minggu 8 PERANCANGAN ARSITEKTUR IV CAKUPAN ISI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SEGI YANG PENTING DALAM PERANCANGAN GEDUNG PABRIK
Advertisements

Gambar 3. Contoh pemasangan reng
Bismillah hirohman nirohim assalamu’alaikum wr wb
MINGGU KE- 14 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
MINGGU XI PERANCANGAN DENAH LAYOUT KAMAR TIDUR UTAMA APARTEMEN .
MINGGU KE- 7 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
MINGGU KE- 4 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
MINGGU KE- 6 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
MINGGU KE- 9 CAKUPAN ISI (Content Summarry)
MINGGU KE- 2 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
JURUSAN ARSITEKTUR - FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN UNIVERSITAS MERCU BUANA MINGGU KE- 13 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA.
MINGGU KE- 16 CAKUPAN ISI (Content Summarry)
MINGGU KE- 15 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
minggu 10 CAKUPAN ISI TUJUAN PEMBELAJARAN KRITERIA PENILAIAN
minggu 11 CAKUPAN ISI TUJUAN PEMBELAJARAN KRITERIA PENILAIAN
MINGGU KE- 5 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
IV. Kuda – kuda Penyokong
MATA DIKLAT : MELAKS.PEKJ KONSTRUKSI BATU DAN BETON
ANALISA Menguraikan permasalahan dan membuat alternatif-alternatif pemecahan masalah.
Pertemuan 2 Matakuliah : R0186 – Teknologi Bangunan IV Tahun : 2006
GEDUNG BERTINGKAT RENDAH
Struktur bangunan tingkat tinggi
STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG
ARSITEKTUR & KEKOKOHAN
GEDUNG BERTINGKAT RENDAH
Plat Lantai, Kolom, dan Balok Pertemuan 09-10
Studio Perancangan Arsitektur 04
Pertemuan ke 8 Learning outcome
ARSITEKTUR & KEKOKOHAN
Pertemuan ke 3 Learning out come
ANALISA Menguraikan permasalahan dan membuat alternatif-alternatif pemecahan masalah.
Pertemuan 3 Matakuliah : R0186 – Teknologi Bangunan IV Tahun : 2006
Matakuliah : S0362/Konstruksi Bangunan dan CAD II Tahun : 2006 Versi :
Konsep Struktur Bangunan Pertemuan 1
RENCANA PONDASI msantosa©2008.
Pondasi Pertemuan – 12,13,14 Mata Kuliah : Perancangan Struktur Beton
RENCANA PONDASI msantosa©2008.
RANGKA UTAMA msantosa©2008.
Konstruksi Rangka Atap
Elemen-elemen Konstruksi Bangunan: Fondasi Pertemuan 2
Teori Ilmu Konstruksi Bangunan Pertemuan 1
MEMBUAT GAMBAR PELAKSANAAN KONSTRUKSI
Mengidentifikasi ilmu bangunan gedung
Matakuliah : R0022/Pengantar Arsitektur Tahun : Sept 2005 Versi : 1/1
PROSES PERANCANGAN DARI TAHAP AWAL HINGGA SKEMATIK DESAIN
Pertemuan 10 Konstruksi lantai
STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT
Studi Kasus : Desain Rumah Tinggal Sederhana Pertemuan 23 dan 24
FUNGSI DAN JENIS PERATURAN BANGUNAN Pertemuan 1-2
Teknologi Dan Rekayasa
Matakuliah : R0116/ Studio Perancangan Arsitektur 6 Tahun : 2006
STRUKTUR KONSTRUKSI DAN BAHAN IV
STRUKTUR BANGUNAN TINGGI DAN BENTANG LEBAR
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN
GAMBAR RANCANGAN POTONGAN BANGUNAN
PONDASI BORED PILE.
STRUKTUR BANGUNAN SIPIL I
Konsep Struktur dan Konstruksi
Matakuliah : S0362/Konstruksi Bangunan dan CAD II Tahun : 2006 Versi :
PERENCANAAN BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS Study Kasus : Proyek Hotel Brawa Residences.
Struktur Atas & Pasangan Batu Bata
EGA JULIA FAJARSARI, ST.,MT.
STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG
Menggambar Rekayasa Struktur Bawah PONDASI
MODUL 4 MATERI III MENENTUKAN MODEL STRUKTUR JEMBATAN BAJA
STRUKTUR ATAS Upper Structure.
PENGANTAR ILMU TEKNIK SIPIL
PRINSIP UMUM Perancangan Bangunan Rumah Tinggal Sederhana
PENGANTAR ILMU TEKNIK SIPIL
A. Pengertian dan Fungsi. Pondasi banguan adalah konstruksi yang paling pentingpada suatu bangunan karena pondasi berfungsi sebagai : Penahan seluruh beban.
Transcript presentasi:

minggu 8 PERANCANGAN ARSITEKTUR IV CAKUPAN ISI Memilih Struktur sesuai dengan kebutuhan rancangan TUJUAN PEMBELAJARAN Mahasiswa memahami bagaimana memilih jenis struktur bangunan yang sesuai dengan kebutuhan bangunan yang dirancang, baik dari segi fungsi, ekspresi maupun elemen estetika. KRITERIA PENILAIAN Kemampuan memilih system dan jenis struktur berikut persyaratan yang diminta oleh jenis struktur yang dipilih. METODE PENILAIAN Menilai penerapan struktur yang dipilih baik pada denah, potongan maupun tampak bangunan yang dirancang. PENYAMPAIAN  Tatap muka  Diskusi  Studio  Asistensi/presentasi http://www.mercubuana.ac.id 1 PERANCANGAN ARSITEKTUR IV PRIMI ARTININGRUM

sederhana bertingkat rendah, seperti bangunan rumah tinggal, 1.4. Mid Structure Mid Structure adalah sistem struktur pada bagian badan bangunan (berada di atas tanah) yang terdiri dari kolom, balok, dinding dan plat lantai. 1.5. Upper Structure Upper structure adalah sistem struktur yang terdapat pada bagian atas atau struktur atap. 2. JENIS STRUKTUR Jenis sistem struktur bangunan dapat dibedakan berdasarkan 2.1. Bahan (Material) 2.1.1. Struktur Kayu Struktur Kayu biasanya digunakan untuk bangunan-bangunan sederhana bertingkat rendah, seperti bangunan rumah tinggal, bangunan tradisional. Struktur kayu lebih lentur dan tahan terhadap gaya tekan. Kelemahan dari struktur kayu adalah ketahanannya terhadap api, panas dan hujan dan rayap. Selain itu juga bentangan yang terbatas , karena ketergantungan dari ketersediaan bahan alam. 2.1.2. Struktur Beton Struktur beton saat ini merupakan jenis struktur yang paling populer dan banyak digunakan. Perkembangan teknologi membantu mempermudah pembangunan, begitu pula dalam bidang struktur dan konstruksi. Kelebihan struktur beton dibandingkan dengan struktur kayu antara lain, struktur beton lebih kuat terhadap api, panas, hujan dan rayap. Struktur beton juga lebih tahan lama dan berkesan kokoh, tahan terhadap gaya tarik. Bentangan juga bisa lebih besar daripada struktur kayu, bisa sampai 8.00 m. Hampir segala jenis bangunan dapat menggunakan struktur beton. Struktur beton dapat digunakan http://www.mercubuana.ac.id 3 PERANCANGAN ARSITEKTUR IV PRIMI ARTININGRUM

5 3. PEMILIHAN STRUKTUR DAN PENENTUAN MODUL Pemilihan struktur pada bangunan ditentukan melalui beberapa hal, seperti fungsi bangunan, ketinggian bangunan, material dan metode membangun, desain arsitektur, kondisi tapak dan keadaan tanah. Kondisi tapak berkaitan dengan metode membangun. Pada tapak yang terletak di daerah padat tentu metode membangunnya berbeda dengan pada tapak yang terletak di daerah yang tidak padat. Pada daerah padat perlu dipertimbangkan efek terhadap lingkungan sekitar. Penggunaan tiang pancang pada daerah yang padat akan mengganggu lingkungan sekitar, selain kebisingan dan getarannya juga tekanan pada tanah dapat menggeser tanah di sekitarnya. Maka metode lain harus dicari misalnya menggunakan borepile. Keadaan tanah juga menentukan jenis pondasi yang akan digunakan. Untuk keadaan tanah lunak atau rawa-rawa seperti pada Bandara Soekarno Hatta, digunakan pondasi cakar ayam terutama di landasan pacu pesawat. Perhitungan yang digunakan adalah beban yang dipikul landasan pacu yang merupakan beban hidup dari pesawat yang lepas landas maupun yang mendarat. Sedangkan untuk bangunan bertingkat rendah seperti bangunan terminalnya dapat digunakan pondasi yang lebih sederhana, seperti tiang pancang misalnya. Fungsi bangunan adalah hal yang paling menentukan dalam pemilihan sistem struktur. Bangunan dengan fungsi perkantoran yang menghendaki sistem terbuka dengan partisi ringan yang dapat diubah sewaktu-waktu, penggunaan core di tengah bangunan dengan kolonm vertikal di tepi luar bangunan sangat menguntungkan secara fungsi. Pada bangunan residensial seperti hotel atau apartemen dimana ruang dibagi berdasarkan unit-unit hunian dengan partisis permanen, kolom struktur dapat disebar di seluruh lantai dan diletakkan sesuai kebutuhan pembentukan unit-unit oleh partisi- partisi. Hal ini juga dapat menghemat ketinggian per lantai (sekitar 2.70 m), karena bentang yang pendek tidak membutuhkan balok yang tebal. Berbeda dengan ruang kantor yang open plan seperti tersebut di atas membutuhkan bentang lebar sehingga balok plat lantai yang dibutuhkan juga lebih tebal. Ketinggian bangunan residensial http://www.mercubuana.ac.id 5 PERANCANGAN ARSITEKTUR IV PRIMI ARTININGRUM