Paradigma baru pendidikan keperawatan mengahadapi persaingan global

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Advertisements

 Jumlah Dosen Asing, international faculty (5 persen) yaitu jumlah dosen yang berasal dari luar negeri yang mengajar di suatu perguruan tinggi.
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SRIWIJAYA MEI 2011
Satryo Soemantri Brodjonegoro Direktur Jendral Pendidikan Tinggi
MEMPERSIAPKAN SMK MENYONGSONG AEC 2015
Topik: Visi Pertanian Abad 21 (Pertanian Yang Berkebudayaan Industri)
KONSEP 2010 – 2015 Oleh : Ananta Tantri Budi. VISI Memberdayakan SDM guna mendukung proses belajar mengajar, agar dapat mewujudkan institusi yang mandiri.
STANDAR NASIONAL PENELITIAN (Permendikbud No. 49 tahun 2014)
SEMINAR SAP DAN GBPP PHP-PTS INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA
PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI
Berbagi Pengalaman Upaya Meningkatkan Akreditasi Program Studi
TREND DAN ISU KEPERAWATAN KELUARGA
“Seminar Sehari UHAMKA Menyongsong Masa Depan”
BINDIKLAT Kebijakan Direktorat Departemen Pendidikan Nasional
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga
RASIONAL KURIKULUM 2013 (MD.1)
PENINGKATAN KUALITAS UNIVERSITAS PADJADJARAN
RAPAT KERJA program KEPENDUDUKAN DAN KB TINGKAT NASIONAL
PROGRAM UNDIKSHA (BIDANG AKADEMIK) 2018
DRPM Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan
MANAJEMEN RUMAH SAKIT.
norma dan tata tertib kehidupan mahasiswa di perguruan tinggi
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
TEMA PRIORITAS DALAM PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTK) DAN PENULISAN PRAKTIK TERBAIK Isu-Isu Terkini.
RAPAT KERJA program KEPENDUDUKAN DAN KB TINGKAT NASIONAL
Monev Penelitian UT September 2016 LPPM-UT.
DITJEN MANAJEMEN DIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Rasional pengembangan kurikulum 2013
Rasional Pengembangan Kurikulum 2013
PERENCANAAN EVALUASI KINERJA JURUSAN
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
Komputer dan Pemerintahan
Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK UGM
TIPS AND TRICK Imas Soemaryani
Program Studi S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FKKMK UGM
Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM
RENSTRA DEPARTEMEN ILMU BEDAH
Renstra Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
Program Studi S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis
Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Klinis
DEPARTEMEN PATOLOGI ANATOMI.
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Bab I. Kebijakan Umum.
Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan
STANDAR PRAKTEK KEPERAWATAN
Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran UGM
MANAJEMEN MUTU dalam PELATIHAN
Dept. Patologi Klinik & Kedokteran Laboratorium
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan dan Kedokteran Sosial
Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran UGM
UNIVERSITAS GADJAH MADA
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT (SIMR) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN NAMA : EMILIANO AMARAL NIM : TUGAS : ADSI.
PELUANG PROFESI AHLI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
A.B. Mutiara Kerangka Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Mengacu KKNI Rumpun Ilmu Informatika & Komputer A.B. Mutiara.
PENYUSUNAN EVALUASI DIRI, RENSTRA, DAN RENOP
RIP UNAIR
TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UMB
MANAJEMEN RUMAH SAKIT. DASAR HUKUM UU no. 44 tahun 2009 Kepmenkes no. 129 th 2008 ttg standar pelayanan minimal rumah sakit.
KEDOKTERAN KELUARGA DASAR & PENDEKATAN UMUM Dr. Paul F.M
Departemen Keperawatan Anak dan Maternitas
Departemen Mikrobiologi
Departemen Gizi Kesehatan FK UGM
Prodi Magister Keperawatan
PENDIDIKAN KEPERAWATAN (Profesi ners) DI INDONESIA
Peranan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling (BK)
RAPAT KERJA PERENCANAAN PROGRAM KERJA DAN
SISTEM PENJAMINAN MUTU BIDANG PEMBELAJARAN
Bahan Diskusi : “Pengembangan KURIKULUM PT sesuai SN DIKTI dan R. I 4
Pengantar Manajemen Pelayanan RS Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH 1.
Transcript presentasi:

Paradigma baru pendidikan keperawatan mengahadapi persaingan global Dr.Muhammad Hadi,Mkep Ketua AIPNI

Pendahuluan Perguruan tinggi keperawatan di Indonesia harus berbenah diri dalam menghadapi tantangan global revolusi industri 4.0. Banyak perguruan tinggi keperawatan berpandangan memindahkan materi kuliah menjadi online atau menggunakan komputer berspesifikasi tinggi di anggap sudah menerapkan pembelajaran berbasis teknologi

Keperawatan adalah bagian dari pelayanan kesehatan yang telah berkembang menjadi industri

ERA SUDAH BERUBAH DARI MANUAL KE DIGITAL

PERUBAHAN PERLU DI ANTISIPASI PERLU PARADIGMA BARU DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN KEPARAWATAN SEMUA SUDAH TERHUBUNG DENGAN JARINGAN BAGAIMANA DENGAN PENDIDIKAN KEPERAWATAN ????

Pendidikan Keperawatan di Indonesia harus sudah memulai MENUJU PENGEMBANGAN KEPERAWATAN DIGITAL DAN MENGEMBANGKAN ARTIFICIAL INTELEGENCY untuk daya saing dan efisiensi pendidikan

Peningkatan inovasi Inovasi dan penemuan baru oleh perguruan tinggi keperawatan sangat dibutuhkan dalam dunia pelayanan kesehatan yang memicu kemunculan banyak terobosan dunia pendidikan dan praktik berbasis riset Tenaga kesehatan sekarang mulai mengaplikasikan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan kesehatan. Bagaimana dengan system pendidikan keperawatan??? Masih jalan di tempat atau sudah mulai merintis penerapan pembelajaran yang efisien dengan penerapan tehnologi???

Tantangan era teknologi Kecerdasan Buatan (AI), data dan informasi (big data), komputasi awan (cloud technology), internet, uang digital (bitcoin), sosial media hingga keamanan data adalah tantangan yang harus bisa dihadapi para lulusan perguruan tinggi saat ini Masih banyak perguruan tinggi keperawatan dengan media pembelajaran cenderung kuno dan ketinggalan (seperti penyediaan alat laboratorium dan prosedurenya), sementara tehnologi rumah sakit sudah sangat maju Sangat penting untuk pendidikan keperawatan mengembangkan pelayanan keperawatan efektif dan relevan, terutama untuk mempermudah tindakan serta prosedur keperawatan dan medis – dimana teknologi dapat digunakan sebagai terapi sekaligus administrasi dan manajemen rumah sakit. Penting bagi tenaga kesehatan untuk mengikuti perkembangan teknologi digital termasuk layanan keperawatan, obat-obatan, terapi dan jenis pengobatan lainnya.

Tantangan era teknologi (cont…) Chris Penrose, wakil presiden senior operator seluler AS, divisi AT&T Internet of Things, mengatakan bahwa dengan menghubungkan hal-hal yang belum pernah terhubung sebelumnya, perawat dan dokter dapat memantau pasien dengan lebih baik. Mereka juga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara keseluruhan, baik di rumah maupun di fasilitas perawatan kesehatan

Tantangan dunia pendidikan keperawatan Banyak pekerjaan keperawatan yang mungkin nantinya akan digantikan oleh tehnologi semacam mesin atau robot, jadi untuk apa kita mengajarkan sesuatu yang mungkin bagi masa depan dunia kerja keperawatan tidak di gunakan lagi Kita semua di tantang untuk menghasilkan ide-ide baru dalam dunia keperawatan yang memperkuat Evidence Practice Dengan pesatnya perkembangan tehnologi digital, pendidikan keperawatan kedepan harus memperkuat unsure Care pada hal- hal kemanusiaan mendasar seperti melatih soal rasa, berpikir kreatifitas, sikap kritis, kolaborasi, mengetahui benar salah dan tidak kalah penting karakter yang tidak bisa digantikan oleh tehnologi

Tantangan Dunia Pendidikan Keperawatan Menghadapi teknologi digital tenaga kesehatan akan menjadi tugas yang berat, diharapkan mulai menggunakan dan menerapkan teknologi ini mulai dari diri sendiri. Salah satu teknologi yang dapat diadopsi oleh para dokter adalah telemedicine. Melalui layanan ini, dokter dapat mengatur jadwal konsultasi dengan pasien yang mungkin berhalangan datang atau mengalami immobilisasi. Dengan kata lain, perawat juga penting mengembangkan telenursing, melalui peran pendidikan tinggi keperawatan Dosen, mahasiswa dan petugas rumah sakit wajib mempelajari tentang analisis data besar, untuk memudahkan mereka dalam memahami pola perilaku pasien serta mobilitas staf secara baik.

Tantangan dunia kerja bidang keperawatan Kemajuan teknologi kesehatan telah berhasil menurunkan biaya operasi jantung, transplantasi organ, maupun pengobatan menggunakan sel punca (stem cell). Di sisi lain, dampak negatif kemajuan teknologi terjadi hampir di seluruh dunia tanpa memandang siapa yang menjadi pelakunya.

MASALAH INTERNAL DAN EKSTERNAL INSTITUSI PENDIDIKAN KEPERAWATAN INSTITUSI PENDIDIKAN MASIH BANYAK YANG BELUM MAMPU MENYELESAIKAN MASALAH INTERNAL (SDM, SARPRAS, SISTEM, PENJAMINAN MUTU, DLL) SEMENTARA MASALAH EKSTERNAL SUDAH SANGAT CEPAT BERUBAH ORIENTASI PENDIDIKAN MASIH BANYAK MENGARAH PADA KEBUTUHAN DOMESTIK DARIPADA KEBUTUHAN INTERNASIONAL

Peran Asosiasi Membina anggota meliputi kurikulum, SDM, sarana pembelajaran Mengupayakan peningkatan upaya penyelenggaraan -- pendidikan berkualitas -- pendidikan terstandar Penyetaraan informasi dan pengetahuan Penelaahan dan berpartisipasi dalam penerapan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan-kesehatan/keperawatan Memfasilitasi kerjasama luar negeri -- kesetaraan dalam kemitraan Berpartisipasi dalam kegiatan penetrasi pasar kerja lulusan - kecenderungan regional dan global 11/28/13

Pendidikan keperawatan Di Indonesia Harus memiliki standar nasional pendidikan untuk digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan,sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan ASEAN COMMUNITY Standar kompetensi nasional dan internasional / global 11/28/13

Peta jalan AIPNI menuju persaingan global Kebijakan pemerintah dalam pendidikan keperawatan GLOBAL Kegiatan AIPNI Meningkatkan daya saing institusi anggota Meningkatkan daya saing lulusan

a. Meningkatkan daya Pendidikan 1. Pemerintah 5. Daya saing profesional dalam institusi 4. Kemitraan Institusi LN 2. Kegiatan ilmiah di DN dan LN 3. Peningkatan kompetensi Tridarma 11/28/13

1. Pemerintah Memfasilitasi pengembangan berbagai kebijakan Sistem Akreditasi Sistem Uji Kompetensi Nasional

2. Kegiatan ilmiah di DN & LN Meningkatkan peluang ber kontribusi dalam kegiatan ilmiah di dalam dan luar negeri Berbagi kepakaran keilmuan diantara anggota Berbagi substansi melalui teknologi informasi Pertukaran Staf dengan mitra di LN

3. Peningkatan Kompetensi Tridarma inisiasi dan memfasilitasi pengiriman SDM dosen melanjutkan pendidikan di LN Menginisiasi peningkatan jumlah PS pasca sarjana di DN Melaksanakan berbagai pelatihan terutama terkait pelatihan pendidikan profesi (program preseptorship) Memfasilitasi peningkatan bahasa Inggris untuk dosen Memfasilitasi peningkatan kompetensi mendidik dlm keperawatan Memfasilitasi program binaan riset dan publikasi Memotivasi untuk mendapatkan program hibah PM 11/28/13

4. Kemitraan dengan institusi LN Memfasilitasi kegiatan kunjungan belajar (Studi banding) ke negara lebih maju. Memfasilitasi kerjasama dengan LN Menginisiasi kelas internasional Menginisiasi peluang bekerja bagi lulusan

5. Daya saing profesional dalam pendidikan perawat Mampu mengantisipasi berbagai tantangan Berinisiatif dalam mencari peluang Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan strategis yang berdampak positif untuk institusi Berdiri sejajar diantara institusi dalam wilayah regional dan internasional

b. Meningkatkan daya saing lulusan Peningkatan proses pembelajaran sesuai KKNI Peningkatan bahasa inggris/asing untuk mahasiswa Pertukaran mahasiswa dengan mitra di LN Mengembangkan/meningkatkan kelas internasionalisasi (bahasa pengantar inggris/asing lainnya) Mengembangkan/meningkatkan kelas internasional dengan menerima banyak mahasiswa asing 11/28/13

ISU dan KENDALA dalam Globalisasi Masalah Competitiveness dalam pendidikan keperawatan Professional Competitiveness – PBM, pelatihan2 Penguasaan Bahasa Asing Pelibatan dalam mengatasi masalah kesehatan -  MDG’s, pemberdayaan masyarakat. Perkembangan teknologi - informasi Pemahaman Sosial Budaya 11/28/13

Peta jalan PT KEP / AIPNI menyiapkan anggota menjadi regional/global player Mengatasi isu pendidikan dan ketrampilan Bekerjasama dalam Kegiatan untuk profesi Pengembangan infra struktur pengetahuan, inovasi riset & pembangunan Fokus pada kebijakan dan peraturan dan pengembangannya Kegiatan untuk menyiapkan para profesional Meningkatkan dan memfasilitasi kemampuan profesional institusi di tingkat regional dan global ENT/RUA-13/ACEH 11/28/13

TERIMAKASIH