Sains Biologi SMA Kls XII Bumi Aksara. MUTASI BAB 6.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh : Arjunanda
Advertisements

Dr.Zulkarnain Edward. MS. PhD
P - 4 MUTASI.
HEREDITAS PADA MANUSIA
MUTASI KROMOSOMAL (PENYIMPANGAN KROMOSOMAL)
MUTASI KROMOSOM POKOK BAHASAN:
Dasar-dasar Kelainan Genetika
Tujuan Instruksional Khusus :
GENOM MANUSIA Oleh: Aris Tjahjoleksono
PENENTUAN JENIS KELAMIN
MUTASI GEN KELOMPOK 10: LUCYA NITRI ( ) TRI SETIANI ( )
Bahan Kuliah Biologi TPB IPB: -
Kelainan dan penyakit genetika
Aberasi Kromosom Perubahan jumlah kromosom Poliploid
Keragaman Genetik Kwt,
Are You ReadyTo Lesson?.
DNA, GEN DAN SINTESIS PROTEIN
Bab 6 MUTASI.
M U T A S I Dwi Wahyono, S.Pd Bahan Ajar Biologi Kelas 12 Semester 1
MUTASI.
My profile Untuk XII SMA/MA M U T A S I semester 1 Novutri Pertiwi
HEREDITAS, LINGKUNGAN DAN PENYAKIT
MUTASI GEN DAN MUTASI KROMOSOM
BAB 13. MEIOSIS DAN SIKLUS HIDUP SEKSUAL
VARIASI JUMLAH KROMOSOM
SEGREGASI PADA POLIPLOID
GENETIKA MANUSIA Oleh Dr. Hasnar Hasjim.
MUTASI.
SUBSTANSI GENETIKA 30 Maret 2016.
SUBSTANSI GENETIKA 12 Oktober 2015.
BAB 6 MUTASI Pengertian mutasi adalah perubahan gen atau kromosom dari satu individu yang bersifat turun temurun. Istilah mutasi digunakan untuk mengemukakan.
PENENTUAN JENIS KELAMIN
KELAINAN KROMOSOM.
KERAGAMAN JUMLAH KROMOSOM
HEREDITAS PADA MANUSIA
PENENTUAN JENIS KELAMIN
Sex Determination Penentuan Jenis Kelamin
Variasi Jumlah dan Struktur Kromosom
PENYAKIT GENETIK 27 November 2015.
M A T E R I G E N E T I K.
Menjelaskan konsep DNA, Gen dab kromosom
SUBSTANSI GENETIK DAN SINTESIS PROTEIN
HEREDITAS KELOMPOK 3.
Rohilatul Jannah,S.Kep.Ns
MUTASI 28 April 2016.
Buah Tanpa Biji, Bioteknologi Mutasi Modern
Bab 6 MUTASI.
SEL : UNIT STRUKTURAL UNIT FUNGSIONAL UNIT HEREDITER.
Klinefelter dan turner
TEORI PERKAWINAN & GENETIKA
Bab 6 MUTASI.
Sindrom Cri Du Cat & CML Created By : Dicky Dandy P. Ramdhyva Rizqan.
Polidaktili dan Brakidaktili
PEWARISAN SIFAT (HEREDITAS)
ASSALAMUALAIKUM. WR. WB.
Brachydactyly & Polydactyly
TUGAS presentasi BIORE
MATERI GENETIK DAN PROSES PEMBELAHAN SEL
Genetika dan reproduksi
Kromosom & Asam nukleat
Kelainan & Interaksi Genetik Novita. Memahami Genetik  Genetik adalah ilmu yang mempelajari keturunan, yang menurunkan sifat dari orang tua ke anak –
MUTASI GEN DAN MUTASI KROMOSOM Oleh Dr. HASNAR HASJIM.
SUBSTANSI GENETIKA.
Genetic By : Faik Agiwahyuanto.
Tujuan pembelajaran kita hari ini, kita dapat:
Coba kita perhatikan keluarga ini!
Apa itu Mutasi ?.
Kelainan dan penyakit genetika
Suhri (p021003).  Mutasi adalah peristiwa perubahan sifat gen (susunan kimia gen) atau kromosom sehingga menyebabkan perubahan sifat yang baka (diturunkan)
GENOM (KROMOSOM & ASAM NUKLEAT) Iyus Abdusyakir ( ) PROGRAM PASCASARJANA BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDONESIA.
Transcript presentasi:

Sains Biologi SMA Kls XII Bumi Aksara

MUTASI BAB 6

Standar Kompetensi: memahami penerapan konsep dasar dan prinsip-prinsip hereditas serta implikasinya pada salingtemas Kompetensi Dasar: menjelaskan peristiwa mutasi dan implikasinya pada salingtemas

Integrasi Nilai Religius Komunikatif Disiplin Rasa ingin tahu Peduli sosial Kerja keras Mandiri Menghargai prestasi

Pengertian Mutasi adalah perubahan materi genetik (DNA) yang menyebabkan terjadinya perubahan gen. Syarat terjadinya mutasi: 1.Adanya perubahan materi genetik (DNA atau kromosom) 2.Perubahan tersebut bersifat dapat atau tidak dapat diperbaiki 3.Hasil perubahan tersebut diwariskan secara genetik kepada keturunannya.

Berdasarkan bagian yang bermutasi, mutasi dapat dibedakan: 1. Mutasi kromosom (aberasi kromosom), yaitu perubahan yang terjadi pada jumlah kromosom dan perubahan struktur atau urutan susunan DNA pada kromosom. 2. Mutasi gen, yaitu perubahan yang terjadi pada susunan kimia molekul DNA atau gen. Jenis Mutasi

Perubahan Jumlah Kromosom Aneuploidi: perubahan jumlah set kromosom (ploidi). Menurut kejadiannya, aneuploidi dapat dibedakan: 1. Monoploid merupakan reduksi kromosom dari diploid. 2. Autopoliploidi, merupakan proses penggandaan ploidi. Bukti: senyawa kolkisin dapat mengganggu pembelahan sel karena kromosom mengganda (jumlahnya dua kali lipat) tetapi tidak memisah. Lalu, jaringan hasil pembelahan akan tersusun atas sel­sel tetraploid. 3. Allopoliploidi terjadi karena hibrid antara spesies yang set kromosomnya berbeda. Misalnya: dua spesies tanaman mempunyai dua genom yang berbeda, yang satu berjumlah kromosom 2X sedang yang lain 2Y. Penggabungan keduanya menghasilkan organisme allopoliploidi dengan jumlah kromosom 2X+2Y

Perubahan Jumlah Kromosom Autopoliploidi Allopoliploidi

Aneusomi: penambahan atau pengurangan satu atau beberapa kromosom dalam satu ploidi. Aneusomi dapat terjadi karena: 1. anafase lag, yaitu peristiwa tidak melekatnya kromatid di gelendong pada proses anafase meiosis I. 2. nondisjungsi, yaitu peristiwa gagal berpisahnya kromosom homolog pada proses anafase dari meiosis. Beberapa peristiwa aneusomi: Sindrom Turner, mengalami pengurangan pada kromosom Y­nya, sehingga berkariotipe 22AA + XO. Ciri-cirinya berkelamin wanita, tetapi ovariumnya tidak tumbuh. Perubahan Jumlah Kromosom

Sindrom Klinefelter, berkariotipe 2n+1 (22AA+XXY = 47). Ciri-cirinya mempunyai testis tetapi tidak berkembang, sehingga tidak mampu menghasilkan sel sperma (aspermia); ada juga yang payudaranya tumbuh, tetapi kelaminnya dikenal sebagai pria. Sindrom Edwards, berkariotipe 2n + 1 (45A + XX atau 45A + XY). Susunan kromosomnya mengalami trisomi pada autosom (mungkin kromosom nomor 16, 17, atau 18). Ciri­cirinya tengkorak lonjong, dada pendek lebar, serta telinga rendah dan tidak wajar. Perubahan Jumlah Kromosom

Sindrom Patau, berkariotipe 2n + 1 (45A + XX atau 45A + XY). Susunan kromosomnya mengalami trisomi pada autosomnya (kromosom nomor 13, 14, atau 15) Ciri-cirinya bibir sumbing, ganggaun berat pada perkembangan otak, jantung, ginjal, tangan dan kaki. Sindrom Down, berkariotipe 2n + 1 (45A + XX atau 45A + XY). Susunan kromosomnya mengalami trisomi pada autosom, yaitu kromosom nomor 21. Penderitanya disebut Mongolisme karena bermata sipit, kaki pendek, dan berjalan agak lambat Perubahan Jumlah Kromosom

Penderita Sindrom DownPenderita Sindrom Klinefelter Penderita Sindrom Patau Penderita Sindrom Edwards Penderita Sindrom Turner

Perubahan Struktur Kromosom Inversi: perubahan urutan letak gen dalam suatu kromosom. Berdasarkan letak sentromer pada saat terjadinya inversi: 1. inversi perisentrik, sentromer ikut terputar 2. inversi parasentrik, sentromer di luar perputaran 1. 2.

Duplikasi dan delesi terjadi karena suatu kromosom patah, lalu patahannya melekat kembali ke kromosom homolognya. Jika kromosom homolog pasangannya mengalami kekurangan gen disebut delesi. Jika kromosom homolog pasangannya mengalami kelebihan gen, disebut duplikasi. Perubahan Struktur Kromosom

Contoh kelainan pada manusia akibat peristiwa delesi: sindrom cri du chat. Delesi terjadi pada lengan pendek kromosom nomor 5B. Gejala­gejala: pita suara sempit dan epiglotis melengkung (terlihat ketika bayi baru lahir). Jika bayi hidup terus akan memiliki kelainan seperti muka bundar, kepala lebar, micrognathia (mandibula atau rahang bawah kecil), hypertelorism (lebar antara bagian­bagian atau alat tubuh tidak normal), lemah mental, mengidap kelainan jantung, dan pertumbuhan terlambat. Perubahan Struktur Kromosom

Translokasi: mutasi yang terjadi akibat perpindahan segmen atau ruas DNA dari satu kromosom ke kromosom lain yang bukan pasangan homolognya. Translokasi dibedakan menjadi: 1. translokasi resiprok dua kromosom yang tidak homolog akan mempertukarkan segmennya. 2. translokasi tidak resiprok (fusi sentrik) antara dua kromosom akrosentrik dapat menyebabkan menyatunya dua kromosom. Perubahan Struktur Kromosom

Mutasi gen adalah mutasi yang terjadi pada gen. Akibatnya terjadi perubahan pada pasangan basa nitrogen. Contoh mutasi gen: sickle cell anemia Pada penyakit tersebut, terjadi perbedaan asam amino pada hemoglobin karena perbedaan satu pasang basa nitrogen Mutasi Gen

1. Mutasi alami terjadi akibat faktor alam. Sifat­sifat yang diwariskan: umumnya resesif, serta merugikan mutan dan keturunannya. Umumnya, mutasi ini bersifat letal. Mutan yang dapat bertahan hidup adalah mutan yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. 2. Mutasi buatan: disebabkan oleh usaha manusia. Misalnya: a. pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis, terapi, deteksi suatu penyakit, sterilisasi, dan pengawetan makanan b. penggunaan senjata nuklir; c. penggunaan roket dan televisi; d. pemakaian bahan kimia, fisika, dan biologi. Menghasilkan mutan yang tidak menguntungkan. Umumnya mutan bersifat resesif dan letal. Sebab Akibat Terjadinya Mutasi

Latihan 1. Mutasi umumnya merugikan, tetapi perlu bagi kelangsungan hidup organisme di alam ini. Mengapa demikian? 2. Terangkan perbedaan antara mutasi gen dan mutasi kromosom! Menurut pendapat Anda, mana yang lebih besar kemungkinannya? Mengapa demikian? 3. Apabila seorang ibu terkena radiasi dan terjadi mutasi pada sel­sel kulit pipinya maka mutasi tersebut akan diwariskan pada anak­anaknya. Benarkah demikian? Jelaskan!