Rapat Kerja FPIK, 17-18 Februari 2012 Carita PS ILMU KELAUTAN.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK
Advertisements

Standar 5.
PEMBELAJARAN AKTIF DI PERGURUAN TINGGI Dr. Johannes, S.E., M.Si November 2011.
ASS WR WB, SERTIFIKASI GURU DLM JABATAN
PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI S1 Prof. Dr. Sapriya, M. Ed
KEBIJAKAN UJI KOMPETENSI DAN IMPLIKASINYA
SELAMAT DATANG PESERTA SOSIALISASI BEBAN KERJA DOSEN DAN EVALUASI PELAKSANAAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI Oleh Djoko Kustono Ketua Tim BKD Direktorat Pendidik.
PENGEMBANGAN KURIKULUM MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA)
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BRAWIJAYA
PEMBEKALAN BERSAMA MAGANG KERJA TAHUN 2013 WIDYALOKA, 26 JUNI 2013
POKOK – POKOK PENTING PERUMUSAN KOMPETENSI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM (INDRIANTY SUDIRMAN) SLIDES INI DIKOMPILASI & DIADOPSI DARI PRESENTASI TIM KBK.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RASIONAL KURIKULUM.
OLEH: BAGUS PRIYATNO KOPERTIS WILAYAH VI
PENGERTIAN Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar.
KEBIJAKAN KULIAH KERJA NYATA (KKN)
PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN SOSIALISASI HIBAH KURIKULUM 2014.
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2014 Tentang PERAN GURU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN GURU KETERAMPILAN.
STANDAR PELAYANAN MINIMAL
SEMINAR SAP DAN GBPP PHP-PTS INSTITUT MANAJEMEN KOPERASI INDONESIA
Peranan pendidikan Fungsi Pendidikan Tujuan Pendidikan
“Mewujudkan Universitas Kutai Kartanegara Yang Unggul dalam Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat untuk Menghasilkan Lulusan yang Bertaqwa.
Dr.Ida Bagus Putera Manuaba, Drs., M.Hum.
PENDIDIKAN NON FORMAL DAN PENDIDIKAN INFORMAL.
PENDIDIKAN BERKELANJUTAN Disampaikan pada : Kegiatan MGMP di SMP Negeri 1 Dayeuhkolot Sabtu, 26 November 2011 Oleh: Tarunasena.
DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN IAD DI UNIVERSITAS AIRLANGGA
MATA KULIAH KURIKULUM INTI DAN INSTITUSIONAL KURIKULUM 2002 PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UMS.
Kurikulum Berbasis Kompetensi
KURIKULUM INTI TEKNIK SIPIL BMPTTSSI draft-Februari 2015
KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA.
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI
Penyusunan Standar Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama
BORANG PENGELOLA (3B) DYNA APRIANY SKP., MKEP
KURIKULUM dan SILABI FKM UNDIP
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
PERGURUAN TINGGI IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMIN MUTU INTERNAL
KORPUS PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
KAJIAN PENGEMBANGAN STANDAR KOMPETENSI DOSEN DAN LULUSAN UNTIRTA
MATAKULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
by Rahmad Salahuddin, M.Pd.I
Peran Guru TIK pada Kurikulum 2013
Kebijakan program BINTEK pengembangan kpt dalam rangka PENINGKATAN MUTU pendidikan tinggi STKIP MUHAMMADIYAH SORONG, 7-9 JUNI 2017.
KRITERIA PENILAIAN AIPT
Standar Proses Pendidikan
DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN IAD DI UNIVERSITAS AIRLANGGA
REGULASI UNTUK KURIKULUM
IDENTIFIKASI MASALAH KEPENGAWASAN
SOSIALISASI INSTRUMEN BUKU TEKS PELAJARAN TIK. SOSIALISASI INSTRUMEN BUKU TEKS PELAJARAN TIK.
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
ASAS PENGELOLAAN KONSERVASI
KURIKULUM KTSP.
Materi Kuliah Pengertian jabatan profesional guru, dasar, fungsi, tujuan pendidikan nasional, dan tu­gas, hak, serta kewajiban tenaga kependidik­an. Tahapan.
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Guru Profesional dan Standarisasi Pendidikan Nasional
Kompetensi D-III PS-Peny.
BAB III. Kebijakan Strategis
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Bab I. Kebijakan Umum.
I am inspired, I am inovation, I am Univ. Kadiri
UNIVERSITAS GADJAH MADA
Jurusan Pendidikan Sejarah. Visi Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Mewujudkan Program Studi Pendidikan Sejarah yang maju sebagai.
DINAS PENDIDIKAN DUKUNGAN RENSTRA DINAS PENDIDIKAN DALAM PENCAPAIAN VISI DAN MISI GUBERNUR (RPJMD 2017 – 2022) Disampaikan oleh : KEPALA DINAS PENDIDIKAN.
BAB 1 PENGANTAR ISBD IIS DEWI LESTARI, M.Pd.
PEDOMAN UMUM PEMILIHAN DOSEN BERPRESTASI. LATAR BELAKANG Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Laporan Kinerja PT
MEWUJUDKAN PENDIDIKAN VOKASI SISTEM GANDA
Departemen Gizi Kesehatan FK UGM
Akreditasi Institusi.
Transcript presentasi:

Rapat Kerja FPIK, Februari 2012 Carita PS ILMU KELAUTAN

L A T A R B E L A K A N G

V I S I DAN M I S I

TUJUAN PENDIDIKAN Menghasilkan lulusan yang memiliki kemandirian dalam konsep dan penerapan IPTEKS dalam bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati laut. TUJUAN PENDIDIKAN Menghasilkan lulusan yang memiliki kemandirian dalam konsep dan penerapan IPTEKS dalam bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati laut. TUJUAN, SASARAN DAN STRATEGI SASARAN DAN STRATEGI PENDIDIKAN 1.Terwujudnya program studi ilmu kelautan yang unggul dalam bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati laut melalui kepemilikan fasilitas perkuliahan dan laboratorium yang memadai; 2.Terwujudnya proses belajar mengajar yang kondusif dan sejalan dengan kurikulum yang berlaku serta pedoman penyelenggaraan pendidikan; 3.Terwujudnya standar kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan melalui pendidikan lanjut, pelatihan, seminar dan berbagai kegiatan akademik lainnya; 4.Terwujudnya program studi yang mampu mengembangkan kerjasama dengan institusi lain yang relevan ditingkat nasional dan internasional; SASARAN DAN STRATEGI PENDIDIKAN 1.Terwujudnya program studi ilmu kelautan yang unggul dalam bidang konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati laut melalui kepemilikan fasilitas perkuliahan dan laboratorium yang memadai; 2.Terwujudnya proses belajar mengajar yang kondusif dan sejalan dengan kurikulum yang berlaku serta pedoman penyelenggaraan pendidikan; 3.Terwujudnya standar kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan melalui pendidikan lanjut, pelatihan, seminar dan berbagai kegiatan akademik lainnya; 4.Terwujudnya program studi yang mampu mengembangkan kerjasama dengan institusi lain yang relevan ditingkat nasional dan internasional;

K O M P E T E N S I Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Laut 1. Bidang Konservasi Sumberdaya Hayati Laut Kompetensi Utama: a.Mampu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengkaji potensi sumberdaya hayati laut. b.Mampu menerapkan teknik perlindungan biota laut yang terancam kelestariannya c.Mampu melakukan rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut d.Mampu mengelola kawasan konservasi laut Kompetensi Pendukung: a.Mampu melakukan survei potensi sumberdaya hayati dan non hayati laut untuk pemanfaatan yang berkelanjutan. b.Mampu menerapkan teknologi sistem informasi geografis untuk pemetaan dan analisis sumberdaya hayati laut. c.Mampu mengidentifikasi potensi jasa-jasa lingkungan pesisir dan laut yang menunjang konservasi. d.Mampu menyusun rencana pengelolaan tata ruang wilayah pesisir dan laut yang berbasis konservasi. e.Mampu menganalisis kualitas lingkungan pesisir dan laut.

2. Bidang Pemanfaatan Sumberdaya Hayati Laut Kompetensi Utama: a.Mampu memanfaatkan sumber daya hayati laut sebagai produsen senyawa aktif. b.Mampu menggunakan teknik bioteknologi dalam pengelolaan konservasi kawasan pesisir dan laut 3. Kompetensi Pendukung: a.Mampu melakukan teknik ekstraksi dan isolasi bahan-bahan alam. b.Mampu melakukan teknologi bioproses sumberdaya hayati laut. c.Mampu melakukan metode standardisasi bahan baku dan sediaan bahan hayati laut. d.Mampu menganalisis aspek dinamika laut untuk menunjang pemanfaatan Sumber Daya Hayati.

S T R U K T U R K U R I K U L U M Berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas nomor 045/U/2002. Pasal 3 tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi, Kurikulum inti suatu program studi bersifat : a. Dasar untuk mencapai kompetensi lulusan; b. Acuan baku minimal mutu penyelenggaraan program studi; c. Berlaku secara nasional dan internasional; d. Lentur dan akomodatif terhadap perubahan yang sangat cepat di masa datang; e. Kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi, masyarakat profesi, dan pengguna lulusan. Oleh karena itu Kurikulum Inti untuk Program Studi Ilmu Kelautan berdasarkan konsensus Forum Dekan FPIK seluruh Indonesia yaitu Kurikulum Inti untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang telah disepakati menurut Forum Dekan, masing-masing Fakultas di Perguruan Tinggi dapat mengadopsi minimal 70 persen (setara dengan 39 SKS).

Berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas Nomor 045/U/2002 Pasal 2 ayat 2 maka mata kuliah dikelompokkan menjadi elemen-elemen kompetensi yang terdiri atas : Jumlah Mata Kuliah = 55 Jumlah SKS = 144 Jumlah Mata Kuliah = 55 Jumlah SKS = 144 Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

Terima Kasih…. Carita punya Cerita