Memori Jauh lebih baik Anda melupakan sesuatu dan tersenyum daripada Anda mengingat sesuatu dan menjadi sedih karenanya CHRISTINA ROSSETTI.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
The Information-Processing Approach
Advertisements

BERPIKIR OLEH NUR ADDIANSYAH.
MEMORI, SENSASI & PERSEPSI
Oleh : VISKA ARMALINA, ST., M.Eng
MEMORI PROSES MEMORI.
Perkembangan Kognitif
Memori Dan Berfikir.
Interaksi Manusia dan Komputer
PERTEMUAN VI : MEMORY (INGATAN) oleh : Sulis Mariyanti
Memory Akademi Perawat Panti Waluya Prepared by: Cicilia Evi GradDiplSc., M. Psi.
OLEH OKING ADI SETIAWAN FAJAR TRI HARTONO GAGAS BAREB P
BAB 6 Menganalisis Pasar Konsumen
Designed by Kuntjojo, UNP Kediri
UNIVERSITAS NEGERI MALANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Model-model Memory Sarita Candra Merida. Memori yang Eksplisit dan Deklaratif : Episodik dan Semantik Episodik : Memori pengalaman anda sendiri Semantik.
PROSES LUPA Tugas Psikologi Belajar
TEORI BELAJAR HUMANISTIK
PENGUKURAN dan PENINGKATAN MEMORI
Bab 4 PENGOLAHAN INFORMASI DAN PERSEPSI KONSUMEN
Teori Belajar Kognitif
Memory.
Perkembangan Kognitif & Bahasa
Information Processing Theory
PENGOLAHAN INFORMASI SEBAGAI KONSEP BELAJAR
Teori Pemprosesan Informasi
KESUKARAN BELAJAR.
BELAJAR, INGATAN dan BERPIKIR
BAB 6 Menganalisis Pasar Konsumen
Interaksi Manusia & Komputer Faktor Manusia
MEMORI MANUSIA.
Oleh : IMAM BUKHARI, S.KOM., MM
Memory Pengertian Memory
Biopsikologi Unita Werdi Rahajeng
Information Processing Theory
KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
Komunikasi Intrapersonal 2
Model-model Memory Sarita Candra Merida.
TEORI BELAJAR SIBERNETIK
Veny Hidayat, M.Psi., Psikolog
PROSES LUPA Tugas Psikologi Belajar
BAB 7 Menganalisis Pasar Konsumen
Learning and Memory.
Pert. 7 & 8 Menganalisis Pasar Konsumen
Sistem Komunikasi Intrapersonal
INGATAN (MEMORY).
Penyandian  Penyimpanan  Pengingatan
MEMORI DAN PROSES BERPIKIR
KELOMPOK 5 Lena Morita ( ) Gita Ayu D. ( )
Perkembangan Kognitif
MEMORY Devrina Rinanti S Irawaty Ikena Jalurene Saiyfa Ayu Lestari Wisnu Wijayanti Universitas.
PSYCHOSOCIAL PROBLEMS RELATED TO DISASTER AND MANAGEMENT
PERILAKU ORGANISASI Entis Sutisna, SE, MM.
Teori – Teori Memori dan Memori Jangka Panjang
OLEH : NOVITA P. SIANTURI, M.Psi, M.Si
TUJUAN SETELAH MEMPELAJARI PENGGALAN 2,
Interview Suatu situasi dimana terjadi pembagian pandangan dan informasi antara 2 orang yg bertemu. Terjadi pembentukan relasi antar personal. Terjadi.
Komunikasi Intrapersonal
By Diyah Sulistiyorini,M.Psi.,Psikolog
MEMORY.
BAB 6 Menganalisis Pasar Konsumen
FAKTOR MANUSIA.
Penyandian  Penyimpanan  Pengingatan
KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
Komunikasi dan Perilaku Manusia
DAYA INGAT (MEMORY) Agus Riyanto,M.T Bandung, 2009
Ulifa Rahma, S. Psi, M. Psi, Psikolog
Komunikasi Intrapersonal
PRODI KESEHATAN MASYARAKAT FIKES UHAMKA
KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
KELOMPOK 5 MEMORI EKSPLISIT DAN IMPLISIT SERTA LUPA DAN MEMORI PALSU
Transcript presentasi:

memori Jauh lebih baik Anda melupakan sesuatu dan tersenyum daripada Anda mengingat sesuatu dan menjadi sedih karenanya CHRISTINA ROSSETTI

Kapankah kita dapat mempercayai ingatan kita dan kapankah saatnya kita harus berhati-hati mempercayai ingatan kita? Kenyataannya, kita sering kali melupakan berbagai hal. Apabila ingatan kita memang tidak bisa diandalkan, bagaimana kita bisa berharap untuk mengingat hidup kita? Bagaimana kita dapat berharap untuk memahami masa lalu?

MENATA KEMBALI MASA LALU MEMORI Kemampuan dalam memiliki, mengambil informasi; termasuk juga struktur pendukung kemampuan ini. Memori menurut Passer dan Smith (2007) adalah suatu proses yang meliputi perekaman,penyimpanan, pemanggilan informasi atau pengalaman

Galotti  mendifinisikan memori sebagai suatu proses kognitif yang terdiri atas serangkaian proses yaitu: penyimpanan (storage), retensi, dan pengumpulan informasi. Sebagai sebuah proses, memori menunjukkan suatu mekanisme dinamik yang diasosiasikan dengan penyimpanan (storing), pengambilan (retaining), dan pemanggilan kembali (retrieving) informasi mengenai pengalaman yang lalu. MEMORI

PROSES PEMBUATAN MEMORI Pertama kali diteliti oleh Sir Frederic Bartlett yang menyimpulkan bahwa memori itu pada dasarnya adalah proses rekonstruksi yang sangat besar

PROSES MEMORI Memori sendiri terletak di otak bagian depan yaitu pada limbic system yang sangat penting dalam proses memori, karena pada bagian limbic system terdapat serebral penting yaitu amigdala dan hippocampus . Amigdala penting dalam pemrosesan memori emosional sedangkan hippocampus sangat berperan dalam pembentukan memori dalam pemblajaran spasial dan deklaratif.

PROSES MEMORI Proses penyimpanan memori terjadi ketika kita mendapatkan informasi pada proses sensory memory, lalu ada proses pengkodean informasi oleh otak, ketika informasi tersebut bertahan lebih dari 1,5 detik maka informasi akan di teruskan ke Short term memory yang berfungsi untuk penyimpanan memori sementara, setelah informasi yang kita terima bertahan hingga 15 detik, maka akan dilanjutkan ke proses Long term memory, dimana long term memory merupakan penyimpanan memori permanen dan dapat bertahan hingga bertahun-tahun. Untuk dapat mengingat lebih kuat kita harus sering me-review dan mengulang kembali informasi kita, sehingga informasi tersebut dapat di simpan secara permanen oleh long term memory.

MISATRIBUSI SUMBER KONFABULASI ketidakmampuan membedakan memori yang sesungguhnya mengenai suatu peristiwa dengan informasi lain mengenai peristiwa tersebut. Misalnya? kebingungan akan suatu peristiwa yang terjadi pada diri orang lain dengan peristiwa yang terjadi pada diri Anda sendiri. Misalnya?

KONDISI KONFABULASI? Kita telah sering kali memikirkan, mendengar, atau menceritakan kepada orang lain suatu kejadian imajiner. Gambaran mengenai suatu peristiwa mengandung banyak detil yang membuat peristiwa tersebut terasa nyata. Peristiwa tersebut mudah dibayangkan.

MEMAHAMI MEMORI MENGUKUR MEMORI Memori eksplisit  dengan metode penggalian kembali (recall) dan metode pengenalan (recognition) Eksperimen Burt & Dobell; Schonfield & Robertson; Bachrick  mengenal lebih baik daripada mengingat. Tetapi tidak selamanya mengenali itu selalu benar (Bigot dkk.) Memori implisit dengan metode priming dan metode pembelajaran ulang (relearning method)

Model memori 1. MODEL TIGA KOTAK Memori jangka pendek Memori jangka panjang REGISTER SENSORIK: Suatu sistem memori yang mempertahankan sejumlah kesan dari informasi sensorik dengan sangat akurat, untuk kurun waktu yang singkat Semua informasi baru yang diterima indera harus menjalani pemberhentian singkat di register sensorik, gerbang masuk memori. 2. MODEL PARALLEL DISTRIBUTED PROCESSING (PDP) ATAU CONNECTIONIST MODEL

Memori tiga kotak Memory out put rehearsal buffer Input sensory attention Sensory register Memory out put (short-term store)  beberapa aitem retrieval A, A’, A” B, B’, B” etc storage (long-term store)  info lebih luas & kompleks

MEMORI JANGKA PENDEK Sistem memori yang pertahankan sejumlah kesan dari informasi sensorik dengan sangat akurat, untuk kurun waktu singkat Semua informasi baru yang diterima indera jalani pemberhentian singkat di register sensorik, gerbang masuk memori.

Sensory memory merupakan system penyimpanan yang dapat menyimpan dalam kapasitas besar, system ini menyimpan seluruh informasi asli yang kita terima  dalam waktu yang singkat yaitu 1,5 second. Ingatan menyimpan informasi yang diperoleh melalui indera dalam jangka waktu sangat cepat a. visual (iconic memory)  < 1” b. pendengaran (echoic memory)  beberapa detik

Memori kerja: berisi memori jangka pendek & sejumlah proses mental yang mengendalikan ingatan dari memori jangka panjang kemudian menginterpretasikan informasi tersebut sesuai kebutuhan (<20’ – 30’) Penumpukan informasi diibaratkan “ember yang airnya meluber keluar”

MEMORI JANGKA PANJANG Sistem yang terlibat dalam penyimpanan informasi jangka panjang Isi memori jangka panjang: Memori prosedural Memori deklaratif Memori semantik Memori episodik

Memori prosedural: Memori deklaratif: Ingatan yangg menyimpan informasi yang tak dapat diekspresikan secara verbal Misal: ketrampilan motorik Memori deklaratif: Ingatan yang dapat diekspresikan secara verbal Misalnya?

Memori episodik/ memori otobiografis: Memori semantik: Ingatan yang berisi hal-hal bersifat umum, pengetahuan abstrak tentang dunia seisinya/alam semesta Memori episodik/ memori otobiografis: Ingatan tentang peristiwa2 yang dialami secara pribadi

Aspek-aspek memori jangka panjang 1. Prospective memory ingatan yang diduga akan menghasilkan antivitas tertentu pada saat khusus 2. Autobiographical memory 3. Memory for the timing of past event 4. Flashbulb memory ingatan tentang peristiwa yang luar biasa (5) tip-of-the-tongue phenomenon perasaan hampir dapat mengingat informasi yang ingin ditimbulkan kembali

ASPEK BIOLOGI MEMORI AREA PADA OTAK AREA PADA OTAK FUNGSI MEMORI Lobus frontal Tugas memori jangka pendek Prefrontal complex Efisiensi pada proses penyandian kata & gambar Hippocampus Pembentukan memori deklaratif jangka panjang Cerebellum Pembentukan dan pengingatan kembali sejumlah respons kondisioning klasik sederhana Cerebral cortex Penyimpanan memori jangka panjang AREA PADA OTAK

BAGAIMANA KITA MENGINGAT? Strategi agar informasi bertahan lebih lama Sistem penyandian yang efektif Pengulangan (rehearsal) Mnemonics teknik atau alat yang berupa sajak (rima) atau gambaran (image), yang bermanfaat untuk meningkatkan penyimpanan (storage) dan pengingatan informasi yang telah termuat dalam memori.

MENGAPA KITA LUPA? 5 MEKANISME LUPA Kemunduran (decay) Tergantinya memori lama dengan baru (replacement) Interferensi Represi & amnesia

KEMUNDURAN (DECAY) replacement Teori atropi (mendasarkan interval waktu): bila suatu informasi tak pernah diakses, maka info tsb akan dpt hilang Eksperimen Ebbinghaus & Boreas: kekuatan mengingat makin lama makin berkurang  hukum Jost Masuknya informasi baru dpt sebabkan hapusnya memori lama yg sdh lebih dulu ada (proses rekaman kaset audio/video dg “menimpa” hasil rekaman sebelumnya)

Interferensi (MENDASARKAN ISI/MATERI)  EKSP ORMER Retroaktif: Pelupaan yg terjadi karena pembauran antara material yg telah tersimpan sebelumnya dg kemampuan mengingat materi yg baru saja dipelajari & punya kemiripan dg materi yg telah tersimpan sebelumnya Proaktif: Pelupaan yg terjadikarena pembauran antara material yg baru saja dipelajari dg kemampuan mengingat materi lain yg telah tersimpan sebelumnya & punya kemiripan dg materi yg baru dipelajari itu

LUPA AKIBAT TIADA PETUNJUK MENGINGAT State-dependent memory: Kecenderungan ingat suatu hal saat seseorang berada pada suatu situasi yg sama spt saat ia pelajari informasi tsb/ saat ia alami peristiwa tsb Bagaimana manjadi saksi mata kasus? Mood-congruent memory: Kecenderungan ingat pengalaman yg konsisten dg keadaan mood seseorang & lupakan pengalaman2 tak konsisten Kemana kita fokuskan pikiran saat mood sdg buruk?

Amnesia traumatik: represi Terkuburnya memori traumatik dlm jangka waktu lama (bertahun2) Saat digali kembali, kebal thd distorsi & konfabulasi (bisa sempurna) Kritis: hati2 jk terapis gunakan teknik2 sugesti (hipnosis, analisis mimpi, regresi usia, penciptaan kesan diarahkan, pertanyaan menolong utk ingat kembali peristiwa traumatik masa kanak2), krn perbesar konfabulasi represi Proses mendorong informasi yg bersifat mengancam/mengganggu ke dlm tataran a-sadar, scr tak sadar & selektif Amnesia psikogenik: Hilang ingatan besar2an (termasuk identitas pribadi) akibat kondisi psikis, bisa “sembuh” tiba2 setelah bbrp minggu (sangat jarang terjadi)

Belum berkembangnya konsep diri MEMORI OTOBIOGRAFI AMNESIA MASA KANAK-KANAK Ketidakmampuan mengingat peristiwa dan pengalaman yang terjadi pada satu hingga tiga tahun pertama kehidupan seseorang (retrospektif) Mengapa terjadi? Belum berkembangnya konsep diri Proses penyandian yang jauh dari sempurna Terfokus pada rutinitas Karena cara pandang anak terhadap lingkungan

GANGGUAN INGATAN (AMNESIA) GANGGUAN INGATAN (AMNESIA) hilangnya ingatan karena sakit, kecelakaan, penyalahgunaan obat, atau karena sebab-sebab lain a. Retrograde amnesia ketidakmampuan menyimpan informasi dalam ingatan jangka panjang tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum mengalami amnesia b. Antrerograde amnesia ketidakmampuan menyimpan informasi dalam ingatan jangka panjang tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah mengalami amnesia