Rumusan permasalahan Rumusan permasalahan perlu dituliskan secara singkat, jelas, mudah dipahami dan mudah dipertahankan. Rumusan yang tersamar terkandung.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
LITERATURE REVIEW YAKNI URAIAN TENTANG TEORI, TEMUAN DAN BAHAN PENELITIAN LAIN YANG DIPEROLEH DARI BAHAN ACUAN UNTUK DIJADIKAN LANDASAN KEGIATAN PENELITIAN.
Advertisements

Tahap penelitian Persiapan Pelaksanaan Pelaporan.
METODE PENULISAN ILMIAH
UNSUR-UNSUR PROPOSAL PENELITIAN
UNSUR-UNSUR PROPOSAL PENELITIAN
MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN
Laporan Tugas Akhir/Skripsi
MARGARETA ANDRIANI, M.PD.
Penyusunan Laporan Penelitian
TAHAPAN PRAPENELITIAN
SISTEMATIKA PENULISAN KARYA ILMIAH (MAKALAH)
Hipotesis memuat pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara (dugaan) terhadap permasalahan.
TINJAUAN PUSTAKA/LANDASAN TEORI
B A B 16 Menulis Laporan.
Perumusan Masalah Metpen 2.
PROPOSAL PENELITIAN/SKRIPSI
PERTEMUAN 6: KAIDAH DAN ATURAN PENULISAN ILMIAH
LANGKAH PENULISAN KARANGAN ILMIAH
SISTEMATIKA KARYA ILMIAH
TEKNIK PENULISAN ILMIAH. 1.Judul: Ringkas, jelas, lengkap, dan tepat untuk menunjukkan maksud penelitian yang akan dilakukan TEKNIK PENULISAN ILMIAH/
KAJIAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS TINDAKAN ( BAB II )
POPOSAL SKRIPSI. A. LATAR BELAKANG MASALAH LINTASAN SEJARAH: MENGGAMBARKAN HAL-HAL YANG MEMUNCULKAN MASALAH, SEKALIGUS ALASAN PEMILIHAN DAN PENTINGNYA.
OUTLINE PENULISAN SKRIPSI
Literatur Review/ Tinjauan Pustaka Mulyadi, S.Kom, M.S.I
PELAKSANAAN DAN LAPORAN PENELITIAN
MATA KULIAH SEMINAR TUJUAN MATA KULIAH SEMINAR , 2 SKS DIMAKSUDKAN UNTUK MEMBEKALI MAHASISWA AGAR TERBIASA MENGEMUKAKAN PENDAPAT DAN MENYELESAIKAN MASALAH.
UNSUR-UNSUR PROPOSAL PENELITIAN
KAJIAN RUTIN UKMF RATI “KARYA TULIS ILMIAH”
LAPORAN PENELITIAN Bahasa produk manusia yang paling besar, tanpa bahasa, secara praktis isi tidak mungkin terwujud. Manusia harus mampu mengembangkan.
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH
TEKNIK PENULISAN ILMIAH PROGRAM STUDI PETERNAKAN
SISTEMATIKA PENULISAN KARYA ILMIAH (MAKALAH)
Matakuliah : R0342/ Metode Penelitian Tahun : 2006
Karangan Ilmiah, Ilmiah Populer, dan Nonilmiah
OUTLINE PENULISAN SKRIPSI
Unsur Unsur Penelitian
Latar Belakang Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat
Penyusunan Laporan Penelitian
PANDUAN PENULISAN SKRIPSI BAB I-V
By Desayu Eka surya, s.Sos.,M.si
METODOLOGI PENELITIAN HUKUM (KULIAH IV)
Metodelogi Penelitian
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH
Kuliah ke-4 Metodologi Penelitian PROPOSAL PENELITIAN
SUSUNAN PROPOSAL KUALITATIF
SIKAP ILMIAH RASA INGIN TAHU JUJUR TELITI OBJEKTIF TEKUN TERBUKA.
By Desayu Eka surya, s.Sos.,M.si
Unsur Unsur Penelitian
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH Karina Jayanti
PENELITIAN DAN ANALISIS KESEHATAN REPRODUKSI
BAB IV LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN IV – 1a SILABUS INDEX
Tinjauan Pustaka TINJAUAN TEORI yang berkaitan dengan permasalahan yang akan diteliti. TINJAUAN DARI HASIL PENELITIAN LAIN yang berkaitan dengan masalah.
USULAN PENELITIAN Wanda Listiani.
TINJAUAN PUSTAKA.
Sistematika dan Inti Tugas Akhir (2)
Sistematika Penulisan Karya Ilmiah
LOGO METODE PENULISAN ILMIAH RR.. cara orang mencari jawaban pemecahan masalah Pengalaman Keahlian Penalaran deduktif Penalaran Induktif.
Kuliah ke-6 Metodologi Penelitian Penulisan Laporan Penelitian, Jurnal
KOMUNIKASI SKILL teknik menulis proposal
Struktur Teks dan Genre Mikro Laporan Penelitian
Metode penelitian Penulisan Skripsi.
BAB IV LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN IV – 1a SILABUS INDEX
TINJAUAN PUSTAKA/ LANDASAN TEORI
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN (Kesimpulan)
DOKTOR ILMU MATEMATIKA
BAB IV LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN IV – 1a SILABUS INDEX
Penelitian Pendahuluan Pembatasan Penelitian Dimensi Penelitian
Unsur Unsur Penelitian
SUSUNAN PROPOSAL KUALITATIF
Unsur-unsur Proposal Penelitian KULIAH-02 DR. Harrizul Rivai, M.S. Lektor Kepala Kimia Analitik Fakultas Farmasi Universitas Andalas.
Transcript presentasi:

Rumusan permasalahan Rumusan permasalahan perlu dituliskan secara singkat, jelas, mudah dipahami dan mudah dipertahankan. Rumusan yang tersamar terkandung dalam alinea tidak diharapkan karena memaksa pembaca untuk mencari sendiri dan menginterpretasikan sendiri bagianbagian dari alinea atau kalimat-kalaimat yang bersifat rumusan permasalahan. Tuliskanlah rumusan permasalahan sebagai kalimat terakhir dari bagian ini agar mudah dibaca (dan mudah dicari)—bahasan lebih panjang lebar tentang cara-cara merumuskan permasalahan termuat di bab tersendiri. Tujuan Tujuan penelitian berkaitan dengan kedudukan permasalahan penelitian dalam khazanah ilmu pengetahuan (yang tercermin dalam tinjauan pustaka). Kedudukan permasalahan—dilihat dari pandangan tertentu—mempunyai lima macam kemungkinan, yaitu; ekplorasi (masih “meraba-raba”), deskripsi (menjelaskan lebih lanjut), eksplanasi (mengkonfirmasikan teori), prediksi (menjelaskan hubungan sebab-akibat), dan aksi (aplikasi ke tindakan).

Manfaat yang diharapkan Dalam bagian ini perlu ditunjukkan manfaat atau faedah yang diharapkan dari penelitian ini untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan sumbangan pemikiran pada objek yang di teliti. Manfaat bagi ilmu pengetahuan dapat berupa penemuan/pengembangan teori baru atau pemantapan teori yang telah ada. Bagi objek yang di teliti apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan langsung ke praktek nyata? atau bila tidak langsung, jalur atau batu-batu loncatannya apa saja? Ruang Lingkup Penelitian Seringkali untuk mencapai tujuan memerlukan waktu yang “terlalu” lama atau memerlukan tenaga yang “terlalu” besar. Agar penelitian dapat dikelola dengan baik, maka perlu dilakukan pembatasan terhadap pencapaian tujuan. Pembatasan tersebut dilakukan dengan membatasi lingkup penelitian. Pernyataan batasan lingkup ini juga berfungsi untuk lebih mempertajam rumusan permasalahan.

Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis dan bersifat diskusi tentang hasil-hasil penelitian sebelumnya dan terkait serta ilmu pengetahuan mutakhir (berupa pustaka) yang terkait dengan permasalahan. Tinjauan pustaka berbeda dengan resensi pustaka. Resensi pustaka membahas pustaka satu demi satu, sedangkan tinjauan pustaka membahas pustaka-pustaka per topik (bukan per pustaka), dalam bentuk debat atau diskusi antar pustaka tentang suatu topik tertentu. Urutan topik diatur secara sitematis, dalam arti terdapat suatu kerangka yang jelas dalam merangkai topik-topik tersebut dalam suatu sistem. Landasan Teori Seperti diterangkan di bagian “Tinjauan Pustaka”, landasan teori diangkat (disarikan) dari tinjauan pustaka tentang kerangka teori yang melatarbelakangi (menjadi landasan) bagi permasalahan yang diteliti. Landasan teori merupakan satu set teori yang dipilih oleh peneliti sebagai tuntunan untuk mengerjakan penelitian lebih lanjut dan juga termasuk untuk menulis hipotesis. Landasan teori dapat berbentuk uraian kualitatif, model matematis, atau persamaan-persamaan.

Menurut Castetter dan Heisler (1984), tinjauan pustaka berfungsi: Untuk mempelajari sejarah permasalahan penelitian (sehingga dapat ditunjukkan bahwa permasalahan tersebut belum pernah diteliti atau bila sudah pernah, teori yang ada belum mantap); Untuk membantu pemilihan cara penelitian (dengan belajar dari pengalaman penelitian sebelumnya); Untuk memahami kerangka atau latar belakang teoritis dari permasalahan yang diteliti (hasil pemahaman tersebut dituliskan tersendiri sebagai “Landasan Teori”); Untuk memahami kelebihan atau kekurangan studi-studi terdahulu (tidak semua penelitian menghasilkan temuan yang mantap); Untuk menghindarkan duplikasi yang tidak perlu (hasil fungsi ini dituliskan sebagai “Keaslian penelitian”); Untuk memberi penalaran atau alasan pemilihan permasalahan (hasil fungsi ini dituliskan sebagai “latar belakang”).