LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Masalah-masalah BELAJAR
Advertisements

TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
Lisnawati, M.Psi. KURIKULUM...  Adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yg digunakan sebagai pedoman.
Landasan Filosofis dan Alternatif Model Pendidikan Bagi Anak CI-BI, Ravik Karsidi, 29 Desember LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF MODEL PENDIDIKAN.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
KONSEP-KONSEP DASAR TEORI KEPRIBADIAN
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Psikologi ANAK BERBAKAT
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN
BAB VII TINJAUAN PSIKOLOGIS PENDIDIKAN DI INDONESIA
Komponen-Komponen Pendidikan
Tugas keprofesian untuk Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Adriy.weebly.com.
Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
BAHAN KULIAH PENDIDIKAN ANAK BERBAKAT (2)
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
Materi Pertemuan 3 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
ANAK BERKELAINAN AKADEMIK
MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING)
DASAR-DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Adriy.weebly.com.
TRAINING DESIGN / PENYUSUNAN PROGRAM TRAINING
Perguruan Tinggi Asia SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI Kampus Pusat : Jl
Pembentukan Sikap Dan Tingkah Laku
Intelligence Akademi Perawat Panti Waluya
Landasan Filosofis dan Alternatif Model Pendidikan Bagi Anak CI-BI, Ravik Karsidi, 29 Desember  SEBAGAI MAHLUK SOSIAL, anak berbakat mengalami.
SOSIALISASI KELAS CERDAS ISTIMEWA (CI )
Purwati Staf pengajar Polsri
Keberhasilan belajar dan mengajar
ESTY ARYANI SAFITHRY, M.PSI, PSI
HAMBATAN DALAM EVALUASI PELATIHAN
Tes Psikologi.
INTELIGENSI.
KESEHATAN MENTAL DI SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN
MODEL pelaksanaan remedial & pengayaan DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANISASI
Oleh Untung Widodo, SE, MM
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
KESUKARAN BELAJAR PART III
Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
PERENCANAAN Lecture 6 Disampaikan oleh: Dr. Ir. NUDDIN HARA.
“PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL UNTUK ANAK BERKELAINAN AKADEMIK DAN MENTAL EMOSIONAL” Nur Amalina Siti Lailatus Sholichah Kanty.
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI OLEH GURU
Landasan Pengembangan Kurikulum
BAB III KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU DAN ANTISIPASI PENDIDIKAN
PRINSIP-PRINSIP BELAJAR
Aplikasi Pemeriksaan Psikologis
ASPEK PSIKOLOGIK PADA ANAK DENGAN KELAINAN ENDOKRIN
Masalah-masalah BELAJAR
PENGEMBANGAN INDIKATOR.
Konsep Belajar dan Teori Belajar IPA
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PENGEMBANGAN INDIKATOR.
ANALISIS KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR.
Konsep Belajar dan Teori Belajar IPA
Remedial Dan Pengayaan
Perbedaan Individu.
ANAK BERBAKAT.
LANDAS AN PSIKOLOGIS DALAM PENGEM BANGAN KURIKULUM
Perkembangan Peserta Didik: Presentasi Kelompok 2
Pengaruh Faktor-Faktor Non-Rasional Dalam Pengambilan Keputusan
Oleh : Mohamad Rizal Nur Irawan
KOMUNIKASI INTERPERSONAL / KONSELING (KIP/K) Tri Yunita FD STr. Keb.
Psikologi Pendidikan : Pertemuan ke - 6
SMART PARENTING KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2016.
KP.2. Potensi Peserta Didik Tujuan pembelajaran hakekatnya adalah membantu peserta didik untuk mengembangkan potensinya secara optimal, oleh karena itu.
MINAT DAN BAKAT.
Pendidikan Khusus Bagi Anak Berbakat  Mahasiswa dapat menjelaskan definisi keberbakatan  Mahasiswa dapat menjelaskan dampak keberbakatan  Mahasiswa.
Transcript presentasi:

LANDASAN FILOSOFIS DAN ALTERNATIF MODEL PENDIDIKAN BAGI ANAK CI-BI

4 ALASAN Perlunya Pendidikan Luar Biasa Bagi Anak Berbakat KONSEP KESAMAAN KESEMPATAN MEMPEROLEH PENDIDIKAN MENUNJUKKAN KESEMPATAN UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI INDIVIDUAL SEOPTIMAL MUNGKIN ANAK BERBAKAT SERING GAGAL MENCAPAI PRESTASI YANG SESUAI DENGAN POTENSI MEREKA TANPA DUKUNGAN TAMBAHAN KEBERBAKATAN DIPEROLEH DARI PELAYANAN KHUSUS KEGAGALAN MEMPERTEMUKAN KEBUTUHAN ANAK BERBAKAT, DAPAT MENIMBULKAN KERUGIAN YANG LUAR BIASA HEBAT, BUKAN HANYA BAGI ANAK BERBAKAT SENDIRI TETAPI JUGA BAGI MASYARAKAT SECARA KESELURUHAN

DEFINISI KEBERBAKATAN (Giftedness) KEBUDAYAAN YUNANI KUNO, orang yang memiliki kecakapan Luar Biasa hebat (di Roma: Insinyur atau prajurit, di Amerika: test IQ Stanford Binet  memiliki skor IQ 130 atau 140) SEKARANG INI, anak berbakat ialah yang memperlihatkan secara konsisten penampilan luar biasa hebat dalam suatu bidang yang berfaedah KELEMAHAN DEFINISI AWAL KEBERBAKATAN, (1) anak harus memperlihatkan melalui penampilan, sehingga berakibat menghambat kemungkinan melakukan identifikasi; (2) apa yang dimaksud dengan suatu bidang yang berfaedah tersebut

3 MACAM KEBERBAKATAN ANALITIK, meliputi kemampuan memilah masalah dan memahami bagian dari masalah tersebut, orang ini mampu melaksanakan test intelegensi konvensional yang memerlukan penalaran analitis SINTETIK, tampak pada orang yang memiliki kemampuan memahami, intuitif, kreatif dan cakap mengatasi situasi yang relatif baru PRAKTIS, meliputi penerapan kemampuan analitik maupun sintetik dalam situasi pragmatig

KARAKTERISTIK ANAK BERBAKAT (Gifted) SEBAGAI MAHLUK SOSIAL, anak berbakat mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat dipengaruhi oleh sifat-sifat, pemikiran, sikap dan aktivitas anggota masyarakat yang lain. Dalam pergaulan inilah emosi mereka merasa sedih atau bahagia DITINJAU DARI BUDAYA, anak berbakat mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang dipengaruhi tingkat kebudayaan di mana mereka memperoleh pengalaman budaya. Selain itu faktor agama akan memberikan dasar dan norma pribadi anak berbakat

3 POTENSI CARA MENGHADAPI MASALAH ASPEK UNTUK MENGENALI KARAKTERISTIK ANAK-ANAK BERBAKAT POTENSI CARA MENGHADAPI MASALAH KEMAMPUAN (PRESTASI) YANG DAPAT DICAPAI

POTENSI ANAK BERBAKAT BERKEMBANG LEBIH CEPAT ATAU BAHKAN SANGAT CEPAT BILA DIBANDINGKAN DENGAN UKURAN PERKEMBANGAN YANG NORMAL  memiliki superioritas intelektual; mampu dengan cepat melakukan analisis; irama kemajuan yang mantap; pola berpikir sering meloncat dari urutan berpikir yang normal SELAIN POTENSI INTELEGENSI JUGA MEMILIKI KEUNGGULAN PADA ASPEK PSIKOLOGIS YANG LAIN, YAITU EMOSI KARAKTERISTIK SOSIAL YANG DIMILIKI IALAH CAKAP MENGEVALUASI KETERBATASAN DAN KELEBIHAN YANG DIMILIKI DIRINYA DAN ORANG LAIN  tampil bijaksana

CARA MENGHADAPI MASALAH KETERLIBATAN SELURUH ASPEK PSIKOLOGIS DAN BIOLOGIS SETIAP ANAK BERBAKAT PADS SAAT MEREKA BERHADAPAN DENGAN MASALAH TERSEBUT PEMILIHAN METODE PENDEKATAN DAN ALAT YANG STRATEGIS, SEHINGGA DIPEROLEH PEMECAHAN MASALAH YANG EFISIEN DAN EFEKTIF

KARAKTERISTIK ANAK BERBAKAT DALAM MENGHADAPI MASALAH MAMPU MELIHAT HUBUNGAN PERMASALAHAN SECARA KOMPREHENSIF, DAN MENGAPLIKASIKAN KONSEP YANG KOMPLEKS DALAM SITUASI YANG KONGKRIT TERPUSAT PADA PENCAPAIAN TUJUAN YANG DITETAPKAN (Gearheart, 1980) SUKA BEKERJA INDEPENDENT DAN MEMBUTUHKAN KEBEBASAN DALAM BERGERAK DAN BERTINDAK MENYUKAI CARA-CARA BARU DALAM MENGERJAKAN SESUATU DAN MEMPUNYAI INTENS UNTUK BERKREASI (Meyen, 1978)

PRESTASI ANAK BERBAKAT DITINJAU DARI SEGI FISIK, PSIKOLOGIS, AKADEMIK DAN SOSIAL: mereka memiliki daya tahan tubuh yang prima serta koordinasi gerak fisik yang harmonis MAMPU BERJALAN DAN BERBICARA LEBIH AWAL DIBANDINGKAN DENGAN MASA BERJALAN DAN BERBICARA ANAK NORMAL (Swanson, 1979) SECARA PSIKOLOGIS, mereka memiliki kemampuan emosi yang unggul dan secara sosial pada umumnya mereka adalah anak-anak yang populer serta lebih mudah diterima (Gearheat, Heward, 1980) BERDASARKAN PRESTASI AKADEMIK, mereka memiliki sistem syaraf pusat (otak dan spinal cord) yang prima

BLO0M KOGNITIF TINGKAT TINGGI Meliputi: BERPIKIR APLIKASI ANALISIS SINTESIS EVALUASI SEDANGKAN KOGNITIF TINGKAT RENDAH TERDIRI DARI BERPIKIR MENGETAHUI DAN KOMPREHENSIF

DASAR Pengembangan Kurikulum P.A.B. ANAK BERBAKAT MEMERLUKAN PELAYANAN KHUSUS YANG BERBEDA DENGAN ANAK YANG LAIN, AGAR MEREKA TIDAK MENJADI UNDERACHIEVERS

LINGKUP Pengembangan Kurikulum P.A.B. PROSES PMB ISI BAHAN AJAR PRODUK (PERUBAHAN PERILAKU : P, S, K)

PROSEDUR UMUM Pengembangan Kurikulum P.A.B. PENENTUAN SASARAN DIDIK IDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR RUMUSAN TUJUAN (UMUM DAN KHUSUS) RUMUSAN MATERI BELAJAR RUMUSAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR RUMUSAN EVALUASI

MODEL DAN PENDEKATAN Pengembangan Kurikulum P.A.B. MODEL ENRICHMENT PENDEKATAN STRUKTUR INTELEK GUILFOERD PENDEKATAN MULTIPLE TALENT PENDEKATAN TAKSONOMI TUJUAN PENDIDIKAN BLOOM PEMILIHAN MODEL DAN PENDEKATAN TERSEBUT TERGANTUNG PADA FILSAFAT DAN KONSEP YANG MENDASARI, KARAKTERISTIK BELAJAR, SOSIOEMOSIOMAL AB, KEBUDAYAAN AB, PERSEPSI KELUARGA DAN MASYARAKAT LINGKUNGAN AB, SEJARAH MASA LALU

MODEL ENRICHMENT MEMBERI KESEMPATAN MENGEMBANGKAN INTERES A.B. A.B. BERKESEMPATAN MEMPERDALAM ISI DAN MENGEMBANGKAN EKSPLORASI YANG LEBIH

PENDEKATAN STRUKTUR INTELEK ADA 120 MACAM KEMAMPUAN BERPIKIR SECARA TERPERINCI KEMAMPUAN-KEMAMPUAN TERSEBUT TERLAYANI

PENDEKATAN MULTIPLE TALENT SETIAP ANAK BERBAKAT KADANG MEMPUNYAI SATU BAKAT ATAU LEBIH SEKOLAH HARUS MENYEDIAKAN SEGALA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BAKAT YANG BERVARIASI

PENDEKATAN TAKSONOMI TUJUAN PENDIDIKAN MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PSIKOMOTORIK ANAK BERBAKAT SECARA SIMULTAN

Akselerasi dan Eskalasi Akselerasi= maju berkelanjutan ( waktu, materi dan atau, dengan bahan pengayaan non akademik. Eskalasi = lebih mengutamakan pada pengayaan mental melalui berbagai pengayaan materi

TERIMA KASIH