Burung dan Cacing Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing. Kita lihat.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
SELANJUTNYA INSPIRASI LUK. 15:11-32
Advertisements

Pelajaran dari Alam Apakah anda pernah memperhatikan burung? Terutama saat menghadapi fase bertelur?
Dahulu kala di negeri Cina,
Pengertian Thaharah Secara bahasa, thaharah artinya membersihkan kotoran, baik kotoran yang berwujud maupun kotoran yang tidak berwujud.
SURVIVAL Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan.
PENCEMARAN AIR SUDENDI SUHENDI
Slide ppt tentang CINTA
Lompatan si Belalang Seperti kita ketahui, belalang adalah binatang kecil berkaki panjang yang sangat hebat dalam urusan soal melompat. Konon ia bisa melompat.
Bagaimana jika di dunia ini tidak ada tumbuhan?
KEDARURATAN SUHU DAN KERACUNAN.
Sabda Kehidupan Juli 2011 "“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Mt.
Tempat Kerja Sebagai Tempat Untuk Memperoleh Nafkah Keluarga Tujuan kongkret bekerja adalah untuk memperoleh pendapatan/nafkah/gaji bagi kita dan orang-orang.
Hargailah Apa Yang Kaumiliki!
NAMA : DAROJATUL ISTIQOMAH KELAS : E JURUSAN : PGMI
PENGHIANATAN.
BAB VI KONSEP RIZKI MENURUT ISLAM
Antara dunia dan akhirat
By:Wiwin Widiyaningsih
MENANG ATAS PENCOBAAN.
CERITA “ DANAU TOBA”.
Kejadian 6: :9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan.
Eksim: Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
Assalamualaikum Wr.Wb DASAR-DASAR TIK Dosen Pembimbing:Badarudin,S.Pd.
Kepemimpinan Bapa Dalam Keluarga Kristen
Ada kalanya masalah yang kita hadapi TUHAN ijinkan untuk mengarahkan kita kepada-Nya dan menyadarkan kita bahwa kita tidak bisa hidup tanpa.
Malapetaka Pertama - Lima
Surga di Telapak Kaki Ibu
PASKAH, APAKAH MASIH HARUS DIRAYAKAN ?
Infraordo: tarsiiformes Famili tarsiidae: tarsius
Aku Bukan Ayam Seorang petani menemukan sebutir telur di ladangnya. Ukuran telur itu tidak jauh berbeda dengan telur-telur ayam yang dia miliki. Oleh karena.
Dibalik Kehidupan insan
Anda Berharga di Mata Tuhan
Kualitas Pengurus PMK dan TPS
Harimau dan Prajurit Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja mempunyai kegemaran yang tidak lazim, yakni mengukur kekuatan prajuritnya dengan cara mengadu.
PERIBAHASA By :Tama & Altaf.
OLEH: WINNY PUSPASARI THAMRIN
Ingatlah Akan Masa Muda “Wejangan Salomo”
KEADAAN MANUSIA Lesson 3 for October 21, 2017.
Penjual Keripik Pisang
KEADILAN ISLAM.
Bagian Tubuh Hewan Safitri Eka Ambarwati.
KEHANCURAN YERUSALEM Lesson 10 for December 5, 2015.
Suprastruktur.
RENUNGKAN!.
Cinta, Kesedihan, Kecantikan, Kekayaan, Kegembiraan
Dihimpit Namun Tak Terjepit
Created by Joshua Prince Sinaga
GEGAR BUDAYA (CULTURE SHOCK)
Part II Mengapa Kuatir? Matius 6:25-34.
MANUSIA & LINGKUNGAN HIDUPNYA
Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas PGRI Yogyakarta
Dibalik Kehidupan insan
Dibalik Kehidupan insan
KEDARURATAN SUHU DAN KERACUNAN.
Penyakit Typus By:Riccy Lee Girsang.
Dibalik Kehidupan insan
Personifikasi Sesuatu benda, keadaan atau peristiwa yang diberikan perbandingannya dengan sifat manusia. Personifikasi juga merupakan satu unsur yang.
Adab makan dan minum Rian Hidayat, S.Pd.I.
Adab makan dan minum Rian Hidayat, S.Pd.I.
Personifikasi Sesuatu benda, keadaan atau peristiwa yang diberikan perbandingannya dengan sifat manusia. Personifikasi juga merupakan satu unsur yang.
AKHLAK TERPUJI: OPTIMIS – IKHTIAR – TAWAKKAL
Dibalik Kehidupan insan
Dibalik Kehidupan insan
O OLEH : DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOJONEGORO. Kenapa kita perlu mencuci tangan dengan Sabun? Kuman penyakit tidak terlihat dengan mata, dan kuman ini.
Dibalik Kehidupan insan
Selamat Pagi Siswa-Siswiku
JENIS DAN BAHAN KIMIA DALAM LIMBAH CAIR YANG BERKAITAN DENGAN TIMBAL Oleh klp 1 : AINUR ROHIMAH INTAN MAHFIROH NURUL FATIMAH ROSSA.
ALLAH MENCIPTAKAN… Lesson 1 for July 6, 2019.
Senam Mata untuk Relaksasi
Transcript presentasi:

Burung dan Cacing Bila kita sedang mengalami kesulitan hidup karena himpitan kebutuhan materi, maka cobalah kita ingat pada burung dan cacing. Kita lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang sebelumnya ke mana dan di mana ia harus mencari makanan yang diperlukan. Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya, tapi kadang makanan itu cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus “puasa”. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus “berpuasa”. Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan karena tidak punya “kantor” yang tetap, apalagi setelah lahannya banyak yang diserobot manusia, namun yang jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha untuk bunuh diri.

Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu cadas. Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menenggelamkan diri ke sungai. Kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih racun untuk mengakhiri penderitaannya. Kita lihat burung tetap optimis akan rezeki yang dijanjikan Allah. dan di lain waktu kelaparan. Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya. Tampaknya burung menyadari benar bahwa demikianlah hidup, suatu waktu berada di atas dan di lain waktu terhempas ke bawah. Suatu waktu kelebihan dan di lain waktu kekurangan. Suatu waktu kekenyangan. Sekarang marilah kita lihat hewan yang lebih lemah dari burung, yaitu cacing. Kalau kita perhatikan, binatang ini seolah-olah tidak mempunyai sarana yang layak untuk survive atau bertahan hidup. Ia tidak mempunyai kaki, tangan, tanduk atau bahkan mungkin ia juga tidak mempunyai mata dan telinga.Tetapi ia adalah makhluk hidup juga dan sama dengan makhluk hidup lainnya, ia mempunyai perut yang apabila tidak diisi maka ia akan mati.

Tapi kita lihat, dengan segala keterbatasannya, cacing tidak pernah putus asa dan frustasi untuk mencari rezeki. Tidak pernah pula kan, kita menyaksikan cacing yang membentur-benturkan kepalanya ke batu. Sekarang kita lihat manusia. Kalau kita bandingkan dengan burung atau cacing, maka sarana yang dimiliki manusia untuk mencari nafkah jauh lebih canggih. Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung atau cacing? Mengapa manusia banyak yang putus asa lalu bunuh diri menghadapi kesulitan yang dihadapi? Padahal rasa-rasanya belum pernah kita lihat cacing yang berusaha bunuh diri karena putus asa. Rupa-rupanya kita perlu banyak belajar dari burung dan cacing.