Pemantauan Wilayah Setempat-Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) Izza Suraya, SKM, M.Epid Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Pemantauan Wilayah Setempat-Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) Visi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat FIKES UHAMKA: “Program Studi Kesehatan Masyarakat FIKES UHAMKA pada tahun 2020 menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi kesehatan masyarakat yang menghasilkan lulusan unggul di tingkat nasional yang memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial.“ Pemantauan Wilayah Setempat-Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) Izza Suraya, SKM, M.Epid Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Agenda Definisi Tujuan Prinsip Ruang Lingkup Analisis Data PWS-KIA Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Definisi Alat Manajemen Program KIA untuk memantau cakupan pelayanan KIA d suatu wilayah secara terus menerus agar dapat dilakukan tindak lanjut yang cepat dan tepat. Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Tujuan Memantau kemajuan pelayanan KIA dan cakupan indikator KIA secara teratur (bulanan) dan terus menerus. Menilai kesenjangan pelayanan KIA terhadap standar pelayanan KIA. Menentukan sasaran individu dan wilayah prioritas yang akan ditangani secara intensif berdasarkan besarnya kesenjangan. Merencanakan tindak lanjut dengan menggunakan sumber daya yang tersedia dan yang potensial untuk digunakan. Meningkatkan peran aparat dalam penggerakan sasaran dan mobilisasi sumber daya. Meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan KIA. Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Prinsip PWS-KIA Peningkatan pelayanan antenatal sesuai standar bagi seluruh ibu hamil di semua fasilitas kesehatan. Peningkatan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan kompeten diarahkan ke fasilitas kesehatan. Peningkatan pelayanan bagi seluruh ibu nifas sesuai standar di semua fasilitas kesehatan. Peningkatan pelayanan bagi seluruh neonatus sesuai standar di semua fasilitas kesehatan. Peningkatan deteksi dini serta penanggganan faktor risiko dan komplikasi kebidanan dan neonatus oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat. Peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh bayi dan balita sesuai standar di semua fasilitas kesehatan. Peningkatan pelayanan KB sesuai standar. Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Ruang Lingkup Pelayanan Antenatal Pelayanan Pertolongan Persalinan Pelayanan Ibu Nifas Pelayanan Neonatus Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Standar Pelayanan Antenatal A. Pelayanan Antenatal dokter spesialis kebidanan, dokter, bidan dan perawat Petugas ANC Minimal 4 kali Minimal 1 kali pada triwulan pertama Minimal 1 kali pada triwulan kedua Minimal 2 kali pada triwulan ketiga Frekuensi Anamnesa Px Fisik (umum & Kebidanan Px Lab rutin & khusus Intervensi umum & khusus Standar Pelayanan Antenatal 5T Timbang ; Tekanan Darah; Tetanus Toxoid; Tinggi Fundus Uteri; Tablet Zat Besi Kegiatan/SOP Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
B. Pertolongan Persalinan dokter spesialis kebidanan, dokter, bidan Tenaga Kompeten Pencegahan infeksi Metode sesuai standar Merujuk kasus komplikasi IMD Injeksi Vit K Prinsip Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
C. Pelayanan Ibu Nifas Tenaga Kompeten dokter spesialis kebidanan, dokter, bidan dan perawat Kegiatan Pmeriksaan TD,Nadi,Respirasi ,Suhu Pemeriksan Tinggi Fundus Uteri (involusi Ut) Pmeriksaan Lokhia & pengeluaran Pervagina Pemeriksaan Payudara :ASI Vit A 200.000 IU 2 kl (segera & stlh 24 jam I) KB Pasca Salin Kunjungan Nifas Kunjungan I : 6 jam – 6 hari PP Kunj ungan II : 2 mgg – PP (8-14 hr) Kunjungan III : 6 mgg (36-42) Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
D. Pelayanan Neonatus Frekuensi Pemeriksaan KN 1 : 6 – 24 jam stlh lahir. KN 2 : hari ke 3 sp hari ke 7 stlh lahir. KN3. : hari ke 8 sp hari ke 28 stlh lahir Frekuensi Px dan Pw BBL ( tlpusat, ASI ekl, inj Vit K1, zalf mata, HB-0. Px pendekatan MTBM : Tanda bahaya : inf bakteri, ikterus, diare, BB rendah dan masalah ASI. Hepatitis B-0. Konseling ibu : ASI eks, penc hipotermi, pw BBL. Penanganan rujukan (bila diperlukan). Pemeriksaan Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Antenatal Care Coverage Komplikasi terdeteksi Deteksi Dini Ibu Hamil BAHS Penduduk Ibu Hamil Tercatat Asuhan Antenatal Linakes PONED Komplikasi terdeteksi PONEK AMBULANS Asuhan Nifas dan Neonatal KB pasca salin Komplikasi dirujuk 12 Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA 12
ALUR PWS-KIA Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Tahapan PWS-KIA Pengumpulan Data Pencatatan Analisis Investigasi RTL Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Pengumpulan Data Jenis Data Sumber Data Data Sasaran (Jumlah Ibu hamil, ibu bersalin, jumlah neonates, jumlah seluruh bayi ) Data Pelayanan ( jumlah K1, jumlah K4, jumlah ibu hamil risti yang dirujuk masyarakat, jumlah ibu hamil risti yang ditangani, jumlah persalinan ditolong tenaga kesehatan, jumlah neonates yang melakukan PNC) Register Kohort Ibu, Bayi, dan balita Laporan persalinan dari penolong persalinan Laporan dari fasilitas pelayanan kesehatan Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Pencatatan Data KIA (1) Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Pencatatan Data KIA (2) Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Pencatatan : Diagram Alur Pencatatan KIA Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
PengolahanData Langkah-langkah pembuatan grafik PWS-KIa : Penyiapan data (K1, K4, Pn, KF, deteksi faktor risiko, PK, KN1, KNL, NK, Kby, Kbal, BS, CPR) Penggambaran grafik a) menentukan target rata-rata per bulan b) menghitung capaian kumulatif c) gambarkan tren Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Grafik PWS-KIA Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Analisis Data PWS-KIA (1) Analisis Sederhana Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Analisis Data PWS-KIA (2) 2. Analisis Lanjut Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Investigasi/Penelusuran Data Kohort Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Rencana Tindak Lanjut (1) RTL Ibu Hamil oleh Bidan Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Rencana Tindak Lanjut (2) 2. RTL Neonatus oleh Bidan Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
RTL (3) Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
RTL (4) Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
TUGAS Lakukan analisis sederhana terhadap indikator keluarga sehat terkait KIA di Kecamatan Saketi Kabupaten Pandenglang Hasil analisis dilaporkan dalam bentuk artikel (sistematika : Introduction, Method, Result, and Disccusion) Rujukan dalam artikel menggunakan sistem APA (penggunaan reference manager seperti Mendeley sangat diharapkan) Hasil analisis disebarluaskan dalam bentuk oral presentation pada waktu yang sudah ditentukan Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA
Epidemiologi Kesehatan Ibu dan Anak, Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, FIKES UHAMKA