PENURUNAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN MELALUI PENERAPAN PHBS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
INDIKATOR KESEHATAN PRODUKSI
Advertisements

ANTIKA DEWI INDRIA PUSPITA program SARJANA KEPERAWATAN STIkes Kendedes Malang.
MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN MELALUI PENERAPAN PHBS
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
PENGGERAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) & KESEHATAN IBU dan ANAK DI RUMAH TANGGA 4/3/2017 KKN 89 Dsn. Banjarsari, Ds. Bareng, Kec. Bareng-Kab.
LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) SURVEILANS GIZI DI WILAYAH PUSKESMAS JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA TAHUN 2012   DISUSUN OLEH : MAZKUR.
POSYANDU BALITA RIWANTO, SKM.
Tujuan Pengaturan Upaya Kesehatan Anak:
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
Dr. Ina Hernawati, MPH Direktur Bina Gizi Masyarakat
PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA
MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN MELALUI PENERAPAN PHBS
Enny Zuliatie Die-J YPI (Drop in Center Cijantung Yayasan Pelita Ilmu)
BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN ( BOK )
PENYEHATAN LINGKUNGAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
PRESENTASI DOKTER KECIL DAN KESEHATAN
POLINDES (Pondok Bersalin Desa)
Standar Pelayanan Minimal Puskesmas
PRESENTASI DOKTER KECIL DAN KESEHATAN
Pertemuan ke-11 Simpus Puskesmas Gambaran Umum Puskesmas
PRESENTASI DOKTER KECIL DAN KESEHATAN
PENINGKATAN PHBS DALAM PENGEMBANGAN DESA SIAGA
GIZI anak BALITA SUDARMANI DJOKO MKes.
HASIL PENCAPAIAN INDIKATOR SPM BIDANG KESEHATAN TAHUN 2008
Diskusi Forum Kesehatan Masyarakat Kecamatan Ungaran Timur
PROGRAM PHBS ( PERILAKU HIDUP BERSIH dan SEHAT )
PUSKESMAS KARANGAN OLEH MARTA RAHAYU
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA/ KELURAHAN
ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN TAHUN OLE h Dr.Hj.Musdiawaty HR RoE,M.Kes Watansoppeng, 19 Maret 2014.
PUSKESMAS VISI Tercapainya Kecamatan sehat menuju
H. ARSON ABADI, SKM, M.Si Dinas Kesehatan Kab.OKU SELATAN
PENGGERAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI RUMAH TANGGA
PUSKESMAS VISI Tercapainya Kecamatan sehat menuju
PENINGKATAN STATUS GIZI MASYARAKAT Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
RISET KESEHATAN DASAR ( RISKESDAS ) 2013
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI RUMAH TANGGA
SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN LB-4
PROGRAM KIA Kesehatan Ibu dan Anak.
PENGUKURAN KESEHATAN Definisi indikator
UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)
Promosi Kesehatan dalam Berbagai Tatanan
ILMU KESMAS X (PROGRAM2 KESEHATAN)
OPTIMALISASI PELAKSANAAN JAMINAN PERSALINAN Dalam rangka Percepatan Pencapaian MDGs 2015 Tjetjep Yudiana,SKM, M.Kes KEPALA DINAS KESEHATAN PROPINSI KEPULAUAN.
PHBS DI TEMPAT-TEMPAT UMUM(TTU)
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)
KONSEP POSYANDU OLEH : Ns. Wijanarko Heru Pramono, S.Kep.
IMPLEMENTASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Oleh Tim Promosi Kesehatan.
Dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc
MASALAH DAN PROGRAM KEP
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD)
Apa itu PHBS ? PHBS adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran. sehingga anggota keluarga.
ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
POSYANDU Devi Angeliana K, SKM, MPH.
 Wujud pemberdayaan masyarakat  UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat)  Promotif, Preventif  Mulai dicanangkan 1986.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.  PHBS di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tau, mau dan mampu.
PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DINKES KPB. KRUI 2016.
EVALUASI DAN IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIWARUGA TAHUN 2018.
HASIL MMD DESA GEDANGSEWU TAHUN Masalah yang ditemukan Akses Pelayanan dan Pembiayaan Kesehatan 1.Masih adanya anggota keluarga yang berobat ke.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Disampaikan oleh : Ns. M. Nurman, M. Kep Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKes Tuanku Tambusai Bangkinang.
PHBS di Institusi Kesehatan. Institusi Kesehatan Institusi Kesehatan adalah : sarana yang diselenggarakan oleh pemerintah, swasta atau perorangan yg digunakan.
KESEHATAN ANAK di indonesia
1 PROGRAM PHBS ( PERILAKU HIDUP BERSIH dan SEHAT ) O l e h : RAMLI.
Upaya akselerasi pencapaiaN SDGs. SDGs ( Sustainable Development Goals ) sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan.
1 PROGRAM PHBS ( PERILAKU HIDUP BERSIH dan SEHAT ) O l e h : RAMLI.
BAHAN PAPARAN : SOSIALISASI PERBUP. NOMOR 49 TAHUN 2018 TENTANG PHBS PERILAKU HIDUP “ BERSIH & SEHAT(PHBS) “ PROMOSI KESEHATAN Puskesmas Delang Kec. Delang.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UPT Puskesmas Kasiyan 2019.
PHBS RUMAH TANGGA (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Oleh : Almayda Anastasia,SKM Puskesmas Cipadu.
Transcript presentasi:

PENURUNAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN MELALUI PENERAPAN PHBS AMMAN, S.Sos., M.Kes Kepala Bidang Kemitraan dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang

MDGs 2015 CAPAIAN MDG 2015 8 Tujuan RPJMN 2010 – 2014 PEPRES No: 5/2010 MDG 2015 8 Tujuan 71,2 Meningkatnya UHH menjadi 72,0 thn 7,27 per 1000 KH Menurunnya AKB menjadi 24 per 1000 KH 23 per 1000 KH 57,92 per 100.000 KH Menurunnya AKI menjadi 118 per 100.000 kh 102 per 100.000 KH 18,4% pada anak balita Menurunnya prevalensi gizi-kurang pada anak balita menjadi 15%. 18,8% Poverty & Hunger Maternal Health EDUCATION Comm. Diseases GENDER ENVIRONMENT CHLD HEALTH PARTNERSHIP 2

TARGET MDGs 2015 (Millenium Development Goals) NO SUBSTANSI TARGET 2015 1 AKI (/100.000) 60 2 AKB (/1000) 8,5 3 AKABA (/1000) 11,85 DINKES PROV JATENG 2012

DERAJAT KESEHATAN No KONDISI 2009 2010 2011 2012 2013 1 Umur Harapan Hidup (UHH) 71,25 71,40 - 2 Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup) 121,01 110,27 109,80 65,47 57,92 3 Angka Kematian Bayi (per 1000 kelahiran hidup) 6,34 7,38 7,09 6,75 7,27 4 Angka Kematian Balita (per 1000 kelahiran hidup) 6,83 8,68 7,94 7,60 8,11 4 4

Penyebab Kematian Bayi & Balita Penyebab kematian bayi 0-11 bulan Penyebab kematian bayi 0-59 bulan Meningtis, 4.5 % Tidak diketahui penyebabnya, 5.5 % Tidak diketahui penyebabnya, 3.7 % Tetanus, 1.5 % Kelainan Kongenital, 5.7 % Meningtis, 5.1 % Kelainan Kongenital4.9 % Pneumonia, 12.7 % Masalah Neonatal 46,2 % Masalah Neonatal 36 % Pneumonia, 13.2 % Diare, 15 % Masalah neonatal : Asfiksia BBLR Infeksi, dll Tetanus, 1.7 % Diare, 17.2 % Sumber : Riskesdas 2007 5

PHBS PHBS BIDANG GIZI PHBS BIDANG KIA DAN KB PHBS BIDANG 4/3/2017 PHBS PHBS BIDANG GIZI PHBS BIDANG KIA DAN KB PHBS BIDANG KESEHATAN LINGKUNGAN MISAL: - MAKAN DENGAN GIZI SEIMBANG MINUM TABLET BESI SELAMA HAMIL - MEMBERI BAYI ASI EKSKLUSIF - MENGONSUMSI GARAM BERYODIUM MEMBERI BAYI DAN BALITA KAPSUL VITAMIN A MISAL: MEMERIKSAKAN KEHAMILAN PERSALINAN DITOLONG NAKES MENIMBANG BALITA SETIAP BULAN MENGIMUNISASI LENGKAP BAYI MISAL: -MENGHUNI RUMAH SEHAT PUNYA PERSEDIAAN AIR BERSIH - BAB DI JAMBAN - CUCI TANGAN SETELAH BAB - MEMBERANTAS JENTIK - PUNYA TEMPAT SAMPAH PHBS BIDANG PEMELIHARAAN KESEHATAN PHBS BIDANG GAYA HIDUP SEHAT PHBS BIDANG OBAT DAN FARMASI MISAL: - BAB DI JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN - AKTIF MENGURUS UKBM/SEBAGAI KADER - MEMANFAATKAN PUSKESMAS/SARANA KES MISAL: TIDAK MEROKOK DI DALAM RUMAH MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK/ OLAHRAGA MAKAN SAYUR DAN BUAH MISAL: MEMILIKI TANAMAN OBAT KELUARGA TIDAK MENGGUNAKAN NAPZA MINUM ORALIT JIKA DIARE JAUHKAN ANAK DARI BAHAN BERBAHAYA

PHBS TATANAN RUMAH TANGGA Pertolongan persalinan oleh NAKES (Pst) Periksa kehamilan minimal 4 kali selama masa kehamilan Memberikan ASI eksklusif (Pst) Menimbang balita (Pst) Makanan dengan gizi seimbang (Pst) Menggunakan air bersih (Pst) Menggunakan jamban sehat (Pst) Membuang sampah pada tempatnya Menggunakan lantai rumah kedap air Melakukan Aktifitas Fisik/berolahraga (Pst) Tidak merokok (Pst) Cuci tangan pakai sabun (Pst) Menggosok gigi Tidak menyalahgunakan Miras/Narkoba Kepesertaan dalam JPK ( Jaminan Pemeliharaan Kesehatan ) Melakukan PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk ) (Pst)

Economic Lost (Kerugian Ekonomi) Akibat Yang Dapat Dicegah Indikator Economic Lost (Kerugian Ekonomi) Akibat Yang Dapat Dicegah Keuntungan Penerapannya 1 Persalinan oleh tenaga kesehatan - Kematian Ibu - Kematian Bayi Persalinan ibu yang aman, sehingga dapat mencegah timbulnya kematian baik pada Ibu maupun bayinya 2 Pemberian ASI Eksklusif kepada bayi - Balita Bawah Garis Merah (BGM) Bayi mendapatkan gizi yang sesuai dengan kebutuhan sehingga mempunyai kekebalan tubuh alami. 3 Menimbang balita setiap bulan Gangguan tumbuh kembang Gizi buruk Dapat memantau tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya dan mencegah gizi buruk 8

Akibat Yang Dapat Dicegah Keuntungan Penerapannya No Indikator Economic Lost (Kerugian Ekonomi) Akibat Yang Dapat Dicegah Keuntungan Penerapannya 4 Mencuci Tangan dengan Air Bersih dan Sabun Penularan penyakit (diare, influenza, kecacingan, flu burung, dll) Meningkatnya kebersihan diri dan mencegah terjadinya penularan penyakit 5 Menggunakan Air Bersih -Terjadinya penyakit akibat penggunaan air yang tidak bersih seperti penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan, kulit, mata, keracunan,dll Setiap anggota keluarga terpelihara kebersihan dan kesehatannya. 6 Menggunakan Jamban Penularan penyakit yang berhubungan perilaku BAB sembarangan Terciptanya sanitasi lingkungan yang bersih dan sehat 9

Memberantas Jentik sekali dalam seminggu No Indikator Economic Lost (Kerugian Ekonomi) Akibat yang Dapat Dicegah Keuntungan Penerapannya 7 Memberantas Jentik sekali dalam seminggu Terjadinya penularan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk seperti DBD, Malaria,Chikungunya, Filariasis. Anggota Rumah Tangga dan Masyarakat terhindar dari penyakit akibat nyamuk 8 Makan sayur dan buah Kekurangan serat, vitamin dan mineral Tidak terpenuhinya konsumsi gizi seimbang - Peningkatan daya tahan tubuh Pencegahan penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, hipertensi, dll 9 Melakukan aktivitas fisik setiap hari (30 menit) Terjadinya penyakit degeneratif seperti Hipertensi, diabetes, stroke dan penyakit pada sistem otot, Gangguang Psikotik, Osteoporosis, Kanker Memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. 10

VISI PEMBANGUNAN KESEHATAN  Terwujudnya Kabupaten Magelang Sehat Melalui Pelayanan Kesehatan Profesional didukung Kemandirian Masyarakat.

MISI PEMBANGUNAN KESEHATAN Meningkatkan profesionalisme sumber daya kesehatan. Peningkatan aksesibilitas, pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Mewujudkan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan yang bermutu, merata, dan terjangkau. Menggerakkan kemitraan dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Mewujudkan lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat dalam mengendalikan dan mencegah penyakit serta penanggulangan penyakit luar biasa dan bencana. Mewujudkan pembiayaan kesehatan masyarakat. Mengembangkan perencanaan dan sistem informasi kesehatan yang terpadu dan terintegrasi

Model intervensi Upaya Percepatan Pencapaian MDG 4 Meningkatkan jangkauan & kualitas pelayanan kesehatan Memperbaiki perilaku keluarga & masyarakat Memperbaiki sistem & manajemen program Perbaikan careseeking & peningkatan pemanfaatan fasilitas kesehatan Perbaikan perawatan kesehatan bayi & balita Perbaikan derajat kesehatan & status gizi PENCAPAIAN MDG 4

Pencapaian Misi MDGs – PHBS DI RUMAH TANGGA Untuk mencapai misi MDGs 2015, Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan telah melakukan Upaya Pemberdayaan Masyarakat dengan melakukan sosialisasi tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pada tingkatan rumah tangga guna menurunkan Angka Kesakitan dan Kematian

KEPMENKES RI NO 1193/MENKES/SK/X/2004 Bahwa PHBS 2010 adalah keadaan dimana individu dalam rumah tangga, keluarga, dan masyarakat telah melakukan PHBS dalam rangka : Mencegah timbulnya penyakit dan masalah kesehatan lainnya Menanggulangi penyakit dalam meningkatkan derajat kesehatan Memanfaatkan pelayanan kesehatan Mengembangkan dan menyelenggarakan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat

PERILAKU HIDUP BERSIH & SEHAT (PHBS) SELURUH PERILAKU KESEHATAN YANG DILAKUKAN ATAS DASAR KESADARAN SEHINGGA ANGGOTA KELUARGA DAPAT MENOLONG DIRI SENDIRI DI BIDANG KESEHATAN DAN BERPERAN AKTIF DLM KEGIATAN KESEHATAN DI MASYARAKAT

TUJUAN PHBS Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat agar hidup bersih dan sehat serta masyarakat termasuk dunia usaha berperan serta aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal

JENIS TATANAN PHBS PHBS Tatanan Rumah Tangga PHBS Tatanan Sekolah PEDOMAN PENDIDIKAN KELOMPOK SEBAYA KRIDA BINA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT BAGI ANGGOTA SAKA BAKTI HUSADA JENIS TATANAN PHBS PHBS Tatanan Rumah Tangga PHBS Tatanan Sekolah PHBS Tatanan Tempat-tempat Umum PHBS Tatanan Tempat Kerja PHBS Tatanan Institusi Kesehatan

PERILAKU HIDUP BERSIH & SEHAT (PHBS) DI RUMAH TANGGA UPAYA YANG DILAKUKAN UNTUK MEMBERDAYAKAN ANGGOTA RUMAH TANGGA AGAR TAHU, MAU DAN MAMPU MELAKSANAKAN PHBS SERTA BERPERAN AKTIF DLM KEGIATAN KESEHATAN DI MASYARAKAT

PHBS TATANAN RUMAH TANGGA RUMAH TANGGA SEHAT RUMAH TANGGA YANG MELAKUKAN 16 INDIKATOR PHBS TATANAN RUMAH TANGGA

16 INDIKATOR DAN DEFINISI OPRASIONAL PHBS TATANAN RUMAH TANGGA PROPINSI JAWA TENGAH

1. Persalinan Nakes Keluarga yang memiliki ibu hamil punya akses pertolongan persalianan oleh tenaga kesehatan Definisi: persalinan ditolong oleh Bidan /dokter

2.Asi Eksklusif Bayi memperoleh ASI Eksklusif sejak usia 0 s/d 6 bulan Definisi : Bayi hanya diberi ASI saja sejak usia 0 s/d 6 bln tanpa makanan tambahan lain termasuk susu formula

Keluarga yg memiliki balita menimbangkan secara teratur sesuai jadwal 3. Penimbangan Balita Definisi; Penimbangan balita dilakukan satu bulan sekali/minimal 8 kali /th di sarkes (PKD,posyandu, puskesmas) Keluarga yg memiliki balita menimbangkan secara teratur sesuai jadwal

4.Gizi Seimbang Definisi; makanan sesuai dg kebutuhan masing2 anggaota kluarga dan bebas pencemarab (bahan dicuci, tertutup tanpa BTM yg berbahaya) Semua anggota keluarga mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan bebas pencemaran

5. Air bersih Semua anggota keluarga memiliki akses terhadap pemanfaatan air bersih untuk keperluan sehari-hari Definisi : air bersih untuk minum (sudah dimasak,air kemasan),memasak, mandi, dan mencuci

Semua anggota keluarga menggunakan jamban Definisi; jamban yg digunakan oleh seluruh anggaota keluarga yg memenuhi syarat kesehatan

Semua anggota keluarga membuang sampah pada tempatnya Definisi;Sampah ditampung dan dibuang setiap hari ditempat pembuangan yg memenuhi syarat kesehatan

Setiap anggota keluarga menempati ruangan menimal 9m2 8. Kepadatan Hunian Setiap anggota keluarga menempati ruangan menimal 9m2 Definisi; Jumlah keseluruhan luas lantai rumah tangga dibagi jmlh keluarga sama dengan minimal 9 m2

9.Lantai Rumah Semua ruangan tempat tinggal keluarga berlantai kedap air ( bukan tanah) dan dalam keadaan bersih Definisi: lantai kedap air (tegel,plester,keramik,kayu) yg dijaga kebersihanya setiap hari

Anggota yg berumur 10 th keatas melakukan aktifitas fisik/ olahraga 10. Aktivitas Fisik Anggota yg berumur 10 th keatas melakukan aktifitas fisik/ olahraga Definisi; aktifitas fisik/olah raga terukur minimal 30 menit sehari

Tidak ada keluarga yg merokok dalam 1 bulan terakhir 11. Tidak Merokok Tidak ada keluarga yg merokok dalam 1 bulan terakhir Definisi; Rumah bebas dari asap rokok

12.Cuci tangan Semua anggota keluarga mencuci tangan sebelum makan dan sesudah BAB Definisi; mencuci tangan dengan sabun dan bersih

13. Gigi dan Mulut Semua anggota keluarga menggosok gigi minimnal 2 kali sehari sesudah makan dan sebelum tidur Definisi;meggosok gigi 2 kali sehari menggunakan sikat gigi masing2 dan pasta gigi

14. Miras/Narkoba Semua anggota keluarga tidak minum miras dan tidak menyalahgunakan narkoba Definisi; tidak ada anggota keluarga yg membeli,menjual dan menggunakan serta menyimpan miras dan narkoba

Anggota keluarga menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan 15.JPK / DANA SEHAT Anggota keluarga menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan Definisi : JPK termasuk dana sehat, Askes,Askes Maskin dll.

16. Pemberantasan Sarang Nyamuk Anggota keluarga melakukan 3 M Definisi; Keluarga melakukan 3 M nilai 1

Nilai: 1 apabila jawaban dalam variabel tersebut sesuai dg indikator yg maksud Nilai 0 : apabila jawaban dalam variabel tidak sesuai indikator yg dimaksud

SRATA RUMAH TANGGA Sehat Pratama;nilai antara 1 s/d 5 Sehat Madya; nilai antara 6 s/d 10 Sehat Utama; nilai antara 11 s/d15 Sehat Purnama; nilai 16

Strata kelompok Rt, Rw,Desa,Puskesmas, Kecamatan Sehat Pratama;jml RT untuk sehat utama dan paripurna mencapai 1s/d 24% Sehat Madya ; jml RT untuk sehat utama dan paripurna mencapai 25 s/d 49% Sehat Utama ; jml RT untuk sehat utama dan paripurna mencapai 50s/d74% Sehat paripurna ;jml RT untuk sehat utama dan paripurna mencapai 75%

TERIMA KASIH