53,681,683 Besarnya NPV

KESIMPULAN Dari perhitungan biaya-biaya dan penjualan selama 5 tahun berjalan, diketahui bahwa NPV dari proyek ini sebesar Rp53.681.683 , sehingga dapat dikatakan proyek dapat diterima karena NPV > 0 . Dengan investasi di awal sebesar Rp138.990.000, lamanya Payback Period adalah 2 tahun 10 bulan. Hasil ini bisa didapatkan bila menjual 100 porsi Ayam Bakar dengan harga Rp 25.000,- per harinya. Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan Agar terhindar dari resiko yang lebih besar .