DISUSUN OLEH: METTY VERASARI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR DAN PENGAJARAN REMIDIAL
Advertisements

Masalah-masalah BELAJAR
Prestasi Internasional 10 November 2009  Kebutuhan untuk berhasil selalu tinggi  Usaha dan Ketekunan adalah giroskop (berputar)  Butuh energi.
JENIS-JENIS KESULITAN BELAJAR
Metode Penemuan Terbimbing
Bimbingan dan Konseling Belajar
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
PROSEDUR DAN KIAT DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR
Kesulitan Membaca Winanti S. Respati winsr-rev2008.
JENIS-JENIS GANGGUAN BELAJAR
FLASH CHART DAYA INGAT & PRESTASI BELAJAR
POKOK BAHASAN Pertemuan 5 Matakuliah: Psikologi Pendidikan Tahun: 2009.
PENGAJARAN REMEDIAL.
FLASH CHART DAYA INGAT & PRESTASI BELAJAR Oleh : Drs. Toto Narsono.
 DI SEKOLAH KITA  DI KELAS KITA Disampaikan Oleh sugiman Di MGMP MATEMATIKA KAB. KULON PROGO MEI 2010.
PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI
MODEL pelaksanaan remedial & pengayaan DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
KESUKARAN BELAJAR.
KESUKARAN BELAJAR PART III
KESULITAN DALAM BELAJAR
PEMBUATAN WEBSITE KONTEN LEARNING KOMUNIKASI DATA Bambang Setiawan
Diagnosis Kesulitan Belajar
“PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL UNTUK ANAK BERKELAINAN AKADEMIK DAN MENTAL EMOSIONAL” Nur Amalina Siti Lailatus Sholichah Kanty.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN KOOPERATIVE LEARNING TIPE STAD KELAS IV SD OLEH : MARNIS SUSANTI.
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM BELAJAR
Kesukaran Belajar Part II
KRITERIA KESULITAN BELAJAR MACAM-MACAM KESULLITAN BELAJAR
EVALUASI DIAGNOSTIK DAN REMEDI
UNIT 3: MELAYANI PERBEDAAN INDIVIDU DALAM PEMBELAJARAN
LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR
Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD)
Aplikasi Pemeriksaan Psikologis
PELATIHAN TES POTENSI AKADEMIK (TPA)
JENIS-JENIS GANGGUAN BELAJAR
Diagnosis Kesulitan Belajar
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN TEORI BANDURA Oleh : Casutri
Masalah-masalah BELAJAR
Seminar psikologi sosial-klinis
Bimbingan dan Konseling Belajar Diagnosis Kesulitan Belajar
ADHD OLEH: METTY VERASARI.
Tania Clara Dewanti BK/B
Judul : Upaya guru dalam memacu minat Belajar Anak yang sekolah di pedesaan.
Diagnosa dan prognosa dalam BK
BIMBINGAN KONSELING.
BAHASA & KERANGKA ACUAN
Latarbelakang Permasalahan BK secara Psikologis PERTEMUAN -6
PENGERTIAN REMAJA # Perubahan periode dari masa anak-anak dan dewasa (10-21 th). # Masa perkembangan setelah masa anak-anak dan menuju masa dewasa,
PANDUAN Analisis Potensi Siswa
JENIS-JENIS GANGGUAN BELAJAR
MASALAH BELAJAR REMAJA
Kesukaran Belajar Metty Verasari.
MENGENAL DAN MELAYANI ABK
HAKIKAT BELAJAR & PEMBELAJARAN
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE SISWA KELAS VIIIA MTs. MUHAMMADIYAH.
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KESUKARAN DALAM PENDIDIKAN
LANDAS AN PSIKOLOGIS DALAM PENGEM BANGAN KURIKULUM
Alur PENALARAN PENELITIAN TINDAKAN
Penyusun : Arville Andriawan XI-IPA Kalam Wira Buana XI-IPS
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Mengenal Lebih Dekat dan Penanganannya di Kelas Oleh: Ana Karunia, S.Psi.
Diagnosis Kesulitan Belajar
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuk Pakam OLEH : JIHAN HIDAYAH.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA : WAWANCARA DAN OBSERVASI
Intelectual Disability
PERMASALAHAN MAHASISWA
MATA KULIAH SEMINAR PROPOSAL PENELITIAN JUDUL Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Geografi pokok bahasan Litosfer.
KONSELING INDIVIDU.
H. M. JUPRI RIYADI Kepala Dinas Pendidikan. Keterampilan dasar mengajar yaitu keterampilan yang bersifat mendasar atau umum yang harus dikuasai oleh setiap.
MINAT DAN BAKAT.
Transcript presentasi:

DISUSUN OLEH: METTY VERASARI KESUKARAN BELAJAR DISUSUN OLEH: METTY VERASARI

DEFINISI KESUKARAN BELAJAR Menurut Blassic & Jones dalam Sugihartono dkk. (2007: 149-150), kesulitan belajar yang dialami siswa menunjukkan adanya kesenjangan atau jarak antara prestasi akademik yang diharapkan dengan prestasi akademik yang dicapai oleh siswa pada kenyataannya (prestasi aktual). Siswa akan dikatakan mengalami kesulitan belajar apabila intelegensia yang dimilikinya tergolong rata-rata atau normal. Akan tetapi, menunjukkan adanya kekurangan dalam proses dan hasil belajar seperti prestasi belajar yang diperolehnya rendah. Oleh sebab itu, kesulitan belajar merupakan suatu kondisi saat siswa mengalami hambatan-hambatan tertentu untuk mengikuti proses pembelajaran dan mencapai hasil belajar secara optimal (Rumini dkk., 2006: 78) DEFINISI KESUKARAN BELAJAR

Pengertian diagnosis kesulitan belajar Diagnosis dapat diterjemahkan sebagai suatu proses analisa terhadap kelainan yang dapat diketahui dari pola gejala-gejala yang dilihatnya. Oleh sebab itu, pegertian diagnosis dalam hal ini menjelaskan tentang adanya pemeriksaan terhadap munculnya gejala-gejala yang dianggap bermasalah dan tidak beres. Menurut Sugihartono dkk. (2007: 150), diagnosis kesulitan belajar dapat ditejemahkan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh guru untuk menentukan masalah atau ketidakmampuan siswa dalam belajar yang dilakukan dengan cara meneliti berbagai latar belakang faktor penyebabnya dengan cara menganalisa gejala-gejala yang tampak dan dapat dipelajari.

Namun demikian, yang perlu dipahami, kegiatan diagnosis kesulitan belajar bukan hanya sekedar mengetahui gejala-gejala dan faktor-faktor yang menyebabkan seorang siswa mengalami kesulitan belajar, namun juga sampai pada penentuan kemungkinan bantuan yang dapat diberikan baik oleh guru ataupun pihak lain yang dianggap mampu. Dari berbagai definisi di atas, maka dapat disimpulkan bawa diagnosis kesulitan belajar tersebut sebagai sebuah proses untuk melakukan identifikasi kesulitan belajar pada siswa dalam upaya menentukan sumber dan faktor penyebabnya.

Jenis permasalahan belajar Menurut Warkitri dkk. Dalam Sugihartono dkk. (2007: 151), terdapat beberapa jenis permasalahan belajar yang sering dialami siswa sebagai berikut: Kekacauan belajar (Learning Disorder) Ketidakmampuan belajar (Learning Disability) Learning disfunctions Under Achiever Lambat belajar (Slow Learner)

Kekacauan belajar Kekacauan belajar merupakan jenis permasalahan belajar yang terjadi ketika proses belajar siswa terganggu karena ada dan munculnya respons yang bertentangan dengan tujuan pembelajaran. Siswa ini memiliki potensi dasar yang baik, tetapi dalam proses belajar terganggu oleh reaksi-reaksi belajar yang bertentangan sehingga siswa tidak dapat menguasai materi pelajaran dengan baik dan juga mengalami kebingungan untuk memahami materti pelajaran.

Ketidakmampuan belajar Ketidakmampuan belajar merupakan jenis permasalahan belajar saat siswa menunjukkan gejala tidak mampu belajar atau selalu menghindari kegiatan belajar dengan berbagai sebab dan alasannya sehingga hasil belajar yang dicapai berada di bawah potensi intelektualnya.

Learning disfunctions Merupakan jenis permasalahan belajar yang mengacu pada adanya gejala- gejala dalam bentuk siswa tidak dapat mengikuti dan melaksanakan proses belajar dan pembelajaran dengan baik (Sugihartono dkk., 2007: 151). Pada dasarnya, siswa ini tidak menunjukkan adanya gangguan subnormal secara mental, gangguan alat indra, ataupun gangguan psikologis lainnya. Namun demikian, siswa tersebut tetap tidak mampu menguasai materi pelajaran meskipun sudah belajar dengan tekun.

Under Achiever Merupakan jenis permasalahan belajar yang terjadi dan dialami oleh siswa dengan potensi intelektual tinggi dan atau tingkat kecerdasan di atas rata-rata normal, tetapi prestasi belajar yang ia capai tergolong rendah (Sugihartono dkk., 2007: 151). Siswa ini mengalami kesulitan belajar yang dapat dilihat dari gejalanya, yaitu mengalami ketidaksesuaian tingkat kecerdasan dengan potensi yang diperoleh. Artinya, potensi kecerdasan matematika yang seharusnya mampu mencapai skor 9, tetapi hanya mencapai skor 5.

Lambat Belajar Masalah lambat belajar merupakan jenis permasalahan belajar yang disebabkan siswa sangat lambat dalam proses belajarnya sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menguasai materi pelajaran dibandingkan siswa lain dengan tingkat potensi intelektual yang sama. Misalnya, untuk memahami sebuah materi perkalian pada mata pelajaran matematika ia membutuhkan waktu dua minggu untuk dapat memahaminya. Sementara siswa lainnya cukup hanya satu minggu. Hal ini berdampak pada bentuk-bentuk keterlambatan lainnya, yaitu pengerjaan tugas-tugas, keterlambatan mengejar materi, dan sebagainya.

Apakah kesulitan belajar bertahan lama/ sementara? Kesulitan belajar pada seorang siswa sangat mungkin akan bersifat menetap atau mungkin juga hanya sementara dan berlangsung dalam kurun waktu tertentu, baik sebentar ataupun dalam kurun waktu yang lama. Lama atau tidaknya siswa mengalami kesulitan belajar akan sangat tergantung oleh banyak faktor individu siswa, yaitu usaha mengatasi kesulitan-kesulitan belajar yang dialaminya. Artinya, kesulitan belajar akan berbeda-beda pada masing-masing siswa.