AKUNTANSI BIAYA IEG3A3 Program Studi Teknik Industri

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Analisis Biaya-Volume-Laba (Cost-Volume-Profit/CVP Analysis)
Advertisements

ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
PERTAMUAN 6 DAN 7 hal 275 Hansen/Mowen
Analisis Breakeven Operating Leverage
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS)
ANALISIS TITIK IMPAS Kulaih ke - 14.
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS
Keuangan Bisnis 1 ANALISIS PULANG POKOK ARI DARMAWAN, DR, S.AB, M.AB.
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
ANALISIS TITIK IMPAS.
CVP Analisis Cost – Volume – Profit Analysis.
Sumber : Dionysia Kowanda
Analisis break even point
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
Analisis Breakeven Operating Leverage
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP)
Akuntansi Manajemen Nurhasanah, S.E, M.M.
VARIABLE COSTING Penentuan Harga Pokok Variabel
Analisis Biaya-Volume-Laba (Cost-Volume-Profit/CVP Analysis)
Sumber : Dionysia Kowanda
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA:Alat pengendalian Manajerial
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
Penetapan harga jual, biaya, volume dan laba
VOLUME LABA PADA PERUSAHAAN PENGHASIL PRODUK TUNGGAL
Analisis biaya-volume-laba
Cost-Volume-Profit Analysis
COST, VOLUME AND PROFIT ANALYSIS (ANALISA BIAYA- KUANTITAS-LABA)
COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
Analisis BEP.
Analisis biaya-volume-laba
Manajemen Keuangan Break-Even Point C V P
kelompok 8 Siti Nur Chabibah ( )
COST, PROFIT, VOLUME ANALYSIS (1)
Handout Akuntansi Manajemen
PERENCANAAN & PENGENDALIAN KEUANGAN (LANJ 4)
VOLUME LABA PADA PERUSAHAAN PENGHASIL PRODUK TUNGGAL
BREAK EVEN POINT ANALYSIS
ANALISIS BIAYA BREAK EVENT POINT
ANALISIS PULANG POKOK dan ANALISISI BIAYA VOLUME-LABA
Perencanaan Laba Melalui Model Cost Volume Profit Analysis
HUBUNGAN Cost-Volume-Profit
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
ANALISIS BREAK EVENT POINT
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
PENERAPAN FUNGSI LINIER PART 2
perencanaan laba: ANALISIS BIAYA – TITIK IMPAS (BEP)
ANALISA BIAYA VOLUME & LABA
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT)
Analisis biaya-volume-laba
Analisis Biaya-Volume-Laba (Cost-Volume-Profit/CVP Analysis)
Break - even and Contribution
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
Perhitungan Titik Impas ( Break Event Point (BEP)) Edi Rianto, M.Si.
BREAK EVEN POINT PERTEMUAN KE -9
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
Materi Belajar Analisis & Estimasi Biaya
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS)
BREAK EVEN POINT PERTEMUAN KE -9
Penggunaan Sistim Informasi Akuntansi Untuk Perencanaan Laba.
ANALISIS BREAK EVENT POINT
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT
ANALISIS BREAK EVEN POINT OLEH : PAK PROJO. ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) Definisi BEP  Break Even Point = BEP= Titik Pulang Pokok Adalah keadaan suatu.
Transcript presentasi:

AKUNTANSI BIAYA IEG3A3 Program Studi Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri Telkom University

Cost-Volume-Profit (CVP) Analysis

Tujuan PEMBELAJARAN Memahami hubungan antara cost, volume, profit dan manfaatnya dalam perencanaan produksi dan penjualan Mampu menghitung BEP dan mengestimasi volume penjualan yang harus dicapai untuk tingkat biaya dan target profit tertentu

Cvp analysis (1) Menguji perilaku pendapatan total, biaya total, dan laba operasi ketika terjadi perubahan dalam tingkat output, harga jual, biaya variabel per unit, atau biaya tetap produk.

Cvp analysis (2) Tujuan: Menentukan berapa banyak unit produk baru harus dijual agar mencapai titik impas. Memahami biaya manufaktur dengan lebih baik bagi lini produk. Pengaruh perubahan tingkat output terhadap pendapatan total dan biaya total.

Asumsi dan Terminologi CVP (1) Perubahan tingkat pendapatan dan biaya hanya disebabkan oleh perubahan jumlah unit produk yang diproduksi dan dijual. Biaya total dapat dipisahkan ke dalam komponen tetap yang tidak berubah mengikuti perubahan tingkat output dan komponen variabel yang berubah mengikuti tingkat output. Perilaku pendapatan total dan biaya total bersifat linear ketika dihubungkan dengan tingkat output dalam rentang waktu yang relevan.

Asumsi dan Terminologi CVP (2) Harga jual, biaya variabel per unit, serta biaya tetap total (dalam periode waktu yang relevan) telah diketahui dan konstan. Analisis mencakup satu produk atau mengasumsikan bahwa proporsi produk yang berbeda ketika perusahaan menjual beragam produk adalah tetap konstan ketika tingkat unit yang terjual total berubah. Seluruh pendapatan dan biaya dapat ditambahkan, dikurangkan, dan dibandingkan tanpa memperhitungkan nilai waktu dari uang.

Titik impas (1) Breakeven point (BEP) Jumlah penjualan output yang akan menyamakan pendapatan total dengan biaya total, yaitu jumlah penjualan output yang akan menghasilkan laba operasi $0 (nol). Digunakan untuk menghindari rugi operasi (operating loss)

Titik impas (2) Metode: Metode Persamaan Metode Marjin Kontribusi Per Unit Metode Rasio Marjin Kontribusi

Metode persamaan Persamaan dasar BEP Laba Operasi = 0

Metode Marjin Kontribusi Per Unit Persamaan dasar: BEP Laba Operasi = 0

Metode Rasio Marjin Kontribusi Persamaan dasar: BEP Laba Operasi = 0

Soal (1.1) Helena berencana menjual parcel makanan ringan. Helena membeli parcel dari supplier seharga $120 per paket. Setiap paket akan dijual dengan harga $200. Helena membayar sewa kios seharga $2000.

Soal (1.2) Perhitungkan nilai BEP untuk perusahaan Helena dengan menggunakan: Metode persamaan (dinyatakan dalam unit dan pendapatan) Metode marjin kontribusi (dinyatakan dalam unit) dan presentase marjin kontribusi (dinyatakan dalam pendapatan)

Jawab (1.1) Metode Persamaan $0 = $200Q - $120Q - $2,000 $2,000 = 80Q Q = 25 unit Titik Impas dinyatakan dalam unit: 25 unit Titik Impas dinyatakan dalam pendapatan: 25 unit x $200 = $5,000

Jawab (1.2) Metode marjin kontribusi (dinyatakan dalam unit) Marjin kontribusi per unit = $200 - $120 = $80

Jawab (1.3) Metode persentase marjin kontribusi (dinyatakan dalam pendapatan)

Target laba operasi (1) Berapakah yang harus dijual Helena untuk mendapatkan laba $1,200?

Target laba Operasi (2) Metode Persamaan $3,200 = 80Q Q = 40 unit

Target laba Operasi (3) Metode Margin Kontribusi

Target laba bersih Perusahaan lebih menekankan pada laba bersih, yaitu laba operasi dikurangi dengan pajak.

Soal (2) Helena ingin mengetahui target laba operasi dan jumlah unit yang terjual untuk mendapatkan target laba bersih sebesar $960 dengan tarif pajak adalah 40%.

Jawab (2.1) Target Laba Operasi Target Laba Operasi = $1600

Jawab (2.2) Jumlah unit yang harus dijual Jumlah unit yang harus dijual adalah = 45 unit

Bauran penjualan Bauran penjualan (sales mix) Metode: Kuantitas berbagai produk (atau jasa) yang mewakili unit penjualan total perusahaan. Metode: Marjin kontribusi rata-rata tertimbang per unit Persentase marjin kontribusi rata-rata tertimbang Persamaan

Margin Kontribusi Rata-Rata Tertimbang Per Unit

Persentase Margin Kontribusi Rata-Rata Tertimbang

Parcel Barang Pecah Belah Soal (3.1) Untuk meningkatkan laba, Helena menjual dua jenis produk parcel yang berbeda, yaitu parcel makanan dan parcel barang pecah belah. Anggaran yang ia susun adalah sebagai berikut. Parcel Makanan Parcel Barang Pecah Belah Total Unit yg terjual 60 40 100 Pendapatan, $200 dan $100 per unit $12,000 $4,000 $16,000 Biaya variabel, $120 dan $70 per unit 7,200 2,800 10,000 Marjin kontribusi, $80 dan $30 per unit $4,800 $1,200 6,000 Biaya tetap 4,500 Laba operasi $1,500

Soal (3.2) Hitunglah titik impas untuk kedua produk tersebut dengan menggunakan 3 metode.

Jawab (3.1) Metode marjin kontribusi rata-rata tertimbang per unit

Jawab (3.2)

Jawab (3.3) Metode persentase marjin kontribusi rata-rata tertimbang

Jawab (3.4)

Jawab (3.5) Metode persamaan Pendapatan

Jawab (3.6) Biaya Variabel

Jawab (3.7)