Representasi audio dan video

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TEKNIK MODULASI.
Advertisements

Video Pertemuan 03 Matakuliah : L0182 / Web & Animation Design
Chapter 4 Video Video adalah kumpulan gambar yang yang ditampilkan satu-satu (kontinyu) berdasarkan satuan waktu atau sering disebut sebagai moving picture.
Universitas Islam Indonesia
VIDEO.
Representasi audio dan video
Tugas PTIK Kelas 06 Muhammad Resma Ridha
TELEVISI Warsun Najib.
Representasi Audio dan Video. Dubuat oleh: Tio Zailindra ( )
Diagram blok sistem instrumentasi
Digitalisasi Sinyal Suara (Voice/speech coding)
Pertemuan 3: Aplikasi Audio dan Suara
Teknik-PCM (01) PCM merupakan metode umum untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital Dalam sistem digital, sinyal analog yang dikirimkan cukup.
Tech.support Kualitas Puncak Gambar Digital Geometric Interline Generation Argolithm.
Slide 4 – Sistem Transmisi Modulasi & Multiplexing
Dalam Sinyal Waktu-Kontinu & sinyal Waktu Diskrit
Video.
BAB 3 PEMROSESAN SINYAL DIGITAL
SUARA DAN AUDIO.
PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA
TRANSMISI ANALOG DAN TRANSMISI DIGITAL
AUDIO VISUAL APLIKASI TOPIK 3 SISTEM VIDEO DAN TELEVISI
1 Pertemuan 6 Transmisi Digital Matakuliah: H0122/Dasar Telekomunikasi Tahun: 2005 Versi: 5.
Pertemuan 4 Modulasi Digital
Konversi Sinyal Analog ke Sinyal digital dan sebaliknya
Teknologi informasi dan multimedia
DIGITALISASI AUDIO.
TEKNIK MODULASI.
PASCA PRODUKSI TOPIK 2 SISTEM TELEVISI DAN FORMAT VIDEO
Konversi Data Analog Vs Digital
VIDEO Pertemuan VI. Video Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses,mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan.
PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL (PSD) ADC dan DAC Oleh : Mulyono
Soal-soal Latihan ADC.
VIDEO.
ADC (Analog to Digital Converter)
PENGANTAR MIKROKONTROLLER SESI 6
TEKNIK MODULASI.
Video Pertemuan 5.
Materi 1. Konsep dasar, pembuatan dan aplikasi multimedia
KOMUNIKASI DATA TEMA : PHYSICAL LAYER SUBTEMA : TRANSMISI DIGITAL BAHASAN : ANALOG TO DIGITAL CONVERSION Oleh : Danny Kurnianto,S.T.,M.Eng. Sekolah Tinggi.
Dasar Audio Processing
AUDIO VISUAL APLIKASI SISTEM VIDEO DAN TELEVISI
Pengolahan Citra Digital
Dasar Audio Processing
PASCA PRODUKSI TOPIK 2 SISTEM TELEVISI DAN FORMAT VIDEO
Produksi Konten Multimedia (lanjutan)
Dosen : Bella Hardiyana S. Kom
Dosen : Bella Hardiyana S. Kom
PENGOLAHAN SINYAL DIGITAL
Suara dan Audio Pertemuan 5.
Representasi Data Digital Video
KUALITAS LAYANAN (QoS) PADA SISITEM MULTIMEDIA.
SM Pengantar Sistem Telekomunikasi
Multimedia System Hypermedia Hypertext.
Analog to Digital Convertion Arduino
CHAPTER 9 KUALITAS LAYANAN (QoS) PADA SISITEM MULTIMEDIA.
Sistem Multimedia Materi : Audio/Suara.
PERTEMUAN KE-1 Sumber :Prof. Sinisa Todorovic
Chapter 2 Audio dan Suara
PENGOLAHAN CITRA DAN POLA CITRA DIGITAL
Pertemuan 10 (Lanjutan) F. Menaikkan Kapasitas Penyimpanan Data
SINYAL TRANSMISI.
Pertemuan 2 Representasi Digital Sinyal Multimedia
Pengolahan Sinyal.
TEKNIK MODULASI.
PRINSIP DASAR SISTEM ISYARAT ELEKTRONIK OPERASI SINYAL DAN SISTEM
Chapter 2 Audio dan Suara
Representasi Data Digital Audio dan Suara
Oleh: Drs. Hanesman, MM. Ahmaddul Hadi, S.Pd. M.Kom. Padang
Pengolahan citra digital
Transcript presentasi:

Representasi audio dan video LISA DIAH RAHAYU 2712100049

Representasi Audio Gelombang suara analog tidak dapat langsung direpresentasikan pada komputer. Bunyi yang terjadi secara berkelanjutan dikarenakan karena adanya gelombang analog. Untuk merubah gelombang analog kedalam komputer dapat dilakukan dengan cara digitalisasi gelombang analog. Analog to Digital Converter (ADC) mengubah amplitude sebuah gelombang kedalam waktu interval (samples) sehingga menghasilkan representasi digital dari suara. „Komputer mengukur amplitudo pada satuan waktu tertentu untuk menghasilkan sejumlah angka. „Tiap satuan pengukuran ini dinamakan “SAMPLE”.

Frekuensi Tiga frekuensi yang sering digunakan dalam multimedia adalah kualitas CD : 44.1 kHz 22.05 kHz 11.025 kHz Ukuran sampelnya 8 bit dan 16 bit. Semakin besar ukuran ukuran sampel, semakin baik data yang mendeskripsikan suara. Ukuran sampel 8-bit menyediakan 256 unit untuk mendeskripsikan range dinamis atau amplitudo (level suara dalam satu waktu) dari potongan suara yang ditangkap.

Analog To Digital Conversion (ADC) Adalah proses mengubah amplitudo gelombang bunyi ke dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling), sehingga menghasilkan representasi digital dari suara Sampling rate : beberapa gelombang yang diambil dalam satu detik. Contoh : jika kualitas CD Audio dikatakan memiliki frekuensi sebesar 44100 Hz, berarti jumlah sample sebesar 44100 per detik

Analog To Digital Conversion (ADC)

Sampling

Sistem Pengkodean Audio Digital Gelombang audio umumnya bersifat kontinu dan diubah ke dalam bentuk diskrit. Langkah yang dilakukan adalah : Pengambilan sampling Kuantisasi Pengkodean

Contoh Sampling Ketika melakukan sampling gelombang dengan ADC, terdapat dua kendali : Sampling rate : berapa banyak sample yang diambil perdetik Sampling precision : berapa banyak perbedaan gradasi (level kuantisasi) yang mungkin ketika mengambil sample

Contoh Sampling Asumsi : Sampling rate = 1000 per detik Precision = 10

Contoh Sampling Sampling error dapat dikurangi dengan menaikkan sampling rate dan precision. Gambar berikut sample rate dan precision dinaikkan 2 kali lipat (20 gradasi pada rate 2000 sample per detik)

Representasi Video Video: Teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Berkaitan dengan “penglihatan dan pendengaran” Video merupakan gabungan gambar dengan audio

Frame Rate Mendefinisikan metode untuk mengenkode informasi ke dalam sinyal elektronik yang menciptakan gambar televisi. a. Progressive Scan b. Interlaced Scan

Standar Frame Rate Standar Pengguna Deskripsi NTSC Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Jepang Satu frame video terbuat dari 525 garis horizontal yang di-scan dan digambar ke dalam tabung gambar berlapis fosfor setiap 1/30 detik dengan electron yang bergerak cepat. Gerakan electron membuat dua lintasan (genap dan ganjil) ketika menggambar satu frame video. Masing-masing lintasan melukis sebuah field (dalam kecepatan 60 Hz), dan dua field dikombinasikan untuk menciptakan satu frame dengan kecepatan 30 fps (frame per second). PAL Inggris, Eropa Barat, Australia, Afrika Selatan, Cina dan Amerika Selatan Meningkatkan resolusi layar menjadi 625 garis horizontal, namun memperlambat kecepatan scan menjadi 25 frame per detik. Sama seperti NTSC, garis genap dan ganjil digabungkan, setiap field memerlukan 1/50 detik untuk menggambar (50 Hz) SECAM Perancis, Eropa Timur, USSR, dan beberapa negara lain Menggunakan system 625 garis horizontal, 50 Hz, namun berbeda dari system warna NTSC dan PAL dalam hal teknologi dan metode penyiaran.

Encoding dan Digitalisasi video analog Proses digitalisasi sinyal analog ke digital : Sampling rate, mencari nilai parameter scanning pada video, nilai resolusi horizontal, resolusi vertical, frame rate dan aspect ratio. Berdasarkan parameter tersebut diperoleh total nilai minimum sampling rate (S). Memberikan tingkatan kuantisasi, yaitu maksimum noise yang dibenarkan, toleransi kehilangan paket gambar perdetiknya antara 5 s.d 10%

Encoding dan Digitalisasi video analog Digitalisasi warna video : memberikan perwakilan 3 warna : merah, biru, hijau (RGB). Makin banyak warna yang terwakilkan makin baik (memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar). Warna direpresentasikan dalam bit (8-bit, 16-bit, 24-bit, dst). Video digital menggunakan variasi non-linier dari RGB yang dinamakan YCbCr, dimana Y mewakili luminance atau brightness, sedangkan CbCr merepresentasikan chrominance (“pure” color).

Video Digitizer

Thank you