Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANALISIS BIAYA BREAK EVENT POINT

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANALISIS BIAYA BREAK EVENT POINT"— Transcript presentasi:

1 ANALISIS BIAYA BREAK EVENT POINT
KELAS A Alvina Yoshe Ana Malia Sari Angelina Savera Ulfa Anggi Iferstya Anggi Listyanirmala Anisa Diniarti Ariyani Faizatus Ayuna Amalia Claudea Immanuela N

2 Pendahuluan Analsis Biaya adalah suatu analisa yang menggambarkan bagaimana perubahan biaya variabel, biaya tetap, harga jual, volume penjualan dan bauran penjualan akan mempengaruhi laba perusahaan. Break event point adalah suatu keadaan dimana dalam suatu operasi perusahaan tidak mendapat untung maupun rugi/ impas (penghasilan = total biaya). Analisa Break Even Point selain berguna untuk membantu menetapkan sasaran atau tujuan perusahaan.

3 Rumus BEP 1. Pendekatan Matematis : menghitung break even point yang harus diketahui adalah jumlah total biaya tetap,biaya variabel per unit atau total variabel. Hasil penjualan totalatau harga jual per unit. 2. Pendekatan grafik: pendekatan grafik menggambarkan hubungan antara volume penjualan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan serta laba.

4 Rumus BEP (Pendekatan Sistematis)
XBE = Kuantitas yang dijual pada titik BEP Atau dimana : BEP = Break Even Point dalam kuantitas (satuan produk) Fc = Biaya Tetap Ve = Biaya Variabel CM = Contribution Margin

5 Titik BEP di samping ditetapkan dalam kuantitas penjualan dapat pula ditetapkan dalam jumlah rupiah penjualan, dengan cara mengalikan rumus Break Evenpoint dalam satuan (kuantitas) yang dijual dengan harga jual satuan (P), maka persamaan yang baru menjadi :

6 Dengan demikian titik Break Even Point dalam total rupiah penjualan adalah : atau

7 Rumus penjualan dalam unit laba yang direncanakan : atau dapat dinyatakan dengan rumus : Sedangkan rumus penjualan dalam rupiah pada laba yang direncanakan adalah : atau dengan rumus :

8 Pengertian Istilah Variabel Cost  jenis biaya yang selalu berubah sesuai dengan perubahan volume penjualan, dimana perubahannya tercermin dalam biaya variabel total. Dapat dihitung berdasarkan persentase tertentu dari penjualan, atau variabel cost per unit dikalikan dengan penjualan dalam unit. Fixed Cost  jenis biaya yang selalu  tetap dan tidak terpengaruh oleh volume penjualan melainkan dihubungkan dengan waktu (function of time) sehingga jenis biaya ini akan konstan selama periode tertentu. Contoh biaya sewa,dll. Semi Variabel Cost  jenis biaya yang sebagian variabel dan sebagian tetap, yang kadang-kadang disebut dengan semi fixed cost. Biaya yang tergolong jenis ini misalnya:  Sales expense atau komisi bagi salesman.

9 Analisis Breakeven (BEP)
BEP dalam unit = FC  kedua ruas kali P P – VC Shg: PQbe = FC x P P - VC PQbe = FC x P P/P – VC/P PQbe = FC atau FC 1 – VC/P 1 – VC/S BEP (Rupiah) = FC atau FC 1 – VC/P – VC/S

10 Soal 1 Hitunglah BEP dalam rupiah! Hitunglah BEP dalam unit!
Total Per satuan Penjualan (400unit) Dikurangi VC Contribution Margin Dikurangi FC Penghasilan neto Hitunglah BEP dalam rupiah! Hitunglah BEP dalam unit!

11 Analisis Break even (BEP)
a. BEP dalam Rupiah = FC 1 – VC/P BEP = FC = = 1 – VC/P 1 – 1500/ ,6 = = Rp 0,4 b. Jika dikonversi ke unit = / 2500 = 350 unit

12 Analisis Laba Neto Target
Kembali ke perhitungan BEP berikut: BEP dalam unit = FC = = 350 unit P – VC c. Jika perusahaan menginginkan laba sebesar Rp 50 rb, berapa unit produk harus dijual? Q laba 50rb = FC + laba target = 350rb+50rb = 400 unit P – VC

13 Analisis Laba Neto Target
Jika perhitungan BEP berikut: BEP = FC = = = Rp 1 – VC/P 1 – 1500/ ,6 Q laba 50rb = FC + laba target = 350rb + 50rb 1 – VC/P – 1500/2500 = = = Rp ,- 1 – 0, ,4 Jika dikonversi ke unit = / = 400 unit

14 Beberapa Penerapan Analisis BEP
Digunakan dalam Analisis Penggunaan Modal. Kebijakan harga: Harga dapat ditentukan untuk menghasilkan EBIT tertentu, dan harga dapat diturunkan tanpa menyebabkan EBIT negatif. Negosiasi kontrak karyawan: pengaruh kenaikan upah karyawan (VC) dapat dihitung pengaruhnya terhadap EBIT atau BEP. Struktur Biaya: pemilihan FC besar VC kecil atau sebaliknya dapat dipertimbangkan dg BEP. Keputusan pendanaan: keputusan untuk menambah / tidak menambah FC atau VC.

15 Soal 2 Sebuah perusahaan menghasilkan dua macam produk A dan B. Perusahaan memproduksi produk A sebanyak unit dengan harga Rp per unit dan produk B sebanyak unit dengan harga Rp per unit. Biaya variabel produk A dan B masing-masing sebesar 60% dari penjualan. Sedangkan biaya tetap produk A sebesar Rp dan produk B sebesar Rp Data laporan laba-rugi untuk produk A dan B tersebut sbb: Keterangan Produk A Produk B Total Penjualan Biaya Variabel Kontribusi Marjin Biaya Tetap Laba Operasional Hitunglah BEP total dari data laporan diatas!

16 BEP total = Biaya Tetap Total = FC
1 – (VC total: Penjualan Total) – VC/P BEP total = = 1 – ( : ) – 0.60 = Rp ,-

17 TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT



Download ppt "ANALISIS BIAYA BREAK EVENT POINT"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google