Survey Sampling (Analisis Validitas, Reliabilitas, dan Uji Homogenitas) Wahyu Dwi Lesmono, S.Si.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Penelitian Mencari sesuatu Sistematik Teratur dan tertib Metodologi Penelitian.
Advertisements

Metode Penelitian Kuantitatif
Uji Validitas & Uji Reliabilitas
Statistik Parametrik.
PEMAHAMAN METODE REGRESI
Syarat-syarat data yang baik adalah:
Pokok Bahasan Pertemuan 12:
UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS
UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS
Universitas Esa Unggul
PRODUK SABUN BATANGAN LIFEBUOY
RELIABILITAS & VALIDITAS
A S R I A N I STB. B1B PROGRAM STUDI MANAJEMEN
Universitas Negeri Malang Oleh : SENO ISBIYANTORO ( ) STATISTIK PARAMETRIK & NON-PARAMETRIK.
Tenia Wahyuningrum ST3 Telkom Purwokerto
Validitas & Reliabilitas Instrumen
PENELITIAN SURVEI Program MPMT PPs UT MATERI INISIASI 4
FEB Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta
FEB Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta
oleh: Hutomo Atman Maulana, S.Pd. M.Si
FEB Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta
Oleh: T. Parulian Semester Genap TA. 2017
INSTRUMEN PENELITIAN Pertemuan 7 : Mata kuliah : SEMINAR
FEB Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta
MODUL 8 VALIDITY DAN RELIABILITY Uji Validitas
FEB Univ. 17 Agustus 1945 Jakarta
Validitas dan reliabilitas
Chi Square.
Uji Validitas & Uji Reliabilitas
Minggu 5 By: Natalia Konradus
Metode Pengumpulan Data
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS
Validitas dan Reliabilitas Skala Psikologi
Uji VALIDITAS DAN RELIABILITAS Dosen: EVELLIN D. LUSIANA, S.Si, M.Si
MENGHITUNG NILAI SKOR IRMALA DEWI.Y RUDY HARTONO
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN CITRA INSTITUSI TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS TELKOM Asep Supriatna – Fakultas.
PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS
METODE PENELITIAN KUANTITATIF (13) FIKOM UNIVERSITAS BUDILUHUR.
VALIDITAS & RELIABLITAS KUESIONER; DISTRIBUSI DATA
RELIABILITAS DAN VALIDITAS
KORELASI BERGANDA UJI KELAYAKAN INSTRUMEN
RANCANGAN METODE PENELITIAN PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
Metode Pengumpulan Data
STATISTIKA (untuk ILMU-ILMU SOSIAL)
UJI INSTRUMEN Yustina Chrismardani.
Syarat-syarat data yang baik adalah:
VALIDITAS DAN REABILITAS REGRESI BERGANDA Nori Sahrun, S.Kom., M.Kom
Kalibrasi instrumen.
Kuliah ke-8 dan 9 Instrumen Penelitian
UJI VALIDITAS & REALIBILITAS
UJI VALIDITAS-RELIABILITAS
Validitas dan Reliabilitas
VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN (SPSS)
Muhlis Fajar Wicaksana, S. Pd., M. Pd
Probabilitas dan Statistika
Penyusunan Instrumen.
Matematika dan Statistika (Teori) BAB I – Penyajian Data dan Diagram
Analisis Validitas, Reabilitas, dan Faktor
TINJAUAN UMUM DATA DAN STATISTIKA
Analisis dan Eksplorasi Data serta Statistika Deskriptif
PENGUJIAN HIPOTESIS MENGUMPULKAN DATA
Untuk menilai suatu pernyataan digunakan skala likert dengan perincian dari nilai negatif sampai positif. 1.Metode Analisis Data Penulis menganalisa data-data.
Misalkan kuesioner adalah sasaran tembak seperti pada gambar berikut ini. Anggap bahwa pusat sasaran tembak itu adalah target dari apa yang kita ukur.
ANALISIS REGRESI LINIER
Komputer Terapan Administrasi Publik
VALIDITAS DAN RELIABILITAS
VALIDITAS DAN RELIABILITAS
Transcript presentasi:

Survey Sampling (Analisis Validitas, Reliabilitas, dan Uji Homogenitas) Wahyu Dwi Lesmono, S.Si

Definisi Survey Sampling Survey merupakan suatu cara untuk melakukan observasi. Sampling merupakan cara untuk mendapatkan sampel dari suatu populasi. Survey Sampling merupakan suatu proses dalam memilih suatu anggota sampel dari suatu tujuan populasi untuk melakukan survey. Survey Sampling sering dikaitkan sebagai praktek observasi pada Metode Sampling. Survey sampling bertujuan untuk memperoleh atau mengumpulkan data secara primer (langsung) sebelum dilakukan pengolahan atau proses analisa dan eksplorasi data.

Istilah dalam Survey Sampling Kuesioner (Angket) : Alat riset atau survey yang terdiri atas serangkaian pertanyaan/pernyataan tertulis untuk mendapatkan tanggapan dari kelompok orang terpilih melalui wawancara pribadi, pos, atau tertulis. Instrumen : Sarana penelitian (berupa seperangkat tes dan sebagainya) untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan. Responden : Orang yang merespon, menjawab, atau terlibat dalam pengisian kuesioner survey. Item : Pertanyaan, pernyataan, atau sarana yang dilibatkan pada kuesioner/instrumen.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Cara Pelaksanaan Survey Biaya Cangkupan dari populasi tujuan Fleksibilitas dalam menanyakan pertanyaan Keinginan responden dalam berpartisipasi Ketepatan menjawab

Cara-Cara Pengumpulan Data Survey Angket Langsung Survey Online Telepon Wawancara Langsung Surat Pos/E-mail Ujian atau Tes Dokumentasi Personal in Place Campuran.

Cara-Cara Pemilihan Sampel Sampling Acak Sederhana Sampling Acak Stratifikasi Penduga Rasio, Regresi, dan Selisih Sampling Sistematik Sampling Klaster Sampling Klaster Dua Tahap Penduga Ukuran Populasi

Analisis Validitas Validitas adalah ukuran yang menunjukkan sejauh mana instrumen pengukur mampu mengukur apa yang ingin diukur. Misalkan kita menyusun kuesioner kepuasan pelanggan, maka validitas kuesioner adalah sejauh mana kuesioner ini mampu mengukur kepuasan pelanggan. Metode dalam mengukur validitas adalah menggunakan teknik korelasi pearson (sederhana), dan korelasi point-biserial dengan membandingkan variabel instrumen tertentu dengan variabel jumlah bobot instrumen setiap respondennya (Corrected Item. Kuesioner dianggap valid apabila korelasi bernilai positif DAN signifikan. (rhitung > rtabel atau P-Value < Taraf Nyata). Lebih efisien dan efektif jika dilakukan pengujian satu arah positif.

Rumus Umum rtabel dengan: Nilai rhitung diperoleh berdasarkan metode korelasi yang digunakan untuk uji validitas. Sementara itu rtabel dapat dihitung dengan menggunakan formulasi sebagai berikut: dengan: n : banyak sampel/responden yang ada pada data.

Analisis Reliabilitas Reliabilitas adalah alat ukur yang menunjukkan konsistensi dari alat ukur dalam gejala yang sama dilain kesempatan. Setelah melakukan uji validitas terhadap kuesioner, maka kuesioner harus diuji reliabilitasnya. Misalkan kita memiliki kuesioner yang mengukur kepuasan konsumen, maka hasil kuesioner tersebut akan sama jika digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen pada penelitian lain. Rentang nilai untuk menjelaskan reliabilitas suatu kuesioner menurut George dan Mallary (2003): Nilai Reliabilitas Makna Bagi Kuesioner α ≥ 0.9 Unggul 0.8 ≤ α < 0.9 Baik 0.7 ≤ α < 0.8 Cocok/Pantas/Diterima 0.6 ≤ α < 0.7 Dipertanyakan 0.5 ≤ α < 0.6 Tidak Diterima

Model-Model Reliabilitas Alpha Cronbach: mengukur tingkat reliabilitas kuesioner berdasarkan keberagaman (variabilitas) bobot butir pertanyaan yang diperoleh responden. Cronbach Alpha juga disebut sebagai model konsistensi internal yang dihitung berdasarkan rata-rata korelasi inter-item. Split Half: mengukur tingkat reliabilitas kuesioner dengan mengelompokkan atau membagi setengah jumlah item pertanyaan pada kuesioner dan menyelediki korelasi diantara dua bagian tersebut Guttman: mengukur tingkat reliabilitas berdasarkan kriteria batas bawah Guttman untuk reliabilitas yang sebenarnya Parallel: mengukur tingkat reliabilitas kuesioner dengan asumsi semua item memiliki ragam yang sama dan error ragam yang sama di seluruh ulangan pada kuesioner. Strict Parallel: mengukur tingkat reliabilitas kuesioner berdasarkan asumsi model Parallel disertai dengan asumsi rata-rata yang sama di seluruh item pada kuesioner.

Bentuk-Bentuk Pertanyaan Kuesioner Pertanyaan Terbuka: Pertanyaan-pertanyaan yang memberi pilihan-pilihan jawaban terbuka kepada responden seperti jajak pendapat, analisa pemikiran, serta argumen yang luas sesuai dengan kehendakan responden. Pertanyaan Tertutup: Pertanyaan-pertanyaan yang membatasi atau menutup pilihan-pilihan jawaban yang tersedia bagi responden. Pertanyaan tertutup digunakan bila peneliti telah mengetahui semua jawaban yang memungkinkan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara efektif dan ekslusif. Selain itu, pertanyaan tertutup lebih efektif apabila ingin mensurvei sampel beberapa orang dalam jumlah yang besar.

Perbedaan Pertanyaan Terbuka dengan Pertanyaan Tertutup Parameter Terbuka Tertutup Kecepatan Selesai Lambat Cepat Sifat Mengetahui Sesuatu Tinggi Rendah Keluasan dan Kedalaman Kemudahan dalam persiapan Mudah Sulit Kemudahan untuk menganalisa

Skala Dalam Kuesioner Penskalaan adalah proses menetapkan nomor-nomor atau simbol-simbol terhadap suatu atribut atau karakteristik yang bertujuan untuk mengukur atribut atau karakteristik tersebut. Tujuan dilakukan penskalaan adalah: Untuk mengukur sikap atau karakteristik orang-orang yang menjawab kuesioner Agar responden memilih subjek kuesioner

Contoh Pertanyaan Skala Pengukuran Kuesioner Nominal Contoh: Perangkat lunak yang paling sering digunakan dalam mengolah data statistik? a. Minitab b. SPSS c. SAS d. STATA e. Mathematica f. Opsi lain …….. Ordinal Contoh: Pelayanan Staff Tata Usaha Fakultas MIPA dalam memberikan pelayanan informasi akademik. (Lingkari Salah satu) a. Benar-benar sangat membantu b. Sangat membantu c. Cukup membantu d. Tidak membantu e. Tidak membantu Sama sekali

Contoh Pertanyaan Skala Pengukuran Kuesioner 3. Interval Contoh: Seberapa bermanfaatnya kah dukungan yang diberikan oleh keluarga dalam berwirausaha? 4. Rasio Contoh: Berapa lama dalam satuan jam anda menghasikan waktu untuk mengakses internet setiap harinya? . Tidak Bermanfaat Sama sekali Sangat bermanfaat 1 2 3 4 5 2 4 6 8

Hal-Hal yang Dihindari dalam Membuat Pertanyaan Kuesioner Adanya pertanyaan ganda Adanya penggunaan kata/kalimat yang kompleks Adanya penyusunan struktur kalimat yang berlebihan Adanya penggunaan pertanyaan yang bersifat umum Tidak adanya pilihan selain pilihan yang diinginkan. Adanya pilihan yang memungkinkan responden menjawab dua pertanyaan Menanyakan hal yang tidak diketahui responden Adanya pertanyaan yang bersifat terlalu pribadi, mengancam, atau memaksa Adanya pertanyaan yang diluar dari topik survey Adanya pertanyaan yang mempunyai arti positif dan negatif secara berurutan atau mempunyai arti negatif ganda. Adanya pertanyaan yang membuat responden melakukan sesuatu Adanya pertanyaan yang samar Adanya singkatan, akronim, atau jargon Adanya pertanyaan hipotesis (Pertanyaan dibuat berdasarkan dugaan atau khayalan) Adanya pertanyaan social desirability bias.

Uji Homogenitas Uji homogenitas merupakan pengujian dalam analisis regresi dan analisis data kategorik untuk mengetahui asal variabilitas (keberagaman) sampel atau populasi yang diambil serta mengetahui kesamaan proporsi dan distribusi dari dua data yang diperoleh.

Beberapa Uji Homogenitas dan Deteksi Kehomogenan Data Uji Chi-Square Uji F Uji Levene Uji Bartlett Uji Cochran G/Cochran C Uji Brown-Forsythe Uji O’Brien Uji Sidney-Tukey Uji t Uji Korelasi Bentuk Boxplot dan Histogram Bentuk Penyebaran Scatter Plot

Contoh Kasus 1 Alysa yang bekerja sebagai manajer kualitas usaha di kedai Mak Erot, melakukan survey mengenai kepuasan pelanggan dengan 10 pertanyaan yang dibuat oleh Alysa. Skala pertanyaan yang dibuat berupa skala/interval Likert dari 1 hingga 5 (scale, 1 sangat buruk hingga 5 sangat baik). Berikut ini merupakan ringkasan pertanyaan kuesioner yang Alysa buat: Pertanyaan 1: Waktu pelayanan terhadap konsumen Pertanyaan 2: Sterilisasi restoran Pertanyaan 3: Kualitas Makanan Pertanyaan 4: Fasilitas restoran Pertanyaan 5: Bentuk promo yang diadakan Pertanyaan 6: Ramah Tamah Pelayan terhadap konsumen Pertanyaan 7: Tempat parkir restoran Pertanyaan 8: Penempatan Meja Makan Pertanyaan 9: Suasana tema restoran Pertanyaan 10: Harga makanan

Setelah survey selesai, seluruh skala yang sudah diisi oleh responden di setiap pertanyaannya dijumlahkan menjadi tingkat kepuasan pelanggan. Berikut ini data yang diperoleh: Responden Pertanyaan Tingkat Kepuasan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 34 19 39 16 23 41 17 25 44 Total 27 28 26 24 258 Apakah seluruh pertanyaan mengenai tingkat kepuasan pelanggan yang dibuat Alysa tersebut valid! Jika tidak, sebutkan pertanyaan apa saja yang tidak valid agar jumlah pertanyaan yang tidak valid pada kuesioner minimum! Berdasarkan hasil a, apakah kuesioner mengenai tingkat kepuasan pelanggan yang dibuat Alysa tersebut reliabel dengan menggunakan model Alpha Cronbach?

Input Data di SPSS

Klik Analyze > Scale > Reliability Analysis Masukkan seluruh variable ke Items > Statistics > Pada kotak “Descriptives for” ceklis “Item”, “Scale”, “Scale If Item Deleted” > Continue > OK

Jawaban A Output tabel Reliability Statistics menunjukkan ukuran reliabilitas kuesioner yang dibuat Alysa. Output tabel Item-Total menunjukkan ukuran deskriptif statistik item-total pada kuesioner yang dibuat Alysa. Nilai Cronbach’s Alpha pada tabel Reliability Statistics digunakan sebagai batas ketidakvalidan nilai Cronbach’s Alpha if Item Deleted dari setiap item. Item Pertanyaan/Pernyataan tidak valid apabila nilai Cronbach’s Alpha If Item Deleted dari suatu item pada tabel Item-Total Statistics melebihi nilai Cronbach’s Alpha pada tabel Reliability Statistics. Apabila terdapat lebih dari satu item yang tidak valid, hilangkan item dengan Cronbach’s Alpha If Item Deleted tertinggi Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 3 item yang tidak valid yaitu Ramah Tamah Pelayan, Tempat Parkir, dan Penempatan Meja. Apabila item Ramah Tamah Pelayan dikeluarkan (drop) maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.950, apabila item Tempat Parkir dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.955, apabila item Penempatan Meja dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.950. Item Tempat Parkir berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Tempat Parkir harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji validitasnya kembali untuk mengetahui Item apa saja yang tidak valid pada kuesioner yang dibuat Alysa.

Jawaban A Batas ketidakvalidan yang baru: 0.955 Item yang tidak valid sebelumnya: Tempat Parkir Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 2 item yang tidak valid yaitu Ramah Tamah Pelayan, dan Penempatan Meja. Apabila item Ramah Tamah Pelayan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.958, dan apabila item Penempatan Meja dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.957. Item Ramah Tamah Pelayan berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Ramah Tamah Pelayan harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Alysa.

Jawaban A Batas ketidakvalidan yang baru: 0.958 Item yang tidak valid sebelumnya: Tempat Parkir, Ramah Tamah Pelayan Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 1 item yang tidak valid yaitu Penempatan Meja. Sehingga Item Penempatan Meja harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Alysa.

Jawaban A Batas ketidakvalidan yang baru: 0.962 Item yang tidak valid sebelumnya: Tempat Parkir, Ramah Tamah Pelayan, Penempatan Meja Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 1 item yang tidak valid yaitu Suasana Tema. Sehingga Item Suasana Tema harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Alysa.

Jawaban A Batas ketidakvalidan yang baru: 0.964 Item yang tidak valid sebelumnya: Tempat Parkir, Ramah Tamah Pelayan, Penempatan Meja, Suasana Tema Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan tidak ada item yang tidak valid. Sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa item pertanyaan yang tidak valid yang dibuat Alysa adalah Tempat Parkir, Ramah Tamah Pelayan, Penempatan Meja, dan Suasana Tema. Hal ini menyebabkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan di kedai Mak Erot dapat dilakukan analisa melalui Waktu Pelayanan, Sterilisasi Restoran, Kualitas Makanan, Fasilitas Restoran, Bentuk Promo, dan Harga Makanan.

Jawaban B Berdasarkan uji reliabilitas dari uji validitas yang valid diperoleh bahwa ukuran/tingkat reliabilitas kuesioner yang dibuat Alysa reliabel. Selain kuesioner tingkat kepuasan pelanggan yang dibuat Alysa memiliki keunggulan dengan menggunakan item Waktu Pelayanan, Sterilisasi Restoran, Kualitas Makanan, Fasilitas Restoran, Bentuk Promo, dan Harga Makanan sehingga dapat digunakan sebagai pedoman untuk dilakukan kuesioner tingkat kepuasan pelanggan untuk penelitian berikutnya dengan studi kasus yang berbeda.

Contoh Kasus 2 Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Alysa beberapa bulan yang lalu, Evi yang merupakan ahli data analyst mengetahui dari penelitian yang lainnya bahwa seharusnya Ramah Tamah Pelayanan merupakan pertanyaan yang valid dalam menjawab tingkat kepuasan pelanggan di Kedai Mak Erot. Oleh karena itu, Evi melakukan survey kembali di Kedai Mak Erot dengan membuat kuesioner mengenai Ramah Tamah Pelayanan berdasarkan pernyataan-pernyataan yang dia buat. Skala pernyataan yang dibuat berupa skala/interval Likert dari 1 hingga 5 (Nominal, 1 sangat tidak memuaskan hingga 5 sangat memuaskan). Berikut ini merupakan ringkasan pernyataan kuesioner yang Evi buat: Pernyataan 1: Pelayan memberi sambutan kepada pelanggan yang datang Pernyataan 2: Pelayan mengantarkan pelanggan ke tempat meja yang kosong Pernyataan 3: Pelayan memberikan informasi bagi pelanggan yang datang apabila meja di restoran penuh Pernyataan 4: Pelayan memberikan keceriaan kepada pelanggan ketika sedang memesan makanan/minuman Pernyataan 5: Pelayan memberikan hiburan kepada pelanggan selama di dalam restoran Pernyataan 6: Pelayan meminta uang tip sebagai akhir pelayanan kepada pelanggan Pernyataan 7: Pelayan menanyakan kepada pelanggan mengenai tambahan makanan/minuman apabila semua makanan mulai/sudah dipesan Pernyataan 8: Pelayan menanyakan kembali pesanan yang belum diantarkan kepada pelanggan Pernyataan 9: Pelayan menegur pelanggan yang melanggar etika di dalam restoran Pernyataan 10: Pelayan mengusir pelanggan apabila terlalu lama berada didalam restoran

Setelah survey selesai, terdapat kejanggalan pada data Setelah survey selesai, terdapat kejanggalan pada data. Hal ini dikarenakan ada beberapa responden yang tidak mengisi beberapa item pertanyaan. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut: Responden Pernyataan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Ujilah apakah data yang hilang sebabkan karena kesengajaan responden dalam mengisi kuesioner! Jika tidak disengaja, lakukan koreksi untuk data yang hilang! Apakah seluruh pertanyaan mengenai Ramah Tamah Pelayan yang dibuat Evi tersebut valid! Jika tidak, sebutkan pertanyaan apa saja yang tidak valid agar jumlah pertanyaan yang tidak valid pada kuesioner minimum! Berdasarkan hasil c, apakah kuesioner mengenai Ramah Tamah Pelayan yang dibuat Evi tersebut reliabel dengan menggunakan model Alpha Cronbach?

Input Data di SPSS

Analyze > Missing Data Analysis Masukkan semua item ke Quantitative Variables > Ceklis EM > OK

Jawaban A Berdasarkan hasil koefisien korelasi dengan menggunakan metode EM (Expected Maximum) diperoleh bahwa pasangan Q4 dengan Q3; Q7 dengan Q3, Q4; Q8 dengan Q3, Q4, Q7; Q9 dengan Q3, Q5; dan Q10 dengan Q7 memiliki hubungan data hilang yang cukup tinggi sehingga berpotensi terjadinya pola data hilang yang teratur (berpola) pada data yang hilang. Selain pasangan Q6 dengan item yang lain tidak terdapat koefisien korelasi sehingga mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan data hilang yang hilang. Dengan kata lain, pola data hilang bersifat acak (Random). Berdasarkan uji Little MCAR Test diperoleh nilai P-Value (Sig) yang lebih besar dari taraf nyata (0.05) sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa pola data yang hilang bersifat acak (Random) sehingga data item yang hilang disebabkan karena ketidaksengajaan responden dalam mengisi kuesioner. Sehingga diperlukan koreksi pada data item yang hilang.

Langkah untuk Koreksi Data Transform > Replace Missing Value Masukkan Variabel Q3, Q7, Q8, dan Q9 ke New Variable(s) > Klik Q3_1 > Pilih Method “Median of nearby points” > Span of nearby points bisa dipilih sesuai keinginan (Untuk menghindari adanya desimal pada data kuesioner, dipilih “Span All”) > Klik Change > Ulangi cara yang sama untuk Q7_1, Q8_1, dan Q9_1 > OK

Hasil Koreksi Data Hasil diatas merupakan hasil koreksi pada data yang hilang dengan metode Median of nearby points dengan Span All. N.B: Jangan lupa mengubah label terlebih dahulu sesuai dengan variabel Q3, Q7, Q8, dan Q9 dengan menambahkan “(K)” didepan kalimat label per item yang dikoreksi.

Analyze > Scale > Reliability Analysis Masukkan semua item ke Items KECUALI item Q3, Q7, Q8, dan Q9 (Item yang ada data hilangnya) > Statistics > Pada kotak “Descriptives for” ceklis “Item”, “Scale”, “Scale If Item Deleted” > Continue > OK

Jawaban B Output tabel Reliability Statistics menunjukkan ukuran reliabilitas kuesioner yang dibuat Evi. Output tabel Item-Total menunjukkan ukuran deskriptif statistik item-total pada kuesioner yang dibuat Evi. Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 2 item yang tidak valid yaitu Mengusir Pelanggan, dan Koreksi Informasi Pelanggan. Apabila item Mengusir Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.439, apabila item koreksi Informasi Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.432. Item Mengusir Pelanggan berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Mengusir Pelanggan harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji validitasnya kembali untuk mengetahui Item apa saja yang tidak valid pada kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.438 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 5 item yang tidak valid yaitu Sambutan ke Pelanggan, Hiburan Pelanggan, Uang Tip, Koreksi Informasi Pelanggan, dan Koreksi Menanyakan Tambahan. Apabila item Sambutan ke Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.453, apabila item Hiburan Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.453, apabila item Uang Tip dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.445, apabila item Koreksi Informasi Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.535, dan apabila item Koreksi Menanyakan Tambahan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.459. Item Koreksi Informasi Pelanggan berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Koreksi Informasi Pelanggan harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.535 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 5 item yang tidak valid yaitu Sambutan ke Pelanggan, Hiburan Pelanggan, Uang Tip, Koreksi Menanyakan Tambahan, dan Koreksi Pesanan Belum Diantar. Apabila item Sambutan ke Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.570, apabila item Hiburan Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.545, apabila item Uang Tip dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.546, apabila item Koreksi Menanyakan Tambahan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.602, dan apabila item Koreksi Pesanan Belum Diantar dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.519. Item Koreksi Menanyakan Tambahan berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Koreksi Menanyakan Tambahan harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.602 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan, Koreksi Menanyakan Tambahan Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 3 item yang tidak valid yaitu Sambutan ke Pelanggan, Hiburan Pelanggan, dan Uang Tip. Apabila item Sambutan ke Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.632, apabila item Hiburan Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.632, apabila item Uang Tip dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.619. Item Sambutan ke Pelanggan berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Sambutan ke Pelanggan harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.632 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan, Koreksi Menanyakan Tambahan, Sambutan ke Pelanggan Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 3 item yang tidak valid yaitu Hiburan Pelanggan, Uang Tip, dan Koreksi Pesanan Belum Diantar. Apabila item Hiburan Pelanggan dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.634, apabila item Uang Tip dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.659, apabila item Koreksi Pesanan Belum Diantar dikeluarkan maka nilai Cronbach’s Alpha meningkat menjadi 0.675. Item Koreksi Pesanan Belum Diantar berdampak besar terhadap peningkatan korelasi antar item dengan kuesioner, sehingga Item Koreksi Pesanan Belum Diantar harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.675 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan, Koreksi Menanyakan Tambahan, Sambutan ke Pelanggan, Koreksi Pesanan Belum Diantar Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan bahwa terdapat 1 item yang tidak valid yaitu Uang Tip. Sehingga Item Uang Tip harus dikeluarkan dalam kuesioner dan diuji kembali validitas kuesioner yang dibuat Evi.

Jawaban B Batas ketidakvalidan yang baru: 0.720 Item yang tidak valid sebelumnya: Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan, Koreksi Menanyakan Tambahan, Sambutan ke Pelanggan, Koreksi Pesanan Belum Diantar, Uang Tip Berdasarkan uji validitas diatas, menunjukkan tidak ada item yang tidak valid. Sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa item pertanyaan yang tidak valid yang dibuat Evi adalah Mengusir Pelanggan, Koreksi Informasi Pelanggan, Koreksi Menanyakan Tambahan, Sambutan ke Pelanggan, Koreksi Pesanan Belum Diantar, dan Uang Tip. Hal ini menyebabkan bahwa Ramah Tamah Pelanggan di kedai Mak Erot dapat dilakukan analisa melalui Mengantar Pelanggan, Keceriaan ke Pelanggan, Hiburan Pelanggan, dan Koreksi Menegur Pelanggan.

Jawaban C Berdasarkan uji reliabilitas dari uji validitas yang valid diperoleh bahwa ukuran/tingkat reliabilitas kuesioner yang dibuat Evi reliabel. Selain itu, kuesioner Ramah Tamah Pelayan yang dibuat Evi dapat digunakan sebagai penelitiannya dengan menggunakan sedikit item yang valid, yaitu Mengantar Pelanggan, Keceriaan ke Pelanggan, Hiburan Pelanggan, dan Koreksi Menegur Pelanggan.

Contoh Kasus 3 Apabila survey yang dilakukan Alysa dan Evi digabungkan serta diasumsikan bahwa responden yang mengisi penelitian Alysa dan Evi sama di hari yang sama, bagaimana hubungan Tingkat Kepuasan Pelanggan dengan Ramah Tamah Pelayan di Kedai Mak Erot? Berdasarkan nomor a, bagaimana pengaruh Ramah Tamah Pelayan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan di Kedai Mak Erot? Berdasarkan nomor b, apakah data Ramah Tamah Pelayan yang mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan di Kedai Mak Erot berasal dari populasi yang homogen?

Jawaban A Sebelum mengetahui hubungan antar faktor pada survey kuesioner, terlebih dahulu jumlah seluruh item yang valid pada masing-masing survey dengan menggunakan fungsi Transform > Compute Variable (SPSS). Kemudian definisikan variabel baru di Target Expression tanpa menggunakan spasi (Jika ingin menamakan Label, klik Type & Label dan di kotak Label dapat diberi nama menggunakan spasi kemudian klik Continue). Pada Numerical Expression masukkan variabel yang validnya saja dan dijumlahkan seluruhnya. Kemudian klik OK Dalam kasus ini: Tingkat Kepuasan Pelanggan = Q1 + Q2 + Q3 + Q4 + Q5 + Q10 Ramah Tamah Pelayan = Q2 + Q4 + Q5 + Q9_1 Hasil penjumlahan untuk kedua variabel dipindahkan ke Worksheet atau Data View Baru dengan mendefinsiikan ulang variabel di Variabel View (Jika menggunakan SPSS) N.B: nama variabel input untuk: Tingkat Kepuasa Pelanggan = Kepuasan, Ramah Tamah Pelayan = Ramah_Tamah Variabel baru dari hasil penjumlahan dapat dilakukan di Minitab dengan memanfaatkan fasilitas Calc > Calculator

Jawaban A Minitab SPSS Berdasarkan hasil korelasi menunjukkan koefisien korelasi antara Tingkat Kepuasan Pelanggan dengan Ramah Tamah Pelayan di Kedai Mak Erot sebesar 0.100 yang diartikan bahwa terdapat hubungan yang positif. Semakin meningkat Tingkat Kepuasan Pelanggan maka Ramah Tamah Pelayan semakin meningkat, begitupun sebaliknya. Kekuatan hubungan antara Tingkat Kepuasan Pelanggan dengan Ramah Tamah Pelayan sangat lemah, hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien yang sangat kecil. Selain itu, berdasarkan uji t korelasi sederhana menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Tingkat Kepuasan Pelanggan dengan Ramah Tamah Pelayan di Kedai Mak Erot.

Jawaban B Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa persamaan regresi yang dibentuk dari Ramah Tamah Pelayan yang mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan adalah Hasil persamaan regresi menunjukkan bahwa Tingkat Kepuasan Pelanggan disebabkan oleh faktor Ramah Tamah Pelayan. Apabila tidak dipengaruhi oleh faktor tersebut, maka Tingkat Kepuasan Pelanggan meningkat sebesar 13.9 unit (skor). Penambahan 1 unit Ramah Tamah Pelayan maka akan meningkatkan Tingkat Kepuasan Pelanggan sebesar 0.247 unit (skor). Berdasarkan uji F dan uji t dapat diperoleh kesimpulan secara jelas bahwa Ramah Tamah Pelayan tidak mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan. Hal ini terlihat nilai P-Value > Taraf Nyata pada uji F dan uji t. Selain itu, tidak terdapat faktor lain yang mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan (Dilihat dari uji t pada Constant). Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa Ramah Tamah Pelayan memberikan kontribusi sebesar 1% terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan. Sisanya 99% dipengaruhi oleh faktor lain yang mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan.

Jawaban C Klik Stat > ANOVA > Test For Equal Variances Masukkan Response sebagai “Kepuasan” dan Factor sebagai “Ramah Tamah” > OK

Jawaban C Berdasarkan hasil uji Homogenitas menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Multple comparisons dan Levene dapat diperoleh kesimpulan bahwa data yang mempengaruhi Tingkat Kepuasan Pelanggan berdasarkan Ramah Tamah Pelayan berasal dari populasi yang homogen. Hal ini terlihat dari nilai P-Value yang lebih besar dari taraf nyata (0.05) Hipotesis H0: Variabel-variabel yang mempengaruhi variabel bergantung berasal dari populasi yang homogen. H1: Terdapat satu variabel yang mempengaruhi variabel bergantung berasal dari populasi yang tidak homogen. Terima H0 jika P-Value > Taraf Nyata. Tolak H0 jika P-Value < Taraf Nyata N.B: maksud data variabel-variabel yang mempengaruhi variabel lainnya berasal dari populasi yang homogen dalam kasus ini adalah kesesuaian kuesioner yang diisi oleh responden adalah orang/sumber/lokasi/hari yang sama.

Pertanyaan Tugas Besar Individu (A) Jelaskan perbedaan pelaksanaan antara survey dengan sensus! Bagaimana cara menanggulangi apabila variabel-variabel terhadap variabel bergantung tidak homogen? Apabila parameter intersep dihilangkan dalam melakukan proses analisa regresi pada Contoh Kasus 3 nomor b, intepretasikan bagaimana model persamaan regresinya! Jelaskan apakah Ramah Tamah Pelayan menjadi berpengaruh terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan! Jelaskan arti dari hasil uji t pada parameter intersep (Constant) dari suatu persamaan regresi pada Contoh Kasus 3 jawaban b! Apabila dipaksakan menggunakan kuesioner dengan data yang hilang pada Contoh Kasus 2, apakah kuesioner dengan data hilang sama validnya dengan kuesioner yang sudah dikoreksi? Bagaimana reliabilitas kuesionernya?

Pertanyaan Tugas Besar Individu (B) Jelaskan apa kelebihan dan kekurangan dari cara pengumpulan data survey melalui angket langsung (bertemu langsung), survey online, telepon, wawancara langsung, dan ujian/tes! Bagaimana cara menanggulangi apabila variabel-variabel terhadap variabel bergantung tidak homogen? Mengapa perlu ditambahkan parameter intersep (Constant) pada suatu persamaan regresi? Jelaskan! Apabila Contoh Kasus 1 dan Contoh Kasus 2 (menggunakan item yang tidak lengkap) diasumsikan seluruh item pertanyaan dianggap valid, bagaimana hubungan antara Tingkat Kepuasan Pelanggan dan Ramah Tamah Pelayan? Bagaimana pengaruh Ramah Tamah Pelayan terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan? Sebutkan penyataan mana saja dari Contoh Kasus 2 yang menyimpang dari cara membuat pertanyaan/pernyataan kuesioner? Dan jelaskan mengapa pernyataan tersebut menyimpang?

Kisi-Kisi UTS Review Metode Statistika dan Analisis Regresi + Analisis dan Eksplorasi Data Melakukan analisis dan eksplorasi deskriptif (gambaran umum) berdasarkan gambaran umum dari data/kuesioner yang diperoleh. (Dapat berupa tabel deskriptif/graphical summary, tabel frekuensi, tabel distribusi frekuensi, tabel crosstab, diagram atau grafik, dan lain-lainnya). Melakukan screening data untuk data/kuesioner yang janggal atau data/kuesioner yang hilang, serta memberikan penanggulangan dari uji analisis data hilang. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Uji Normalitas Variabel, dan Uji Homogenitas Regresi Transformasi Data untuk mencari transformasi terbaik dari suatu variabel Melakukan Pengujian dengan Metode Statistika Inferensia (Uji Chi-Square, uji F, uji t, uji kesamaan rata-rata, uji kesamaan ragam, uji kesamaan proporsi) Mengintepretasikan hasil koefisien korelasi sederhana/berganda dan koefisien determinasi serta ujinya. Mengintepretasikan model persamaan regresi yang dibentuk, uji , dan model terbaik.

Kisi-Kisi UTS Sifat Ujian: TAKE HOME (Pengerjaan dalam waktu 3 hari) Tipe Soal: A# (Tidak ada tukar soal) Format Pengerjaan: Microsoft Word, hasil file pengerjaan diconvert ke PDF. Jumlah Soal: 1-2 (Tergantung banyaknya point yang diperoleh pada saat menjawab Checkpoint) beranak 3-12, bercucu 1-3.

Syarat Mengikuti UTS Praktikum 1. Kerjakan seluruh soal Tugas Besar Individu pada pertemuan 1-5 dan hasil laporan praktikum di Microsoft Word. Hasil pengerjaan Tugas Besar Individu dan Laporan Praktikum diconvert ke format PDF. 2. Kirimkan ke e-mail: DSMLMD@yahoo.co.id Subject E-mail dan File PDF: ANEDA[spasi]Nama Lengkap[spasi]NPM[spasi]Kelas Contoh: ANEDA Budi Yulistiatiningsih 064114999 A 3. Deadline pengiriman tugas besar individu tanggal 18 Mei 2016 jam 08:00. 4. Soal UTS dikirimkan tanggal 21 Mei 2016 sekitar jam 08:00-10:00 5. Deadline pengiriman jawaban UTS tanggal 23 Mei 2016 jam 23:59 6. Kerjakan soal ujian UTS Teori sesuai jadwal! 7. Semoga lancar dan sukses UTS Teori dan Praktikumnya!