PERHITUNGAN KEBUTUHAN PUPUK

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HIPOTESIS PENELITIAN Tidak semua penelitian kuantitatif memerlukan hipotesis penelitian. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratoris dan deskriptif.
Advertisements

DINAS PERTANIAN PROV JATIM
KESUBURAN TANAH PUPUK DAN PEMUPUKAN Soil Science Department
Unsur Hara Mikro: Kation & Anion
BREVET PEMUPUKAN MN (MAIN NURSERY)
PT. NUTRIN INDO SENTOSA Produsen Biofertilizer.
STOIKIOMETRI.
Dosis Pupuk KIMIA Semakin TINGGI
PENGOLAHAN TANAH PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN TANAMAN JAGUNG
JAGUNG Jagung merupakan komoditi tanaman pangan utama
Membuat Pupuk Organik Sendiri
KESUBURAN TANAH.
Mengapa Pupuk Organik ? Meningkatkan Kesuburan Tanah & Menunjang Keberlanjutan Sistem Produksi Tanaman Pangan Formula Pupuk Organik harus diolah secara.
Sebagai Media Penyuluhan
PEMBUATAN KOMPOS YANG DIPERKAYA
Scientific Background in the Development of PHSL
HARA SULFUR Kandungan sulfur dalam tanaman sama dengan Ca, Mg, dan P.
The yield of plants depends directly on the amount of plant food available. Base your fertilizer quantity on the pre-plant soil test, leaf analysis and.
TEKNIK BUDIDAYA TOMAT.
Bab 3 Stoikiometri.
MEMBUAT PUPUK KOCORAN ORGANIK MULTIGUNA
PERTEMUAN II Permasalahan Umum Nutrisi Tanah Dan OPT
BUDIDAYA SEDAP MALAM Sosok bunganya.
TANAMAN LEGUMINOSA Kedelai
TEKNOLOGI PENETAPAN DOSIS PEMUPUKAN PADI , JAGUNG DAN KEDELAI
“SIFAT KOLIGATIF LARUTAN”
SISTEM PERSAMAAN LINIER
Kepada Relasi Yang Terhormat.
OLEH : TRI AYULOKASARI O5O3O3O44/ ILMU TANAH
KELOMPOK FAKTOR ESSENSIIL
I. Tanah (sifat biologi tanah)
PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK PADAT DENGAN PROSES AEROB
Ekofisiologi Studi budidaya di dataran rendah & tinggi :
SIKLUS HARA Kotoran & bangkai Serasah & tanaman mati
METODOLOGI PENELITIAN
`AGROTEKNOLOGI TANAMAN PERKEBUNAN`
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
`AGROTEKNOLOGI TANAMAN PERKEBUNAN`
PUPUK.
HIDROPONIK.
I.Tanah (sifat biologi tanah)
Tabel . Pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan dan komponen produksi
PEMELIHARAAN TANAMAN BUDIDAYA
A = Konsentrasi Minimum B = Penyesuaian C = Konsumsi Berlebihan
KARAKTERISTIK FOTOSINTESISI DAN SERAPAN FOSFOR HIJAUAN ALFALFA (Medilago Sativa) PADA TINGGI PEMOTONGAN DAN PEMUPUKAN NITROGEN YANG BERBEDA.
Pengaruh Cara Pengomposan
EVALUASI KESTAN MELALUI DATA ANALISIS KIMIA TANAH
Kegiatan Produksi Benih Kedelai Hitam Kelas Benih Pokok di Desa Loji, Kec. Jatiwangi, Kab. Majalengka - Lokakarya dan Pelatihan Produksi Benih Kedelai.
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
HIPOTESIS PENELITIAN Tidak semua penelitian kuantitatif memerlukan hipotesis penelitian. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratoris dan deskriptif.
MELAKUKAN PEMUPUKAN PADA BIBIT TANAMAN
BAB LARUTAN.
Azas – Azas Teknik Kimia “Pertemuan ke 6” Prodi D3 Teknik Kimia fakultas teknik industri upn veteran yogyakarta Retno Ringgani, S.T., M.Eng.
FAKTOR LINGKUNGAN YG UTAMA BAGI TUMBUHAN
Bab 3 Stoikiometri.
Bab 3 Stoikiometri.
PRINSIP DAN MEKANISME REKOMENDASI PEMUPUKAN TANAMAN KELAPA SAWIT
BAB VI. KESUBURAN TANAH DAN PEMUPUKAN
Membuat Pupuk Organik Sendiri Kelompok KIR MTs Al-Yakin Pungpungan.
TEKNIK PEMUPUKAN KELAPA SAWIT (PKB 350)
Kelompok VIII Present by: MANAGEMENT PUPUK
PERHITUNGAN KEPERLUAN PUPUK Contoh :
Pupuk dibagi menjadi 2 berdasarkan asalnya :
Kandungan nutrien pupuk daun :
HASIL PENELITIAN Analisis parameter tanah dan agroklimat
Kultur Semi Massal OLEH: A. ERIS ERIYANSAH, S.Pd.
Peta Karakteristik Tanah Sawah Dari Bahan Volkanik
BUDIDAYA TOMAT TUMPANG SARI DENGAN BAWANG MERAH OLEH MUSLIMIN ZAINAB SAHRIMAH RESTA.
Pengaruh rekomendasi terhadap produksi Cisokan
Sebagai Media Penyuluhan
Transcript presentasi:

PERHITUNGAN KEBUTUHAN PUPUK 1. Menghitung Pupuk per Hektar Direkomendasikan dosis : 120 kg N, 90 kg P2O5 dan 50 kg K2O Pupuk yang tersedia : Urea, TSP dan KCl (Urea 45%N, TSP 46%P2O5, KCl 60%K2O) Perhitungannya: Urea : 120/45 x 100 = 266,7 kg TSP : 90/46 x 100 = 195,65 kg KCl : 50/60 x 100 = 83,3 kg

PERHITUNGAN KEBUTUHAN PUPUK 2. Menghitung Pupuk per Luas Tertentu Luas sawah 750 m2: Dosis pemupukan 120 kg N, 90 kg P2O5 dan 50 kg K2O Pupuk yang tersedia : Urea, TSP dan KCl Perhitungannya: Urea : 750/10.000 x (120/45 x 100) = 20 kg TSP : 750/10.000 x (90/46 x 100) = 14,6 kg KCl : 750/10.000 x (50/60 x 100) = 6,25 kg

PERHITUNGAN KEBUTUHAN PUPUK Menghitung Pupuk per Luas Tertentu Luas sawah (40 x 80) m2 : Dosis pemupukan 250 kg N, 150 kg P2O5 dan 100 kg K2O Pupuk yang tersedia : Urea, TSP dan KCl Perhitungannya: Urea : 3200/10.000 x (250/45 x 100) = 177,8 kg TSP : 3200/10.000 x (150/46 x 100) = 102,4 kg KCl : 3200/10.000 x (100/60 x 100) = 53,3 kg

3. Menghitung Pupuk Bila Tersedia: Pupuk Majemuk Pupuk untuk tanaman kedelai : dosis 1 hektar 60 kg N, 100 kg P2O5 dan 50 kg K2O Pupuk yang tersedia : pupuk majemuk NPK 15-15-15 Urea (45 % N), TSP (46 % P2O5 ) Perhitungannya: Penuhi kebutuhan untuk dosis yg besarnya sama besarnya dg pupuk majemuk NPK 15-15-15 Dosis per hektar : 60 kg N, 100 kg P2O5 dan 50 kg K2O Dipenuhi dg NPK : 50 kg N, 50 kg P2O5 dan 50 kg K2O Sisanya dicukupi dg pupuk tunggal : 10 kg N, 50 kg P2O5 Jadi kebutuhan masing-masing : NPK 15-15-15 : 50/15 x 100 kg = 333,3 kg Urea : 10/45 x 100 kg = 22,2 kg TSP : 50/46 x 100 kg = 108,7 kg

4. Menghitung Persentase N, P2O5 dan K2O Yang diketahui Jumlah Pupuknya Pupuk tunggal terdiri dari : Urea 150 kg N, TSP 250 kg dan KCl 75 kg Untuk menghitung jumlah N, P2O5 dan K2O dalam ketiga campuran pupuk tersebut Urea : 45/100 x 150 kg = 67,5 kg N TSP : 46/100 x 250 kg = 115,0 kg P2O5 KCL : 60/100 x 75 kg = 45,0 kg K2O Untuk menghitung persentase N, P2O5 dan K2O dalam ketiga campuran pupuk tsb : % N : 67,5/475 x 100 % = 14,2 % % P2O5 : 115/475 x 100 % = 24,2 % % K2O : 45/475 x 100 % = 9,5 % Dengan demikian komposisi N, P2O5 dan K2O : 14,2 - 24,2 - 9,5

Massa Atom N = 14.01 P = 30.97 K = 39.10 O = 16.00 C = 12.01 Ca = 40.08 Mg = 24.31