Webinar 9 Penafsiran Data ProDi S3 FK UGM Kamis, 17 Mei 2016 13:00 – 14:00
Materi Teleconference Tanggal 1 Masalah Praktis – Makalah SR 19.05.16 2 Menelaah Makalah SR – Masalah Penelitian 22.04.16 3 Tujuan, Manfaat & Keaslian Penelitian 26.04.16 4 Telaah Pustaka 29.04.16 5 Landasan Teori, Kerangka Konsep, Hipotesis 03.05.16 6 Rancangan & Metoda Penelitian 10.05.16 7 Pengumpulan Data 13.05.16 8 Pengolahan Data 17.05.16 9 Penafsiran Data 10 Rencana Pelaksanaan Penelitian 20.05.16
Masalah praktek Klinik/PK Bab I Pendahu-luan Bab II Telaah Pustaka Bab III Metoda Penelitian Masalah praktek Klinik/PK Masalah Penelitian Kerangka Konsep Hipotesis Penelitian Pengumpulan Data Pengolahan Data Penafsiran Data Penyakit Prioritas Telaah Sistematik Rancangan Kuat
Menafsirkan Data Hipotesis Penelitian menyatakan bahwa Effect Size bermakna (r ≥ rmin, d ≥ dmin atau OR ≥ ORmin ). ES bermakna: a. Kebetulan? Mungkin terjadi pada Penelitian Sampel. b. Semu (Validitas Dalam)? Mungkin terjadi pada Penelitian Sampel dan Penelitian Populasi. c. Berlaku untuk Populasi Sasaran (Validitas Luar/ Generalisasi)?
Penafsiran Data pd Penelitian Sampel Populasi Sasaran Validitas Luar Populasi yg Disampel Inferensi Statistik Sampel Validitas Dalam
Penafsiran Data pd Penelitian Populasi Populasi Sasaran Validitas Luar Populasi yg diteliti Validitas Dalam
Kemungkinan ES bermakna secara kebetulan (= sampling error) makin kecil jika CI makin kecil. CI diperkecil dengan memperbesar sampel (= menambah jumlah Unit Analisis). Sampling bias terjadi jika pemilihan secara acak (random selection) unit analisis tidak dilakukan penafsiran perlu dilanjutkan?
Validitas Dalam rendah jika Moderator2 (kondisi dan situasi unit analisis) spesifik dan non-spesifik diabaikan. Validitas Dalam ditingkatkan dengan mengendalikan moderator2 spesifik melalui kriteria inklusi, penyetaraan (matching) atau stratifikasi Mengapa mengurangi Validitas Luar?
Moderator2 non-spesifik (t. d Moderator2 non-spesifik (t.d. variabel2 perancu) dikendalikan melalui pembentukan kelompok kendali, penempatan secara acak (random placement) unit analisis ke kelompok2 kendali dan pre-test. Validitas luar dapat berkurang karena interaksi antara intervensi dan si-kon unit analisis.
Validitas dalam dan luar ditingkatkan melalui kombinasi cara pengendalian dan analisis multivariat moderator spesifik.
Moderator2 Non-spesifik Variasi situasi dan kondisi unit analisis akibat: Pengalaman (History) Pertumbuhan (Maturation) Diamati (Testing) Perubahan alat/cara pengumpulan data (Instrumentation) Penggunaan kelompok2 extrem (Regression towards the mean) Penggunaan kelompok2 dengan kriteria inklusi khusus (Differential Selection) Drop out (Mortality)
Komunikasi antar kelompok kendali (Diffusion/imitation) History, maturasi dsb hanya terjadi pada salah satu kelompok (Interaction with Selection) Outcome mempengaruhi intervensi (Direction of causality) Tidak ada blinding (Compensatory equalization of treatments) Persaingan antar kelompok kendali (Compensatory rivalry) Kelompok kendali menyerah (Resentful demoralization). Sumber: https://msu.edu/course/psy/
Jenis penelitian dengan penafsiran data yg valid? Sumber: http://www.mededirect.org/faculty.cfm
Isi Bab III Rancangan & Metoda Pengumpulan Data. Rancangan & Metoda Pengolahan Data. Rancangan & Metoda Penafsiran Data.
Isi Bab III Rancangan Pengumpulan, Pengolahan dan Penafsiran Data Metoda Pengumpulan Data Metoda Pengolahan Data Metoda Penafsiran Data
Merancang metoda penelitian = memilih metoda pengumpulan, pengolahan dan penafsiran data. Metoda penelitian = prosedur pengumpulan, pengolahan dan penafsiran data.