PENERAPAN TEKNIK, MODEL, DAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA BERBAGAI JENIS TEKS Oleh: Khaerunnisa, M.Pd. Jakarta, 26 November 2015.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
CONTOH PENERAPAN PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING)
Advertisements

Workshop Wakasek Kurikulum
KAJIAN SK - KD sebagai PENGANTAR PENGEMBANGAN SILABUS.
CONTOH KETERKAITAN KI DAN KD MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Penerapan Pendekatan Saintifik di SMA
CONTOH KETERKAITAN KI DAN KD MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENILAIAN AUTENTIK
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KONSEP PENDEKATAN.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA BERDASARKAN KURIKULUM 2013
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PENERAPAN PENDEKATAN.
Pembelajaran saintifik Implementasi Kurikulum 2013
TUJUAN mendeskripsikan konsep pendekatan saintifik dalam pembelajaran;
PENDEKATAN SCIENTIFIC MATA PELAJARAN PRAKARYA
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
PENGANTAR PENGEMBANGAN SILABUS
3 Model Pembelajaran yang Sesuai untuk Kurikulum 2013
Mendesain proses produksi kerajinan tekstil
Click to edit Master title style
Sikap dan Perilaku Wirausaha
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
PENGANTAR PENGEMBANGAN SILABUS
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
D Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar
PENGUATAN PROSES PEMBELAJARAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
Pembelajaran saintifik Implementasi Kurikulum 2013
PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENILAIAN AUTENTIK
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
STRUKTUR KURIKULUM 2013 Pendekatan Saintifik.
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
STANDAR PROSES PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Konsep kewirausahaan BY : SUTEGO.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2012
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
PENGEMBANGAN RPP Implementasi Kurikulum
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
PRAHESTI JOHAN ANGGUN MAYASARI, S.Pd. KTP UNNES
CONTOH PENDEKATAN SAINTIFIK
PEMBELAJARAN BERBASIS PAIKEM.
PANDUAN PENYUSUNAN RPP
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Proses produksi kerajinan tekstil berdasarkan standar isi dan standar kerja BY : SUTEGO.
KAJIAN SK - KD sebagai PENGANTAR PENGEMBANGAN SILABUS.
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pembelajaran saintifik Implementasi Kurikulum 2013
STANDAR PROSES PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PERAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM
PROSES PEMBELAJARAN Implementasi Kurikulum
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
PENDEKATAN SAINTIFIK.
2.1.A ANALISIS DOKUMEN: SKL, KI-KD, SILABUS MATA PELAJARAN MATEMATIKA
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
LANGKAH PEMBELAJARAN OLEH : BIBIT SUPARDI 11/14/2018
TEK EKSPLANASI BAHASA INDONESIA KASMAN, S. Pd.
PENGANTAR RPP BAHAN AJAR AUDIO VIDEO PROFIL KELOMPOK 2 EVALUASI.
PRINSIP-PRINSIP PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KONSEP PENDEKATAN.
Transcript presentasi:

PENERAPAN TEKNIK, MODEL, DAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA BERBAGAI JENIS TEKS Oleh: Khaerunnisa, M.Pd. Jakarta, 26 November 2015

Pembelajaran Berbasis Teks: Siswa mampu memproduksi & menggunakan teks sesuai dengan tujuan dan fungsi sosialnya. Prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks: Bahasa hendaknya dipandang sebagai teks Penggunaan bahasa merupakan pemilihan bentuk kebahasaan utk mengungkapkan makna. Bahasa bersifat fungsional yang selalu sesuai dengan konteksnya Bahasa merupakan sarana pembentukan kemampuan berpikir manusia

JENIS-JENIS TEKS DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA/ MA KELAS X Teks Anekdot Teks Eksposisi Teks Laporan Hasil Observasi Teks Prosedure Kompleks Teks Negosiasi KELAS XI Teks Cerita Pendek Teks Pantun Teks Cerita Ulang Teks Eksplanasi Kompleks Teks Film/Drama KELAS XII Teks Cerita Sejarah Teks Berita Teks Iklan Teks Editorial/ Opini Teks Novel

TUNTUTAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK DALAM SETIAP GENRE TEKS 3.1 Memahami 4.1 Menginterpretasi 3.2 Membandingkan 4.2 Memproduksi 3.3 Menganalisis 4.3 Menyunting 3.4 Mengidentifikasi 4.4 Mengabstraksi 3.5 Mengevaluasi 4.5 Mengonversi

Tahap pembangunan konteks Tahap permodelan teks TAHAP-TAHAP PEMBELAJARAN YANG TERDAPAT DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA Tahap pembangunan konteks Tahap permodelan teks Tahap pembuatan teks (kelompok) Tahap pembuatan teks (mandiri) TAHAP PEMBANGUNAN KONTEKS: Mempresentasikan konteks: gambar, benda nyata, kunjungan, wawancara, dsb. Membangun tujuan sosial: diskusi, survey, dsb. Membandingkan dua kebudayaan yang berbeda. Membandingkan model teks yang satu dengan yang lainnya.

TAHAP PERMODELAN TEKS: Siswa memahami ciri-ciri setiap genre teks Siswa memahami struktur setiap genre teks Siswa memahami pengertian/ esensi setiap genre teks TAHAP PEMBUATAN TEKS KELOMPOK: Mendiskusikan jenis teks Melengkapi teks rumpang Membuat kerangka teks Bermain teka-teki Melakukan penilaian diri Melakukan penilaian teman sebaya.

RELEVANSI BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN KOMPETENSI DASAR DALAM SILABUS Jenis teks yang ada dalam buku pelajaran bahasa Indonesia kelas X sama dengan jenis teks dalam silabus. Urutan materi dalam buku pelajaran bahasa Indonesia kelas X tidak sama dengan urutan materi dalam silabus. Pendekatan sceintific belum tercermin dalam urutan penyajian buku bahasa Indonesia kelas X, sedangkan silabus mengharuskan guru menggunakan pendekatan sceintific. Materi dalam buku pelajaran bahasa Indonesia kelas X tidak sepenuhnya bisa menjawab tuntutan kompetensi dasar dalam silabus. Ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap terdapat dalam buku pelajaran maupun dalam silabus, hanya saja untuk mengukur KI 1 (sikap religius) belum tercantum dalam buku pelajaran

Mengamati Menanya Mengeksplorasi Mengasosiasi Mengomunikasi PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA (PERMENDIKBUD NO 65 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR PROSES) Mengamati Menanya Mengeksplorasi Mengasosiasi Mengomunikasi

LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Mengamati Membaca, mendengar, menyimak, melihat, dengan alat atau tanpa alat Melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi

LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Menanya Mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) Mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat

LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Mengeksplorasi Melakukan eksperimen Membaca sumber lain selain buku teks Mengamati objek/ kejadian/ aktivitas Wawancara dengan narasumber Mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat

LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Mengasosiasi Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan, baik terbatas dari hasil keg eksperimen maupun hasil dari keg mengamati dan mengumpulkan informasi Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif dan deduktif dalam menyimpulkan,

LANGKAH PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN Mengomunikasikan Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya. Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar.

Kata-kata kunci pertanyaan Tingkatan Subtingkatan Kata-kata kunci pertanyaan Kognitif yang lebih rendah Pengetahuan (knowledge) Apa... Siapa... Kapan... Di mana... Sebutkan... Jodohkan atau pasangkan... Persamaan kata... Golongkan... Berilah nama... Dll. Pemahaman (comprehension) Terangkahlah... Bedakanlah... Terjemahkanlah... Simpulkan... Bandingkan... Ubahlah... Berikanlah interpretasi... Penerapan (application Gunakanlah... Tunjukkanlah... Buatlah... Demonstrasikanlah... Carilah hubungan... Tulislah contoh... Siapkanlah... Klasifikasikanlah...

Kata-kata kunci pertanyaan Tingkatan Subtingkatan Kata-kata kunci pertanyaan Kognitif yang lebih tinggi Analisis (analysis) Analisislah... Kemukakan bukti-bukti… Mengapa… Identifikasikan… Tunjukkanlah sebabnya… Berilah alasan-alasan… Sintesis (synthesis) Ramalkanlah… Bentuk… Ciptakanlah… Susunlah… Rancanglah... Tulislah… Bagaimana kita dapat memecahkan… Apa yang terjadi seaindainya… Bagaimana kita dapat memperbaiki… Kembangkan… Evaluasi (evaluation) Berilah pendapat… Alternatif mana yang lebih baik… Setujukah anda… Kritiklah… Berilah alasan… Nilailah… Bandingkan… Bedakanlah…