OLEH: MUHAMMAD AZIZ HABIBI Intan zahirah m Sintia ramayanti

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TATA BAHASA BAKU BAHASA INDONESIA
Advertisements

Sosiolinguistik II Masyarakat Bahasa (Speech Community)
KOMUNIKASI BAHASA.
LISNA MARIYANA, Interferensi Leksikal Bahasa Indonesia Dalam Bahasa Jawa Pada Teks Berita Pawartos Jawi Tengah Di Cakra Semarang TV.
INTERFERENSI DAN INTEGRASI
GALIH WICAKSONO, Tindak Tutur Ekspresif pada Rubrik Gambang Suling di Majalah Jaya Baya.
MAULFI SYAIFUL RIZAL FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA
BAHASA DAN BUDAYA Bahasa memungkinkan manusia untuk menyampaikan budaya dari satu budaya ke budaya lainnya. Setiap interaksi komunikasi antarbudaya paling.
ARTI, KEDUDUKAN, DAN RAGAM BAHASA
Penelitian Sastra. e Tujuan Mata Kuliah Memberkan kompetensi kepada mahasiswanuntuk memahami pendekatan, prosedur, penelitian kesastraan, merencanakan.
AKHMAD NURHADI MUSTAQIM, WUJUD KESANTUNAN DIREKTIF DALAM INTERAKSI ANTARSANTRI PONPES AL ASROR PATEMON GUNUNGPATI SEMARANG.
MOHAMMAD WAHYUDI, Interferensi Morfologis Ragam Ngoko Ke Dalam Ragam Krama Pada Teks Pidato Berbahasa Jawa Kelas IX SMP Negeri 2 Patebon Kendal.
ENDAH DWI WULANDARI, Tindak Tutur Direktif Dalam Teks Drama Tuk Karya Bambang Widoyo SP.
ERNAWATI, Implikatur Politis dan Fungsi Pragmatis dalam Wacana Humor Politik Berbahasa Prancis.
BAHASA INDONESIA BAKU DAN PEMAKAIANNYA DENGAN BAIK DAN BENAR
WAHYU HASTHO SUSILO, PILIHAN BAHASA DALAM IKLAN TELEVISI.
Dialektologi Diakronis dan Interdisiplin Dialektologi
HENI PURWATI, Gaya Bahasa dalam Cerita Sambung Sang Fotografer Karya Ay. Suharyono.
AULIA AHMAD RITAUDDINZ, SUDUT PANDANG DALAM NOVEL EDENSOR KARYA ANDREA HIRATA DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA.
KELOMPOK 1 Andre Tika Diana Riko yozi.
RITA FIYANI, Pemakaian Tingkat Tutur Bahasa Jawa Mahasiswa Kos di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Semarang.
RIZQIYA AFIFATUN NISRINA, Struktur Frasa Pengisi Fungsi Predikat Pada Kumpulan Romansa Jawa Tembange Wong Kangen.
FITRI RETNO DEWI, Variasi Pemakaian Bahasa Tenaga Medis Ranah Puskesmas di Kecamatan Winong Kabupaten Pati (Kajian Sosiolinguistik)
M. NASIR A, JARGON POLITIK PEMILU LEGISLATIF 2009 DI KOTA SEMARANG.
PENGERTIAN DAN OBYEK LINGUISTIK
ODA SHYANTICA HANINGTYAS, DEIKSIS DALAMROMANVENDREDI OU LAVIE SAUVAGE KARYA MICHEL TOURNIER.
KHORIDATUL MAULA, KESANTUNAN BERBAHASA DALAM WACANA SMS PEMBACA PADA KOLOM SUARA WARGA DI HARIAN KOMPAS.
KOMUNIKASI VERBAL Pertemuan 09
BAHASA INDONESIA BAKU DAN PEMAKAIANNYA DENGAN BAIK DAN BENAR
Pembinaan Bahasa Diena San Fauziya, M.Pd. STKIP Siliwangi Bandung
RPKPS SOSIOLINGUISTIK
Dasar – dasar Ilmu Sosiologi (2) Kelompok Sosial
PENGANTAR IlMU KOMUNIKASI
PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DAN RAGAM BAHASA
Bilingualisme dan Diglosia
Pengembangan Bahasa Indonesia
1. Pengertian Sosiolinguistik 2. Masalah Yang Dikaji Sosiolinguistik
Makian dalam Bahasa Arab الشتم والسب في اللغة العربية
Konsep Diri Menentukan Identitas Individu
FUNGSI PENCATATAN DAN PELAPORAN
Materi Perkuliahan UNDA
Disampaikan oleh Agustinus Suyoto, S.Pd
FILSAFAT BAHASA DAN BAHASA MENURUT LUDWIG WITTGENSTEIN
MEDIA (CONTOH : 3 DARI 16).
BAGASKARA MAHARASTU PRADIGDAYA IRAWAN
Pengantar Linguistik Umum (PLU)
TEORI KOMUNIKASI 1 STRUCTURTION THEORY (TEORI STRUKTURASI)
METODOLOGI PENELITIAN KEBUDAYAAN
Matakuliah Sosiolinguistik
Perkembangan Inovasi Pendidikan
RAGAM BAHASA Oleh : Aizyah Alifia Supardi ( )
Masyarakat Tutur.
SEJARAH ANALISIS WACANA Analisis wacana sebagai sebuah disiplin ilmu (linguistik makro) mulai berkembang sejak tahun 1960-an.
PERSAMAAN PRESEPSI MATA KULIAH E T I K A P R O F E S I T I.
SEMIOTIKA.
HAKIKAT BAHASA DAN LINGUISTIK : SATU PERBANDINGAN
Fungsi dan Ragam Bahasa
PENGERTIAN LINGUISTIK
PEMBIDANGAN LINGUISTIK
Linguistik kontrastif
TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN LINGUISTIK
LOGIKA ILMU SOSIAL DAN REALITAS SOSIAL
TUGASAN INDIVIDU Pelajar dikehendaki menyiapkan dua tugasan
Fungsi dan Ragam Bahasa
ILMU BUDAYA DASAR TUGAS 2
KEGIATAN BELAJAR 1 HAKIKAT DAN KARAKTERISTIK BAHASA
TUGASAN INDIVIDU Setiap pelajar dikehendaki menyiapkan dua tugasan
PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PIPS)
TUGASAN INDIVIDU Pelajar dikehendaki menyiapkan dua tugasan
S1 KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN JAKARTA 2019.
Transcript presentasi:

OLEH: MUHAMMAD AZIZ HABIBI Intan zahirah m Sintia ramayanti Sosiolinguistik (KONSEP MASYARAKAT BAHASA) OLEH: MUHAMMAD AZIZ HABIBI Intan zahirah m Sintia ramayanti

PENGERTIAN Konsep Masyarakat Bahasa Menurut Bloomfield, masyarakat bahasa adalah sekumpulan manusia yang menggunakan system isyarat bahasa yang sama (Aslinda dan Syafyahya, 2014:8). Corder mengatakan, bahwa masyarakat bahasa adalah sekelompok orang yang satu sama lain bisa saling mengerti sewaktu mereka berbicara (Aslinda dan Syafyahya, 2014:8). Sekelompok orang yang menggunakan sistem tanda-tanda ujaran yang sama disebut satu masyarakat bahasa. (Bloomfield 1933:29 dalam Alwasilah, 1993:37).

Jika suatu kelompok masyarakat mempunyai verbal repertoire yang relefan sama serta mereka mempunyai penilaian yang sama terhadap norma-norma pemakaian bahasa yang digunakan di dalam masyarakat itu, maka sekolompok itu masyarakat bahasa/tutur. Fishman (1976) mengemukakan bahwa masyarakat tutur adalah suatu masyarakat yang anggotanya mengenal satu variasi bahasa atau lebih dan sesuai dengan norma-norma dengan penggunaannya.

Djokokentjono (1982) menjelaskan bahwa masyarakat tutur bukan hanya sekelompok orang yang meggunakan bahasa yang sama, melainkan kelompok orang yang mempunyai norma yang sama dalam menggunakan bentuk-bentuk bahasa. Satu hal lagi yang perlu dicatat, untuk dapat disebut satu masyarakat tutur adalah adanya perasaan di antara para penuturnya, bahwa mereka merasa menggunakan tutur yang sama. Konsep Lyons (1970:326) tentang satuan dasar masyarakat yang menjelaskan bahwa masyarakat bahasa adalah semua orang yang menggunakan suatu bahasa tertentu (dialek).

L. Bloomfield yang berdasarkan sistem bahasa yang monolitik berpendapat bahwa masyarakat bahasa adalah sekelompok orang yang menggunakan sistem tanda bahasa yang sama. Konsep linguistik yang hampir sama, yang dipengaruhi kuat oleh pendapat bahasa yang homogen adalah konsep Lyons tentang satuan dasar masyarakat bahasa (1970:326) (dalam Rokhman, 2013:7) Lyons mengatakan bahwa, masyarakat bahasa adalah semua orang yang menggunakan satu bahasa tertentu (dialek). (Rokhman, 2013:7). Untuk dapat disebut masyarakat bahasa adalah adanya perasaan di antara penuturnya bahwa mereka menggunakan bahasa yang sama (Djoko, 1982).

KESIMPULAN MASYARAKAT BAHASA Berdasarkan definisi-definisi tersebut, masyarakat bahasa dapat diartikan suatu kelompok orang yang menggunakan bahasa yang sama atau menggunakan bahasa yang berbeda tetapi memiliki bahasa isyarat atau kode-kode linguistik yang memungkinkan terjadinya saling pengertian (komunikasi) di antara mereka.

CIRI-CIRI MASYARAKAT BAHASA Berdasarkan pengertian masyarakat bahasa, dapat diambil beberapa ciri dari masyarakat bahasa, yaitu: Sekelompok orang yang menggunakan bahasa, kode-kode linguistik atau isyarat yang sama. Sekelompok orang yang memiliki perasaan yang sama antar penuturnya bahwa bahasa yang digunakan sama. Sekelompok orang yang menggunakan norma-norma bahasa yang sama.

Faktor terbentuknya masyarakat bahasa Djokokentjono (1982) untuk dapat disebut masyarakat bahasa adalah adanya penuturnya bahwa mereka menggunakan bahasa yang sama. Pada pokoknya masyarakat bahasa itu terbentuk karena adanya saling pengertian terutama karena adanya kebersamaan dalam kode-kode linguistik secara terinci dalam aspek-aspeknya yaitu sistem bunyi, sintaksis, dan semantik. Dalam saling pengertian itu ternyata ada dimensi sosialpsikologi yang subyektif. Dalam setiap populasi ada terdapat banyak speech community dengan demikian sudah barang tentu adanya tumpang tindih keanggotaan dan sistem kebahasaan. Ada tiga macam masyarakat ujaran (speech community) yaitu sebahasa dan saling mengerti, sebahasa tapi tidak saling mengerti, dan berbeda bahasa tapi saling mengerti.

Daftar Pustaka Alwasilah, A. Chaedar. 1993. Pengantar Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa. Chaer, Abdul dan Agustina. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta. Djokokentjono. 1982. Dasar-Dasar Linguistik Umum. Jakarta: Fakultas Sastra Universitas Indonesia Rokhman, Fathur. 2013. Sosiolinguistik: Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Graha Ilmu. Syafyahya, Leni dan Aslinda. 2014. Pengantar Sosiolinguistik. Bandung: Refika Aditama