PENGUKURAN KEKUATAN OTOT

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Testing & Implementation System
Advertisements

LATIHAN KONDISI FISIK Ruruh AB.
Proses Asesmen Pokok bahasan 2.
USAHA DAN ENERGI Oleh : Manna Wassalwa
LATIHAN FLEKIBILITAS.
Training Agar Otot Lebih Kuat
INTRODUKSI INTERVENSI MANUALTERAPI
MANAJEMEN FRAKTUR EKSTREMITAS ATAS PADA KONDISI PRE-HOSPITAL
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN PSIKOMOTOR
RESISTANCE EXERCISE LENNY.
? 1. Konsep Statistika STATISTIKA : Kegiatan untuk : mengumpulkan data
STRETCHING LENNY.
STRECTHING LECTURE MUTHIAH MUNAWWARAH. Stretching adalah suatu bentuk terapi yang dilakukan untuk memanjangkan otot yang patologis.
LATIHAN STABILISASI Wahyuddin
RANGE OF MOTION EXERCISE
METODE NUMERIK „Hampiran dan Galat”
Oleh : novita septi fauziah, S.Ked
Riset Operasional - dewiyani
TES KHUSUS REFLEX TEST Saraf terkait Myotome 1.
Fisiologi Pergerakan Usus Halus ke Usus Besar
Disampaikan pd Pelatihan Manual terapi spine,
Kerja dan Energi.
PALPASI Anatomi Terapan.
INTRODUCTION ANATOMI TERAPAN.
MANUAL TERAPI ELBOW COMPLEX ANATOMI TERAPAN DAN BIOMEKANIK Pertemuan 8
KINESIOLOGI DAN BIOMEKANIK WRIST- HAND AND FINGER Pertemuan ke
Syahmirza Indra Lesmana
PEMERIKSAAN SENSORIK   MAIDI SAMEKTO.
REVIEW BIOSTATISTIK DESKRIPTIF
PENGUKURAN INTEGRITAS SENDI DAN RANGE OF MOTION
Pemeriksaan fisik muskuloskeletal
FISIOTERAPI DALAM PASCA BEDAH ORTHOPEDI
Fisiologi Pergerakan Usus Halus ke Usus Besar
ERGONOMI.
STATISTIK NON PARAMETRIK
Tes Inteligensi Stanford-Binet
PENAWARAN, PERMINTAAN dan PENENTUAN HARGA PASAR
PENGUKURAN DALAM PENELITIAN FT
PERANCANGAN, PENGUKURAN KERJA, DAN ERGONOMI
PEMERIKSAAN RANGE OF MOTION (ROM)
KINESIOLOGO DAN BIOMEKANIK TANGAN - PERGELANGAN Pertemuan ke 5
PRAKTIKUM DAN DISKUSI PROSES ASSESSMENT MANUALTERAPI II Pertemuan 2
SDC SEBAGAI SARANA DIAGNOSIS DALAM FISIOTERAPI
William Fleksion Exercise
Disampaikan pd Pelatihan Manual terapi spine,
BIOMEKANIKA.
Praktek profesi GERONTIK FAKULTAS KEPERAWATAN UNAND
PENATALAKSANAAN TERAPI LATIHAN PADA PASIEN PASCA STROKE
ANALISIS GAYA BERJALAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL Rd
William Fleksion Exercise
Pemeriksaan Deep Tendon Reflex
Sistem Gerak Pada Manusia
PERENCANAAN FISIOTERAPI
SDC SEBAGAI SARANA DIAGNOSIS DALAM FISIOTERAPI
Tes dan Pengukuran irfan.
TES CEPAT TEMPORO MANDIBULAR JOINT: depression & elevation
Aplikasi batas angkat aman
Konsep Dasar Ergonomi Kerja
KONSEP DASAR FISIOTERAPI OLAHRAGA
RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA)
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PENDERITA LUKA BAKAR
Fisiologi Pergerakan Usus Halus ke Usus Besar
BIOMEKANIKA.
OLEH : WITRI HASTUTI, S.Kep, Ns STIKES KARYA HUSADA SEMARANG 2008
FT CARDIPULMONAR JENNIFER DHEA FISIOTERAPI 2014.
METODE NUMERIK „Pendekatan dan Analisa Kesalahan”
BIOMEKANIK ELBOW AND FOREARM (LENGAN BAWAH)
MEKANIKA LAY UP BOLA BASKET KELOMPOK:Bima Rosyid W( ) Tiar Novendra W( )
Pemeriksaan tonus-kekuatan otot Sumber:Buku Pemeriksaan Klinis Neurologi Praktis Umum halaman
PENDALAMAN MATERI IDENTIFIKASI DAN ASESMEN ANAK TUNANETRA
Transcript presentasi:

PENGUKURAN KEKUATAN OTOT

Pendahuluan Digunakan untuk tujuan diagnosis dan prognosis Asesmen perubahan kondisi pasien Efektifitas program latihan (strengthening exc) Dipengaruhi faktor anatomi, fisiologi, biomekanik, psikologi dan patologi

Manual Muscle Testing (MMT) merupakan teknik pengukuran kekuatan otot Diperkenalkan oleh Wilhelmine Wright (1912) dibantu Robert W. Lovett, MD. Lovett menggunakan untuk pasien poliomyelitis (1915 dan 1916)

Diawali 3 klasifikasi : normal partial paralyzed (sebagian) wholly paralyzed (komplit)

1916 klasifikasi dikembangkan 1. normal 2. good 3. fair 4. poor 5. trace 6. totally paralyzed

1927 American Journal of Surgery (LeRoy Lowman, MD) skala 0 – 9 dan +/- 1930s Kendall memperkenalkan konsep persentase grade MMT

Pertimbangan Prosedur MMT Posisi Stabilisasi Palpasi otot Aplikasi resisten

Keterbatasan MMT Sangat subjektif. Hanya mengukur pada kondisi LMN & tanpa adanya kontraktur. Kesulitan dalam memposisikan pasien untuk tes yang tepat.

Skala MMT (1) Grade (angka) Grade (huruf) Grade (word) Definisi Zero Zero Tidak ada kontraksi (penglihatan dan palpasi) 1 (Tr) Trace Sedikit kontraksi, tidak ada gerakan

Skala MMT (2) Grade (angka) (huruf) (word) Definisi 2- Poor minus Gerakan parsial ROM, posisi eliminasi gravitasi 2 (P) Poor Gerakan full ROM, posisi elimininasi gravitasi 2+ (P+) Poor plus Gerakan full ROM, posisi elimininasi gravitasi dengan kekuatan ½

Skala MMT (3) Grade (angka) (huruf) (word) Definisi 3- (F-) Fair minus Gerakan full ROM, posisi melawan gravitasi dengan kekuatan lebih ½ 3 (F) Fair Gerakan full ROM, posisi melawan gravitasi 3+ (F+) Fair plus Gerakan full ROM, posisi melawan gravitasi dengan resisten minimum

Skala MMT (4) Grade (angka) (huruf) (word) Definisi 4 (G) Good Gerakan full ROM, posisi melawan gravitasi dengan resisten moderat 5 (N) Normal Gerakan full ROM, posisi melawan gravitasi dengan resisten maksimum

Langkah-langkah MMT (1) Jelaskan tujuan dan prosedur kepada pasien Posisi pasien pada posisi melawan gravitasi Stabilisasi pada sendi proksimal Instruksikan pasien melakukan gerakan pada segmen distal sendi secara pasif dalam jarak gerak.

Langkah-langkah MMT (2) Kembalikan segmen distal ke posisi awal untuk starting position Palpasi otot yang dites ketika mempertahankan stabilisasi pada sendi proksimal Minta pasien melakukan gerakan dalam ROM yang mungkin secara aktif

Dapatkah pasien melakukan langkah 7 ? Ya Pindahkan tangan yang melakukan palpasi untuk posisi resisten ketika mempertahankan resisten di atas sendi proksimal Instruksikan pasien pada posisi tepat untuk aplikasi resisten. Aplikasikan resisten melalui prosedur tes yang tepat, tingkatkan secara bertahap sampai tercapai resisten maksimal. Gradasi nilai otot seperti pada tabel

Tidak Posisikan pasien pada posisi eliminasi gravitasi Stabilisasi sendi proksimal Instruksikan pasien pada posisi spesifik ketika melakukan gerakan pasif dalam jarak gerak Kembalikan segmen distal pada posisi awal Palpasi otot yang dites ketika mempertahankan stabilisasi pada sendi proksimal Minta pasien melakukan gerakan yang mungkin dalam jarak gerak Gradasi nilai otot seperti pada tabel

Instrumen lain Sphygmomanometer  lebih kuantitatif Hand Held Dynamometer  kg, pound Hand strength : 1. Hand grip dynamometer 2. Pinch meter Trunk  isostation 1 RM

Pengukuran Daya Tahan Otot Daya tahan otot adalah kemampuan otot untuk berkontraksi secara berulang ulang Yang diukur adalah kemampuan mengulangi gerakan Jenis tes bersifat gerak fungsional Contoh sit up, squat dll