Angelina Ika Rahutami Unika Soegijapranata Gasal 2011/2012.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Angelina Ika Rahutami Unika Soegijapranata Gasal 2011/2012.
Advertisements

Analisis Regresi.
Pengujian Hipotesis (Satu Sampel)
Evaluasi Model Regresi
Pengujian Hipotesis Aria Gusti.
Regresi Linear Berganda: Perkiraan Interval dan Pengujian Hipotesis
UJI HIPOTESIS.
RANCANGAN ACAK BLOK / TWO-WAY ANOVA
Regresi linier dan berganda
Angelina Ika Rahutami Unika Soegijapranata Gasal 2011/2012.
UJI PERBEDAAN (Differences analysis)
MODEL REGRESI LINIER GANDA
ANALISIS REGRESI DENGAN VARIABEL MODERATING
APLIKASI KOMPUTER Dosen: Fenni Supriadi, SE.,MM
Tulis Pada Lembar Jawaban NAMA JADWAL MANUAL JADWAL KOMPUTER NPM DOSEN TA MANUAL TA KOMPUTER.
(Guru Besar pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen
BETYARNINGTYAS CYNTHIA LA SARIMA MUH Tabrani Nuri NURWAHIDA VIEVIEN
Gasal 2011/2012 Unika Soegijapranata Semarang
REGRESI Bulek niyaFn.
Bab 11 Pendugaan dan Pengujian Hipotesis Regresi Linier Sederhana
UJI MODEL Pertemuan ke 14.
Statistika Inferensi : Estimasi Titik & Estimasi Interval
KORELASI DAN REGRESI LINEAR SEDERHANA
Bab 3 Analisa Permintaan
MENGOLAH DATA MENGGUNAKAN SPSS
Statistik Inferensial By Jappy P. FanggidaE, SE., M.Si., MBA.
UJI ASUMSI KLASIK.
PROSEDUR – PROSEDUR POPULER DALAM EVIEWS
LOGISTIC REGRESSION Logistic regression adalah regressi dengan binary untuk variabel dependen. Variabel dependen bersifat dikotomi dengan mengambil nilai.
ANALISIS KORELASI.
ANALISIS REGRESI DENGAN VARIABEL MODERATING
MODUL 11 METODE PENELITIAN ANALISIS DATA (ANALISIS REGRESI)
(Guru Besar pada Fakultas Ekonomi dan Manajemen
created by Vilda Ana Veria Setyawati
ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA
Analisis Regresi Linier Berganda dan Uji t
PAIRED SAMPLE T-test Utk menguji apakah 2 sampel yg berhubungan atau berpasangan berasal dari populasi yg mempunyai means sama. Langkah-langkah analisis.
KORELASI & REGRESI.
KOEFISIEN KORELASI Matakuliah : KodeJ0204/Statistik Ekonomi
REGRESI LOGISTIK BINER
Pertemuan 11 Chow Test.
Restricted Least Squares & Omitted Test
ANALISIS REGRESI.
ANALISIS DATA KATEGORIK
UJI HIPOTESIS REGRESI BERGANDA
EKONOMETRIKA Pertemuan 7: Analisis Regresi Berganda Dosen Pengampu MK:
Muchdie, Ir, MS, Ph.D. FE-Uhamka
Pemodelan Ekonometrika
EKONOMETRIKA Pertemuan 11: Pengujian Asumsi-asumsi Klasik (Bagian 2)
Hipotesis penelitian Agar dapat menjawab masalah penelitian, maka kita harus menyusun hipotesis. Hipotesis ini yang akan mengarahkan penelitian kita. Hipotesis.
Uji Konstanta (a) Regresi Linear Sederhana
Uji Asumsi Klasik Multikolinearitas Normalitas
MODUL 10 ANALISIS REGRESI
Regresi linier satu variable Independent
UJI HIPOTESIS.
EKONOMETRIKA Pertemuan 11: Pengujian Asumsi-asumsi Klasik (Bagian 2)
REGRESI LOGIT ATAU REGRESI LOGISTIK.
REGRESI LINIER BERGANDA (MULTIPLE REGRESSION)
Single and Multiple Regression
KORELASI.
Regresi Linier Beberapa Variable Independent
Regresi Linier Beberapa Variable Independent
Single and Multiple Regression
Pengantar Aplikasi Komputer II Analisis Regresi Linier Berganda
Pengujian Hipotesis 9/15/2018.
HYPOTHESIS TESTING Beberapa Pengertian Dasar : Hipotesis Statistik
Pengantar Aplikasi Komputer II Analisis Regresi Linier Sederhana
PRAKTIKUM STATISTIKA INDUSTRI
Eviews PraktiK Regresi Ekonometrika / Al Muizzuddin F 2014.
Single and Multiple Regression
Transcript presentasi:

Angelina Ika Rahutami Unika Soegijapranata Gasal 2011/2012

 Y t = a 0 + a 1 X t1 + a 2 X t2 + u t  LY t = b 0 + b 1 LX t1 + b 2 LX t2 + v t  persamaan uji MWD  Y t = a 0 + a 1 X t1 + a 2 X t2 + a 3 Z 1 + u t  LY t = b 0 + b 1 LX t1 + b 2 LX t2 + b 3 Z 2 + v t 2a.i.r./ekonometrika/2011

 Z 1  nilai logaritma dari fitted persamaan dasar dikurangi dengan nilai fitted persamaan log  Z 2  nilai antilog dari fitted persamaan log dikurangi dengan nilai fitted persamaan dasar  Bila Z 1 signifikan secara statistik, maka hipotesis nol yang menyatakan bahwa model yang benar adalah bentuk linear ditolak  bila Z 2 signifikan secara statistik, maka hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa model yang benar adalah log-linear ditolak. 3a.i.r./ekonometrika/2011

 Regresi model linier dan dapatkan nilai estimasi Y (Y fitted)  YF ◦ QUICK ◦ ESTIMATE EQUATION ◦ Y C X2 X3 ◦ OK. ◦ Dari tampilan equation,  FORECAST  YF (pada kotak dialog SERIES NAME / FORECAST NAME)   OK  Beri nama equation,  klik NAME  EQ01 (nama equation)  OK 4a.i.r./ekonometrika/2011

 Regresi model log-linier dan dapatkan nilai estimasi log Y (log Y fitted)  LYF ◦ Klik QUICK ◦ ESTIMATE EQUATION ◦ log(Y) C log(X2) log(X3) ◦ OK ◦ Dari tampilan equation,  FORECAST  log(y)  LYF (pada kotak dialog SERIES NAME  FORECAST NAME)  OK  Beri nama equation,  klik NAME  EQ02  OK 5a.i.r./ekonometrika/2011

 GENR Z1 = log(YF) – LYF  Regresi Y terhadap variabel X dan Z1. Jika Z1 signifikan secara statistik, maka tolak Ho (model linier) dan jika tidak signifikan, maka tidak menolak Ho  GENR Z2= exp(LYF) – YF  Regresi log Y terhadap variabel log X dan Z2. Jika Z2 signifikan secara statistik, maka tolak Ha (model log linier) dan jika tidak signifikan maka tidak menolak Ha  Bila Z 1 signifikan secara statistik, maka hipotesis nol yang menyatakan bahwa model yang benar adalah bentuk linear ditolak  bila Z 2 signifikan secara statistik, maka hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa model yang benar adalah log-linear ditolak. 6a.i.r./ekonometrika/2011

 didasarkan pada dua regresi pembantu (two auxiliary regressions) dan uji ini bisa dikatakan merupakan pengembangan dari uji MWD  Estimasi persamaan dasar dan log kemudian nyatakan nilai prediksi atau fitted masing- masing dg F 1 dan F 2 7a.i.r./ekonometrika/2011

 Estimasi:  F 2 LY t = b 0 + b 1 X t1 + b 2 X t2 + v t  F 1 Y t = a 0 + a 1 LX t1 + a 2 LX t2 + u t  di mana F 2 LYt = antilog (F 2 ) dan F 1 Yt = log (F 1 ). ◦ ls exp(f2) c rk ydr  res_f2 ◦ ls log(f1) c log(rk) log(ydr)  res_f1 8a.i.r./ekonometrika/2011

 Simpanlah nilai V t serta U t  Lakukan regresi dengan memasukkan nilai residual  Y t =  0 +  1 X t1 +  2 X t2 +  3 u t + e t1  LY t =  0 +  1 LX t1 +  2 LX t2 +  3 v t + e t2  Uji hipotesis nol bahwa  3 = 0 dan hipotesis alternatif β 3 = 0.  Jika  3 berbeda dengan nol secara statistik, maka bentuk model linier ditolak dan sebaliknya.  jika β 3 berbeda dengan nol secara statistik, maka hipotesis alternatif yang mengatakan bahwa bentuk fungsi log-linier yang benar ditolak 9a.i.r./ekonometrika/2011

 Model A: Y t = a 1 + a 2 X 2 + a 3 X 3 + a 4 X 4 + a 5 X 5 + a 6 X 6 + u t  Model B: LY t = b 1 + b 2 LX 2 + b 3 LX 3 + b 4 LX 4 + b 5 LX 5 + b 6 LX 6 + u t 10a.i.r./ekonometrika/2011

 Regresi model A dan model B dengan satu variabel bebas.  Perintahnya: ◦ Dari menu utama, ◦ Klik QUICK ◦ ESTIMATE EQUATION, ◦ Y C X 2 ◦ OK  Tambahan variabel X 3 : ◦ dari workfile EQUATION, ◦ klik PROCS ◦ SPECIFY/ESTIMATE ◦ X 3 (pada kotak dialog) ◦ OK  Lakukan berulang untuk variabel baru lainnya dan model B  Jika penambahan variabel bebas baru menaikkan nilai AIC maka variabel bebas baru harus dikeluarkan dari model dan sebaliknya jika penambahan variabel baru menurunkan AIC maka variabel baru masuk dalam model 11a.i.r./ekonometrika/2011

 Test ini dilakukan menguji apakah variabel baru bisa ditambahkan dalam model  Regresi OLS model A dengan satu variabel bebas ◦ Dari Workfile Equation, ◦ klik VIEW ◦ COEFFICIENT TESTS ◦ OMITTED VARIABLES – LIKELIHOOD RATIO ◦ X 3 (Pada kotak dialog ketikkan nama variabel baru yang akan ditambahkan) ◦ OK.  Perhatikan nilai probabilitas pada F-Statistic, jika lebih kecil dari 0,05 berarti penambahan variabel baru memberikan kontribusi yang signifikan pada model sehingga varibel tersebut harus dimasukkan dalam model. 12a.i.r./ekonometrika/2011

 Kebalikan dari omitted test, wald test dilakukan untuk mengeluarkan variabel dari model  Regresi model A dengan memasukkan semua variabel bebas  Lakukan Wald test terhadap variabel yang paling tidak signifikan pada regresi awal, misal X6. ◦ Dari Equation: ◦ klik VIEW ◦ COEFFICIENT TESTS ◦ WALD – Coefficient Restrictions, ◦ C(6)=0 (Pada kotak dialog tuliskan koefisien yang akan direstriksi, yaitu c(6)=0) ◦ OK  Probabilitas F tidak signifikan, berarti variabel X6 bisa dikeluarkan dari model. 13a.i.r./ekonometrika/2011