METODA PEMBELAJARAN.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Assalamu'alaikum....
Advertisements

Workshop Wakasek Kurikulum
MEWUJUDKAN Perkuliahan PAKEM
PENYELENGGARAAN PAKEM
MODEL-MODEL PAKEM BAHAN DISKUSI GURU-GURU SMP FRANSISKUS
PEMBELAJARAN INOVATIF
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Apa yang dimaksud dengan pembelajaran diperguruan tinggi?
STRATEGI PEMBELAJARAN
Keterampilan Dasar Mengajar
Paket 9 Mata Kuliah Pembelajaran Tematik
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Cooperative Learning Prof. Dr. Ir. Suhardjono, MPd., Dipl. HE
Metode Pembelajaran (Ceramah, Ekspositori, Demonstrasi, Drill dan Latihan, Tanya Jawab) Kelompok 6 : Febi Putri Rahmadini Fuji Rahayu Wulandari.
MODEL MODEL PEMBELAJARAN.
PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK DAN MODEL PEMBELAJARAN
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN SCL
MATERI KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik dan Taktik Pembelajaran Dr. Bambang Ismanto, M.Si. Adela Istanto PROGRAM STUDI.
STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI
STKIP-PGRI Banjarmasin
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
Hakikat dan konsep strategi pembelajaran
Puji Priyono Dinas P dan K Kendal
STRUKTUR KURIKULUM 2013 Pendekatan Saintifik.
BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA INTERAKTIF
Model Pembelajaran InovaTIF
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Konsep CBSA.
Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, dan Taktik Pembelajaran
PERENCANAAN DAN DESAIN PEMBELAJARAN PAI
RENCANA PEMBELAJARAN SD Dr. RATNAWATI SUSANTO., M.M., M.Pd
Penerapan model pembelajaran
PENGERTIAN PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK, DESAIN DAN MODEL PEMBELAJARAN Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki.
Unik Ambar Wati STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DI SD Unik Ambar Wati
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PENYUSUNAN RPP NAMA KELOMPOK: Retno Lasdditya Dewantari
PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK DAN MODEL PEMBELAJARAN
6/11/2018 Orientasi Pengajaran Mikro Dwi Anggraeni Siwi/
Exemple: Model Pembelajaran
JABATAN PROFESIONAL DAN TANTANGAN GURU DALAM PEMBELAJARAN
Workshop Pembuatan RPP
Keterampilan Dasar Mengajar
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
Pengertian Strategi Pembelajaran pkn Dick dan carey mengatakan “strategi pembelajaran adalah komponen umum dari suatu materi pembelajaran yang akan digunakan.
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
MODEL PEMBELAJARAN “Model Pembelajaran” adalah kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur yang terorganisir secara sistemik dalam mengorganisasikan.
Metode Pembelajaran Forum Debat
Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan.
Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)
Keterampilan Dasar Mengajar
Model problem based learning
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KEJURUAN
STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA AKTIVITAS SISWA (PBAS)
Assalammuallaikum Wr. Wb.
PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, TEKNIK, TAKTIK
Pembelajaran AKTIF dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan,
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
KEGIATAN PEMBELAJARAN DAN PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
PENDEKATAN MODEL PEMBELAJARAN IPS
H. M. JUPRI RIYADI Kepala Dinas Pendidikan. Keterampilan dasar mengajar yaitu keterampilan yang bersifat mendasar atau umum yang harus dikuasai oleh setiap.
Model Pembelajaran” adalah kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur yang terorganisir secara sistemik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar.
PENDEKATAN, MODEL, STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN.
TELA’AH KURIKULUM. A.Metode Tanya Jawab Metode tanya jawab adalah suatu cara penyampaian pelajaran oleh guru dengan jalan mengajukan pertanyaan dan murid.
Transcript presentasi:

METODA PEMBELAJARAN

Didaktik Pengertian: Didaktik.Didaskein : pengajaran. Didaktikos : pandai mengajar. Paedagogik; paedos anak laki-laki dan agogos membimbimbning. Mengajar . Pengertian. Metoda Mengajar : metoda mengajar dibagi ke dalam bermacam - macam metoda mengajar yakni metoda ceramah, metoda eksperiman, metoda demonstrasi, metoda diskusi, metoda tanya jawab, metoda karya wisata, metoda sosiodrama, metoda field trip, metoda role playing, metoda simulasi, dan metoda kelompok.

PENDIDIKAN A. PENDIDIKAN UMUM B. PENDIDIKAN KEJURUAN : A. ST B. SMK C. POLITEKNIK D. PENDIDIKAN TEKNIK KEJURUAN

TUJUAN PENDIDIKAN KEJURUAN ATAU VOKASI : MEMPERSIAPKAN LULUSAN SUPAYA DAPAT BEKERJA.

PERBEDAAN VOKASI DENGAN UMUM 1. KURIKULUM 2. TUJUAN 3. KERJASAMA DENGAN DUNIA U/I 4. DOSEN / GURU

PENGERTIAN TEACHING LEARNING INSTRUCTIONAL STUDENT LECTURER TEACHER INSTRUCTUR

PRINSIP – PRINSIP MENGAJAR 1. PERHATIAN 2. AKTIVITAS 3. APERSEPSI 4. PERAGAAN 5. REPETISI 6. KORELASI 7. KONSENTRASI 8. SOSIALISASI 9. INDIVIDUALISASI 10.EVALUASI

KETRAMPILAN MENGAJAR 1. Menggunakan ketrampilan bertanya a. Ketrampilan bertanya dasar b. Bertanya lanjutan 2. Menjelaskan 3. Membuka dan menutup pelajaran 4. Membimbimbning diskusi kelompok kecil 5. Mengelola kelas 6. Mengajar kelompok kecil dan perorangan 7. Menggunakan instrument, peralatan, benda kerja, komputer, internet, membaca gambar 8. Mendemonstrasikan.

Teaching Centred Learning ke Student Centred Learning Perubahan Pradigma Teaching Centred Learning ke Student Centred Learning

Vs

Definisi Pembelajaran “Setiap upaya yang sistematik dan disengaja oleh pendidik untuk menciptakan kondisi-kondisi agar peserta didik melakukan kegiatan belajar” (Sujana) “Proses interaksi peserta didik dengan pendidik atau sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. ( UU Diknas )

PENGEMBANGAN PEMBELAJARA PROSES DAN HASIL BELAJAR SISTEM PEMBELAJARAN PERENCANAAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENGEMBANGAN PEMBELAJARA Dosen PROSES DAN HASIL BELAJAR RENC.PEMB. sumber belajar Mhs METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN SCL/TCL EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN

Strategi Pembelajaran Lanjutan Strategi Pembelajaran - Merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien - Dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan, artinya bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran

Membedakan istilah pendekatan, strategi, metode, teknik, taktik dan model pembelajaran Pendekatan Pembelajaran : Dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.

Lanjutan Teknik Pembelajaran Dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik Contoh : penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas

Taktik Pembelajaran Lanjutan Merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual Contoh : terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu.

Lanjutan Model Pembelajaran Merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Metode Pembelajaran Ceramah Demonstrasi Diskusi Simulasi Laboratorium Brainstorming Debat Seminar Bermain peran (role play) Studi kasus

PROSES PEMBELAJARAN ”Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.”

KEGIATAN PROSES PEMBELAJARAN 3 tahapan : 1. Kegiatan Pendahuluan 2. Inti 3. Penutup

PEMBELAJARAN BERBASIS BENGKEL: PROJEK WORK Pembelajaran dengan pendekatan project work adalah model pembelajaran yang mengarahkan peserta didik pada prosedur kerja yang sistematis dan standar untuk membuat atau menyelesaikan suatu produk (barang atau jasa), melalui proses produksi/pekerjaan yang sesungguhnya (BSNP, 2008).

Karakteristik Siswa menjadi pusat atau sebagai obyek yang secara aktif belajar pada proses pembelajaran. Proyek-proyek yang direncanakan terfokus pada tujuan pembelajaran yang sudah digariskan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam kurikulum. Proyek dikembangkan oleh pertanyaan-pertanyaan sebagai kerangka dari kurikulum (curriculum-framing question) Proyek berhubungan langsung dengan dunia kehidupan nyata. Siswa menunjukkan pengetahuannya melalui produk atau kinerjanya. Teknologi mendukung dan meningkatkan proses belajar siswa. Keterampilan berpikir terintegrasi dalam proyek.  

PENGEMBANGAN PEMBELAJARA PROSES DAN HASIL BELAJAR SISTEM PEMBELAJARAN PERENCANAAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENGEMBANGAN PEMBELAJARA Dosen PROSES DAN HASIL BELAJAR RENC.PEMB. sumber belajar Mhs METODE DAN MODEL PEMBELAJARAN SCL EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN

Mengapa Penting? UU 20/2003 kepribadian Ahlak mulia Inspiratif Menantang Partisipasi aktif Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Mengapa Penting? PP 19 Tahun 2005 Interaktif Menyenangkan Inspiratif Menantang Partisipasi aktif Memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Mengapa Penting? Era global Pendidikan perlu menyiapkan manusia yang mampu menjawab tantangan global

KOMPETENSI DASAR Peserta mampu mendemontrasikan pemahaman tentang model-model pembelajaran SCL

LANGKAH KEGIATAN Pengantar : 10 Kilas Balik : 20’ Brainstorming : 10’ Penguatan : 15’ Diskusi Kelompok : 20’ Presentasi : 15’ Penguatan : 10’ Apa yang akan kulakukan : 15’ Refleksi : 5’

KILAS BALIK 10’ Model pembelajaran apa yang sudah pernah saya lakukan? Apa saja yang saya lakukan dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut? Apa yang saya siapkan dalam pembelajaran tersebut Apa yang sudah bapak/ibu lakukan dalam evaluasi pembelajaran?

COCOKKAN! (10’) Apakah yang bapak/ibu lakukan sudah mencerminkan pembelajaran Aktif? Cocokkan hasil kilas balik bapak/ibu dengan indikator pembelajaran aktif?

Penelitian David Johnson, Roger Johnson dan Karl Smith (1991) Perkuliahan yang ada: Perhatian mahasiswa menurun dari waktu ke waktu Hanya sesuai untuk tipe auditori Hanya melibatkan belajar tingkat rendah Berasumsi bahwa semua mahasiswa memerlukan informasi yang sama Mahasiswa cenderung tidak menyukainya

Kegunaan Meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa Meningkatkan ingatan mahasiswa pada konsep yang dipelajari Meningkatkan rasa memiliki proses perkuliahan Mengurangi ceramah dari dosen Meningkatkan gairah belajar di kelas Melibatkan aktifitas berfikir tingkat tinggi.

Kelebihan Penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan aktif dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa diantaranya keterampilan berfikir, keterampilan memecahkan masalah dan keterampilan komunikasi.

CERDAS EMOSIONAL DAN SOSIAL OLAH HATI/KALBU CERDAS SPIRITUAL OLAH PIKIR CERDAS INTELEKTUAL CERDAS OLAH RASA CERDAS EMOSIONAL DAN SOSIAL OLAH RAGA CERDAS KINESTETIK

Mental Interaksi Sosial Fisik Perkuliahan AKTIF Sumber Belajar Fasilitator

Klasifikasi pendekatan pembelajaran berdasarkan subjek dan objek Pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centred approaches) Pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred approaches)

Mel Silberman Apa yang saya dengar saya lupa Apa yang saya dengar dan lihat, saya sedikit ingat Apa yang saya dengar, lihat dan diskusikan dengan orang lain saya mulai mengerti Apa yang saya dengar, lihat, diskusikan dan lakukan saya akan menguasai dan trampil Apa yang saya ajarkan pada orang lain saya akan ahli

CONE OF EXPERIENCE (Edgar Dale & James Finn, 1946) Abstrak Lambang Verbal Lambang Visual Radio Rekaman Gambar Mati Gambar Hidup Pameran Karyawisata Demonstrasi Dramatisasi Pengalaman Buatan Pangalaman langsung Kongkrit

Otak Laksana Komputer Perlu on ketika bekerja (perlu motivasi) Perlu software yang cocok (perlu dihubungkan dengan pengetahuan terdahulu) Tidak mengingat jika tidak disimpan. (review, menceriterakan ke orang lain)

Ketika otak menerima informasi Apakah aku pernah mendengar atau melihat informasi ini sebelumnya? Dimana kecocokan informasi ini dengan pengetahuan yang telah ada? Apa yang harus aku lakukan? Dapatkah diasumsikan bahwa gagasan ini telah didapatkan kemarin, atau beberapa waktu lalu? Otak tidak sekedar menerima informasi, otak memproses informasi

Konstruktivisme Fokus pada siswa Belajar itu ... Pemahaman Kinerja Belajar adalah proses aktif Siswa otonom Fokus pada belajar Siswa punya keinginan Siswa punya tujuan Motivasi sebagai kunci belajar Melibatkan: Keingintahuan siswa Penyelidikan siswa Inisiatif siswa Pengalaman adalah hal utama Siswa memiliki: Keyakinan awal Sikap awal Pengetahuan awal Siswa memiliki konsep awal Memilih dan memindahkan informasi Menyusun hipothesis Membuat pilihan Belajar itu ... Kontekstual Berhubungan dengan kehidupan Berhubungan dengan pandangan awal Aktivitas sosial Melibatkan pembelajaran kooperatif Belajar dengan bahasa Melibatkan siswa dengan dunia nyata Dialog antar siswa dan siswa-guru Memerlukan waktu Refleksi Pendewasaan Ditekankan pada Pemahaman Kinerja Tujuan Penalaran Berfikir kritis dan kreatif Pemecahan masalah Pemahaman dan penggunaan Keluwesan kognitif Distribusi kepakaran

KOMPONEN PANDANGAN BEHAVIORISTIK KONSTRUKTIVISTIK ANALISIS KOMPARATIF PANDANGAN BEHAVIORISTIK DAN KONSTRUKTIVISTIK KOMPONEN PANDANGAN BEHAVIORISTIK KONSTRUKTIVISTIK BELAJAR PEMBELA JARAN SISTEM TUJUAN STRATEGI EVALUASI PEROLEHAN PENGET Pengetahuan:Objektif, Pasti, Tetap, Tidak Berubah. MEMINDAHKAN PENGT. Memiliki pemahaman yang sama dg guru KETERATURAN Ketaatan Kedisiplinan Penuh aturan Kontrol belajar sistem PENAMBAHAN PENGETAHUAN URUTAN BAGIAN KE KESELURUHAN Urutan Kurikulum ketat Acuan buku teks, pengunkapan kembali buku teks. PENEKANAN PADA HASIL PENYUSUNAN PENGET. Pengetahuan: non objektif, temporer, selalu berubah, tidak menentu. MENATA LINGKUNGAN SISWA SUPAYA Pemahaman bisa berbeda tergantung pengalaman KETIDAKTERATURAN Kebebasan Kontrol belajar oleh siswa BELAJAR BAGAIMANA BELAJAR URUTAN KESELURUHAN KE BAGIAN Lebih banyak menjawab pertanyaan siswa Keterampilan berpikir kritis PENEKANAN PADA PROSES

DISKUSI KELOMPOK 20’ Bekerjalah dalam kelompok matakuliah serumpun. Ambil salah satu matakuliah tertentu Tetapkan KD nya. Tetapkan langkah kegiatan pembelajaran yang dipilih.

Temuan Kreatif-Inovatif ? Pilek Butuh Tissue Berpikir praktis Keluar dari biasa Temuan Kreatif-Inovatif Kemanfaatan

KERANGKA KERJA PENGAJARAN

Kelompok Model Belajar No. KELOMPOK MODEL ORIENTASI POKOK 1. Model Pengolahan Informasi (The Information Processing Family) Dorongan internal Pemahaman Dunia Menggali & organisasikan data Upaya pemecahan 2. Model Personal (Personal family) Kesadaran Individu Kepribadian yg unik Pengalaman individu Pandangan perseorangan 3. Model Sosial (Social Family) Semangat Kelompok (Synergy) Kebersamaan Interaksi Sosial Individu sebagai Aktor Sosial 4. Model Sistem Perilaku (Behavioral system family) Social Learning Koreksi Diri Terapi Perilaku Respon terhadap Tugas

Melibatkan Evaluasi Eksplorasi Pembelajaran Perluasan Penjelasan Siklus belajar Melibatkan Evaluasi Eksplorasi Pembelajaran Perluasan Penjelasan

Q Q L L T T Skenario SIKLUS BELAJAR RAMBU-RAMBU KURIKULUM STRATEGI YANG DIPILIH Q L T Q L T Tercermin dalam METODE DAN TEKNIK Skenario Kegiatan Awal Kegiatan Inti Kegiatan penutup

Kegiatan Awal Memfokuskan perhatian mahasiswa dan menciptakan ketertarikan Merangsang pemikiran mahasiswa Mengungkap pengalaman awal yang dimiliki mahasiswa Memotivasi mahasiswa mempelajari materi Memahami tujuan pembelajaran Mengingatkan pada kesepakatan kelas

Kegiatan Inti Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk: Mengumpulkan informasi Menyelidiki Menguji Memecahkan masalah

Fungsi Kegiatan Inti Eksplorasi informasi Membangun konsep Memperluas wawasan tentang konsep Menarik kesimpulan

Kegiatan Inti Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk: memikirkan sesuatu memutuskan sesuatu memahami materi memperluas pemahaman terhadap materi Mengaplikasikan materi yang dipelajari

Kegiatan akhir Mempertegas bukti-bukti adanya: Pemahaman mahasiswa pada materi Kemampuan mahasiswa mengaplikasikan hal yang dipelajari Keterampilan yang dimiliki mahasiswa Sikap dan performance mahasiswa

Fungsi Kegiatan Akhir Mengecek kompetensi mahasiswa Membuat aplikasi konsep dalam kehidupan sehari-hari Merangsang mahasiswa menemukan masalah baru Meringkas materi yang sudah dipelajari

TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN, 1995) STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN, 1995) Langkah-langkah : Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll) Dosen menyajikan pelajaran Dosen memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti. Dosen memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu Memberi evaluasi Kesimpulan

(ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978) JIGSAW (MODEL TIM AHLI) (ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978) Langkah-langkah : Mahasiswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi Dosen memberi evaluasi Penutup

THINK PAIR AND SHARE Langkah-langkah : (FRANK LYMAN, 1985) Dosen menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai Mahasiswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan dosen Mahasiswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing Dosen memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya Berawal dari kegiatan tersebutmengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diuangkapkan para mahasiswa Dosen memberi kesimpulan Penutup

ROLE PLAYING Langkah-langkah : Dosen menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan Menunjuk beberapa mahasiswa untuk mempelajari skenario dua hari sebelum kbm Dosen membentuk kelompok mahasiswa yang anggotanya 5 orang Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai Memanggil para mahasiswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan Masing-masing mahasiswa duduk di kelompoknya, masing-masing sambil memperhatikan mengamati skenario yang sedang diperagakan Setelah selesai dipentaskan, masing-masing mahasiswa diberikan kertas sebagai lembar kerja untuk membahas Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya Dosen memberikan kesimpulan secara umum Evaluasi Penutup

COOPERATIVE SCRIPT Langkah-langkah : (DANSEREAU CS., 1985) Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari Langkah-langkah : Dosen membagi mahasiswa untuk berpasangan Dosen membagikan wacana/materi tiap mahasiswa untuk dibaca dan membuat ringkasan Dosen dan mahasiswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar

Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar : Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti di atas. Kesimpulan Dosen Penutup

DEBATE Langkah-langkah : Dosen membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yg lainnya kontra Dosen memberikan tugas untuk membaca materiyang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas Setelah selesai membaca materi. Dosen menunjuk salah satu anggotanya kelompok pro untuk berbicara saat itu ditanggapi atau dibalas oleh kelompok kontra demikian seterusnya sampai sebagian besar mahasiswa bisa mengemukakan pendapatnya. Sementara mahasiswa menyampaikan gagasannya dosen menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan di papan tulis. Sampai sejumlah ide yang diharapkan dosen terpenuhi Dosen menambahkan konsep/ide yang belum terungkap Dari data-data di papan tersebut, dosen mengajak mahasiswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai

REFLEKSI 5'