MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN melalui MODEL PROJECT CITIZEN Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si Ketua Prodi PKN Sekolah Pascasarjana UPI.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
Advertisements

INOVASI KURIKULUM Pertemuan ke 6.
Materi dan Pembelajaran PKn SD Modul 1
1 PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
MENGENAL MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO DR
PERKEMBANGAN CIVIC EDUCATION
KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN
Content PROBLEM BASED LEARNING PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
PROJECT-BASED LEARNING
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Pendidikan Kewarganegaraan
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI SISWA MELALUI PENINGKATAN KETERAMPILAN BELAJAR TENTANG BAGAIMANA CARA BELAJAR.
TUJUAN PIPS.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
 PKn dirumuskan secara luas untuk mencakup proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, dan secara.
PARADIGMA & STRUKTUR KEILMUAN PKn Pendalaman Materi 1
1 PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM KURIKULUM 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
RANGKUMAN PKn KELOMPOK 1: Dian Ratnawati
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
PEBI44405 PEMBAHARUAN Dalam PEMBELAJARAN BIOLOGI Oleh: Nurhasanah
PROBLEM-BASED LEARNING
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
1.3a Pendekatan saintifik. 1.3a Pendekatan saintifik.
Kurikulum PKN dan Agama
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
Model problem based learning
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Pengertian IPS dan Tujuan PIPS
Pengertian IPS dan Tujuan PIPS
Sejarah Pendidikan kewarganegaraan (citizenship education), secara substantif dan pedagogis didesain untuk mengembangkan warganegara yang cerdas dan baik.
Making Higher Education Open to All
PERKEMBANGAN CIVIC EDUCATION DI DUNIA
Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Pembelajaran Kontekstual
Pertemuan 1 S1 PGSD UNEFA Yuni Mariani Manik, S.Pd., M.Pd.
Konsep Pendidikan Kewarganegaraan
Drs. Rasudyn Ginting, MSi Indra Efendi Rangkuti, S.Sos
Perkembangan Isu Global Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
PEMAHAMAN ICT SEBAGAI PEMBAHARUAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN - 10
Making Higher Education Open to All
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
MAGANG 1 Dr.R.Ika Mustika, M.Pd Latifah,M.Pd
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
Model project based learning
STRATEGI PENGEMBANNGAN PENDIDIKAN KARAKTER
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Model problem based learning
PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN back.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
STRATEGI PEMBELAJARAN
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Warahmatullahi Wabarakatuh
BIMBINGAN : SUWARDI, M.Pd
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING)
Pengembangan Pembelajaran Berorientasi HOTS Kegiatan B2 Waktu: 8 JP Bimbingan Teknis Narasumber/IN/GI.
back Tim UNAIR - PULSE 05 Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan 2 NOMATERI METODE PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU BOBOT NILAI 1 Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan.
Transcript presentasi:

MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN melalui MODEL PROJECT CITIZEN Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si Ketua Prodi PKN Sekolah Pascasarjana UPI

PARADIGMA PKN SEBAGAI VALUE-BASED EDUCATION Secara kurikuler bertujuan untuk mengembangkan warga negara yang berakhlak mulia, cerdas, partisipatif, dan bertanggungjawab. Memuat dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Mengusung nilai-nilai (content embeding values) dan pengalaman belajar (learning experiences).  

REALITAS UNIVERSAL ISI DAN MODUS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN CONTINUM OF DEMOCRAY EDUCATION Education about Democracy Education in Democracy Education for Democracy THIN CITIZENSHIP EDUCATION MODERATE CITIZENSHIP EDUCATION THICK CITIZENSHIP EDUCATION (exclusive, elitist, formal, content-led, knowledge-based, didactic transmission, easier to achieve, civic education) (inclusive, activist, participative, process-led, value-based, interactive, more difficult to achieve, citizenship education) (Central, South & East Europe, Australia) (South East Asia : Indonesia) (North Europe, USA, New Zealand) Adapted from CIVITAS : 1996; & Kerr : 1999)

KENDALA KURIKULER Instrumental input: kualitas guru/dosen dan keterbatasan fasilitas dan sumber belajar. Environmental input: kondisi dan situasi kehidupan politik negara yang melenceng ke arah oligarki bukan demokrasi  

PELAKSANAAN PKN TIDAK MENGARAH PADA MISI SEBAGAIMANA SEHARUSNYA Pembelajaran dan penilaian lebih menekankan pada dampak instruksional yang menekankan dimensi kognitif. Pengembangan dimensi lain (afektif dan psikomotorik) dan perolehan dampak pengiring belum mendapat perhatian. Pengelolaan kelas belum mampu menyiptakan suasana kondusif dan produktif. Pelaksanaan ekstra-kurikuler sebagai wahana sosio-pedagogis belum memberikan kontribusi signifikan.  

PKN HARUS MENJADI POWERFUL LEARNING AREA

Bermakna (meaningful)

Terintegrasi (integrated)

Berbasis nilai (value-based)

Menantang (challenging)

Mengaktifkan (activating)

PERLU REVITALISASI PKN Menerapkan Model Pembelajaran Non Konvensional Project Citizen

APA DAN MENGAPA PROJECT CITIZEN? Model pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kepada para peserta didik tentang langkah-langkah dan metode yang digunakan di dalam proses politik. Dikembangkan dari model pendekatan berpikir kritis atau reflektif sebagaimana dirintis oleh John Dewey (1900) dengan paradigma “How We Think” atau model “Reflective Inquiry” Barr, dkk (1978).

PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG DIRANCANG Berorientasi pada proses berpikir kritis dan pemecahan masalah atau “critical thinking-oriented and problem solving-oriented model”.

JULUKAN LAIN DARI PROJECT CIITIZEN A portfolio-based civic education project” yang dirancang untuk mempraktikkan salah satu hak warganegara, yakni “…the right to try to influence the decision people in his/her government make about all of those problems”(CCE:1998).

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Identify a problem to study (Mengenali masalah untuk dipelajari); Gather Information (Mengumpulkan informasi); Examine Solution (Menguji pemecahan); Develop students’ own public policy (Mengembangkan kebijakan publik peserta didik sendiri); Develop an Action Plan (Mengembangkan rencana tindakan).

KEGIATAN AKHIR (Show-case) Seluruh kegiatan peserta didik dengan langkah-langkah tersebut diakhiri dengan penyajian hasil proyek dalam bentuk “Portfolio” di hadapan dewan juri (dan jika memungkinkan dihadiri para pejabat publik terkait) untuk mendapat tanggapan, dan bila perlu dijadikan masukan bagi pembuatan kebijakan publik di daerahnya.

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA