7 Oleh Ir. Nunung Widyaningsih,Pg.Dip.(Eng)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MANAJEMEN INVENTORY DAN LOGISTIK
Advertisements

MINGGU VIII UJIAN TENGAH SEMESTER PROGRAM KULIAH KELAS KARYAWAN
ANALISA KECELAKAAN DAN KESELAMATAN LALIN
MINGGU KE- 14 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
Metode Survey Lalu-Lintas
MODUL PERKULIAHAN JURUSAN ARSITEKTUR KELAS KARYAWAN
b. Tujuan MINGGU VIII UJIAN TENGAH SEMESTER
MINGGU XI PERANCANGAN DENAH LAYOUT KAMAR TIDUR UTAMA APARTEMEN .
MINGGU KE- 6 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
13 MODUL 13 Stabilitas lereng (lanjutan) 1 Jurusan Teknik Sipil
ABSTRAK Pola pergerakan dalam sistem transportasi sering dijelaskan sebagai arus pergerakan (kendaraan, penumpang dan barang) yang bergerak dari zona asal.
JURUSAN ARSITEKTUR - FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN UNIVERSITAS MERCU BUANA MINGGU KE- 13 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA.
6 MODUL 6 1. Pengertian Dasar tanah yang terkena gaya rembesan. p
MODUL KULIAH : REKAYASA PONDASI II SKS : 2
MINGGU KE- 15 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
10 MODUL 10 PADA TANAH BERLAPIS (lanjutan)
MINGGU KE- 5 PENJABARAN ISI SATUAN ACARA PENGAJARAN
PENDIDIKAN LALU LINTAS
MANUAL KAPASITAS JALAN INDONESIA’97
BAB II PENAMPANG MELINTANG JALAN
RAMBU LALU LINTAS Adhi Muhtadi.
JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS GUNADARMA
DIALOG PUBLIK “SINERGITAS PEMANGKU KEBIJAKAN RENCANA UMUM NASIONAL KESELAMATAN (RUNK) JALAN GUNA MEWUJUDKAN BUDAYA KESELAMATAN BERLALU LINTAS DALAM MENCEGAH.
PELATIHAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH SMP SE-KEC
APLIKASI PENGENALAN RAMBU – RAMBU LALU LINTAS UNTUK Mandayu Nandra Vilanty for further detail, please visit
14 PRINSIP DASAR PERENCANAAN LINTASAN RUTE
08 DEFENISI DAN FUNGSI TERMINAL SECARA UMUM
05 CIRI PRASARANA TRANSPORTASI
06 PERANAN MANUSIA DALAM TRANSPORTASI
11 JENIS-JENIS SISTEM PENGENDALIAN TRANSPORTASI SISTEM PENGENDALIAN:
SO324 - REKAYASA TRANSPORTASI UNIVERSITAS BINA NUSANTARA 2005
Studio Perencanaan Tapak Pertemuan 4
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
MANUAL KAPASITAS JALAN INDONESIA (MKJI)
Sartika Nisumanti, ST.,MT
REKAYASA TRANSPORTASI
Undang Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
KECELAKAAN LALU LINTAS (KLL)
REKAYASA TRANSPORTASI
PERAWATAN MESIN JURUSAN TEKNIK MESIN
UPAYA TEKNIS PERBAIKAN DEFISIENSI KESELAMATAN AKIBAT KETIDAKTEPATAN GEOMETRIK JALAN DAN PENYALAHGUNAAN RUANG BAGIAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN NASIONAL.
JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS JAYABAYA
REKAYASA TRANSPORTASI
Jadwal Bus Lane yang ditandai dengan Marka dan Papan Rambu, diluar jadwal ini maka dapat dilalui jenis kendaraan lainnya.
JENIS-JENIS SISTEM PENGENDALIAN TRANSPORTASI
KINEMATIKA DAN DINAMIKA TEKNIK (3 SKS)
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
POIN – POIN YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH SEORANG DEFENSIVE DRIVER
SO324 - REKAYASA TRANSPORTASI UNIVERSITAS BINA NUSANTARA 2005
PARAMETER PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN
Teknik Pengemasan Limbah B3
13 SISTEM ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN ANGKUTAN PENUMPANG ANGKUTAN BARANG
KESELAMATAN BERKENDARA.
PARAMETER PERENCANAAN
Ryan tofik FTSP/TEKNIK SIPIL
BAHAN KULIAH HKM LALIN OLEH : AIRI SAFRIJAL RAMBU-RAMBU DAN
DOSEN PEMBIMBING : Ir. H. Amsori M. Das, M.Eng
Rekayasa Lalu Lintas 2 SKS - Semester VI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS
TUGAS PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN
Lima kunci menjadi pengemudi yang selamat
PENGANTAR PERENCANAAN JALAN RAYA
PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
Pengangkutan Dengan Kereta Api (Aspek Hukum)
Perencanaan Transportasi
Desain dan Pengendalian Persimpangan
KESELAMATAN PEJALAN KAKI DAN PESEPEDA
Lampu Lalu Lintas & Metode Pengaturan Waktu Lampu Lalu-Lintas
Konsep Dasar dan Parameter Geometrik Jalan Raya Perencanaan geometrik merupakan bagian dari suatu perencanaan konstruksi jalan, yang meliputi rancangan.
Kelompok 3 : Ranugrah Pamula Priyoga Resty Rika Primeswari Rizky Rendyana Firmansyah Ronny Hendratmoko Saktya Dewanta
PENERANGAN JALAN UMUM. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Siswa dapat menjelaskan konsep dasar penerangan jalan umum. 2.Setelah melihat bahan tayang ini, siswa dapat.
Transcript presentasi:

7 Oleh Ir. Nunung Widyaningsih,Pg.Dip.(Eng) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Mercu Buana. MODUL 7 REKAYASA TRANSPORTASI (3sks) 7 7.1. MATERI KULIAH : Pengertian tentang rambu, marka jalan, analisis kecelakaan. 7.2. 7.3. POKOK BAHASAN : Pengertian tentang keselamatan jalan. Oleh Ir. Nunung Widyaningsih,Pg.Dip.(Eng) PENDAHULUAN. Pengadaan rambu yang jelas dan effisien merupakan elemen terpenting pada rekayasa lalu- lintas. Penggunaan rambu tersebut untuk memberi informasi dan petunjuk pada pengguna jalan sedang pengelola jalan bertanggung jawab dalam menegakan peraturan lalu -lintas, majemen lalu-lintas dan promasi keselamatan jalan. 7.4. RAMBU. Ada tiga kelompok rambu lalu-lintas yaitu untuk: informasi, peringatan dan pengaturan. a) Rambu Informasi. Memberikan petunjuk kepada pengguna jalan sepanjang rute dengan memberi informasi jalan persimpangan, tujuan dsb. b) Rambu Peringatan. Digunakan untuk memberi tanda penggunaan jalan akan adanya bahaya didepan. Misalnya perlu memperlambat kecepatan atau manuver lain. c) Rambu Pengaturan. Memberi instruksi yang harus dipenuhi: 1) Instruksi yang bersifat perintah misal batas kecepatan. 2) Instruksi yang bersifat yang bersifat larangan. Rekayasa Transportasi/Teknik Sipil/FT/Universitas Mercu Buana/Modul ke 7 http://www.mercubuana.ac.id

3 http://www.mercubuana.ac.id 7.4.4. Konstruksi. Rambu dibuat dari logam, plastik atau kayu. Permukaan dapat dibuat memantul atau tidak denga enamel, cat enamel, cat cellulose atau bahan plastik. Bila rambu tidak memantulkan cahaya perlu penyinaran dan pemeliharaan 7.4.5. Pemeliharaan rambu-rambu terutama bertujuan untuk mencegah kehilangan pandangan terhadap rambu, seperti tertutup ranting, papan nama toko dll. 7.5. MARKA JALAN. 7.5.1. Tipe Marka Jalan. Beberapa tipe marka jalan: 1) Gari-garis cat diatas permukaan jalan. 2) Tiang (stud) dan reflector yang menunjukan pinggir sisi jalan. 3) Marka kerb yang di cat, biasanya menyatakan larangan parkir. 4) Peringatan bahaya biasanya dengan garis-garis cat kuning & hitam atau reflektor merah. Untuk tipe 3 dan 4 tidak umum digunakan di Indonesia. 7.5.2. Fungsi Marka Jalan. Tiga fungsi utama marka jalan:  Keselamatan  Anti kemacetan  Penunjuk arah 7.6. ANALISIS KECELAKAAN. 7.6.1. Klasifikasi penyebab kecelakaan. Faktor-faktor penyebab kecelakaan adalah: 1) Kerusakan mekanis kendaraan. 2) Kesalahan manusia. 3) Kerusakan permukaan jalan Rekayasa Transportasi/Teknik Sipil/FT/Universitas Mercu Buana/Modul ke 7 http://www.mercubuana.ac.id

5 http://www.mercubuana.ac.id 7.6.2. Data kecelakaan. 7.6.2.1. Informasi yang diperlukan untuk catatan kecelakaan adalah: Umum Pamakai jalan Kecelakaan Lingkungan jalan waktu, tanggal(hari, bulan, tahun), tepat kejadian, kelas jalan. informasi pemakai, usia, jenis kelamin, status, pekerjaan, cirifisik, posisi luka, tipe luka dan kerusakan barang, jumlah penumpang, obat atau sakit, wawancara dengan saksi. tipe, buatan, tahun, kondisi ban, rem, dll, pemerikassan peralatan, lampu dan penunjuk kerusakan, posisi kendaraan, kapasitas tempat duduk, peralatan tambahan (sabuk pengaman, helm dll). pengaturan lalu-lintas: rambu, pengatur lain(satu arah, kecepatan, parkir, pemberhentian bus dll), penyebrangan jalan dll. lalu-lintas: Volume, kecepatan,komposisi, jumlah pejalan kaki (jam, hari, musim), batas kecepatan. jalan: - detail geometrik (elemen-elemen potongan melintang dan lebar layout persimpangan, median, super elevasi, kerb, jarak pandangan, pembatas jalan dll). - permukan jalan (perlengkapan bentuk dan tipe permukaan, harga koefisien gesekan, kerusakan) , drainasi. - alat bantu phisik (penerangan, rambu, tanda lain) - tata guna tanah: Rekayasa Transportasi/Teknik Sipil/FT/Universitas Mercu Buana/Modul ke 7 http://www.mercubuana.ac.id