YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YAPISA) AL-BARKAH CIKALONGKULON

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
IKATAN KIMIA Tim Dosen Kimia Dasar FTP.
Advertisements

ULANGAN KENAIKAN KELAS TAHUN PELAJARAN 2012/2013
IKATAN KIMIA Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen,ikatan kovalen koordinat dan ikatan logam, serta hubungannnya dengan sifat fisika.
Ikatan Kimia Endang Suhendar.
IKATAN KIMIA SMA NEGERI ARJASA JEMBER ERNI SULISTIANA, S.Pd., M.P.
Susunan Elektron Gas Mulia
IKATAN KIMIA Golongan VIII A (Gas Mulia) 2He : 2 10Ne : 2 8
Hazizul IKATAN KIMIA Menu Utama Menu Utama
Tugas Kimia “Ikatan Kovalen dan Kepolaran Ikatan”
Anim Hadi Susanto Ikatan Ion: Ikatan yang terjadi antara atom yang melepaskan elektron (uns.logam) dengan atom yang menangkap elektron (unsur.
JENIS IKATAN KIMIA By : Erik Jonathan.
BAB 4 IKATAN KIMIA.
KELAS X SEMESTER GANJIL
Materi Minggu ke-3 IKATAN KIMIA
ASSALAMMUALAIKUM WR.WB
Susunan Elektron Gas Mulia
IKATAN KIMIA 1.
REAKSI REDOKS KELAS XI SEMESTER 1. REAKSI REDOKS KELAS XI SEMESTER 1.
Nuris1 IKATAN KIMIA Semua atom yang ada di alam cenderung memperoleh keadaan yang stabil. (seperti GAS MULIA) Mengapa Gas Mulia Stabil ? Konfigurasi elektron.
IKATAN KIMIA Kun Sri Budiasih.
IKATAN KIMIA Kompetensi dasar: Indikator:
IKATAN KIMIA untuk SMK Teknologi dan Pertanian
IKATAN KIMIA.
IKATAN KOVALEN.
IKATAN ION DAN IKATAN KOVALEN Oleh: Dewi Nuraini
KELAS X SEMESTER 2 SMKN 7 BANDUNG
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-BARKAH (YAPISA) CIKALONGKULON
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA IKATAN KOVALEN.
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL-BARKAH (YAPISA) CIKALONGKULON
Gaya Antar Molekul Zulian Rachman, S.Pd
Reaksi Oksidasi Reduksi
IKATAN KIMIA Aturan Oktet
Kimia Organik Adri Nora S.Si M.Si.
IKATAN KIMIA.
Ikatan Kimia ION KOVALEN LOGAM I. HIDROGEN G. van der Waals L-NL
Mengapa Gas Mulia Stabil ?
FENOMENA KEBERADAAN ZAT DI ALAM
BAB 3 Unsur-Unsur Kimia 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
IKATAN IONIK POSTGRADUATE UNS PENDAHULUAN Pa STANDAR KOMPETENSI
Materi Minggu ke-3 IKATAN KIMIA
Chemical Bonds SMA MAARIF NU PANDAAN TERAKREDITASI 2009.
Berkelas.
GAYA INTRA ANTAR MOLEKUL
Kelas X semester ganjil
Oleh : Agustinus Maulana, S.Pd. Guru Kimia SMA NEGERI SUBAH
IKATAN KOVALEN.
Pertemuan 1 By Retno Ringgani, S.T., M.Eng
PERBEDAAN IKATAN KOVALEN POLAR DAN NON POLAR
IKATAN KIMIA Untuk SMA Kelas X Semester-1
MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA Muhammad Arafah Wadud SMA Negeri 1 Pinrang.
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA.
Molekul-molekul di alam terbentuk dari atom-atom yang
Oleh: Ratna Kumala Dewi
KESTABILAN KONFIGURASI GAS MULIA
Materi Minggu ke-3 IKATAN KIMIA
IKATAN KIMIA Disusun oleh: M.Sigit Cahyono, S.T., M.Eng
Reaksi Oksidasi Reduksi
Assalamu’Alaikum.
CREATED BY : DENNIS RAMADHAN Powered By : panduankimia.net
MA MATHALIBUL HUDA MLONGGO
KELAS X SEMESTER 2 SMK BINA NUSA SLAWI IKATAN KIMIA Kimia SMK.
Unsur-unsur golongan VIIIA di dalam tabel periodik, yaitu unsur He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn disebut unsur-unsur gas mulia. Unsur- unsur tersebut sulit.
Ikatan Kimia ION KOVALEN LOGAM I. HIDROGEN G. van der Waals L-NL
IKATAN KIMIA Aturan Oktet
IKATAN KIMIA.
IKATAN KIMIA Aturan Oktet
IKATAN KIMIA Grup 2 1. Nia Audia Bandar Zulfian12009.
IKATAN KIMIA Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalent, ikatan kovalen kordinat, dan ikatan logamserta hubungannya dengan sifat fisika.
Transcript presentasi:

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YAPISA) AL-BARKAH CIKALONGKULON Ikatan Kimia kelas X Semester Genap X Menu Utama Menu Utama IKATAN KIMIA Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Kelas X semester ganjil YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YAPISA) AL-BARKAH CIKALONGKULON 2015/2016 IKATAN KIMIA

Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Berisi Kompetensi dan indikator yang harus dicapai siswa Menu Utama Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ?

Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Berisi materi tentang konfigurasi, ik. Ion, ik. Kovalen, kepolaran dan ik. Logam Menu Utama Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ?

Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Berisi Sistem Periodik unsur untuk membantu mencari no atom Menu Utama Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ?

Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Berisi Daftar Pustaka yang digunakan sebagai acuan Menu Utama Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ?

IKATAN KIMIA Standart Kompetensi : Kompetensi dasar: Indikator: Materi Latihan Lihat SPU Referensi Standart Kompetensi : Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia Kompetensi dasar: Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi dan ikatan logam, serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk. Indikator: Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kesetabilannya dengan cara berikatan dengan unsur lain Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia ( duplet dan oktet) dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur lewis) Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion dan contoh senyawanya. Menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan keelektronegatifan melalui percobaan. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa contoh senyawa sederhana. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan logam dan hubungngannya dengan sifat fisis logam Memprediksi jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa dan membandingkan sifat fisisnya

Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ? Berisi latihan tentang materi untuk membantu pemahaman konsep Menu Utama Kompetensi Materi Latihan Lihat SPU Referensi Bandingkan Mana Yang Lebih Stabil ?

KESTABILAN KONFIGURASI GAS MULIA Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU KESTABILAN KONFIGURASI GAS MULIA Konfigurasi gas mulia Kulit n=1 n=2 n=3 n=4 n=5 n=6 He 2 Ne 8 Ar Kr 18 Xe Rn 32 2 2He 2 8 10Ne Konfigurasi elektron gas mulia tergolong konfigurasi penuh dan merupakan bentuk konfigurasi elektron yang paling stabil dengan elektron valensi berjumlah 8 (oktet) kecuali He berjumlah 2 (duplet). 2 8 8 18Ar

KESTABILAN KONFIGURASI GAS MULIA Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU KESTABILAN KONFIGURASI GAS MULIA Konfigurasi gas mulia Kulit n=1 n=2 n=3 n=4 n=5 n=6 He 2 Ne 8 Ar Kr 18 Xe Rn 32 2 2He 2 8 Atom lain memiliki kecenderungan ingin stabil seperti gas mulia terdekat. 10Ne Atom unsur lain agar stabil menjadi oktet atau duplet dengan 2 cara : 1. Serah terima elektron (Ikatan Ion) 2. Pemakaian bersama elektron (Ikatan Kovalen) 2 8 8 18Ar

1. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan Soal : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 1. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 3Li dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 KLIK SALAH SATU 2He 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

2. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan soal : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 2. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 3Li dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 3Li: 2 1 Agar atom Li stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan KLIK SALAH SATU 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

3. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan Soal : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 3. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 3Li dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 3Li: 2 1 Agar atom Li stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang dilepas 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne KLIK SALAH SATU 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

4. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan Soal : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 4. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 3Li dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 3Li: 2 1 Agar atom Li stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang dilepas ? 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne Li melepaskan 1 elektron membentuk Li+ yang stabil 2 8 8 + 2 1 2 18Ar Li Li+ (stabil)

5. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan Soal: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 5. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 17Cl dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 KLIK SALAH SATU 2He 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

6. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Latihan Soal: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 6. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 17Cl dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 17Cl : 2 8 7 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan KLIK SALAH SATU 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

7. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 7. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 17Cl dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 17Cl : 2 8 7 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang diterima ? 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne KLIK SALAH SATU 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

8. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 8. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 17Cl dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 17Cl : 2 8 7 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang diterima ? 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne Cl menerima 1 elektron membentuk Cl- yang stabil 17Cl Cl- (stabil) 2 8 8 2 8 7 2 8 8 18Ar

10. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 10. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Konfigurasi gas mulia Atom 20Ca dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn KLIK SALAH SATU 2 2He 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

11. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 11. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Konfigurasi gas mulia Atom 20Ca dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 Konfigurasi 20Ca: 2 8 8 2 Agar atom Ca stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron 2He menerima melepaskan KLIK SALAH SATU 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

12.CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 12.CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Konfigurasi gas mulia Atom 20Ca dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 Konfigurasi 20Ca: 2 8 8 2 Agar atom Ca stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron 2He menerima melepaskan Berapa Elektron yang dilepas ? 2 8 1 2 3 4 5 6 7 8 KLIK SALAH SATU 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

13.CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 13.CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Konfigurasi gas mulia Atom 20Ca dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 Konfigurasi 20Ca: 2 8 8 2 Agar atom Ca stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron 2He menerima melepaskan Berapa Elektron yang dilepas ? 2 8 1 2 3 4 5 6 7 8 Ca melepaskan 2 elektron membentuk Ca2+ yang stabil 10Ne 20Ca Ca2+ (stabil) 2 8 8 2 8 8 2 2 8 8 + 18Ar

14. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi : Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 14. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 8O dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 KLIK SALAH SATU 2He 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

15. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 15. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 8O dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 8Cl : 2 6 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan KLIK SALAH SATU 2 8 10Ne 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

16. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Konfigurasi gas mulia 16. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 8O dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 8Cl : 2 6 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang diterima ? 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne KLIK SALAH SATU 2 8 8 18Ar

JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Lanjut

17. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU tekan Konfigurasi gas mulia 17. CARA PENCAPAIAN KESTABILAN ATOM Atom 8O dekat dengan? He Ne Ar Kr Xe Rn 2 2He Konfigurasi 8Cl : 2 6 Agar atom Cl stabil seperti gas mulia Cenderung / elektron menerima melepaskan 2 8 Berapa Elektron yang diterima ? 1 2 3 4 5 6 7 8 10Ne O menerima 2 elektron membentuk O2- yang stabil 2 8 8 2 6 2 8 18Ar 8O O2- (Stabil)

Materi Materi Ikatan Ion: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Ikatan Ion: Ikatan yang terjadi antara atom yang melepaskan elektron (uns.logam) dengan atom yang menangkap elektron (unsur non logam). 1. Contoh: Ikatan Li2O (Litium Oksida) Mula-mula unsur logam ( Li dengan konfigurasi 2 1) ingin stabil dengan melepaskan 1 elektron membentuk Li+ Elektron yang dilepas oleh logam Li ditangkap atom non logam ( O dengan konfigurasi 2 6 ). Agar stabil O membutuhkan 2 elektron membentuk O2-, sehingga 1 atom O membutuhkan 2 atom Li Untuk membantu pemahaman silahkan klik ilustrasi dibawah ini: Klik Tombol ini Untuk Melihat Serah Terima Elektron

Materi Materi Ikatan Ion: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Ikatan Ion: Ikatan yang terjadi antara atom yang melepaskan elektron (uns.logam) dengan atom yang menangkap elektron (unsur non logam). 1. Contoh: Ikatan Li2O (Litium Oksida) Mula-mula unsur logam ( Li dengan konfigurasi 2 1) ingin stabil dengan melepaskan 1 elektron membentuk Li+ Elektron yang dilepas oleh logam Li ditangkap atom non logam ( O dengan konfigurasi 2 6 ). Agar stabil O membutuhkan 2 elektron membentuk O2-, sehingga 1 atom O membutuhkan 2 atom Li

Ikatan Li dengan O terbentuk Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Ikatan Ion: Ikatan yang terjadi antara atom yang melepaskan elektron (uns.logam) dengan atom yang menangkap elektron (unsur non logam). 1. Contoh: Ikatan Li2O (Litium Oksida) Mula-mula unsur logam ( Li dengan konfigurasi 2 1) ingin stabil dengan melepaskan 1 elektron membentuk Li+ Elektron yang dilepas oleh logam Li ditangkap atom non logam ( O dengan konfigurasi 2 6 ). Agar stabil O membutuhkan 2 elektron membentuk O2-, sehingga 1 atom O membutuhkan 2 atom Li Li+ (stabil) Li 2 Ikatan Li dengan O terbentuk Li2O + 2 8 Li Li+ (stabil) O O2- (Stabil) 2 Lihat Ulang

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) Na ( logam ) memiliki nomor atom 11 dengan konfigurasi 2 8 1, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) Na ( logam ) memiliki nomor atom 11 dengan konfigurasi 2 8 1, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) Na ( logam ) memiliki nomor atom 11 dengan konfigurasi 2 8 1, cenderung Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) Na ( logam ) memiliki nomor atom 11 dengan konfigurasi 2 8 1, cenderung Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan NaCl (Natrium klorida) Na ( logam ) memiliki nomor atom 11 dengan konfigurasi 2 8 1, cenderung Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 2 8 7 17Cl Tranfer elektron 11Na 2 8 1 Na ( 2 8 1 ) → Na+ ( 2 8 ) + e- Cl ( 2 8 7 ) + e- → Cl- ( 2 8 8 ) Na + Cl  Na+ Cl- atau NaCl 1 Atom Na Membutuhkan 1 Atom Cl

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) Mg ( logam ) memiliki nomor atom 12 dengan konfigurasi 2 8 2, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) Mg ( logam ) memiliki nomor atom 12 dengan konfigurasi 2 8 2, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan MgO (Magnesium Oksida) Mg ( logam ) memiliki nomor atom 12 dengan konfigurasi 2 8 2, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 Tranfer elektron 12Mg 2 8 1 2 6 8O Mg ( 2 8 2 ) → Mg2+ ( 2 8 ) + 2e- O ( 2 6 ) + 2e- → O2- ( 2 8 ) Mg + O  Mg2+ O2- atau MgO 1 Atom Mg Membutuhkan 1 Atom O

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) Ca ( logam ) memiliki nomor atom 20 dengan konfigurasi 2 8 8 2, cenderung ? / Elektron ? menerima melepaskan

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) Ca ( logam ) memiliki nomor atom 20 dengan konfigurasi 2 8 8 2, cenderung ? / Elektron ? menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) Ca ( logam ) memiliki nomor atom 20 dengan konfigurasi 2 8 8 2, cenderung ? Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) Ca ( logam ) memiliki nomor atom 20 dengan konfigurasi 2 8 8 2, cenderung ? Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan CaCl2 (Natrium klorida) Ca ( logam ) memiliki nomor atom 20 dengan konfigurasi 2 8 8 2, cenderung ? Cl ( non logam ) memiliki nomor atom 17 dengan konfigurasi 2 8 7, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 20Ca Tranfer elektron 2 8 7 2 8 8 2 2 8 7 Ca ( 2 8 8 2 ) → Ca2+ ( 2 8 8 )+ 2e- x1 Cl ( 2 8 7 ) + e- → Cl- ( 2 8 8 ) x2 Ca + 2Cl  Ca+ 2Cl- atau CaCl2 1 Atom Ca Membutuhkan 2 Atom Cl

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) Al ( logam ) memiliki nomor atom 13 dengan konfigurasi 2 8 3, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) Al ( logam ) memiliki nomor atom 13 dengan konfigurasi 2 8 3, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8

Materi Materi 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) / / Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU tekan 2. Contoh: Ikatan Al2O3 (Alumunium Oksida) Al ( logam ) memiliki nomor atom 13 dengan konfigurasi 2 8 3, cenderung O ( non logam ) memiliki nomor atom 8 dengan konfigurasi 2 6, cenderung / Elektron ? / Elektron ? menerima melepaskan menerima melepaskan sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 sebanyak 1 2 3 4 5 6 7 8 13Al 8O Tranfer elektron 8O 13Al 8O Al ( 2 8 3 ) → Al3+ ( 2 8 ) + 3e- x2 O ( 2 6 ) + 2e- → O2- ( 2 8 ) x3 2Al + 3O  2Al3+ 3O2- atau Al2O3 2 Atom Al Membutuhkan 3 Atom O

H H . . . . Materi Materi H + H H H atau H - H Ikatan kovalen: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Ikatan kovalen: Ikatan antar atom berdasar penggunaan elektron secara bersama- sama. Umumnya terjadi antara atom-atom non logam dengan atom non logam Ikatan kovalen dibedakan menjadi ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, rangkap tiga dan kovalen kordinasi 1. Contoh pembentukan Ikatan kovalen tunggal a. Ikatan antara atom H (non logam) dengan atom H (non logam) Ikatan H2 H H Dua atom H yang saling mendekat sehingga membentuk ikatan molekul H2 H + H H H atau H - H . . . . Elektron yang Dipakai bersama

Cl H . . . . . . . . . . Materi Materi H + Cl H Cl atau H - Cl Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU b. Ikatan antara atom H (non logam) dengan atom Cl (non logam) Ikatan HCl Cl H Atom H dan Cl yang saling mendekat sehingga membentuk ikatan molekul HCl H + Cl H Cl atau H - Cl . . . . . . . . . . Elektron yang Dipakai bersama Atom H memerlukan 1 elektron ( duplet ) sedangkan atom Cl memerlukan 1 elektron (oktet). Kemudian kedua atom memasangkan 1 elektronnya Untuk membentuk molekul HCl

Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 2. Ikatan kovalen rangkap dua Ikatan rangkap dua adalah ikatan dengan dua pasang elektron milik bersama Di gambarkan dengan tanda dua garis ikatan ( ) Contoh: Ikatan antara atom O (non logam) dengan atom O (non logam) Ikatan O2 O O Atom O memiliki nomor atom 8 dengan 6 elektron terluar, agar dapat stabil (oktet) atom O masing-masing membutuhkan 2 elektron. O + O O O atau O = O . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Dua pasang Elektron yang Dipakai bersama

Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 3. Ikatan kovalen rangkap tiga Ikatan rangkap tiga adalah ikatan dengan tiga pasang elektron milik bersama di gambarkan dengan tanda tiga garis ikatan ( ) Contoh: Ikatan antara atom N (non logam) dengan atom N (non logam) Ikatan N2 N N Atom N memiliki nomor atom 7 dengan 5 elektron terluar, agar dapat stabil (oktet) atom N masing-masing membutuhkan 3 elektron. N + N N N atau N N . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tiga pasang Elektron yang Dipakai bersama

Materi Materi Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU 3. Ikatan kovalen Koordinasi Ikatan Kovalen Koordinasi adalah ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom yang berikatan. Misal : Pembentukan ikatan kovalen koordinasi dari NH4+ NH3 + H+ NH4+ + + H H H , . , . H N + H+ H N H H N H , . , . . . . . , . , . H H H PEB

Materi Materi Kepolaran Ikatan Kovalen Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Kepolaran Ikatan Kovalen Kepolaran suatu senyawa kovalen dapat ditentukan berdasarkan: Perbedaan keelektronegatifan atom-atom yang membentuk senyawa Bentuk molekul senyawa kovalen 1. Senyawa kovalen Non Polar Senyawa kovalen non polar terjadi bila dua atom non logam sejenis atau dua atom non logam yang mempunyai keelektronegatifan yang sama saling membentuk molekul (momen dipol=0 atau tidak terjadi polarisasi) dengan ciri-ciri bentuk molekul simetris. Contoh: Molekul sejenis: H2, N2, Cl2, O2 dll Molekul tak sejenis dengan bentuk simetris: BeCl2, BeF2, BH3, BCl3, CH4, CCl4, PCl5, SF6

. . . . . . . . Materi Materi H F 2. Senyawa kovalen Polar Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU tekan 2. Senyawa kovalen Polar Senyawa kovalen polar dapat terjadi pada atom-atom non logam yang tidak sejenis atau atom-atom yang mempunyai perbedaan keelektronegatifan yang besar. Dalam molekul kovalen polar, pasangan elektron milik bersama terletak lebih dekat pada inti elektron dari yang mempunyai keelektrone- gatifan besar. Jika dibandingkan kepolaran antara H – F dan H – Cl, manakah yang paling polar ? Tentunya H – F lebih polar karena F memiliki keelektronegatifan yang lebih besar dibandingkan Cl Elektron yang dipakai bersama Tertarik kearah F bukan H, karena Keelektronegatifan F > H H F . . . . . . . . Contoh: Senyawa-senyawa kovalen polar: HCl, HF, HI, H2O, NH3 dll

Materi Materi Ikatan Logam: Konfigurasi Ikatan ion Ik. Kovalen Ik. Logam Lihat SPU Ikatan Logam: Ikatan antar atom dalam unsur logam dengan menggunakan interaksi elektron valensi. + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Ion logam bermuatan positif di dalam elektron Menurut teori awan elektron, kristal logam terdiri atas kumpulan ion logam bermuatan positif didalam larutan elektron yang mudah bergerak. Ikatan logam terdapat antara ion logam positif dan elektron yang mudah bergerak tersebut.

Materi Materi JAWABAN ANDA SALAH Mencoba Lagi Ke Menu Utama

Kesimpulan Kesimpulan Ikatan Kimia: Ikatan antara atom-atom suatu unsur baik antar atom unsur sesamanya maupun atom dari unsur lain. Ikatan Kimia dibedakan jenisnya menjadi tiga, yaitu: 1. Ikatan Ion 2. Ikatan Kovalen 3. Ikatan Logam Ikatan Ion: Ikatan yang terjadi antara atom yang melepaskan elektron (uns.logam) dengan atom yang menangkap elektron (unsur non logam) Ikatan Kovalen: Ikatan yang terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari atom-atom yang berikatan Ikatan Logam: Ikatan antar atom dalam unsur logam dengan menggunakan interaksi elektron valensi.

Daftar Pustaka Daftar Pustaka Depdiknas, 2002, Kurikulum berbasis kompetensi mata pelajaran kimia SMA dan MA, Jakarta. Pusat kurikulum Firman, Harry, Liliasari, 1997. Kimia 1 untuk SMU kelas 1, Jakarta , Balai Pustaka. Parning dkk, 2003, Kimia 1A, Yudhistira, cetakan I Petrucci, Ralph, H. Suminar, 1992, Kimia dasar, ed ke-4 jilid 1, Jakarta Erlangga Purba, Michael, 2002, Kimia 1A SMU ,Jakarta , erlangga Santosa Sri juni, 2004, Kimia untuk kelas X, Intan Pariwara Sutresna Nana, 2004, Kimia untuk SMA kelas 1, cetakan II, grafindo. Suyatno dkk, 2004, Kimia SMA kelas 1, Grasindo

Arahkan Pointer telunjuk tangan ke arah lambang unsur yang dikehendaki Sistem Periodik Unsur

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Ikatan kimia antar unsur-unsur dapat terjadi dikarenakan setiap unsur mempunyai Lintasan elektron yang berjumlah sama Netron dalam inti atom Jumlah proton dan elektronnya dalam inti sama Jumlah massa atom Kecenderungan memiliki konfigurasi elektron gas mulia Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Ikatan yang terdapat antara atom-atom H ( nomor atom = 1 ) dalam molekul H2 adalah ikatan ............. Ion Kovalen Hidrogen Logam Kovalen Polar Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Diketahui unsur-unsur P, R, Q, dan S dengan nomor atom berturut-turut 11, 17, 12, dan 18. Ikatan ion mungkin dihasilkan antara atom-atom unsur ........... P dan S P dan R R dan S P dan Q Q dan S Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Dari pasangan-pasangan senyawa di bawah ini, yang mempunyai ikatan kovalen pada kedua senyawanya adalah ......... NH3 – KCl CO2 – BaCl2 H2O – CCl4 NaCl – KBr HF - LiCl Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Pada molekul N2 ( nomor atom N=7 ) jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama adalah ............ Satu Dua Tiga Empat Lima Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Unsur X mempunyai konfigurasi elektron 2,8,8,2. Sedangkan unsur Y 2,8,18,7. Kalau kedua unsur membentuk senyawa rumusnya adalah .......... XY2 X2Y X2Y3 X2Y5 X2Y7 Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Pasangan dibawah ini yang dapat membentuk ikatan kovalen adalah ….. 8X dan 11Y 12P dan 12Q 6R dan 17Q 19M dan 16T 19A dan 35Br Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Di antara senyawa di bawah ini yang merupakan senyawa kovalen koordinasi adalah ........ ( Ar, H=1; C=6; N=7; O=8; S=16; Cl=17 ) H2O CH4 CCl4 NH4+ KCl Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Diantara senyawa golongan halogenida berikut yang bersifat paling polar adalah …. HF HCl HBr HI HAt Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Pilih salah satu jawaban yang benar Bila memerlukan bantuan sitem periodik silahkan tekan SPU Latihan Soal Latihan Soal Benar, soal berikutnya Pada gambar dibawah ini nomor berapa yang menunjukkan adanya ikatan kovalen koordinasi ….. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 2 dan 4 + H 4 3 , . H N H . 1 , . . 2 , . H Pilih salah satu jawaban yang benar a b c d e

Latihan Soal Latihan Soal Ke Menu Utama Mencoba Lagi Selamat, 10 soal Telah terselesaikan Mencoba Lagi Ke Menu Utama