Alinemen Horizontal Jalan Rel

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Soal :Tekanan Hidrostatis
Advertisements

Kerja dan Energi Dua konsep penting dalam mekanika kerja energi
Aplikasi Hukum Newton.
WESEL JALAN REL By : Leo Sentosa.
Pengertian Struktur Jalan Rel Kriteria Struktur Jalan Rel
SARI MULYATI, S.Pd. SMPN 3 LB. SIKAPING Oleh : SARI MULYATI, S.Pd SMPN 3 LB.SIKAPING Jl.Kp. Baru Tj Beringin LB. SIKAPING.
Karakteristik Transportasi Jalan Raya
Bab 4 Lingkaran 6 April 2017.
BAB IV BATANG LENGKUNG   Batang-batang lengkung banyak dijumpai sebagai bagian suatu konstruksi, dengan beban lentur atau bengkok seperti ditunjukkan pada.
LUAS DAERAH LINGKARAN ASSALAMUALAIKUM WR.WB Disusun Oleh :
Konsep-konsep Dasar Analisa Struktur
Konsep Dasar dan Parameter Geometrik Jalan Raya
Klasifikasi Jalan Jalan umum dikelompokan berdasarkan (ada 5)
Klasifikasi Jalan Menurut Wewenang Pembinaan
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Pertemuan 4 Perencanaan Pelabuhan
Interferensi lapisan tipis dan cincin newton
GERAK LURUS.
ALINEMENT HORISONTAL.
PEMBEBANAN PADA STRUKTUR JALAN REL
Selamat Belajar… Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !!
PERANCANGAN GEOMETRI JALAN ALTERNATIF JALAN NASIONAL GITGIT, BALI
PEMBELAJARAN Matematika INTERAKTIF
PENERAPAN DIFFERENSIASI PERSAMAAN GARIS SINGGUNG
PENERAPAN DIFFERENSIASI
By ; Niko Timisela & Gretta Sumah
GERAK MELINGKAR DENGAN LAJU KONSTAN
Kinematika Kinematics
Gerak Melingkar.
Pertemuan 11 RODA GIGI (GEARS)
6. SISTEM PARTIKEL.
Andari Suryaningsih, S.Pd., MM.
Desain Diaphragm Wall dengan Plaxis menggunakan Pemodelan Hardening Soil Firdausi Handayani
Dynamics, Dinamik adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari gerak benda karena pengaruh gaya. Benda disebut diam bila benda tersebut tidak berubah posisinya.
MODEL ARUS JARINGAN Pertemuan 9.
ANALISIS STRUKTUR Gaya Internal
JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS JAYABAYA
BENTUK LENGKUNG FULL CIRCLE (FC) SPIRAL CIRCLE SPIRAL (SCS)
Lengkung Peralihan (Lengkung Transisi, Lengkung Spiral)
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT PROGRAM STUDI S-1 TEKNIK MESIN
PERANCANGAN GEOMETRIK JALAN
Memotong,Membelah Kayu dg Gergaji Tangan
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
FISIKA DASAR MUH. SAINAL ABIDIN.
LATIHAN SOAL MENJELANG UJIAN TENGAH SEMESTER
1.4 SISTEM KOORDINAT EMPAT BIDANG
Ketentuan Umum Jalan Rel
LINGKARAN.
Pesawat Sederhana.
WESEL JALAN REL.
PARAMETER PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN
Soal dan Pembahasan EBAS Gasal Tahun Pelajaran 2010/2011
LINGKARAN Oleh Purwani.
Alinemen Vertikal Jalan Rel.
Kinematika Partikel Pengertian Kecepatan dan Percepatan
Interferensi lapisan tipis dan cincin newton
PARAMETER PERENCANAAN
HUKUM NEWTON Pendahuluan Hukum Newton
Dinamika.
TUGAS PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN
PRINSIP DASAR OPERASI KERETA API PENGOPERASIAN KERETA API
BANGUN DATAR LINGKARAN
DISAIN TRASE JALAN BARU DIATAS PERMUKAAN TANAH
Oleh Otong Suhyanto, M.Si
DASAR – DASAR PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN
Konsep Dasar dan Parameter Geometrik Jalan Raya Perencanaan geometrik merupakan bagian dari suatu perencanaan konstruksi jalan, yang meliputi rancangan.
MODUL 4 : Penambat rel dan balas
Fredy Jhon Philip.S,ST,MT
 Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah memikul tekanan atau melawan penurunan akibat pembebanan,yaitu tahanan geser yang disebarkan oleh tanah disepanjang.
Oleh : Devi Viatnasari, S.Pd ( SMPN 1 SUMUR ). Pokok Bahasan : LINGKARAN.
Transcript presentasi:

Alinemen Horizontal Jalan Rel By : Leo Sentosa

Faktor Pertimbangan perencanaan Alinemen Jalan Rel Fungsi Dari Jalan Rel Keselamatan Ekonomi Aspek Lingkungan Estetika

Lengkung Lingkaran Gaya Sentrifugal diimbangi sepenuhnya oleh gaya berat

Lengkung Lingkaran (2) Gaya Sentrifugal diimbangi sepenuhnya oleh gaya berat dan gaya dukung komponen jalan rel

Lengkung Lingkaran (3)

Lengkung Lingkaran Tanpa Lengkung Peralihan Pada lengkung lingkaran tanpa lengkung peralihan tidak ada peninggian rel. Jari-jari minimum lengkung digunakan adalah : R = 0.164 V2 Kecepatan (km/jam) Jari-jari Minimum Tanpa Lengkung Peralihan (m) Jari-jari Minimum dengan Lengkung Transisi 120 2370 780 110 1990 660 100 1650 550 90 1330 440 80 1050 350 70 810 270 60 600 200

Lengkung Peralihan Lengkung peralihan dibuat untuk mengeliminasi perubahan gaya sentrifugal sedemikian rupa sehinggga penumpang di dalam kereta api tetap terjamin kenyamanannya Panjang lengkung peralihan merupakan fungsi dari perbahan gaya sentrifugal per satuan waktu,kecepatan dan jari-jari lengkung

Peninggian Rel Peninggian rel diperlukan untuk mengimbangi timbulnya gaya sentrifugal pada kereta pada saat memasuku lengkung horizontal Berdasarkan stabilitas kereta api pada saat berhenti di bagian lengkung, kemiringan maksimum dibatasi sampai 10% dari lebar sepur atau hmak = 110 mm dengan faktor keamanan guling (SF) = 3.325 Peninggian minimum (hmin) = 8.8(v2/R)-53.5 Peninggian normal (h normal) = 5.95(v2/R) Peninggian dilakukan pada Rel Luar

Lengkung S Lengkung S terjadi bila dua lengkung dari satu lintasan yang berbeda arah terletak bersambung. Antara kedua lengkung harus ada bagian lurus minimal 20m di luar lengkung peralihan

Pelebaran Sepur Pelebaran Sepur di rencanakan pada bagian lengkung agar roda kereta dapat elewati lengkung tampa mengalami hambatan. Pelebaran sepur dicapai dengan menggeser rel dalam kearah dalam Pelebaran Maksumum yang diijinkan adalah 20 mm Besar pelebaran sepur untuk bagian jari-jari tikungan sebabagi berikut :

Faktor yang mempengaruhi pelebaran sepur Jari-jari lengkung Ukuran / Jarak gandar muka belakng yang teguh (d)(rigid Wheel/ Base) Kondisi Keausan roda dan rel

Gerbong Dalam Tikungan Kedudukan I Gandar depan menempel pada rel luar sedangkan gandar belakang bebas diatara kedua rel, disebut jalan bebas Kedudukan II Gandar depan menjacapi rel luar sedangkan gandar belakang menempel pada rel dalam akan tetapi tidak sampai menekan. Gandar belakang ini berkedudukan radial terhadap titik pusat tikungan (M) Kedudukan III Gandar depan menempel pada rel luar sedangkan gandar belakang menekan dan menempel pada rel dalam. Kedua gandar tidak ada yang letaknnya radial terhadap titik pusat tikungan. Disebut Kedudukan IV Gandar depan menempel pada rel luar sedangkan gandar belakang menempel rel luar. Kedudukan ini disebut jalan tali busur uang hanya dicapai pada kecepatan tinggi

Gambar Kedudukan Roda pada Tikungan

Perhitungan Alinemen Horizontal Dengan: PI = nomor stasiun ( Point of intersection ) V = kecepatan rencana (ditetapkan ) km/jam R = jari – jari ( ditetapkan ) m = sudut tangen (dalam derajat ) TC = tangen Circle CT = Circle tangen Tc = jarak antara TC dan PI ( m ) Lc = panjang bagian tikungan ( m )

Perhitungan Alinemen Horizontal (2) Tc = R tg   TC adalah singkatan dari tangen circle yakni titik dimana mulai menarik lengkung circle, Ec = T tg   Ec merupakan jarak antara titik PI ke lengkung tikungan. Panjang lengkung diperoleh dengan rumus Lc = (∆/360 ). 2 .  . R Dimana Lc merupakan panjang lengkung circle yang diukur dalam meter. Persamaan ini dapat disederhanakan lagi menjadi Lc = 0,01745 . R .   merupakan sudut tangen yang diukur dari gambar trase jalan, sedangkan R merupakan jari – jari rencana.