PPOK Dr. MASRUL BASYAR Sp.P.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Standar kompetensi & kompetensi dasar
Advertisements

BRONKIEKTASIS Arimbi, Sp.P Bag. Ilmu Penyakit Dalam FK UWK Surabaya
Dr. Rr. Retnaningtyas Sugma Y.
PENCEMARAN UDARA DAN GAS
SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA
Epidemiologi Asma Bronkiale
PEMERIKSAAN SPIROMETRI
Diskusi Topik SESAK NAPAS & BATUK
DIFERENSIAL DIAGNOSIS SESAK NAFAS
Kelainan/Gangguan Pada SistemPeredaran Darah
PEMERIKSAAN LABORATORIUM PADA SINDROMA KORONER AKUT (SKA)
PROSES PERNAPASAN OLEH : IDA RIANAWATY, S.Si. M.Pd. Ida Rianawaty.
SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA SMP NEGERI 2 REMBANG JATENG
PNEUMO TORAK OEA KHAIRSYAF.
BEBAS TBC dan BEBAS ROKOK.
OLEH: Rina Yuniarti, S.Farm, Apt.
PNEUMONIA.
LUKA BAKAR.
DISKUSI TOPIK SESAK NAPAS DAN BATUK Ibu N, usia 37 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Mulanya.
BRONKITIS AKUT dan KRONIS
Dr. Farida A. Soetedjo, Sp.P Bag. Ilmu Penyakit Dalam FK – UWKS 2007
BRONKITIS AKUT Ivan Julius Mesak Fidelis Apri Angkat
TUGAS AA “ PENYAKIT JANTUNG KORONER ( PJK ) “
Penyakit Paru Restriktif
Penyakit Asma Akibat Kerja
SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA
PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK
Oleh : dr. Irfan Rahmanto
BAHAYA MEROKOK TERHADAP TUBUH
COPD/ PPOK PAST - PRESENT - FUTURE
PENYAKIT GINJAL Kelompok 10 : Nisatin Asila (D )
ASMA BRONKHIALE Suharno, S.Kep.,Ners.,M.Kes.
TRAUMA THORAX.
FISIOLOGI SISTEM RESPIRASI (Bag.II) & FISIKA DALAM SISTEM RESPIRASI
FISIOLOGI SISTEM RESPIRASI (Bag.I) & FISIKA DALAM SISTEM RESPIRASI
Oleh : dr. Neni Destriana
PENYAKIT YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) Menyembuhkan luka bakar
BENDA ASING DI SALURAN NAFAS
PATOFISIOLOGY SEMESTER IV KE - 10.
Sindrom Guillain–Barré
PEMERIKSAAN FISIK.
ALZHEIMER Aloysia Martha Dessy Nadia Ermelinda Soares Grace Ludji Leo
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN TUBERCULOSIS MILLER
CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASES ( COPD)
Kelompok 3 PARU - PARU.
SEMINAR PUSKESMAS BUGANGAN
Assalamualaikum Kelompok 7 Ika Apriani Riza Sativa
PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF MENAHUN
GOUT Oleh Dr. Sri Utami, B.R. MS.
Asuhan Keperawatan Pasien dengan PPOK
SEROSIS HEPATIS Ariana. D
BRONKITIS OLEH : NINIS INDRIANI.
S 1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya
Askep klien VENTRIKEL SEPTAL DEFEK (VSD)
EOH3101 prinsip kesihatan persekitaran
Cor pulmonale NOVITA HARDIANTY. Apa itu Cor Pulmonale? O Kor pulmonale didefenisikan sebagai suatu disfungsi dari ventrikel kanan yang dihubungkan dengan.
BAHAYA MEROKOK KKN POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
PEMERIKSAAN SPIROMETRI
Penyakit Akibat Kerja “ANTRAKOSIS”. Pendahuluan Penyakit paru dan pernapasan merupakan penyakit yang sering dijumpai di tempat kerja. Penyakit ini menyumbang.
FARMAKOTERAPI III “ Studi Kasus Tentang Asma Bronkial “ pada Anak dengan Penyelesaian Metode SOAP dan PAM Disusun Oleh : Nama : Nurul Rahmania Semester:
PENYAKIT DEGENERATIF. Apa itu PENYAKIT DEGENERATIF?  Merupakan suatu penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh yaitu dari keadaan.
LUKA BAKAR ( COMBUSTIO )
“Saatnya INDONESIA BEBAS TBC mulai dari Saya” “PEDULI TBC, INDONESIA SEHAT” Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur.
REFERAT EMFISEMA Disusun Oleh: A Siti Nabila Nurfajri P Pembimbing: dr. Yusuf Kidingallo, Sp. RAD M.Kes FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM.
Pengertian bronkhitis Bronkhitis adalah hipersekresi mukus dan batuk produktif kronis berulang-ulang minimal selama 3 bulan pertahun atau paling sedikit.
Asma Bronkiale & PPOK dr. Ketut Aditya R. Puskesmas Lindi.
Rokok Merusak Paru-paru
DEFINISI  Syok merupakan kegagalan sirkulasi tepi menyeluruh yang mengakibatkan hipotensi jaringan.  Kematian karena syok terjadi bila kejadian ini.
ASUHAN GAWAT DARURAT SISTEM PERNAPASAN Ns. Arifin Dwi Atmaja, S. Kep. CWCCA.
Transcript presentasi:

PPOK Dr. MASRUL BASYAR Sp.P

PENDAHULUAN Amerika Serikat Insiden lebih kurang 15 juta orang menderita PPOK Penyebab kematian ke 4 1,5 juta kasus baru pertahun Indonesia ( SKRT 1997) Asma, bronkitis kronik dan emfisema menduduki peringkat ke-6 dari 10 penyebab kematian Jumlah kasus PPOK meningkat seiring dengan; ~ Peningkatan usia harapan hidup ~ Prevalensi merokok yang tinggi ~ Peningkatan industri ( polusi udara )

DEFINISI PPOK PPOK adalah penyakit paru kronik yang ditandai dengan hambatan aliran udara di saluran nafas yang bersifat progresif nonreversibel atau reversibel parsial. PPOK terdiri dari bronkitis kronis dan emfisema atau gabungan keduanya

Bronchiole

Defisiensi 1 antitripsin Peran gen lainnya belum teridentifikasi Faktor resiko PPOK Faktor host Gen Defisiensi 1 antitripsin Peran gen lainnya belum teridentifikasi Hipereaktiviti bronkus

Faktor pajanan (Exposures) Kebiasaan merokok FAKTOR RESIKO Faktor pajanan (Exposures) Kebiasaan merokok Debu & bahan kimia dari lingkungan kerja Polusi udara Infeksi berulang waktu kecil Status sosial ekonomi

POLUSI UDARA Rokok, memasak, AC, insektisida,dll Outdoor air pollution (luar ruangan) Kebakaran hutan,gunung berapi, sampah, kendaraan,industri,dll Indoor air pollution (dalam ruangan) Rokok, memasak, AC, insektisida,dll

PATOGENESIS PPOK Ireversibel/ Reversibel parsial Inhalasi bahan berbahaya Inflamasi kronis Kerusakan jaringan Penyempitan saluran nafas dan fibrosis Hipersekresi mukus Destruksi parenkim Ireversibel/ Reversibel parsial

GEJALA KLINIS PPOK Batuk-batuk produktif Sesak terutama bila beraktivitas Sesak makin lama makin bertambah berat/progresif Kasusnya sering meningkat/timbul pada usia 40 > Sangat erat hubungan dengan perokok berat/gas beracun Jika timbul sejak kecil kemungkinan terjadi akibat defisiensi -1 antitripsin

Klasifikasi PPOK Derajat Klinis Faal paru Derajat 0 Berisiko Batuk lama Sesak - Normal Derajat 1 PPOK ringan Sesak saat aktivitas VEP1/KVP<75% VEP1>80% pred

Derajat Klinis Faal paru Derajat II PPOK sedang Batuk lama Sesak aktivitas VEP1/KVP<75% 30%>VEP1<80% pred Derajat III PPOK berat Sesak saat aktivitas Gagal nafas CPC VEP1<30% pred

Palpasi Fremitus melemah Perkusi Hipersonor Batas jantung mengecil Letak diapragma lebih rendah dari normal Normal kiri sela iga 10-11 dan kanan 9-10 Auskultasi Mengi/ whizing, ekspirasi memanjang Bunyi jantung melemah Catatan; kelainan yang ditemukan pada pemeriksaan fisis akan lebih jelas kalau kelainan tambah berat

Analisa gas darah 1-antitripsin EKG Normal pH 7.35-7.45, PCO2 35-45, PO2 > 80 mmhg Tanda gagal nafas kronik ( pH normal, PCO2 meningkat, bicnat meningkat > 30 mmol, BE > 4 mmol ) Gagal nafas akut pH < 7.35 (asidosis), PCO2 > 45 1-antitripsin Rendah pada emfisema herediter, jarang di Indonesia EKG Tanpa ada komplikasi EKG normal Jika telah ada komplikasi pada jantung kanan akan ada tanda CPC ( P pulmonal,

Corakan bronkovaskuler meningkat Ronsen torak BRONKITIS KRONIS Corakan bronkovaskuler meningkat

EMPISEMA Ro PA Hiperinflasi/hiperlusen Diapragma datar atau letak rendah Sela iga melebar Jantung pendulum ( tear drop ) Ro lateral Ruang retro sternal melebar

SEKIAN