Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Subdit Statistik Tanaman Perkebunan
Advertisements

Perkembangan Data Pengangguran di Jawa Timur dan Proyeksinya disampaikan oleh Gantjang Amannullah, MA Kepala Bidang Statistik Sosial, BPS Prop. Jawa.
Menyiapkan Bahan Menghubungi Pejabat Setempat Menemukan Lokasi Survei Menemukan Rumah Tangga Sampel Menemukan Responden Perjalanan dan Penginapan Gambar:
Umum Pengenalan Tempat Kol (1) dan (2) Kol (3) dan (4) Kol (5) Kol (6)-(9) Kol (10) dan (11) Kol (12) dan (13) Kol (14) dan (15) Baris Penjumlahan 100%
SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA
Official Statistics Lingkup Kegiatan : Deputi Produksi
Sosialisasi Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan (PEP) RAN/RAD - GRK
Endah Murniningtyas Deputi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
TABEL INPUT OUTPUT REGIONAL.
STATISTIK TANAMAN PANGAN
STATISTIK PETERNAKAN.
Statistik Tanaman Pangan
SUBDIT STATISTIK HARGA PRODUSEN
RENCANA PEMBANGUNAN PERUMAHAN RUMAH SEJAHTERA FLPP
Sistem Pengkodean Wilayah Administrasi BPS
Organisasi Tim Pewawancara Fungsi Pengawas dan Editor
Workshop Rehabilitasi & Rekonstruksi Usaha Peternakan Sapi
Metodologi BAB m Metode Sampling Metode Pengumpulan Data
S. Happy Hardjo Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat
LANGKAH-LANGKAH melaksanakan SURVEI CONTOH
PEDOMAN PEMUTAKHIRAN DIREKTORI INDUSTRI BESAR DAN SEDANG
SURVEI INDUSTRI MIKRO DAN KECIL (IMK)
PENGUMPULAN DAN PENYAJIAN DATA POTENSI DESA
Produktivitas Hortikultura 2013 Bawang Merah dan Cabai Merah
Tujuan SSU Mendapatkan data statistik upah yang lebih rinci, yaitu upah menurut jenis kelamin dan jenis jabatan/ pekerjaan untuk : - karyawan non produksi/pelaksana.
METODOLOGI R ISET K ESEHATAN D ASAR 2010 (RISKESDAS 2010)
METODOLOGI SURVEI UBINAN 2012
Subdit Statistik Tanaman Perkebunan
Inventarisasi dan Identifikasi Kegiatan Statistik Hortikultura 2013
SURVEI CONTOH PERTEMUAN KE-4.
THREE STAGE SAMPLING (SAMPLING TIGA TAHAP)
PERIKANAN DAN KEHUTANAN
SURVEI PENDUDUK ANTAR SENSUS
NILAI TUKAR PETANI (NTP)
STATISTIK PERTAMBANGAN NON MIGAS
METODOLOGI SUSENAS 2010 Kerangka sampel yang digunakan dalam Susenas 2010 terdiri dari 2 jenis, yaitu: 1.Kerangka pemilihan sampel primer (primary sampling.
ANGKET PEMBACA HARIAN Field Data dan Sampel Angket dimuat pada hari Jumat, 1 Mei 2009 Penantian pengembalian Angket dari tanggal 1-15 Mei 2009 Jumlah.
ANGKET PEMBACA TABLOID Field Data dan Sampel Angket dimuat pada hari Jumat, 1 Mei 2009 Penantian pengembalian Angket dari tanggal 1-15 Mei 2009.
Kegiatan Statistik Kehutanan
Peta Peningkatan Pemenuhan Energi Listrik Tiap Provinsi Hasil Model
Asisten Pemerintahan dan Kesra
Modul / Tatap Muka 14 KOLONIALISME IDEOLOGI EKONOMI,TEORI EKONOMI DAN
Feedback Sistem Informasi SDM Kesehatan
Alur Paparan Pendahuluan Kategori dan Mekanisme Penilaian
WILAYAH SASARAN PROGRAM PKB PPPPTK MATEMATIKA 2017
Sumber : Juknis Pengembangan KSM Hal.12
Kebijakan Registrasi Tenaga Kesehatan Indonesia
PERATURAN KPU TENTANG TAHAPAN, PROGRAM, DAN JADWAL PENYELENGGARAAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI, DAN/ATAU WALIKOTA.
Menyongsong Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017
Jumlah KK yang Sudah Terdata Per Provinsi Tahun 2017
Kabupaten/Kota yang telah Menginisiasi KLA sampai Tahun 2014
DATA KELULUSAN SERTIFIKASI GURU TAHUN 2007 S.D 2010
DATA KEBUTUHAN GURU (NASIONAL) TAHUN
Sumber Jurnal: Agung Eddy Suryo Saputro PPT oleh: Siska Anggraeni
PENGELOLA PERENCANAAN KEBUTUHAN SDMK PROV/KAB/KOTA
DATA KEBUTUHAN GURU SD NEGERI (NASIONAL) TAHUN
SASARAN INDIKATIF LUAS TANAM, LUAS PANEN, PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS
DATA KEBUTUHAN GURU SMK NEGERI (NASIONAL) TAHUN
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA
Oleh: Risyana Hermawan
EVALUASI PENANGGULANGAN GANGGUAN REPRODUKSI WILAYAH BVET MEDAN
EVALUASI PENANGGULANGAN GANGGUAN REPRODUKSI 2017
RENCANA DAN REALISASI KEGIATAN PISEW
Direktur Perlindungan Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura
DIREKTUR PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
Progres dan Rencana Kerja Tindak Lanjut PFI
Traditional Houses of Indonesia
EVALUASI PENYERAPAN ANGGARAN PERCEPATAN PENDAFTARAN VARIETAS LOKAL
JADWAL KEGIATAN SAKERNAS 2019
Metodologi Sakernas BPS ROTASI KELOMPOK RUMAH TANGGA
Transcript presentasi:

Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan

PENDAHULUAN

Latar Belakang Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mempunyai peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peranan cukup besar adalah tanaman pangan yang meliputi antara lain padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar. Mengingat pentingnya pemenuhan kebutuhan komoditi tanaman pangan untuk konsumsi dalam negeri, kebijakan pemerintah selayaknya lebih diarahkan pada peningkatan produksi yang menguntungkan semua pihak, baik pelaku usaha maupun konsumen. Salah satu informasi yang dibutuhkan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang efektif adalah Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan.

Tujuan Kegiatan Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan Tahun 2011 bertujuan untuk mendapatkan data mengenai struktur ongkos usaha tani tanaman pangan meliputi antara lain penggunaan benih, pupuk, pestisida, pekerja, jasa pertanian, dan biaya/pengeluaran lain yang dibutuhkan dalam usaha tanaman pangan. Selain itu, juga dikumpulkan data pendukung seperti karakteristik demografi rumah tangga, keterangan umum usaha tani, serta kondisi bangunan dan fasilitas tempat tinggal rumah tangga usaha tani tanaman pangan.

Ruang Lingkup Kegiatan Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan Tahun 2011 mencakup 16 provinsi sentra produksi tanaman pangan yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Organisasi Lapangan Petugas lapangan terdiri dari pengawaspemeriksa (PMS) dan pencacah (PCS). Pengawas/pemeriksa adalah staf BPS Provinsi dan atau Staf BPS Kabupaten/Kota terpilih yang bertanggung jawab atas mutu data dan ketepatan waktu pelaksanaan. Pencacah diutamakan Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) pada kecamatan terpilih

Dokumen yang Digunakan Daftar SUB-L Daftar VSOUTTP11-LKProv Daftar VSOUTTP11-TSRT Daftar VSOUTTP11-LPPRT Daftar VSOUTTP11-DSRT Daftar VSOUTTP11-S Buku Pedoman Pelaksanaan

Jadwal Pelaksanaan Survei SOUT Tanaman Pangan 2011

METODOLOGI

Kerangka Sampel Kerangka sampel Survei Struktur Ongkos Usaha Tani (SOUT) Tanaman Pangan tahun 2011 merupakan subsampel dari Survei Ubinan Tahun 2011 dengan blok sensus seluruh blok sensus terpilih Survei Ubinan subround Januari–April dan subround Mei– Agustus 2011. Kerangka sampel rumah tangga Survei SOUT Tanaman Pangan 2011 adalah daftar rumah tangga usaha tani tanaman pangan yang telah melakukan panen pada bulan Januari–Agustus 2011. Daftar rumah tangga usaha tani tanaman pangan tersebut merupakan hasil listing dari blok sensus-blok sensus terpilih Survei Ubinan subround Januari–April dan Mei–Agustus 2011 yang dilakukan pada bulan Desember 2010 untuk subround Januari– April dan bulan April 2011 untuk subround Mei-Agustus.

Pemilihan Kabupaten Mengurutkan kabupaten/kota berdasarkan total luas panen subround I dan II untuk setiap komoditi secara descending, kemudian diberikan ranking (1, 2, 3, dst). Menjumlahkan ranking yang didapatkan dari tahapan pertama. Mengurutkan kembali kabupaten/kota berdasarkan total ranking secara descending. Memilih sejumlah kabupaten/kota yang memiliki total ranking terkecil sesuai dengan target sampel kabupaten pada provinsi terpilih.

Alokasi Sampel Rumah Tangga per Kabupaten/Kota dengan : mj = Target sampel rumah tangga Survei SOUT Tanaman Pangan 2011 di kabupaten/kota j. Mj = Jumlah rumah tangga tanaman pangan yang panen pada subround Januari–April atau Mei–Agustus 2011 hasil listing subround Januari-April atau Mei-Agustus Survei Ubinan 2011 di kabupaten/kota j. m0 = Target sampel rumah tangga Survei SOUT Tanaman Pangan 2011 di suatu provinsi.

Rumah Tangga Tanaman Pangan yang Panen Tabel 1. Contoh Alokasi Rumah Tangga Tanaman pangan Per Kabupaten/Kota (Daftar VSOUTTP11−LKProv) Kabupaten /Kota Jumlah Rumah Tangga Tanaman Pangan yang Panen (Mj) Alokasi Sampel (1) (2) (4) (5) 03 Aceh Selatan 25 5,00 11 04 Aceh Tenggara 36 6,00 13 05 Aceh Timur 42 6,48 14 09 Pidie 94 9,69 20 10 Bireuen 46 6,78 11 Aceh Utara 12 Aceh Barat Daya 12 3,46 7 14 Aceh Tamiang 3,32 312 47,51 100

Tabel 2. Lembar Pembantu Pemilihan Rumah Tangga Sampel Daftar VSOUTTP11−LPPRT

Target sampel rumah tangga usaha tani Tabel 3. Rekapitulasi Jumlah Rumah Tangga Usaha Tani suatu Jenis Tanaman Pangan pada VSOUTTP11-TSRT Blok Sensus Jumlah RTU Kumulatif Selang TAR (Ri) No. RT suatu komoditi dalam BS (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 2 3 . k M1j M2j M3j Mkj M1j + M2j M1j+M2j+M3j Mj 1 - M1j (M1j+1) - M2j (M2j+1) - M3j (Mkj-1+1) - Mkj   Target sampel rumah tangga usaha tani mj Provinsi : Kabupaten : Komoditi : Subround :

dengan : Mj = jumlah Ruta usaha tani suatu komoditi yang melakukan panen periode Januari-April 2011 untuk Subround I atau Mei-Agustus untuk Subround II hasil listing pada kab./kota ke-j. mj =target sampel Ruta usaha suatu komoditi SOUT Tan. Pangan 2011 pada kabupaten/kota ke‑j.

Misalkan dari hasil listing di 4 BS ubinan (SUB-L) pada suatu kab Misalkan dari hasil listing di 4 BS ubinan (SUB-L) pada suatu kab. terpilih terdapat 35 Ruta. usaha tani kedelai per BS seperti pada tabel 5. Jika target sampel Ruta usaha tani kedelai untuk kab. tsb. 7 Ruta, maka penenntuan Ruta usaha kedelai terpilih adalah sebagai berikut: Tabel 5. Contoh Pengisian Daftar VSOUTTP11-TSRT Blok Sensus Jumlah RT Kedelai Kumulatif Selang kumulatif TAR (Ri) No. RT Kedelai dalam BS (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 2 3 4 10 5 15 20 35 1 – 10 11 – 15 16 – 20 21 - 35 5,10 25,30,35 5,10,15 Target sampel rumah tangga usaha tani kedelai (mj) 7