IMUNOLOGI O L E H SESRA YUNITA NIM:151385 D 111 KEBIDANAN.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Sistem Imun (Antibodi)
Advertisements

REAKSI HIPERSENSITIVITAS
ANTIGEN-ANTIBODI PENGERTIAN : ANTIGEN ANTIBODI
Matrissya Hermita Biopsikologi UG
IMMUNOLOGI Antibodi.
Imunitas Selular dan Humoral
Reaksi Alergi Hipersensitivitas Aldo Candra ( )
IMUNOLOGI Oleh : Titta Novianti.
Suatu respon imun yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan bahkan dapat menyebabkan kematian Alergen: antigen yg dpt memprovokasi respon hipersensitif.
Sistem Pertahanan Tubuh
Sistem Pertahanan Tubuh
RESPON IMUN SEL IMUNOKOMPETEN.
SISTEM IMUN SPESIFIK Lisa Andina, S.Farm, Apt..
Respon Imun Nonspesifik
Fisiologi dan mekanisme respon imun adaptif
BAB 11 Sistem Imun.
SANTI KARTIKASARI,dr SISTEM IMUNITAS.
PROF. DR. EDIATI SASMITO, SE., Apt.
SISTEM IMUN.
Sistem Pertahanan Tubuh
SISTEM PERTAHANAN TUBUH
By: Shelfi Dwi Retnani, S.Kep., Ns Sistem Imun. PENGANTAR IMUNOLOGI  IMUNOLOGI : Ilmu yg mempelajari proses2 yg dipergunakan hospes utk mempertahankan.
Imunitas humoral Yang bertanggung jawab: sel limfosit B (Bursa fabicus/Bone) Sel B membawa antibodi pada permukaan selnya, juga dapat mengeluarkan antibodi.
Sistem Kekebalan Tubuh
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
Sistem Imun.
IMUNOLOGI DAN SISTEM LIMFATIK
SISTEM IMUNOLOGI BY. WINDA ELSA
TUGAS BIOLOGI DASAR MANUSIA ELMA SURYANI PANE NIM :151362
IMUNOLOGI DASAR Oleh : MIFTAHUR RAHMI.
Sistem Imunologi dan Organ Limfatik pada Manusia
IMUNOLOGI DAN ORGAN LIMFATIK Oleh: Yelsa Perian Marsyah
Imunologi DISUSUN OLEH: MILA ASTASIA TINGKAT: 1A.
Pengantar Biopsikologi – KUL VII
IMONOLOGI Disusun Oleh : Resti Riani IA Akbid Alifah Padang.
RESPON IMUN ALAMI (NON SPESIFIK)
“(SISTEM PERTAHANAN TUBUH)”
Sistem Imun.
Assalamualaikum wr.wb.
Oleh : Dr. Hadi Ismono., dr., M. Kes
Wulandari, M.Sc., Apt. Pengantar imunologi.
BIOLOGI DASAR MANUSIA “IMUNOLOGI DAN SISTIM LIMFATIK”
BIOLOGI DASAR MANUSIA IMUNOLOGI DAN SISTEM ORGAN LIMFATIK
SISTEM IMUN BY: DESNAWATI.
Lisa Andina, S.Farm, Apt. RESPON IMUN SPESIFIK.
SISTEM IMUNOLOGI BY. MAIYANTI.
KONSEP DASAR IMUNOLOGI
HIPERSENSITIFITAS Lisa Andina, S.farm, Apt..
Imunologi Oleh: Irene Katrin 1A AKBID ALIFAH PADANG.
Senjata Cerdas Manusia : “ANTIBODY”
Materi Ajar Sistem Kekebalan
Sistem Kekebalan Tubuh
BAB 11 Sistem Imun.
BAB 11 SISTEM IMUN.
IMUNOLOGI DASAR dr. Ali Sodikin, SpPD dr. Bangun Oktavian, SpJP
RESPON IMUN PADA LANSIA Anugrah Novianti, SGz, M.Gizi
BIOLOGI SEL.
Eriska Dara Funna IBD B 18 FARMASI
ANTIGEN-ANTIBODI PENGERTIAN : ANTIGEN ANTIBODI
DASAR IMUNOLOGI 11 JANUARI 2018.
Respon Imun Non Spesifik (Respon Imun Innate)
BAB 10 SISTEM PERTAHANAN TUBUH
PENGANTAR IMUNOLOGI (Imunology Introduction)
Sistem Kekebalan Pada Manusia.
Organ Limfoid & Sel-sel Imun yang berperan
ADAPTASI A. Pengertian Sistem Kekebalan Tubuh Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun adalah sistem perlindungan dari pengaruh luar biologis yang dilakukan.
 Imunologi: Ilmu yang mempelajari sistim imunitas tubuh  Sistim imunitas : mekanisme pertahanan tubuh terhadap foreign antigen.
Wahyu Siswandari Bagian Patologi Klinik PPD UNSOED
KELOMPOK 3 DOSEN PEMBIMBING SISTEM IMUN NON SPESIFIK DAN PERADANGAN TUGAS IMUNOBIOLOGI SUWARNY, S.Si, M.Si.
BAB 11 SISTEM PERTAHANAN TUBUH
Transcript presentasi:

IMUNOLOGI O L E H SESRA YUNITA NIM:151385 D 111 KEBIDANAN

IMUNOLOGI????? Imunologi ilmu yang mempelajari antigen, antiobodi dan fungsi pertahanan tubuh host yang diperantarai oleh sel, terutama yg berhubungan dengan imunitas thd penyakit, reaksi biologis hipersensitifitas, alergi dan penolakan benda asing. IMUNITAS adalah reaksi tubuh terhadap masuknya benda/substansi asing RESPON IMUN adalah Kumpulan respon thd substansi asing yg terkoordinasiImunitas RESPON IMUN Reaksi tubuh thd masuknya substansi asing Sistem imun Sel & molekul yg bertanggung jawad dalam lmimunitas

4.    Kemampuannya untuk mengenali benda-benda asing seperti bakteri, virus, parasit, jamur, sel kanker, dll. Fungsi ini sangat penting, karena harus bisa membedakan mana kawan ( bakteri yang menguntungkan dan sel tubuh yang baik ) mana lawan ( virus, bakteri jahat, jamur, parasit, radikal bebas dan sel-sel yang bermutasi yang bisa menjadi tumor/kanker ) dan mana yang orang biasa ( alergen, pemicu alergi ) yang harus dibiarkan lewat. 5.    Bisa bertindak secara khusus untuk menghadapi serangan benda asing itu 6.    Sistem Imun mengingat penyerang-penyerang asing itu ( rupa & rumus kimiawi antibodi yang digunakan untuk mengalahkan mereka yang disimpan didalam Transfer Factor tubuh ) sehingga bisa dengan cepat menolak serangan ulang di masa depan. Sistem imun yang sehat adalah sistem imun yang seimbang yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit Lanjutan……. 4.    Kemampuannya untuk mengenali benda-benda asing seperti bakteri, virus, parasit, jamur, sel kanker, dll. Fungsi ini sangat penting, karena harus bisa membedakan mana kawan ( bakteri yang menguntungkan dan sel tubuh yang baik ) mana lawan ( virus, bakteri jahat, jamur, parasit, radikal bebas dan sel-sel yang bermutasi yang bisa menjadi tumor/kanker ) dan mana yang orang biasa ( alergen, pemicu alergi ) yang harus dibiarkan lewat. 5.    Bisa bertindak secara khusus untuk menghadapi serangan benda asing itu 6.    Sistem Imun mengingat penyerang-penyerang asing itu ( rupa & rumus kimiawi antibodi yang digunakan untuk mengalahkan mereka yang disimpan didalam Transfer Factor tubuh ) sehingga bisa dengan cepat menolak serangan ulang di masa depan.

SISTEM IMUN Fungsi sistem imun Fungsi sistem imun dalam kehidupan yaitu : SISTEM IMUN 1. Bawaan (the innate immune system )  respon imun non spesifik Diperoleh (the adaptive/acquired immune system)  respon imun spesifik Fungsi sistem imun 1.    Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan & menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus, serta tumor) yang masuk ke dalam tubuh 2.    Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak untuk perbaikan jaringan. 3.    Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal

Sistem imun yang sehat adalah sistem imun yang seimbang yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan penyakit Respons Imun. Tahap: 1. Deteksi & mengenali benda asing 2. Komunikasi dgn sel lain untuk berespons 3. Rekruitmen bantuan & koordinasi respons 4. Destruksi atau supresi penginvasi

Skema kekebalan tubuh KEKEBALAN DIDAPAT (Acquired) ALAM (Natural) PASIF AKTIF BUATAN ALAM ALAM (KOEGENITAL) BUATAN VEKSINASI SAKIT SERUM HIPERIMUN TRANPLASENTA

REAKSI RESPON IMUN TERHADAP ANTIGEN ADAPTIF /DIPEROLEH (SPESIFIK) ALAMIAH (NONSPESIFIK) SELULER SELULER HUMORAL HUMORAL MACAM RESPON IMUN Bawaan (the innate immune system )  respon imun non spesifik 2. Diperoleh the adaptive/acquared immune system)  respon imun spesifik

NONSPESIFIK (alamiah) SISTEM IMUN NONSPESIFIK (alamiah) SPESIFIK (adaptif) SELULAR HUMORAL FISIK LARUT SELULAR Kulit Saluran pernapasan Saluran cerna Membran mukosa FAGOSIT : Sel MN, PMN Sel NK Sel MAST Basofil SEL T : Th1 Th2 Ts/Tr/Th3 Tdth CTL/Tc BIOKIMIA : Lisozim, Sebaseous, Asam lambung, Laktoferin, Asam neuraminik HUMORAL : Komplemen, Inter feron, Crp SEL B : IgG IgA IgM IgD IgE

Sistem imun Pertahanan lapis pertama: Pertahanan fisik (physical barrier) Ada 2 sistem kekebalan tubuh yaitu Sistem kekebalan  nonspesifik (didapat)  (innate immune system) dan Sistem kekebalan spesifik  (dipelajari/adaptif) (learned/adaptive  immune system) 1.      Sistem Kekebalan Non-spesifik Macam- macam Pertahanan Lapis Pertama : 1.     kulit 2.    gerak silia, batuk, bersin, aliran air mata, saliva dan urin, pengelupasan kulit 3.    mukus yang pekat pada saluran respirasi dan cerna 4.    ph asam pada lambung 5.    lysozyme (dalam saliva, air mata, sekret hidung) 6.    yang melisiskan sel bakteri gram positif 7.    sekret vagina (lebih asam setelah menstruasi) 8.    spermin dan zink dalam semen 9.    laktoperoksidase dalam asi Dapat mendeteksi adanya benda asing & melindungi tubuh dari kerusakan yang  diakibatkannya, namun tdk dpt mengenali benda asing yang masuk ke dalam tubuh

RESPON IMUN SPESIFIK Sel B menemukan antigen dan menangkap Sel B menunggu aktivasi dari sel T helper Kemudian sel B mengktivasi sel plasma dan sel memori Kemudian sel B mengktivasi sel plasma dan sel memori Sel memori mengingat terus apbl ada antigen yang sama Sel antibodi memfagosit antigen

RESPON IMUN SPESIFIK 1. Sistem humoral - Diperankan oleh limfosit B - Rangsangan antigen  sel B proliferasi & diferensiasi  sel plasma  membentuk antibodi - Pertahanan thd bakteri ekstra seluler, netralisir toksin 2. Sistem seluler (Cell Mediated Immunity/ CMI ) - Diperankan oleh limfosit T : Th, Ts, Tdh, Tc - pertahanan thd bakteri intraseluler, virus, jamur, parasit, keganasan 3. Antibody dependent cellular immune respons sel null  sel K

SEL T - Dibentuk di sumsum tulang, pematangan di timus - Mempunyai petanda permukaan  membedakan dg sel B  pemeriksaan rosette (+) - Mempunyai petanda CD (cluster differentiation)  sel T dlm berbagai fase pertumbuhan - Mempunyai petanda fungsional  concanavalin A & phytohemaglutinin Fungsi : - membantu sel B dlm memproduksi antibodi - mengenal & menghancurkan sel yang terinfeksi virus - mengaktifkan makrofag dlm fagositosis - mengontrol ambang & kualitas sistem imun Jenis : sel Th (helper), Ts (supresor), Td (delayed hypersensitivity), Tc (cytotoxic)

SEL B Dibentuk & dimatangkan di sumsum tulang Imunitas yang diperantarai antibodi Tinggal di limfe dan kelenjar limfe, beredar di darah dan limfe Rangsangan antigen I  terbentuk IgM Selanjutnya akan terjadi switching  Ig A, Ig E. Ig D, Ig G

ANTIGEN Syarat antigen yg baik BM besar  40.000 Kekakuan struktur Keasingan molekul Larut/tidak Kecepatan dihancurkan sel tubuh Jumlah antigen Sifat -dapat melekatkan Ab pd antigenic determinant/epitop -dapat merangsang pembentukan Ab

Sekarang molekul antibodi di sebut imunoglobulin Dibentuk oleh sel plasma dr limfosit B Macam-macam bentuk antibodi ANTIBODI Klas Tempat Fungsi IgG Bentuk antibodi utama di sirkulasi Mengikat patogen, mengaktifkan komplemen, meningkatkan fagositosis IgM Di sirkulasi, antibodi terbesar Aktifkan komplemen, menggumpalkan sel IgA Di saliva dan susu Mencegah patogen menyerang sel epitel traktus digestivus dan respiratori. Ig D Di sirkulasi dan jumlahnya paling rendah Menandai kematuran sel B Ig E Membran berikatan dengan reseptor basofil dan sel mast dalam jaringan Bertanggung jawab dalam respon alergi dan melindungi dari serangan parasit cacing

Cara mengobati : Epinefrin, antihistamin, kortikosteroid dan kromolin Hipersensitivitas alergi  suatu kondisi respon imunitas yg menimbulkan reaksi yg berlebihan atau reaksi yg tidak sesuai, yg berbahaya bagi host Pencegahan dapat dilakuakan dg cara menghentikan aksi mediator dg mempertahankan jalan nafas, memberi ventilasi, mempertahankan fungsi jantung Cara mengobati : Epinefrin, antihistamin, kortikosteroid dan kromolin Mencegah alergen masuk ke dalam tubuh Tipe I (Reaksi Alergi) Terjadi hanya dalam waktu beberapa menit setelah Ag bergabung dgn Ab yg sesuai Manifestasi klinis : Anafilaktik sistemik atau alergi atopi Mediator yg berperan 1. Histamin (mediator utama)  vasodilatasi, peningkatan permeabilitas kapiler dan kontraksi otot polos 2. Prostaglandin dan Tromboxan  Prostaglandin  bronkokonstriksi dan dilatasi serta peningkatan permeabilitas kapiler Tromboxan  agregasi trombosit

Destruksi karena obat-obatan Tipe I1 Cytotoxic Antibodi Reaction Melibatkan pengikatan antibodi (IgG atau IgM) ke antigen permukaan sel atau molekul matriks ekstraseluler Ab dapat mengaktifkan komplemen untuk menghancurkan sel tsb Contoh: Pada demam rematik, sindroma Good pasture Destruksi karena obat-obatan

contoh gambar defisiensi imun Tipe Iii Hipersensitivitas Kompleks Imun Ab berikatan Ag  terbentuk kompleks imun IgG terlibat dalam proses ini dan aktivasi komplemen  pelepasan mediator dan peningkatan permeabilitas vaskuler Terjadi khas 4-10 jam Contoh: Reaksi arthus, Glomerulonefritis contoh gambar defisiensi imun

Tipe Iv Disebut juga hipersensitivitas tipe lambat Fungsi limfosit T tersensitisasi scr spesifik, bukan mrpk fungsi Ab Respon dimulai beberapa jam (atau beberapa hari) setelah kontak dgn Ag Contoh: Hipersensitivitas Kontak Hipersensitivitas Tipe Tuberkulin

Reaksi hipersensitivitas I - IV

FiNisH….....