Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam (Muhammadiyah as an Islamic Movement) Muhamad Rofiq.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah
Advertisements

EXODUS 6:6-8 6 THEREFORE SAY TO THE CHILDREN OF ISRAEL: ‘I AM THE LORD; I WILL BRING YOU OUT FROM UNDER THE BURDENS OF THE EGYPTIANS, I WILL RESCUE YOU.
MATAN KEPRIBADIAN MUHAMMADIYAH
Penjelasan GBPP & Kontrak Perkuliahan
MANHAJ TARJIH MUHAMMADIYAH
IMAN KEPADA RASUL-RASUL ALLAH
IJMA’ SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM
Sri Rahayuningsih ( ) Universitas Negeri Surabaya
KEMUHAMMADIYAHAN By. Sigit Ariyanto, S.Pd.I.
By: Muhammad Budi Prasetyo
IMAN KEPADA KITAB KITAB ALLAH
KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA
M. Nawawi Argumen Pengingkar Sunnah ونزلنا عليك الكتاب تبيانا لكل شيء وهدى ورحمة وبشرى للمسلمين (89 النحل ) وما من دابة في الأرض ولا طائر يطير بجناحيه.
MUHAMMADIYAH sebagai gerakan dakwah
Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam (Muhammadiyah as an Islamic Movement) Muhamad Rofiq.
Pendidikan Agama Hadits sebagai ajaran islam February 28,
SUMBER HUKUM ISLAM
PENDAHULUAN Muqoddimah AD Muhammadiyah; pokok pikiran yang menjiwai dan melandasi gerakan Muhammadiyah Isi AD/ART Muhammadiyah; aturan umum pengelolaan.
PENGERTIAN ISLAM DAN AJARANNYA
BAB V HUKUM, HAM DAN DEMOKRASI DALAM ISLAM Nurhasan, M.Ag
KERANGKA DASAR AGAMA ISLAM
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
IDIEOLOGI MUHAMMADIYAH
Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM)
BAB II IMAN DAN TAQWA.
HUKUM ISLAM A. Sunnatullah. B. Fiqh. C. Ushul Fiqh.
Kepribadian muhammadiyah
PERTEMUAN KE-3 Rohmansyah, S.Th.I., M.Hum.
Arah Program Kajian Islam Ahad Pagi Di Masjid “ Daarul Iman “
BERIMAN KEPADA RASUL ALLAH
BAB 7 AL- QUR’AN Standar Kompetensi
IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
Bab 4 Sifat – sifat Terpuji Tawadhu Taat Qanaah Sabar.
MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI
Oleh: Rohmansyah, S.Th,I., M.Hum
Pertemuan Ke-4.
Pertemuan Ke-4.
KONSEP (PENGERTIAN), HUKUM, TUJUAN, URGENSI, DAN HAKIKAT DAKWAH
TA’RIF (DEFINISI) TARBIYAH ISLAMIYAH Tarbiyah Islamiyah adalah: “Cara ideal dalam berinteraksi dengan fitrah manusia, baik secara langsung (berupa.
AZAS HUKUM ISLAM.
BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
SUMBER HUKUM ISLAM.
Anang Zubaidy Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia April 2013
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Ciri Aliran Sesat Oleh Nanang Kohar, SH.
Sumber Hukum Islam.
MATAN KEYAKINAN DAN CITA CITA (MKCH) MUHAMMADIYAH 1.Muhammadiyah adalah gerakan Islam dan da’wah amar ma’ruf nahi mungkar, beraqidah Islam dan bersumber.
KODE D.11.2 TAFSIR SURAT ASY-SYU’ARA 214 OBJEK PENDIDIKAN
Oleh: Hamid Fahmy Zarkasyi
MENINGKATKAN KEIMANAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
AIKA 3 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
Kesempurnaan Islam.
By : 1. Rizal hartono 2.Muhammad fajar
MemahamiISLAM Sebagai Pandangan Hidup Oleh: Hamid Fahmy Zarkasyi.
PENGERTIAN AL-QUR’AN Defenisi al-Qur’an adalah:
Disusun Oleh: Muhammad Ridwan, S.Pd.I
PENGUATAN IDEOLOGI MUHAMMADIYAH/ ’AISYIYAH
Temu shilaturrahim keluarga besar muhammadiyah labuhan batu selatan
TAAT PADA ATURAN TAAT PADA ATURAN. QS. An – Nisa’ 4 : 59 Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara.
PENGERTIAN AL-QUR’AN Defenisi al-Qur’an adalah:
BAB 1 DASAR-DASAR PENCARIAN KEBENARAN
SISTEM POLITIK ISLAM.
AQIDAH UNIT 6 Kelas Bimbingan Dewasa.
Matan keyakinan dan cita-cita muhammadiyah
Bab 4 Sifat – sifat Terpuji Tawadhu Taat Qanaah Sabar.
Pengertian Agama Islam
AQIDAH UNIT 1 Kelas Bimbingan Dewasa.
Iman Kepada Kitab-Kitab Allah سبحانه وتعالى
MemahamiISLAM Sebagai Pandangan Hidup Oleh: Hamid Fahmy Zarkasyi.
PENGUATAN IDEOLOGI MUHAMMADIYAH/ ’AISYIYAH
Transcript presentasi:

Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam (Muhammadiyah as an Islamic Movement) Muhamad Rofiq

Pandangan Hidup Muhammadiyah (Worldview of Muhammadiyah) Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah SWT, untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual, duniawi dan ukhrawi. (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah poin 1-2)

Sumber Ajaran Islam menurut Muhammadiyah (The Source of Islamic Teachings According to Muhammadiyah) Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: Al-Quran : Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. Sunnah Rasul : Penjelasan dan pelaksanaan ajaran-ajaran Alqur’an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam. (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah poin 3)

Dalil-dalil tentang Sumber Ajaran Islam Al-Nisa : 59 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا [٤:٥٩] O ye who believe! Obey Allah, and obey the Messenger, and those charged with authority among you. If ye differ in anything among yourselves, refer it to Allah and His Messenger, if ye do believe in Allah and the Last Day: That is best, and most suitable for final determination Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Muhammad : 33 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ [٤٧:٣٣] O ye who believe! Obey Allah, and obey the messenger, and make not vain your deeds! Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.

Al-Nur : 54 قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ ۖ فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْهِ مَا حُمِّلَ وَعَلَيْكُم مَّا حُمِّلْتُمْ ۖ وَإِن تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا ۚ وَمَا عَلَى الرَّسُولِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ [٢٤:٥٤] Say: "Obey Allah, and obey the Messenger: but if ye turn away, he is only responsible for the duty placed on him and ye for that placed on you. If ye obey him, ye shall be on right guidance. The Messenger's duty is only to preach the clear (Message). Katakanlah: "Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang".

Al-Anfal: 20 Ali Imron: 32 Al-Hasyr: 7

The Outlook of Muhammadiyah toward Ijtihad Muhammadiyah maintains that “the gate of ijtihad” is still open, and should be considered as part of the ongoing process of Muslims’ striving to understand religious, social and historical phenomena. Muhammadiyah encourages every muslim to carry out ijtihad in attempting to understand the Islamic teachings, except for those who are not capable of it. For those who fall into this category (not capable), they have to choose ittiba which is accepting or following an opinion while fully understanding its underlying grounds in the Quran and Sunnah and have to avoid taqlid.

The Outlook of Muhammadiyah Toward Mazhab Fikih MUHAMMADIYAH IS NOT TIED TO ANY MAZHAB (SCHOOL OF ISLAMIC LAW) Breakdown: The basic principles of Islamic teachings lay neither in the schools nor in the religious hierarchy but in the Quran and the sunna. Muhammadiyah do not ignores the opinions of the different mazhab. Such opinions are very important and very useful, but they function as comparative materials to be taken into consideration in comprehending the Quran and Sunna. For Muhammadiyah, the validity of all fatawa, ideas and religious practices must in fact be based on the Quran and the sunnah. If the doctrines of the mazhab do not comply with these two sources, they must be avoided, if they do comply with them, they must followed.

IJTIHAD MUHAMMADIYAH MENGENAI NIKAH SIRRI “…pencatatan perkawinan selain substansinya untuk mewujudkan ketertiban hukum juga mempunyai manfaat preventif, seperti supaya tidak terjadi penyimpangan rukun dan syarat perkawinan, baik menurut ketentuan agama maupun peraturan perundang-undangan. Tidak terjadi perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang antara keduanya dilarang melakukan akad nikah. Menghindarkan terjadinya pemalsuan identitas para pihak yang akan kawin, seperti laki-laki yang mengaku jejaka tetapi sebenarnya dia mempunyai isteri dan anak”. “Atas dasar pertimbangan di atas, maka bagi warga Muhammadiyah, wajib hukumnya mencatatkan perkawinan yang dilakukannya”. http://www.fatwatarjih.com/2011/09/nikah-sirri.html Lompatan dari ijtihad ulama empat Mazhab.

Tujuan Hidup Muhammadiyah (Purposes of Muhammadiyah) Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang : 1. Aqidah 2. Akhlaq 3. Ibadah 4. Mu’amalat Duniawiyat (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah poin 4)

Penjelasan.. 4.1 Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid’ah dan khufarat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam. 4.2. Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Sunnah rasul, tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia. 4.3. Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, tanpa tambahan dan perubahan dari manusia. 4.4. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu’amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Assignment for the Next Meeting Jelaskan tentang metode dakwah Nabi Muhammad dalam melakukan perubahan di tengah masyarakat Makkah dan Madinah! Bagaimanakah metode dakwah tersebut diterapkan dalam konteks Indonesia?