PERAN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
GENDER DAN PERAN SERTA MASYARAKAT IAPBE 2005 Managed by IDP Education Australia.
Advertisements

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
Individualized Education Program why, what, who and how.
PENGELOLAAN LAYANAN BIMBINGAN
ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA
Sosialisasi KTSP SOSIALISASI SPM PEMBIAYAAN Oleh Dr. Darsono, M.Pd Dosen PGSD, dan Magister IPS FKIP Unila Jln. Soekarno-Hatta 126 Metro.
HOW TO DEVELOP THE SCHOOL COMMUNITY
STANDAR PEMBIAYAAN SDLB
KELUARGA DAN SOSIALISASI POLITIK
SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT
SEKOLAH DASAR BERSIH DAN SEHAT
TUGAS-TUGAS BANK INDONESIA
KOPERASI.
PENULISAN KARYA ILMIAH
Bismillahirrohmaanirrohiem
Referensi Strategi nasional Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.
ORGANISASI DAN MANAJEMEN KOPERASI
UU No.12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA
Peran BPJS dan DJSN dalam SJSN
STANDAR PEMBIAYAAN SMP
KEBIJAKAN PENDIDIKAN GRATIS PENDIDIKAN DASAR TAHUN 2009
Tentang Keuangan Negara
DINAS PENDIDIKAN. 1.Biaya Pendidikan yang semakin tinggi o tidak ada biaya o pendapatan orang tua rendah  profesi sbg petani o tanggungan keluarga banyak.
KODE ETIK PROFESI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah
BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAIN
Manajemen Penguatan Kemitraan Satuan Pendidikan, Keluarga dan Masyarakat Disampaikan pada Pelatihan untuk Pelatih Pendidikan Keluarga, Bogor, Oktober.
Faktor-faktor Kelembagaan dalam Ekonomi Pertanian
Pelaksanaan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga Tahun 2015
Perbedaan antara yayasan,koperasi dan perseroan terbatas
ORGANISASI & MANAJEMEN
Sistem Koperasi Indonesia
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Namo Buddhaya.
TUJUAN PENGATURAN PENYELENGGARAAN PONDOKAN
oleh: N. Pininta Ambuwaru, SH.MH.MM.LL.M
Ekonomi untuk SMA/MA kelas X
PROGRAM INDONESIA PINTAR
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/POJK.05/2017 tentang
MANAJEMEN KOPERASI SEKOLAH
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
PERAN KELUARGA, MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM PENDIDIKAN
Sesi 4 Peran Serta Masyarakat dan Transparansi
PUSAT BANTUAN HUKUM PERADI JAKARTA 28 SEPTEMBER 2010
Badan Usaha Milik Negara / Daerah.
4 (empat) bukti / fakta 12. Penilaian untuk kompetensi 12
Hubungan Masyarakat Manajemen.
K0PERASI UU No. 25 tahun 1992 merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsik.
Oleh: Tia Ayu Ningrum, M.Pd
JENIS-JENIS LAYANAN BIMBINGAN KONSELING (LAYANAN ORIENTASI)
BADAN USAHA MILIK NEGARA
PROGRAM KEGIATAN PAUD DI SUB.BAGIAN PTP TAHUN 2017.
Mata kuliah : Ekonomi koperasi
FAKULTAS KEGURUAN ILMU DAN PENDIDIKAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
Hubungan Sekolah dan Masyarakat
Rahasia Kedokteran (Permenkes No.36/2012)
JENIS LAYANAN DAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING
TYPE KELUARGA DAN TRADISI DI AMERIKA MATA KULIAH CROSS CULTURE UNDERSTANDING     DISUSUN OLEH : MUH ROHWAN - NPM MAYA PERTIWI – NPM
K0PERASI UU No. 25 tahun 1992 merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsik.
IMPLEMENTASI BANTUAN OPERASIONAL PENDIDIKAN (BOP) RA TAHUN 2018
PERAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN SEKOLAH
BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PERATURAN BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NO. 24 TAHUN 2017 TENTANG
MAKALAH MENINGKATKAN PERANAN STAF SEKRETARIAT DEWAN
Toman Sony Tambunan, S.E, M.Si NIP
Toman Sony Tambunan, S.E, M.Si NIP
PENDAHULUAN KAJIAN PERDA KOTA BANDUNG Bab IVBab VBab VI Bab VII Kajian Bab IV dan Bab VII tentang :  Penerimaan Peserta Didik  Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
PERILAKU KONSUMEN JASA PENDIDIKAN ABD. HARIS NIM: PROGRAM STUDI DOKTORAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI.
UNSUR-UNSUR PENGELOLA PROYEK. Pemilik Proyek Pemilik proyek disebut juga sebagai pemberi tugas, owner atau bouwheer adalah suatu badan usaha atau perorangan,
Transcript presentasi:

PERAN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN Anggota Kelompok: Desi Nur Arifah (1006733) Dina Juliana (1000487) Fitri Afriantika (1006690) Imam Muhamad W (1000601) Meti Rosmiati (1000852) Risa Siti Yanvi (1001426)   Administrasi Pendidikan

Pembahasan A. Apakah Masyarakat Berperan Penting dalam Pendidikan? B. Bagaimana Bentuk Partisipasi Masyarakat yang Berkontribusi secara Konstruktif dalam Pendidikan? C. Mengapa Masyarakat Berperan Penting dalam Pendidikan?

A. Apakah Masyarakat Berperan Penting dalam Pendidikan? Pendidikan merupakan sebuah lembaga milik Negara dan masyarakat. Oleh karena itu, maka sudah pasti masyarakat berperan penting dalam terselenggaranya pendidikan. Dalam membuat sebuah tujuan pendidikan disamping pemerintah yang memegang kekuasaan untuk menentukan tujuan dasar, masyarakatpun berperan penting terhadap pendidikan yang akan di jalani oleh anak-anak mereka. Tanpa adanya peran masyarakat pendidikan yang berlangsung tidak akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang pada akhirnya akan menjadi pelabuhan terakhir bagi anak-anaknya untuk bisa bersosialisasi lagi pada lingkungan masyarakat setelah mereka keluar dari sekolahnya.

B. Bagaimana Bentuk Partisipasi Masyarakat yang Berkontribusi secara Konstruktif dalam Pendidikan? Dalam kajian buku ini, partisipasi masyarakat yang berkontribusi dalam pendidikan ini berupa peran masyarakat dalam menentukan tujuan, merumuskan rencana dan kebijakan dan menciptakan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut pada sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dimana dalam sekolah ini, masyarakat diwakilkan oleh sebagian anggota masyarakat yang disebut dewan pendidikan yang bekerja sama dengan sekolah. Maksud dari partisipasi masyarakat yang berkontribusi secara konstruktif ini adalah bahwa masyarakat berperan penting dalam pembangunan pendidikan pada sekolah secara aktif.

Selain peran masyarakat dalam pembuatan rencana dan kebijakan, ada beberapa macam tingkatan peran masyarakat yang dapat dijabarkan seperti hal di bawah ini: Peran serta dengan menggunakan jasa yang tersedia. Jenis peran serta masyarakat ini merupakan jenis paling umum. Masyarakat hanya memanfaatkan jasa sekolah dengan memasukkan anak ke sekolah; Peran serta dengan memberikan kontribusi dana, bahan, dan tenaga. Masyarakat berpartisipasi dalam perawatan dan pembangunan fisik sekolah dengan menyumbangkan dana, barang dan atau tenaga; Peran serta secara pasif. Artinya menyetujui dan menerima apa yang diputuskan oleh sekolah (komite sekolah), misalnya komite sekolah memutuskan agar orang tua membayar iuran bagi anaknya yang bersekolah dan orangtua menerima keputusan tersebut dengan mematuhinya;

Peran serta melalui adanya konsultasi Peran serta melalui adanya konsultasi. Orangtua datang ke sekolah untuk berkonsultasi tentang masalah pembelajaran yang dialami anaknya; Peran serta dalam pelayanan. Orangtua/masyarakat terlibat dalam kegiatan sekolah, misalnya orangtua ikut membantu sekolah ketika ada studi banding, kegiatan pramuka, kegiatan keagamaan, dan lain sebagainya; Peran serta sebagai pelaksana kegiatan yang didelegasikan/dilimpahkan. Misalnya, sekolah meminta orangtua/masyarakat untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan, masalah gender, gizi dan lain sebagainya. Peran serta dalam pengambilan keputusan. orangtua/masyarakat terlibat dalam pembahasan masalah pendidikan (baik akademis maupun non akademis) dan ikut dalam proses pengambilan keputusan dalam rencana pengembangan

C. Mengapa Masyarakat Berperan Penting dalam Pendidikan? Masyarakat sangat berperan penting dalam pendidikan karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan Negara. Anak-anak sebagai pengenyam pendidikan berada di sekolah antara 6 sampai 9 jam saja, sehingga selebihnya anak-anak akan menempuh pendidikan di rumah dan lingkungan masyarakatnya. Oleh karena itu, maka masyarakat mampu melihat tentang hal apa saja yang dibutuhkan oleh anak-anak mereka. Masyarakat berhak dan berkewajiban untuk mendapatkan dan mendukung pendidikan yang baik. Kewajiban mereka tidak sebatas pada bantuan dana, lebih dari itu juga pemikiran dan gagasan juga bantuan teknis edukatif. Masyarakat pun berperan penting dalam pendidikan melihat bahwa kemampuan pemerintah dan sekolah ini tidak selalu dapat mencukupi kebutuhan dari pendidikan anak.

Kesimpulan Pendidikan merupakan tanggung jawab dari pemerintah, masyarakat dan sekolah. Oleh karena itu, perlu adanya hubungan yang sinergis antara ketiga pihak tersebut. Masyarakat sebagai komunitas terbesar dalam sebuah Negara, sangat berperan penting terhadap terselenggaranya pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Peran serta masyarakat dalam pendidikan ini dapat berupa partisipasi masyarakat yang berupa kontribusinya dalam penetapan rencana dan kebijakan sekolah. Dimana dari kontribusinya tersebut rencana berikut kebijakan ini dikomunikasikan dengan pihak sekolah agar rencana dan kebijakan tersebut dapat di aplikasikan oleh para guru dalam kegiatan mengajarnya dikelas.

Sekian Terimakasih Semoga Bermanfaat