KELOMPOK III Abdul Malik Abbas D Andi Masitha Fasyah D

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGENDALIAN MUTU PADA INDUSTRI
Advertisements

SOP 05 : PENGENDALIAN MUTU PENUGASAN
Jaminan Kualitas Perangkat Lunak Software Quality Assurance [SQA]
MANAJEMEN MUTU PROYEK.
Software Quality Assurance
Perkembangan Pemikiran Mengenai Kualitas
Manajemen Mutu Perangkat Lunak
ISO 9000 DALAM INDUSTRI JASA KONSTRUKSI
Oleh: Asep Hidayatullah (071187).  Total manajemen mutu adalah seperangkat prinsip yang mendorong budaya organisasi dan partisipasi dari semua anggota.
Pengendalian Mutu Produk Agroindustri
AUDIT KEPASTIAN MUTU.
PENGUJIAN MATERIAL (Materials Testing))
AUDIT SISTEM KEPASTIAN MUTU
Pengendalian Mutu Agroindustri
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN
Disusun Oleh; Yusuf Kurniawan ( ) Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Pengendalian Mutu Bab. 19 Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik
PERENCANAAN MANAJEMEN MUTU
Manajemen Mutu Dlm Proyek Konstruksi
SISTEM MUTU LABORATORIUM SESUAI ISO/IEC : 2005.
Pertemuan 6 Prosedur dalam Manajemen Mutu
Pertemuan 5 ISO 9000 DALAM INDUSTRI JASA KONSTRUKSI
Software Quality Assurance
Software Quality Assurance
Audit & Quality Control
JAMINAN MUTU HASIL PENGUJIAN DAN KALIBRASI
Pertemuan III Manajemen Mutu
SCM (Supply Chain Management)
Testing dan implementasi sistem
DISUSUN OLEH: HESTY UTAMI PRATIWI ( ) ISO 9000: TAHAPAN DALAM TOTAL QUALITY MANAGEMENT UNTUK PERUSAHAAN KONTRUKSI.
KONSEP KUALITAS DIMENSI KUALITAS BIAYA KUALITAS
PRODUCTION MANAGEMENT
Jurnal Pengendalian dan Penjaminan Mutu “THE CONTRIBUTIONS OF TQM AND SIX SIGMA IN THE ORGANIZATIONS TO ACHIEVE THE SUCCESS IN TERMS OF QUALITY” Muthia.
ANALISIS PROSES BISNIS 10 The first step in quality … is to know the requirements of the customer or consumer; not only external customers, but also.
PEMERIKSAAN AKUNTANSI 2
Resume jurnal TQM dan Six Sigma - Peran dan Dampak tentang Organisasi
Manajemen Proyek Perangkat Lunak
Jaminan Mutu dalam Kebutuhan Rekayasa
PENJAMINAN MUTU PERANGKAT LUNAK
Integrating Safety, Environmental and Quality Risks for Project Management Using a FMEA Method (Mengintegrasikan Keselamatan, dan Kualitas Lingkungan untuk.
PERENCANAAN MANAJEMEN MUTU
CLAUDIA GADIZZA PERDANI STP MSI
INSPEKSI DAN PENGUJIAN BENDA TUANG
MEMBERSIHKAN DAN MEMOTONG LOGAM COR/ TEMPA
MANAJEMEN DAN KENDALI MUTU STIE MAHARDHIKA SURABAYA
Sistem Manajemen Mutu (SMM) III
Testing dan Implementasi Sistem [3-sks (3-0)]
KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Mengevaluasi Pengaruh Praktek Total Quality Management pada Kinerja Bisnis pada sebuah Studi Perusahaan Manufaktur Pakistan FALAH QUEEN A-REGULER.
Testing & Implementasi
MEMBERSIHKAN DAN MEMOTONG LOGAM COR/ TEMPA
Software Quality Assurance (SQA)
Software Quality Assurance
Pengampu: Rindang Diannita, S.KM
Manajemen Proyek Perangkat Lunak
PEMASARAN JASA lanjutan.
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
DR.IR DIAR FACHMI R CHAIDAR.,MT,CISCP
METODE PRODUK NDT 1. Metode Ultrasonic 2. Metode Radiography
MANAJEMEN KUALITAS Manajemen Operasi
RANGKUMAN ISO 9001: Sistem Manajemen Mutu (P-D-C-A) 4.1. Identifikasi Proses (core-support-improvement) 4.2. Identifikasi Dokumen Pengendalian.
Quality Assurance & Quality Control
QA DAN PERFORMANCE IMPROVEMENT
Nama Anggota : Fahmil Ramdhan Nurhadi Budiharto
Software Quality Assurance
PERTEMUAN – 6 MANAJEMEN MUTU 2. PERTEMUAN – 6 MANAJEMEN MUTU 2.
SERTIFIKASI SISTEM KEAMANAN PANGAN DAN SISTEM JAMINAN HALAL.
Software Quality Assurance
Inspeksi Hasil Pengecoran
PENGANTAR Testing dan implementasi sistem. Definisi testing Testing adalah proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi perbedaan antara.
Transcript presentasi:

KELOMPOK III Abdul Malik Abbas D32112266 Andi Masitha Fasyah D32112268 Zuhri Aprianto D32112269 Yenni Chandra Wibowo D32112270 Ryan Burnang Purba D32112271 Marcelinus Marcel D32112272

TEKNOLOGI PRODUKSI BLP QUALITY ASSURANCE & QUALITY CONTROL

PENGANTAR Batasan mutu sesuai dengan ISO 8402 : Quality Policy Quality Management Quality System Quality Control Quality Assurance

KONSEP UTAMA (Principal Concept) 3 Hal yang harus dikerjakan oleh sebuah Organisasi dengan memperhatikan mutu Harus mencapai & mempertahankan mutu produk dari servis yang dilakukan Memberikan kepercayaan manajemennya bahwa mutu akan dicapai & dipertahankan Memberi keyakinan kepada pembeli bahwa mutu akan dicapai pada produk yang dikirim atau servis/jasa yang disediakan

PENDEKATAN MANAJEMEN UNTUK PERBAIKAN MUTU Dalam organisasi perusahaan harus diyakinkan bahwa perbaikan sangat perlu, dengan menunjukkan bukti-bukti, yaitu : Peningkatan pengaduan pelanggan Kehilangan pasar Pembatas ekonomis Aspek lingkungan Keperluan u/ difersivikasi bisnis Keperluan u/ competitive edge

DEFENISI Quality Assurance adalah seluruh perencanaan dan kegiatan sistematis yang diperlukan untuk memberikan suatu jaminan yang memadai bahwa suatu produk akan memenuhi suatu persyaratan tertentu Quality Control adalah kegiatan operasional yang dilakukan untuk memenuhi persyaratan kualitas produk.

PERBEDAAN Quality Assurance Berorientasi proses Lebih berfokus pada metode sistem dan strategi untuk mendeteksi kegagalan dan pencegahannya Adalah fungsi pro aktif sehingga memberikan kualitas yang lebih tinggi daripada pekerjaan Mengatur pengontrolan pembangunan Quality Control Berorientasi produk Lebih berfokus pada hasil yang sesuai harapan Adalah fungsi korektif atau berfokus pada mengoreksi penyimpangan pekerjaan Mengatur pengembangan pekerjaan

Quality Control dilakukan oleh 4 pihak yang saling berkaitan : Pemerintah : Dirjen MiGas mempunyai tugas u/ memeriksa dan mengawasi pelaksanaan peraturan pemerintah berkaitan pada proses fabrikasi Owner : selama kegiatan pembangunan, owner menugaskan engineer u/ mengawasi pelaksanaan pembangunan agar sesuai kontrak Fabricator/ QC : tugas QC melaksanakan inspeksi & pengujian sesuai gambar, spesifikasi, standard and code. Pihak Ketiga : pihak yang independent yang bertindak sebagai penengsh antara owner & fabricator.

KONTROL MATERIAL Sebelum digunakan dilakukan pemeriksaan material terlebih dahulu yaitu : Visual Check (meliputi ketebalan material, cacat yang ada, jenis korosi & kondisi fisik material ) Pengecekan Dokumen Material u/ memeriksa kesesuaian dokumen material dari pabrik.

KONTROL MUTU LAS Dalam prakteknya kontrol mutu hasil las meliputi : Visual Inspection : performance hasil las : kondisi permukaan las, stop & run serta ukuran harus sesuai spesifikasi owner. Non Destructive (NDT) yang meliputi : Magnetic particle inspection : menggunakan serbuk magnet sehingga dapat diketahui letak cacat berdasarkan letak terjadinya medan magnet Ultrasonic Test : banyak digunakan karena praktis, ekonomis, tidak berbahaya dan tidak terbatas pada ukuran ketebalan material Radiography Test : memotret benda uji dengan sinar tembus ( sinar gamma atau X ) sehingga semua cacat pada benda uji dapat diketahui jenis, bentuk dan ukurannya. Dye-penetrant : digunakan untuk melengkapi kelemahan metode MPI, karena dengan cara ini dapat dilakukan untuk material yang yang bersifat nonmagnetik.

KONTROL MUTU LAS DIMENSIONAL CONTROL (DC) Meliputi survei untuk mengetahui dimensi dan kedudukan suatu struktur sub assembly dan struktur lengkap khususnya pada waktu fit up dan tahap akhir PAINTING/COATING INSPECTION Meliputi visual inspection, profile height, wet film thickness, temperatur & kelembaban, adhesion, kalibrasi, serta kualitas akhir hasil pengecatan. SERTIFIKASI Keterlibatan QA dalam proyek sejak awal pada bentuk perencanaan Quality Program serta menerbitkan sertifikat keandalan mutu kepada owner, setelah menerima laporan dari QC.

Terima Kasih TEKNIK PRODUKSI Naval !!! Naval !!! Naval !!! Glory Man United !!! TEKNIK PRODUKSI Terima Kasih Naval !!! Naval !!! Naval !!!