Picnic Area  Bagian dari aktivitas Forest Recreation : ‘an outdoor meal where the members of the party consume the food they brought along with them’.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Green Recovery And Reconstruction: Training Toolkit For Humanitarian Aid Konstruksi Sesi 3: Praktik-praktik Pengelolaan Konstruksi Berkelanjutan PANDUAN.
Advertisements

Oleh : Fitri Rahmafitria SP. Msi. Latar belakang : bencana alam akibat penggunaan lahan yang tidak sesuai.
KESEHATAN LINGKUNGAN FKM-Unair
“Penggalakkan Aplikasi Teknik Biopori dan Metode Konservasi Secara Vegetatif Sebagai Upaya Memperbaiki Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS)” Oleh : Septia.
IndII and Urban Transport Infrastructure SESI IV: STUDI KASUS: TRANS-JOGJA Achmad Hanifa A.I., ST.
MANUSIA, TANAH, DAN LAHAN
PENETAPAN TERMINAL TIPE B DI JAWA BARAT
Ilmu Produksi Aneka Ternak
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BERBAGAI JENIS TRANSPORTASI
KOMPONEN KEBENDAAN Kebendaan Kebendaan pada lingkungan mikro
Disusun oleh : Ririn Dina Mutfianti. Dalam Penciptaan lingkungan hidup manusia, ada hubungan antara lingkungan yang satu dengan yang lain yang bersifat.

Good Manufactory Practices
TINJAUAN ASPEK GEOTEKNIK
Lecture Note: Trisnadi Wijaya, S.E., S.Kom
Aspek Teknis.
Super BAZAR 2012.
KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL
Pujianto DINAS PERINKOP DAN UMKM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014
BAHAYA PENYAKIT DAN KECELAKAAN DI PERUMAHAN DAN TEMPAT-TEMPAT UMUM
DERMAGA Peranan Demaga sangat penting, karena harus dapat memenuhi semua aktifitas-aktifitas distribusi fisik di Pelabuhan, antara lain : menaik turunkan.
BAB 2 dan 4 - REKHA.
Trend Lubang Resapan Biopori
Penerimaan &Penyimpanan
Aspek Teknis Pertemuan ke-4
Kawasan Rawan Genangan di Semarang
SUMBERDAYA (RESOURCES) Anything needed by an organism or group of organism. Something useful (but for humanity what is useful or useless can change because.
FASILITAS PELABUHAN.
Budidaya domba garut Oleh: Ilma Mahdiana ( )
DISTRIBUSI AIR LIMBAH KOTA BANDUNG
Survey Pertemuan 5 Matakuliah : R0464 / Perancangan Tapak

Sarana Pendukung.
Reboisasi dan Penghijauan
DANAU BERATAN BEDUGUL.
ETIKA OPERASIONAL DRA. SUMIYARSIH,MM.
PERENCANAAN PEMANFATAN LAHAN; ZONASI LAHAN & PERWILAYAHAN KOMODITAS
Oleh Nurhalina DIII-Farmasi UM Palangkaraya
SOSIALISASI KANTIN SEHAT SEKOLAH
PERMUKIMAN.
Rika Kharlina Ekawati, S.E., M.T.I
GREEN BUILDING (Bangunan Ramah Lingkungan)
PLPBK Desa Karamat Mulya
PTLF PENENTUAN AREA PENUNJANG PERSONIL Iveline Anne Marie
KERUSAKAN LINGKUNGAN Depok, 2012.
PENGENALAN ERGONOMI INTERIOR Pertemuan ke - 11
#05-Erosi Lahan E r o s i "Erosion is the wearing away of the land surface by rain or irrigation water, wind, ice or other natural or anthropogenic agents.
Fasilitas Penyimpanan
PSDA.
Pertemuan 9.
Picnic Area Bagian dari aktivitas Forest Recreation : ‘an outdoor meal where the members of the party consume the food they brought along with them’. Dilakukan.
Nama : Wahyu Ningsih NIM : Prodi : Akuntansi Kelas : E3
AKTIFITAS PENGGEMBALAAN
Irma Damayantie, S.Ds., M.Ds. Prodi Desain Interior - FDIK
Ira Swara Febyola Manik Vina Rosmauli Pardede Fauzul Yusri
AKMALIAH NURLAELI APRIYANI RENY KURNIAWATI SITI ROBIATUL ALAWIAH USWATUN ROBIATUL A.
PERANCANGAN FASILITAS
Undang-undang No. 32 Tahun 2009
Pengelolaan drainase.
DRAINASE JALAN RAYA.
KEMENTRIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA
Penerimaan &Penyimpanan
Manajemen Pejalan Kaki
LINGKUNGAN DAN POPULASI DAYA DUKUNG & DAYA TAMPUNG
LINGKUNGAN DAN POPULASI DAYA DUKUNG & DAYA TAMPUNG
Penerapan Infrastruktur Hijau C Devina Azahra Widya Lulu Amalia Sabila Windi Retno Asih.
PENERANGAN JALAN UMUM. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Siswa dapat menjelaskan konsep dasar penerangan jalan umum. 2.Setelah melihat bahan tayang ini, siswa dapat.
MATERI PERTEMUAN KE 3 Tata ruang restoran
1 MEMAHAMI KANDANG TERNAK Kompetensi Keahlian : Agribisnis Ternak Ruminansia.
 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Zonasi merupakan pembagian atau pemecahan suatu areal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan fungsi dan.
Transcript presentasi:

Picnic Area  Bagian dari aktivitas Forest Recreation : ‘an outdoor meal where the members of the party consume the food they brought along with them’.  Dilakukan oleh sekelompok orang (family / organized group), menggunakan meja dan fasilitas lainnya pada area rekreasi khusus.  Picnic : day-use activity (during a portion of the day, not require over night accomodation)  Perlu aktivitas lain yang mendukung untuk meningkatkan daya tarik (swimming, play ground, etc)

 Aktivitas piknik ini perlu dialokasikan pada ruang tertentu dengan tujuan untuk kenyamanan, keamanan, enjoyment of users dan perlindungan kawasan dari kerusakan tanah, polusi sumber air, kebersihan kawasan dan kemudahan pemeliharaan  The forest setting that ideal for picnicking : shady, pleasant, quiet.  Piknik dilakukan pada kawasan rekreasi yang cukup jauh dari kawasan pemukiman. Dalam beberapa kasus sekitar 30 miles atau sekitar 45 menit perjalanan dengan kendaraan.

PICNIC UNIT  The picpic unit is approximately 400 square feet in size and oriented around the table. (W. Douglas)  Dalam setiap unit terdapat fasilitas : meja dan bangku, fire place, tempat sampah.  Sumber/ kran air, toilet, area parkir merupakan fasilitas pendukung yang ditempatkan disekitar picnic unit  Untuk ‘large picnic ground’ fireplace tidak harus disediakan di setiap unit (biasanya membawa makanan siap saji). Min 1 tungku api untuk 4 unit.

 Bangku dan meja piknik, harus ditanam (cannot be moved) dan terbuat dari bahan yang tahan lama. Biasanya kombinasi besi dengan kayu  Penggunaan material ‘full wood’ untuk fasilitas outdoor kurang direkomendasikan karena biaya pemeliharan yang tinggi.  Disain picnic unit dibuat untuk kenyamanan, keamanan dan kepuasan user, serta melindungi natural env.

PICNIC LAYOUT  Penempatan lokasi piknik diupayakan berada disekitar pemandangan yang indah.  Jika ada badan/ sumber air, harus berjarak < 4.5 meter dari pinggir badan air, dengan fungsi sbg buffer zone.  Tujuan buffer zone for picnic : - mencegah interaksi langsung dengan badan air, seperti renang atau bermain air seperti renang atau bermain air - melindungi badan air dari polusi dan kerusakan (sampah, polusi air, erosi tepi dll) (sampah, polusi air, erosi tepi dll)  Diperlukan sirkulasi yang baik, yang menghubungkan setiap area pendukung dengan area utama

Klasifikasi disain picnic ground* GENERAL USE PICNICGROUNDS  Bentuk disain picnic ground yang paling umum  Kepadatannya sekitar unit per acre. Lebih dari ini akan menyebabkan kerusakan lahan  Dalam satu area picnic ground baiknya dibagi menjadi 2 kelompok ; 1). untuk kel besar (>1 meja). 2). untuk kel kecil (1 meja u/ 1keluarga)  Sumber air minum* berjarak 50 – 70 yards dari setiap picnic unit  Sumber air berjarak sekitar 4-6 meter dari tiap PU, dengan sirkulasi yang memudahkan dicapai dari tiap PU (also for fire protection)

 Toilet berjarak sekitar 15 meter dari picnic unit  Areal parkir sebaiknya tidak terlalu jauh dari picnic unit, karena user membawa barang-barang yang cukup banyak untuk keperluan piknik  Areal parkir sebaikya disatukan dalam satu kawasan yang cukup besar  Penggunaan paving parkir area baiknya dari aspal karena low maintenance dan lebih nyaman bagi user  Penataan ruang piknik harus selalu memperhatikan keamanan, kenyamanan dan keindahan point tertentu yang bisa di optimalkan  GBR

GROUP PICNIC GROUND  Kelompok besar yang melakukan piknik biasanya sekitar 50 orang, melakukan akt organisasi. Cth : pelajar, family gathering, perusahaan dll.  Kelompok ini perlu dialokasikan terpisah dari pengguna piknik lainnya, karena memerlukan privacy dalam melakukan aktivitas organisasinya (mrmiliki agenda acr khusus). Manggunakan sistem booking, dan pada saat tertentu bisa dibuka untuk kel kecil  Fasilitas pendukung seperti toilet, sumber air dll dibuat terpisah. Disediakan juga barbeque site dan play ground  Shelter baiknya disediakan untuk antisipasi saat hujan

CLUSTER PICNIC GROUND (cpg)  CPG didisain untuk kelompok kecil (with low density facility) yang ingin melakukan piknik pada kawasan yang tertutup (privacy)  Kepadatannya 4 unit per acre dengan minimum modifikasi terhadap kondisi alam  Setiap unit dikelompokkan dalam 1 kluster (3-5 unit dengan jarak antar unit sekitar 3 meter.  Jarak dengan area parkir tidak terlalu dekat (> 15 meter) karena user menyukai ada tracking sebelum sampai ke tiap unit  Jalan/ track tidak perlu di paved permanen  Baik jika memanfaatkan slope yang berundak undak utnuk memisahkan antar unit

EN ROUTE PICNIC GROUND  Roadside picnic table on a major high way  Untuk penemudi yang sedang dalam perjalanan jauh, yang membutuhkan tempat untuk makan dengan makanan sendiri  Biasanya bagian dari rest area  Fasilitas yang disediakan : meja dan bangku, toilet  Fire plece dan sumber air (kran) tidak perlu disediakan karena area ini didisain for rapid turnover