SKALAINDIKATOR UMUM 0Anda tidak tahu atau tidak peduli atau masih baru melihat berbagai kelemahan yang Anda miliki. Anda berkesimpulan tidak memiliki.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KEPEMIMPINAN MELALUI MOTIVASI
Advertisements

Orang-orang Sulit.
TM – 8 MSDM PERENCANAAN KARIER Oleh Drs.Ec. Mudji Kuswinarno, MSi
 Kemampuan menjaga kesepakatan  Kemampuan berempati  Kemampuan bersaing.
BAGAIMANA MULAI MEMBUKA HUBUNGAN?
 Kemampuan Berkomunikasi  Kemampuan Mengontrol Diri  Kemampuan Mengatasi Konflik.
Sifat-Sifat Hubungan Antar Sesama
INOVASI & KEPEMIMPINAN
KONSEP DIRI.
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
Ciri-ciri Wirausahawan
Kepemimpinan dan Organisasi Pembelajar
MEMULAI USAHA BUTUH KEBERANIAN
Prinsip-Prinsip Kesehatan Mental Penyesuaian Diri dan Kesehatan Mental
PERAN PEMIMPIN DI DALAM ORGANISASI
PENGANTAR: Peran, Sejarah, & Tujuan Akuntansi Manajemen
MOTIVASI PERTEMUAN 8 4/12/2017.
PENGANTAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Karakteristik Entrepereneur
EFFECTIVE COACHING Hasnerita, S.Si.T.M.Kes.
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
MOTIVASI Devi Risma.
Pertemuan 13 : “ MOTIVASI “
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
Rencana Bisnis.
AKTIFITAS PELATIHAN.
Manfaat Training SQ REFORMATION
KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN
MEMAHAMI TIM KERJA Pertemuan ke 12.
ORGANISASI DAN MANAJEMEN I
Pertemuan 7 : “ BAHAYANYA MENOLAK DIRI “
MENGELOLA KONFLIK DALAM PROYEK
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
SEBAGAI BAHAN SAJIAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK
Perkembangan Moral, Nilai dan Agama PSIKOLOGI REMAJA
MAKUL : MBS 2 sks Dr. Ratnawati Susanto, M.M.,M.Pd
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
Model etika dalam bisnis, sumber nilai etika dan faktor-faktor yang mempengaruhi etika manajerial PERTEMUAN KE 3.
A.M.T (Achievement Motivation Training)
PENGERTIAN, MANFAAT, FUNGSI DAN PRINSIP BERKEWIRAUSAHAN
Jappy P. FanggidaE, SE., M.Si., MBA
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
Manajemen Konflik Negosiasi.
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
CONFLICT MANAGEMENT Mengelola Konflik dengan Baik
MOTIVASI DIRI.
Being Proacttive By: 4th Group.
MEMULAI USAHA BUTUH KEBERANIAN
MOTIVASI DAYA ATAU KEKUATAN YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA YANG MENDORONG ATAU MENGGERAKKAN UNTUK BERTINGKAH LAKU TERTENTU YANG DIARAHKAN PADA SUATU TUJUAN.
MEREBUT PELANGGAN "ADA" ATAU "TIDAK NIATAN" PELAYANAN PRIMA/
Alur Proses Kepemimpinan
Motivasi dan Kepemimpinan
Kepemimpinan-Apa itu ???
Pertemuan 9 Konsep Berubah
PENDEKATAN TEORI SIFAT,
System thinking By : Kelompok 5.
MEMULAI USAHA BUTUH KEBERANIAN
Pertemuan 9 Konsep Berubah
SERVICE EXCELLENCE By Sasongko N S.ST.
SUCCES SCHOOL ‘Siswa Bermotivasi Prestasi’
Karakteristik & Tantangan WIRAUSAHA
PERENCANAAN KARIER Achmad Rozi EL Eroy.
Karakteristik & Tantangan WIRAUSAHA
Karakteristik & Tantangan WIRAUSAHA
MEMAHAMI TIM KERJA Pertemuan ke 12.
PENDAHULUAN KEWIRAUSAHAAN Institut Teknologi Sumatera.
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN by S.PARDOSI.,SKp.M.Si
Transcript presentasi:

SKALAINDIKATOR UMUM 0Anda tidak tahu atau tidak peduli atau masih baru melihat berbagai kelemahan yang Anda miliki. Anda berkesimpulan tidak memiliki kelebihan apa-apa. 1Anda sudah mencari atau mengeksplorasi berbagai potensi atau kelebihan yang Anda miliki, tapi belum menemukan atau belum berhasil. 2Anda sudah menemukan kelebihan, kekuatan dan keunggulan personal, tapi belum menggunakannya secara optimal. 3Anda sudah menemukan, sudah menggunakannya secara optimal, tapi belum punya konsistensi perjuangan (aktualisasi-diri) secara berkelanjutan.

SKALAINDIKATOR UMUM 4Anda sudah konsisten mengembangkan berbagai keunggulan yang Anda miliki, namun Anda belum bisa mengatasi masalah-masalah yang muncul secara optimal, baik itu masalah eksternal ataupun internal 5Anda terus merealisasikan ide-ide yang sesuai dengan keunggulan peronal Anda dan terus mencari terobosan baru untuk menciptakan solusi atau masalah dan terus menjalankan proses learning dalam bentuk karya, kreasi, atau prestasi

Inisiasi Regulasi Eksplorasi Interaksi Internalisasi

 Adalah memunculkan ide dan dorongan untuk perbaikan diri (inisiatif) yang dimunculkan dari :  Keinginan meraih sesuati (will to achieve)  Keinginan terhindar dari penderitaan hidup (will to avoid from)

Dua model pembelajaran yang harus kita tempuh menurut Peter Senge, penggagas konsep Learning Organization(Sue Faerman:1996):  Generatif : Memunculkan keinginan, target, tujuan atau cita-cita yang kira-kira bisa menggugah jiwa kita untuk meraihnya.  Adaptif : Menyiasati keadaan, masalah, perubahan buruk, dan semisalnya untuk tujuan perbaikan diri ke arah yang lebih positif.

 Adalah kemampuan mengatur emosi atau Self- management  Terkait dengan beberapa hal :  Apakah kita termasuk orang gampangstress?  Apakah kita termasuk orang mudah terserang konflik?  Apakah kita adalah orang yang cepat kehilangan kendali?

 Menurut Daniel Golemen, orang yang lemah mengatur emosi (EQ rendah) mempunyai ciri- ciri:  Mudah over  Mudah kalut  Kurang mampu bekerjasama dengan tim  Terputus hubungan dengan diri sendiri (gampang kalap)  Mudah terserang virus burn-out (kehilangan motivasi, inspirasi, missing-action)

 Adalah menggali kekuatan yang kita miliki atau yang bisa kita gunakan untuk merealisasikan inisiatif-inisiatif perbaikan itu.  Merupakan usaha nyata untuk menaikkan kemampuan interpersonal kita

 Membuat kita mengerti posisi kita dan orang lain  Semakin matang dalam menangani konflik, menangani perbedaan, dan memahami orang lain.

 Adalah pencernaan, penjiwaan, dan pelaksanaan nilai-nilai kebenaran, pokok- pokok ajaran agama, aturan moralitas atau etika kemanusiaan yang menjadi bahasa universal bagi manusia.

TINGKATINDIKATORTAHAPAN Pre-ConventionalBagaimana supaya saya terhindar dari hukuman, siksa, dosa, dst. Orientasi pada hukuman (obidience and punishment) Apa yang akan saya dapatkan? Keuntungan apa yang saya peroleh? Orientasi pada ganjaran/kepentingan (self interest) ConventionalApakah tindakan saya ini baik atau buruk bagi orang lain? Menjaga keharmonisan dengan orang lain (interpersonal accord and conformity) Menaati hukum dan standar moralitas tertentu Otoritas dan keteraturan sosial

TINGKATINDIKATORTAHAPAN Post-ConventionalMenghormati pendapat dan pendirian orang lain Kontrak sosial Menaati nilai-nilai universal dengan alasan yang sangat mendalam. Etika universal

 Ubaedy An Interpersonal Skill:Bagaimana Anda Membangun, Mempertahankan, dan Mengatasi Konflik Hubungan.Bee Media Indonesia: Jakarta.