ANALISIS RASIO PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN JUMLAH HARI PENJUALAN DALAM PERSEDIAAN oleh : Linda Purnamasari.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MODUL 8 PT. Pelangi MATERI KULIAH
Advertisements

Akuntansi keuangan lanjutan 1
MANAJEMEN KAS.
BAB 8 SISTEM PENGOLAHAN DATA DAN PELAPORAN
RASIO AKTIVITAS Kuliah ke – 6.
Analisis Rasio: Kinerja Operasi, Pemanfaatan Aset & Ukuran Pasar
Created by: Andriansyah Chowijaya Gunawan M. Toriq
Bab 7 Transaksi Persediaan Antar perusahaan
4 KONSEP RESIKO Thomas Alfa Edison.
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Akuntansi keuangan lanjutan 1
Rasio Aktivitas (Activity Ratio)
EKY ADHIPUTRA SISTEM INFORMASI
ANALISA ASPEK KEUANGAN
DI SUSUN OLEH : VIVI DWI ARYANTI APLIKOM E1.
PPERTEMUAN 6 RASIO AKTIVITAS.
ANALISIS RASIO KEUANGAN
Proses dan Dampak Six Sigma pada Produktivitas Organisasi
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PIUTANG ANALISIS PIUTANG USAHA PADA PT OMEGA CAKRAWALA UNTUK for further detail, please visit
Perancangan Sistem Informasi Perparkiran Universitas Komputer Indonesia This presentation demonstrates the new capabilities of PowerPoint and it is best.
SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG PADA SYSCOM DATA
PROGRAM ADMINISTRASI PENJUALAN ROTI PADA TOKO ROTI Kartika Dewi. H
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI E-COMMERCE PADA MOVE ON EVENT ORGANIZER
RASIO PROFITABILITAS BAB 7.
1 Modul 7 Pertemuan ke 7 Oleh : SUHARMADI,DRS.AK.MM.MSi
MANAJEMEN KEUANGAN 1 STIE MUHAMMADIYAH JAKARTA
Persediaan Chapter 9.
RASIO AKTIVITAS & RASIO PROFITABILITAS
MANAJEMEN PIUTANG.
Emilia Gustini, SE. M.Si. Ak. CA
Akuntansi keuangan lanjutan 1
BAB VIII LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Manajemen Dana Tunai Manajemen Kas yang Efisisen
PENGENDALIAN INTERNAL
PENJUALAN PADA TOKO MARINDRA ANALISIS PENILAIAN PERSEDIAAN TERHADAP HARGA POKOK for further detail, please visit
LAPORAN KEUANGAN PROFORMA
ANALISIS PENILAIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE FIFO, LIFO DAN Silpia Navita Sari for further detail, please visit
Bab 15 Kebijakan Investasi dan Pembelanjaan Modal Kerja
MODAL KERJA Di susun Oleh Kelompok 3 (Pararel semester 4) :
Formula Dasar Dalam Analisa Laporan Keuangan
MANAJEMEN MODAL KERJA BAB - IV.
EVALUASI KINERJA KEUANGAN
BAB 6 Akuntansi untuk Perusahaan Dagang
RASIO AKTIVITAS. PENGERTIAN Rasio Aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya.
MERINTIS USAHA DAN MODEL PENGEMBANGANNYA
LAPORAN KEUANGAN PROFORMA
PENGANTAR AKUNTANSI.
Bismillahirohmanirrohim…
SURAT TUNTUTAN DAN PENYELESAIANNYA
Analisis Pemanfaatan Aktiva
Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Manajemen Keuangan.
BAB II MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG
Manajemen Piutang Manajemen Keuangan 1.
INVESTASI DALAM PERSEDIAAN DAN PIUTANG
Sesi : 3.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN
PERSEDIAAN. Dasar-Dasar Persediaan Persediaan Barang Dagang Perusahaan Dagang Barang Jadi Barang Dalam Proses Bahan Baku Perusahaan Manufaktur Klasifikasi.
Alisa Agustina PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA
LAPORAN KEUANGAN PROFORMA
Di susun Oleh : Dentries Setia PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
Bab 5 Pengambilan Risiko
Persediaan Chapter 9.
Manajemen Piutang Manajemen Keuangan 1. KELOMPOK 5 NAMA : ABDUL SALAM MUBAROK(1755O3OO2) JEFFRY BRYAN ROY. H( ) NANANG NUR SEHA( ) NINO.
STIE MUHAMMADIYAH JAKARTA DR. LELA NURLAELA WATI, SE.MM
INFORMASI PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA TOKO XYZ DENGAN LeoNardi
AKUNTANSI DASAR Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan MEDIA MENGAJAR UNTUK SMK/MAK KELAS X.
Transcript presentasi:

ANALISIS RASIO PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN JUMLAH HARI PENJUALAN DALAM PERSEDIAAN oleh : Linda Purnamasari

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG usaha dihadapkan pada permasalahan yang semakin kompleks dan dinamis. Untuk menghadapi permasalahan tersebut, perusahaan dituntut untuk inovatif dan mampu melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan–perubahan yang terjadi. Salah satunya dalam perusahaan dagang, dimana permasalahan dalam kemampuan menyimpan persediaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya dapat menjadi masalah yang sangat kompleks. Kegagalan untuk melakukan hal itu bisa mengakibatkan hilangnya penjualan. Di sisi lain, terlalu banyak menyimpan persediaan akan dapat meningkatkan risiko kerugian akibat penurunan harga, kerusakan atau perubahan pola pembelian pelanggan.

1.2 IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan kepada latar belakang di atas, maka yang menjadi permasalahan pokok dalam tugas akhir ini adalah membandingkan seberapa efektif dan efisien antara perusahaan Supervalu Inc. dengan Zale Corporation dalam kemampuan mengelola persediaannya apabila dilihat dari laporan keuangannya pada tahun 2008. 1.3 TUJUAN Adapun tujuan tugas ini adalah untuk menganalisis laporan keuangan sehingga mampu menilai efisiensi dan efektifitas pengelolaan persediaan perusahaan, yaitu dengan menggunakan analisis rasio perputaran persediaaan dan jumlah hari penjualan dalam persediaan.  

BAB II PEMBAHASAN Seperti banyak jenis analisis laporan keuangan yang lain adalah mungkin untuk menggunakan lebih dari satu ukuran dalam menganalisis efisiensi dan efektivitas pengelolaan persediaan perusahaan. Dua ukuran yang dimaksud adalah perputaran persediaan dan jumlah hari penjualan dalam persediaan.  

1.Rasio Perputaran Persediaan Perputaran Persediaan (inventory turnover) mengukur hubungan antara volume barang yang dijual dengan jumlah persediaan yang dimiliki selama periode berjalan. Rasio ini dihitung sebagai berikut : Perputaran Persediaan = Persediaan rata-rata dapat dihitung dengan menggunakan angka-angka mingguan, bulanan atau tahunan. Untuk menyederhanakan, menentukan persediaan rata-rata dengan membagi jumlah persediaan pada akhir dan awal tahun dengan 2.

2. Rasio Jumlah Hari dalam Persediaan Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan (number of day’s sales in inventory) adalah ukuran mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membeli, menjual, dan mengganti persediaan. Hal ini dihitung sebagai berikut : Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan = Harga Pokok Penjualan harian rata-rata ditentukan dengan membagi Harga Pokok Penjualan dengan 365.

Hasil analisis 1 Perputaran Persediaan bagi Supervalu Inc. adalah 15,9 dan untuk Zale Corp. adalah 1,4. Secara umum, semakin besar perputaran persediaan, maka semakin efektif dan efisien perusahaan mengelola persediaannya. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa Supervalu Inc. lebih mampu mengelola persediaannya dibandingkan dengan Zale Corp. namun perbedaan dalam perusahaan begitu besar sehingga tidak memungkinkan untuk menentukan secara khusus seberapa baik perputaran persediaan. Sebagai contoh, Supervalu Inc. merupakan sebuah distributor makanan terkemuka dan peritel peritel makanan terbesar ke-10 di AS. Karena persediaan Supervalu Inc. merupakan barang-barang yang tidak tahan lama, perputaran persediaannya besar juga tinggi. Sebaliknya, Zale Corp. merupakan toko perhiasan mewah di AS. Jadi perputaran persediaannya kemungkinan lebih rendah dari pada Supervalu Inc.

Hasil Analisis 2 Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan untuk Supervalu Inc. adalah 23,1 hari dan untuk Zale Corp. 263,6 hari. Secara umum, semakin rendah jumlah hari penjualan dalam persediaan maka semakin baik. Seperti halnya dengan perputaran persediaan, setiap indusrti berbeda dan karenanya tidak ada rasio yang tepat yang berlaku bagi semua perusahaan, seperti halnya pada Supervalu Inc. dan Zale Corp.  

BAB III PENUTUP 1.1 KESIMPULAN Dari hasil perhitungan analisis rasio perputran persediaan dan jumlah hari penjualan dalam persediaan dapat diambil kesimpulan bahwa pada: Supervalu Inc. : dengan perputaran persediaan sebesar 15,9 dan jumlah hari penjualan dam persediaan 23,1 hari maka Supervalu merupakan perusahaan yang mampu mengelola persediaannya secara efektif dan efisien. Zale Corporation : dengan perputaran persediaan sebesar 1,4 dan jumlah hari penjualan dalam persediaan 263,6 hari maka Zale kurang efektif dan efisien dalam mengelola persediaannya.

1.2 SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah dilakukan, maka terdapat saran yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam mengelola persediaannya yaitu: 1. memaksimalkan nilai perputaran persediaan dan meminimalkan jumlah hari penjualan dalam persediaan. 2.Perusahaan harus lebih efisien memanfaatkan aktiva yang dimiliki dalam kegiatan operasionalnya untuk meningkatkan pendapatan atau meningkatkan laba bersih.  

TERIMA KASIH