MONEV KEGIATAN P4MI: REVIEW TA 2007 DAN RENCANA TA 2008.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
STRATEGI POKOK Kebijakan Fiskal Kebijakan Perbankan/Keuangan
Advertisements

SATKER SANITASI KOTA TASIKMALAYA
PKPD-PU Tahun 2007 Bidang Sumber Daya Air DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM
Disampaikan dalam Sosialisasi Kegiatan BPTP Bengkulu 210 Oktober 2011
Disampaikan Oleh : Dirjen Penataan Ruang
STANDAR PELAYANAN MINIMAL Setda Propinsi Jawa Tengah
TELECENTER P4MI Rencana Kerja 2008
Workshop Penyusunan Program P4MI 2008 Surabaya, Maret 2008 Workshop Penyusunan Program P4MI 2008 Surabaya, Maret 2008 Tim Konsultan P4MI MINISTRY.
BULETIN TEKNIS NO. 04 PENYAJIAN DAN PENGUNGKAPAN BELANJA PEMERINTAH
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Departemen Dalam Negeri
INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012
SUBDIT STATISTIK HARGA PRODUSEN
PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU 3 R BERBASIS INDUSTRI RUMAHAN
PENGEMBANGAN INFORMASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA oleh PUSTAKA
LAPORAN OPERASIONALISASI
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Makalah Kunci (Keynote Speech)
PANDUAN.
Menyarikan Karya Ilmiah (Skripsi/Tesis/Disertasi)
REVIEW CAPAIAN AMPL DAN KINERJA KELEMBAGAAN BP-SPAMS
PENGORGANISASIAN DAN PEMBINAAN POKJANAL POSYANDU
Skenario dan Strategi Konsep Agro Mina Politan Cluster
Komunikasi dan Penyuluhan Agribisnis ( )
Proyek Penelitian Terapan dan Sistem Inovasi Pertanian (ARISA)
QUALITY ASSURANCE SPECIALIST (QAS) dan KETERKAITAN DENGAN PPM
“PROGRESS KOMPONEN-2 P4MI” TA LATAR BELAKANG  Informasi merupakan sumber daya penting dalam pertanian modern  Akses terhadap informasi pertanian.
Pelatihan Pemetaan Swadaya PNPM – P2KP
“Bersama Membangun Kemandirian”
DINAS PERTANIAN PROVINSI BENGKULU 2012
PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP)
PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA DAN PENGGUNA UPIPK OLEH PUSTAKA Pendampingan UPIPK, 27 – 30 Mei 2008.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
KONSEP DESA MANDIRI Sukandar ( Cak Kandar ) HP :
Pertemuan ke-9 Strategi Pengembangan SIKNAS
Oleh: Silvana Maulidah, SP. MP.
Lanjutan bab 3……………… Pertemuan 5.
PENGAMANAN PRODUKSI TANAMAN PANGAN TAHUN 2011
ARAH KEBIJAKAN PENYULUHAN MENDUKUNG SWASEMBADA PANGAN
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pemalang
LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DESA
Faktor-faktor Kelembagaan dalam Ekonomi Pertanian
Profil Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur
BUMDESA sebagai KEKUATAN BARU EKONOMI DI DESA
Oleh: Dr.Ir. Achmad Suryana Kepala Badan Litbang Pertanian
KAJIAN SISTEM INTEGRASI SAPI SAWIT
PELIBATAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PERTANIAN
KEGIATAN TAHUN 2010 Disampaikan pada RAKORTAS Pemberdayaan Koperasi dan UKM, 10 Februari 2010 DEPUTI BIDANG PENGKAJIAN SUMBERDAYA UKMK.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PASAR Proyek Poor Farmers’ Income Improvement Through Innovation (PFI3P) Pusat Data dan Informasi Pertanian Oktober.
REVIEW PPMS TA 2007 dan RENCANA KEGIATAN TA 2008
DANA ALOKASI KHUSUS 2008 “Kebijakan dan Mekanisme Alokasi”
SALAM INOVASI !!! Loading... Situbondo, 25 Juli 2009 SMKN 1 PANJI - SITUBONDO Loading...
PEREKONOMIAN INDONESIA
SARTIKA NISUMANTI, ST., MT
“SURVEI EKONOMI PEMBANGUNAN PERTANIAN DI DESA DONOWARIH, KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG Kelas E.
Rumah tangga petani yang pernah mengikuti penyuluhan pertanian
SEKOLAH TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN MALANG
Pola Indeks Keberlanjutan Usahatani Rawa Lebak Saat Ini dalam Diagram Layang Sungai Ambangah Pasak Piang.
Mobil Hijau SIKIB Wilayah Kab. Kulon Progo
REVOLUSI HIJAU.
Model-Model Usaha Agribisnis
Oleh : ZULFAHRIZAL STP, M.Si 24 Desember 2009
Tupoksi Utama Litkajibang BPTP (Permentan nomer 20 tahun 2013)
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN KEBUMEN
PEMBANGUNAN APLIKASI INFORMASI PELUANG PENANAMAN MODAL
STIEPAR YAPARI AKTRIPA BANDUNG
SOSIALISASI DRAFT JUKLAK KEGIATAN PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN INDEKS PERTANAMAN Bimbingan Teknis Identifikasi Sumber Daya Air dan Pengembangan.
Kiat Membangun dan Mengembangkan LKM AGRIBISNIS PERDESAAN
Ketahanan Pangan dan Gizi Ade Saputra Nasution. Peraturan Pemerintah No.68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan sebagai peraturan pelaksanaan UU No.7 tahun.
PENGANTAR PERENCANAAN PENGEMBANGAN SPAM
“PEMBANGUNAN DESA YANG BERBASIS PENGURANGAN RISIKO BENCANA ”
Transcript presentasi:

MONEV KEGIATAN P4MI: REVIEW TA 2007 DAN RENCANA TA 2008

Tujuan Monev: ● Untuk mengetahui kesesuaian rencana dengan realisasi kegiatan, serta kinerja P4MI, ● Hasil Monev sebagai bahan bagi PJ-P4MI untuk mengambil kebijakan guna perbaikan kegiatan yang sedang berjalan dan/atau perencanaan ke depan. ● Dengan Monev, pelaksanaan kegiatan P4MI dapat diukur dan dievaluasi hasilnya, sehingga diperoleh informasi tentang keberhasilan atau kegagalan kegiatan P4MI.

Prosedur Monev: ● Mekanisme: 1. Melakukan monev berdasarkan laporan berkala dan kuisioner berisi indikator keberhasilan, 1. Melakukan monev berdasarkan laporan berkala dan kuisioner berisi indikator keberhasilan, 2.Melakukan monev melalui kunjungan lapang ke lokasi kegiatan. 2.Melakukan monev melalui kunjungan lapang ke lokasi kegiatan. ● Waktu: -Monitoring - saat kegiatan TA 2007, -Monitoring - saat kegiatan TA 2007, -Evaluasi - akhir kegiatan TA Evaluasi - akhir kegiatan TA ● Lokasi: -5 PIU: Kab. Tmg, Blora, Lotim, Ende, Donggala, -5 PIU: Kab. Tmg, Blora, Lotim, Ende, Donggala, -4 BPTP: Jateng, NTB, NTT, Sulteng. -4 BPTP: Jateng, NTB, NTT, Sulteng.

Materi Monev Komponen 1 TA 2007 Kegiatan (Responden) Indikator 1. Mobilisasi Kelompok Tani (KT dan FD) 1. Persiapan 1. Persiapan 2. Pengorganisasian KT 2. Pengorganisasian KT 3. Pelatihan FD 3. Pelatihan FD 4. Proses perencanaan partisipatif 4. Proses perencanaan partisipatif 2. Pembentukan dan Pemberdayaan Kelembagaan Desa (KID/FAD) 1. Persiapan 1. Persiapan 2. Pendirian KID/FAD 2. Pendirian KID/FAD 3. Pembangunan kapasitas KID/FAD 3. Pembangunan kapasitas KID/FAD 4. Operasionalisasi KID/FAD 4. Operasionalisasi KID/FAD 3. Investasi Umum Tingkat Desa (KT, FD, KID) 1. Persiapan 1. Persiapan 2. Penyusunan rencana investasi desa 2. Penyusunan rencana investasi desa 3. Pelaksanaan investasi desa 3. Pelaksanaan investasi desa 4. Evaluasi & pemanfaatan invest desa 4. Evaluasi & pemanfaatan invest desa

Sampel Desa / Kecamatan: Kab. Monitoring TA 2007 Evaluasi TA 2006 Tmg 1. Gondosuli / Bulu 2. Wonokerso / Pringsurat 1. Kwadungan Gunung / Kledung 2. Tawangsari /Wonoboyo Blora 1. Ketileng / Todanan 2. Padaan / Japah 1. Karangboyo / Cepu 2. Tanjung / Kedungtuban Lotim 1. Kalijaga / Aikmel 2. Ijobalit / Labuhan Haji 1. Sukarara / Sakra Barat 2. Loyok / Sikur Ende 1. Ondorea Barat / Nanga Panda 1. Nduaria / Kelimutu 2. Ndoru Rea / Nanga Panda Dong 1. Toaya / Sindue 2. Berdikari / Palolo 1. Ranteleda / Palolo 2. Guntatano / Tanatovea

Materi Monev Komponen 2 TA 2007 KegiatanIndikator 1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar & Website Pertanian Nasional 1. Persiapan (penyusunan sistem dan prosedur SIP, pengumpulan data pasar, penyempurnaan tata sajian situs web), 2. Pengisian content informasi, 3. Pemutahiran data dan operasionalisasi, 4. Pemanfaatan informasi pasar. 2. Pengembangan UPIPK 1. Persiapan (penyusunan struktur organisasi, pelatihan, tersedianya sarana/prasarana), 2. Operasionalisasi (akses informasi teknologi dan mekanisme diseminasi informasi), 3. Pengembangan & manfaat (tersusunnya strategi pengembangan telecenter dan terbukanya akses petani terhadap informasi).

Materi Monev Komponen 3 TA 2007 KegiatanIndikator 1. Judul-judul kegiatan litkaji yang ada di lokasi/desa ybs. 1. Keterlibatan kelompok tani & mekanisme umpan balik 2. Kesesuaian teknologi dan kualitas usahatani 3. Penerapan teknologi 4. Manfaat teknologi

Evaluasi Komponen 1 TA 2006 Kegiatan (Responden) Kegiatan (Responden) Nilai untuk sampel desa TmgBloraLotimEndeDongg ABCDEFGHIJ 1. Mobilisasi Kelompok Tani (KT dan FD) 1. Mobilisasi Kelompok Tani (KT dan FD) 3,83,92,73,63,33,33,33,33,83,9 2. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (KID) 2. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (KID) 4,04,03,23,33,73,74,03,74,04,0 3. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (FAD) 3. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (FAD) 3,04,03,83,83,33,34,03,03,04,0 4. Investasi Umum Tingkat Desa (KT, FD, KID) 4. Investasi Umum Tingkat Desa (KT, FD, KID) 3,73,92,74,03,63,64,03,5 3,7 3,9 Rata-rata3,63,93,13,73,53,53,83,43,64,0 Skala penilaian: 1= Tidak baik; 2= Kurang baik; 3= Baik; 4= Sangat Baik

Monitoring Komponen 1 TA 2007 Kegiatan (Responden) Kegiatan (Responden) Nilai untuk sampel desa TmgBloraLotimEndeDongg ABCDEFGHIJ 1. Mobilisasi Kelompok Tani (KT dan FD) 1. Mobilisasi Kelompok Tani (KT dan FD) 2,92,6 2,3 2,8 3,0 2,8-2,82,7 2. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (KID) 2. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (KID) 2,9 3,0 2,72,9 -2,8 3. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (FAD) 3. Pembentukan dan Pemberdayaan Ke- lembagaan (FAD) 3,02,9 3,0 3,1 3,0 -3,02,9 4. Investasi Umum Tingkat Desa (KT, FD, KID) 4. Investasi Umum Tingkat Desa (KT, FD, KID) 2,92,8 2,5 3,0 2,7-2,82,8 Rata-rata2,92,82,62,9 2,9-2,92,8 Skala penilaian: 1= belum, 2= sedang, 3= sudah dilaksanakan

Partisipasi dalam pembangunan ID  Penerima manfaat terutama masyarakat setempat merasa puas dengan adanya pembangunan ID yang dibangun oleh KID.  Wujud partisipasi masyarakat: -Dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan ID. -Dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemeliharaan ID. -Pembebasan (hibah) tanah dan pepohonan yang terkena proyek. -Pembebasan (hibah) tanah dan pepohonan yang terkena proyek.  Berita Acara pembebasan tanah telah dibuat dan diketahui pemuka masyarakat serta perangkat pemerintahan (lurah/camat).

Manfaat Investasi Desa Embung, bendung dan saluran irigasi: - meningkatnya debit air untuk lahan sawah, - meningkatnya indeks tanam dari 2X menjadi 3X setahun dengan pola tanam padi-padi-palawija, -meningkatnya produktivitas tanaman, -menurunnya biaya pengairan (semula dg pompa air), -munculnya usaha baru (mina padi & sewa traktor). Jalan usaha tani dan jembatan: -mengurangi biaya angkut saprodi, panen, traktor -menambah lahan sbg hasil konversi lahan tidak produktif, -muncul jenis usaha baru (ojek, ternak ayam, industri RT), -mempersingkat waktu tempuh (petani + anak sekolah), -meningkatkan harga jual tanah.

Manfaat Investasi Desa Pelatihan, demplot, dan studi bading: -meningkatnya pengetahuan/ketrampilan berusaha tani, -menambah jenis komoditas yang dibudidayakan, -meningkatnya kerjasama di antara petani, -meningkatnya jumlah kelompok tani, -berkembangnya industri RT, kelompok wanita tani, -wanita tani lebih aktif membantu petani dalam berusaha tani & berpartisipasi dalam pembangunan investasi desa. Pasar desa: -mempercepat informasi harga hasil pertanian, -meningkatkan posisi tawar petani, -munculnya pemukiman baru dekat pasar.

Pemeliharaan Investasi Desa ♦Disepakatinya sistem pemeliharaan dan pemanfaatan hasil investasi desa yang diperkuat dengan SK Kades. ♦ Dalam sistem tersebut dikemukakan: -Peraturan-peraturan (”awig-awig”) bagi pemanfaat ID, -Peraturan-peraturan (”awig-awig”) bagi pemanfaat ID, -Tenaga teknis dan pelaksana kegiatan pemeliharaan ID, -Tenaga teknis dan pelaksana kegiatan pemeliharaan ID, -Ketentuan tentang iuran rutin dan penggantian jasa pemanfaatan ID. -Ketentuan tentang iuran rutin dan penggantian jasa pemanfaatan ID. ♦ Saran untuk mempertahankan eksistensi KID: membentuk LKM dengan KID sebagai wadah organisasinya, sehingga aset dapat dipelihara dan bermanfaat.

Evaluasi kegiatan Komponen 2 TA 2006 Kegiatan (Responden) Nilai untuk sampel desa TmgBloraLotimEndeDong 1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar (SIP) & Website Pertanian Nasional (Pemda/pengelola) 1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar (SIP) & Website Pertanian Nasional (Pemda/pengelola) 2,0 2,53,02,0 2. Pengembangan Unit Pelayanan Informasi Pertanian Kabupaten (UPIPK) (Pemda/pengelola) 2. Pengembangan Unit Pelayanan Informasi Pertanian Kabupaten (UPIPK) (Pemda/pengelola) - 2,0 2,52,03,0 Rata-rata 2,52,52,5 Skala penilaian: 1= Tidak baik; 2= Kurang baik; 3= Baik; 4= Sangat Baik

Monitoring kegiatan Komponen 2 TA 2007 Kegiatan (Responden) Nilai untuk sampel desa TmgBloraLotimEndeDong 1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar (SIP) & Website Pertanian Nasional (Pemda/pengelola) 1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar (SIP) & Website Pertanian Nasional (Pemda/pengelola) 2,0 1,82,53,0 2,2 2. Pengembangan Unit Pelayanan Informasi Pertanian Kabupaten (UPIPK) (Pemda/pengelola) 2. Pengembangan Unit Pelayanan Informasi Pertanian Kabupaten (UPIPK) (Pemda/pengelola) 2,11,7 2,2 2,3 2,1 Rata-rata 2,1 1,8 2,4 2,7 2,2 Kategori 1= belum; 2= sedang; 3= sudah dilaksanakan

Judul Litkaji 1.Peningkatan hasil padi sawah tadah hujan dengan pendekatan model PTT di Lombok Timur. 2.Pengelolaan tanah untuk peningkatan produksi tanaman palawija pada lahan tadah hujan/kering di Lombok Timur. 3.Inovasi teknologi integrasi pakan-penyakit pada ternak sapi di Lombok Timur. 4.Integrasi klon kakao harapan dengan budidaya dan pengelolaan yang sesuai untuk lahan marjinal terhadap produksi dan kualitas biji di Donggala dan Ende. 5.Integrasi klon kopi harapan dengan budidaya dan pengelolaan yang sesuai untuk lahan marjinal terhadap produksi dan kualitas biji di Temanggung dan Ende.

Evaluasi kegiatan Komponen 3 TA 2006 Indikator Nilai untuk judul kegiatan Keterlibatan kelompok tani & mekanisme umpan balik 3,03,03,04,04,0 2. Kesesuaian teknologi dan kualitas usahatani 2. Kesesuaian teknologi dan kualitas usahatani 2,03,03,04,04,0 3. Penerapan teknologi 3. Penerapan teknologi 2,52,03,04,04,0 4. Manfaat teknologi 4. Manfaat teknologi 3,02,03,04,04,0 Rata-rata2,62,53,04,04,0 Skala penilaian: 1= Tidak baik; 2= Kurang baik; 3= Baik; 4= Sangat Baik

Monitoring kegiatan Komponen 3 TA 2007: Judul kegiatan Realisasi 1. Pengembangan teknologi mekanisasi pengolahan pisang untuk mendukung sistem dan usaha agribisnis di daerah tertinggal - Lotim Analisis pemanfaatan sumberdaya lokal dan strategi coping keluarga petani miskin dalam pembentukan anak berkualitas (sehat, cerdas, dan berkarakter) di Lotim 1 3. Alih teknologi intensifikasi sistem produksi itik petelur di Lotim 4 4. Pemanfaatan limbah organik in situ dan mikroba pada budidaya jahe merah di bawah tegakan kelapa di Lotim 4 5. Model pengembangan benih padi di wilayah Lotim 4 Kategori: 1= kontrak; 2= persiapan; 3= pelaksanaan; 4= pengumpulan data; 5= pelaporan

Evaluasi Kegiatan Komponen 4 TA 2006: PIU Kegiatan Realisasi TmgBloLotEndDon 1. Pembangunan gedung UPIPK 4,0-4,04,04,0 2. Pengadaan perlengkapan sarana gdung 4,0-4,04,04,0 3. Pengadaan meubelair 4,03,04,04,04,0 4. Pengadaan alat pengolah data 4,03,0-4,04,0 5. Pendidikan dan pelatihan teknis 4,03,04,04,04,0 6. Pengembangan kelembagaan 4,04,04,04,04,0 7. Bantuan penanggulangan kemiskinan 4,03,04,04,04,0 Rata-rata 4,03,24,04,04,0 Skala Penilaian: 3= Kegiatan dilaksanakan, pelaksanaan tidak sepenuhnya sesuai tujuan. 4= Kegiatan dilaksanakan, pelaksanaan sesuai tujuan.

Monitoring Kegiatan Komponen 4 TA 2007: PIU Kegiatan Realisasi TmgBloLotEndDon 1. Pengadaan perlengkapan sarana gedung ---1,0- 2. Pengadaan meubelair 3,0-3,0-3,0 3. Pengadaan alat pengolah data 3,0-3,03,03,0 4. Pendidikan dan pelatihan teknis 2,02,03,01,92,0 5. Pengembangan kelembagaan 2,03,03,02,02,0 6. Bantuan penanggulangan kemiskinan 2,53,03,02,02,5 7. Sosialisasi, workshop, diseminasi, dll. 3,0-3,0-3,0 8. Pengadaan peralatan kantor 3,0-3,01,03,0 9. Pemberdayaan petani --3, Penelitian, pengkajian, dll. --3,0-- Rata-rata 2,62,73,01,72,6 Katagori: 1= belum, 2= sedang, 3= sudah dilaksanakan

Evaluasi Kegiatan Komponen 4 TA 2006: BPTP Kegiatan Realisasi JTJTJTJTNTBNTTST 1. Pendidikan dan pelatihan teknis 4,04,0#4,0 2. Pengadaan alat pengolah data 4,04,04,0 3. Pengadaan perlengkapan sarana gedung -4,0- 4. Pengadaan alat data & komunikasi -4,0- 3. Pengembangan kelembagaan & kemitraan 4, Litbang sosek & kebijakan pertanian 4, Pengembangan sumberdaya inovasi IPTEK, diseminasi, jaringan umpan balik 4,04,0#4,0 6. Litkaji & diseminasi teknologi spesifik lokas 3,64,0#2,5 7. Teknologi pengembangan agribisnis 4,0-4,0 Rata-rata 3,84,03,7 Skala: 2= Kegiatan dilaksanakan, pelaksanaan tidak sesuai tujuan. 3= Kegiatan dilaksanakan, pelaksanaan tidak sepenuhnya sesuai tujuan. 4= Kegiatan dilaksanakan, pelaksanaan sesuai tujuan.

Monitoring Kegiatan Komponen 4 TA 2007: BPTP Kegiatan Realisasi JTJTJTJTNTBNTTST 1. Pendidikan dan pelatihan teknis 1,03,0#3,0 2. Pengadaan alat pengolah data ---3,0 3. Penyusunan rencana kerja -3,0#- 4. Pengadaan alat laboratorium 3, Pengadaan alat studio & komunikasi 3, Pengadaan kendaraan bermotor roda 2 dan 4 3,03,0#3,0 7. Gelar teknologi --#- 8. Kebijakan program kemitraan --#- 9. Pengembangan agribisnis terpadu --#2,0 10. Pengembangan sumberdaya inovasi IPTEK, 3,03,0-2,4 11. Pengkajian inisiatif lokal -3,0#- 12. Monev program & kegiatan 2,0--2,0 13. Pengembangan pemasaran IPTEK ---2,0 14. Rehabilitasi gedung 3,0--1,0 15. Pengkajian & diseminasi teknologi spesifik 2,33,0-- Rata-rata2,53,02,3 Katagori: 1= belum, 2= sedang, 3= sudah dilaksanakan.

Permasalahan Komponen 1  Persepsi masyarakat bahwa tugas KID telah selesai dengan berakhirnya pembangunan ID.  Usaha mempertahankan eksistensi KID.  Pengembangan kelembagaan KID, FD, FAD, dan KT.

Permasalahan Komponen 2  Akses internet masih sulit karena kondisi jaringan telkom di kantor tidak khusus untuk internet.  Kurangnya dukungan Pemda terhadap kegiatan UPIPK sehingga pengelola kurang mempunyai rasa memiliki.  Telecenter (UPIPD) untuk menjembatani UPIPK dengan petani belum terbentuk.  Petugas yang pernah dilatih dan mempunyai kemampuan dialihtugaskan ke posisi lain yang tidak berhubungan dengan kegiatan komponen 2.  Keberadaan UPIPK di Lotim dan Ende belum dikukuhkan dengan SK Bupati.

Permasalahan Komponen 3  Pada awalnya, kegiatan litkaji ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan petani, tetapi dalam pelaksanaanya tidak melibatkan kelompok tani sehingga tujuan kegiatan tidak tercapai sepenuhnya.  Ada kegiatan penelitian yang tidak diketahui masyarakat tentang keterkaitannya dengan tujuan P4MI dan lahan marjinal.

Saran 1.Kepada Bupati Lotim dan Ende untuk segera menerbitkan SK tentang eksistensi KID untuk menjamin keberlanjutan operasionalisasi dan pemeliharaan ID yang telah dibangun. 2.Kepada masyarakat dan stakeholders setempat untuk menyusun tupoksi KID, antara lain dalam:  mengkoordinir pemeliharaan dan pemanfaatan ID,  mencari peluang pembangunan masyarakat desa yang mungkin diperjuangkan ke Pemda/instansi terkait, dan bekerjasama dengan pemerintahan desa,  mengantisipasi peran KID sebagai badan usaha masyarakat desa dengan merintis berkembangnya LKM yang manajemennya terpisah dari badan usaha sektor riil.

Saran 3.Meningkatkan dukungan Pemda dan stakeholder, terutama LSM dan konsultan lokal terhadap akses petani dalam memperoleh informasi teknologi melalui pembangunan UPIPK dan UPIPD (telecenter). 4.Ada mekanisme yang mewajibkan peneliti/pengkaji melibatkan kelompok tani dalam setiap kegiatan litkaji.

RENCANA MONEV TA 2008 Dasar Pertimbangan  Kegiatan ID TA : 1046 desa.  Untuk memberikan gambaran manfaat ID bagi para petani dan masyarakat desa serta dampaknya kepada kehidupan mereka dan kepada desa yang bersangkutan, perlu dilakukan kegiatan survei manfaat dan dampak P4MI.

Tujuan  Menyajikan secara kuantitatif dan kualitatif manfaat dan dampak awal kegiatan P4MI sebagai sumber informasi bagi penyandang dana dan stakeholder. Luaran  Potret kinerja investasi desa.  Manfaat sosial-ekonomi dan dampak investasi desa yang dirasakan oleh masyarakat desa dan rumah tangga petani.

Pendekatan Pemilihan desa sampel di masing-masing kabupaten ditentukan dengan teknik sampling, dengan memperhatikan tahun pendirian investasi desa. Pemilihan desa sampel di masing-masing kabupaten ditentukan dengan teknik sampling, dengan memperhatikan tahun pendirian investasi desa. Pengumpulan data usaha tani dan manfaat ID di desa sampel menggunakan format tabel isian. Pengumpulan data usaha tani dan manfaat ID di desa sampel menggunakan format tabel isian. Data yang terkumpul digunakan untuk mengamati pengaruh pertambahan biaya dan manfaat investasi desa bagi petani yang dibangun melalui kegiatan P4MI. Data yang terkumpul digunakan untuk mengamati pengaruh pertambahan biaya dan manfaat investasi desa bagi petani yang dibangun melalui kegiatan P4MI.

Materi  Keadaan usaha tani sebelum dan sesudah ID.  Keadaan usaha pengolahan produk pertanian sebelum dan sesudah ID.  Keadaan dan pemanfaatan ID.  Kegiatan BPTP menunjang ID.  Kriteria pengkajian teknik dasar untuk ID.  Indikator kualitas kehidupan lokal dan manfaat sampingan untuk berbagai jenis ID.  Penghitungan ulang biaya ID dengan menggunakan unit cost Pemda/kontraktor.  General income multiplayer dari ID.  Profil desa sebelum dan sesudah P4MI.

Penentuan desa sampel  Masing-masing kabupaten dipilih desa sampel sebanyak ± 10% dari desa yang telah membangun investasi desa ( ).  Penunjukan desa sampel dipilih oleh masing- masing PIU di kabupaten bersangkutan.

Penentuan responden  Pada setiap desa sampel dihitung jumlah penduduk (laki-laki dan perempuan), dan jumlah luasan sawah/ladang yang terdapat di desa tersebut.  Jumlah penduduk dan luasan sawah/ladang yang mendapatkan manfaat dari investasi desa yang telah dibangun.  Di masing-masing desa tersebut di atas, dipilih sampel petani laki-laki dan perempuan sebanyak 10 orang yang akan menjadi sumber informasi/data dalam pengisian form Survei Dampak P4MI.

Pengumpulan data  PIU setempat bertanggungjawab terhadap pengumpulan data.  Pengumpulan dan pengolahan data dilakukan oleh LSM yang dikoordinir oleh ATL setempat.  DLO bertanggung jawab dalam analisis dan penyusunan laporan.  Pada setiap desa sampel dibuat lima buah foto/gambar, berkaitan dengan investasi desa yang dibangun dan manfaaatnya bagi petani.

Analisis data dan pelaporan  Data yang dikumpulkan dari desa sampel ditabulasikan untuk mengisi “form isian” untuk masing-masing desa sampel.  Data biaya dan manfaat dari ID untuk menghitung besarnya: - Financial Internal Rate of Return (FIRR), - Net Present Value (NPV), - Benefit/Cost Ratio (B/C Ratio).  Laporan FIRR untuk masing-masing desa sampel dilengkapi dengan soft copy (Exel).

Terima Kasih