MIE ACEH SP. UNIMED.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANALISIS USAHA KECIL MIE AYAM MASNO (BEP, kelayakan bisnis dan SWOT)
Advertisements

Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
Bab VI Teori Biaya Produksi Muh. Yunanto
Oleh : Kelompok I Maya Tressia Pangaribuan Berliana Josefa Girsang
Usaha Roti Bakar.
Usaha Depot Air Minum “Ratu Water” By: Kelompok I.
Fungsi penerimaan dan fungsi biaya
TUGAS LAPANGAN KELOMPOK VI HAMDINIYATI SITI AMINAH RAMBE
MODUL 2OPTIMISASI EKONOMI Ari Darmawan, Dr., S.AB, M.AB
MIE BAKSO BANG BAGONG.
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP)
RUMAH MAKAN SYARIAH JAYA MASAKAN MINANG /MELAYU
PROPOSAL USAHA MEMPRODUKSI DAN MENJUAL “TAHU PUYUH MELOTOT”
BREAK EVENT POINT KELOMPOK 2 : INTAN SYAFRINA DWI PRININA B
USAHA KECIL FRENGKY SERVICE
CANIS SHOP CHOCO SWEET CAKE By : Nisful Laili No :
KELOMPOK 4 Natanael Nugroho ( )
BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG
Usaha Jasa Rental “Hijau Computer “
PENERAPAN FUNGSI LINIER PART 2
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
Break Even Point Analysis
MARSOS Nama : Bayu Septiadi Kelas : XII PEMASARAN 1
Mencari Peluang Bisnis
SRI SULASMIYATI, S.SOS., M.AP
OMELET KEJU.
ANALISIS PULANG POKOK (BREAK EVEN POINT)
NAMA : HARDINA PRASETIANA KELAS : XII PEMASARAN 1
PIZZA MIE SOSIS CHAMP DISUSUN OLEH: NAMA : DWIMAS YULINDA MARIYANA
MEMPRODUKSI DAN MEMASARKAN KERIPIK KENTANG PEDAS MANIS
Aspek Keuangan dalam Business Plan
BEP (Break Even Point) Kelompok 5 : Lokawati Tulus Mulia ( )
Entrepreneurship Center Universitas Dian Nuswantoro
STUDI KELAYAKAN BISNIS AYAM BAKAR ‘MBAL-MBUL’
KELOMPOK 3 SPASEBELS (SPAGHETTI SETAN BERLEVEL SEHAT) OLAHAN ANAK BANUA TRANFASHION MAKANAN KHAS BANJARMASIN Kelompok 3 Damayanti Setiawan (I1A112220)
Proposal Bisnis RESTI WULANDARI
Bab VI Teori Biaya Produksi
ANALISIS BREAK EVEN POINT
Universitas Esa Unggul
Business Plan “Kedai Nagih”
PROPOSAL BISNIS “HAPPINESS KEBAB” mata kuliah kewirausahaan
TUGAS KEWIRAUSAHAAN.
PROPOSAL MEMPRODUKSI & MEMASARKAN “NASI GORENG RORO KIDUL”
Fungsi biaya, fungsi penerimaan dan bep
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL- MUJAHIDIN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
BREAK EVEN POINT APOTEK MH’S
Tugas Manajemen Katering BENGKEL PERUT KATERING
DONAT UNYIL Raenesti Fauziah XII Pemasaran /
KELAYAKAN USAHA TANI Silvana Maulidah, SP, MP
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
RUMAH MAKAN “DISIN AJA”
“ROTI BAKAR PLUS” Nama : Mariska Regina NIM :
NAMA. : HILDA ANDRIANI MARZUKI KELAS. : XII-PEMASARAN2 NIS/NISN
PENERAPAN FUNGSI LINIER PART 2
Jl.RayaJoglo No. 36, kodepos Telp. (021)
Latar Belakang Tujuan saya adalah untuk menambah wawasan dalam dunia bisnis dan saya ingin membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran.
“PERKEDEL ROUGOUT ISI SAYURAN” SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Contoh Aplikasi Biaya tetap sebesar Rp ,-. (Fc)
PROPOSAL MEMPRODUKSI DAN MENJUAL PRODUK “CRISPY POTATO BALADO”
ROTI GORENG ISI SAYURAN
MEMPRODUKSI & MENJUAL “ES KELAM MADU”
Kelas : XII PEMASARAN Jurusan : PEMASARAN
Survei Dunia Usaha Kelompok VIII
KATHARINA MINGGAR TUGAS KULIAH KEWIRAUSAHAAN
Analisis dan Estimasi Biaya
Analisis Proses Bisnis Pertemuan V
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
ANALISA BREAK EVEN POINT ( BEP )
Fungsi penerimaan dan fungsi biaya
ANALISIS BREAK EVEN POINT OLEH : PAK PROJO. ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) Definisi BEP  Break Even Point = BEP= Titik Pulang Pokok Adalah keadaan suatu.
Transcript presentasi:

MIE ACEH SP. UNIMED

ANALISIS BREAK EVEN POINT

Awalnya usaha ini berada di Jl. Merbabu. Usaha mie aceh ini didirikan pada tahun 1996. Awalnya usaha ini berada di Jl. Merbabu.

Bahan-bahan yang digunakan untuk mie aceh adalah 1 Bahan-bahan yang digunakan untuk mie aceh adalah 1.Bumbu dapur berupa rempah-rempah seperti kemiri, bawang, cabai, tomat,dll) 2.Mie 3.Sayur-sayuran 4.Daging sapi 5.Minyak goreng 6.Kacang 7.Kerupuk, dll.

Mie Aceh yang disajikan dengan tampilan yang menarik dan rasa yang enak dapat mengundang selera para pembeli.

Mie Aceh Kuah Mie Aceh Goreng

Biaya Tidak Tetap Bumbu dapur. Rp 50. 000,- Mie 25 kg @ Rp 6. 000,- Biaya Tidak Tetap Bumbu dapur Rp 50.000,- Mie 25 kg @ Rp 6.000,- Rp 150.000,- Sayur-sayuran Rp 75.000,- Daging sapi 1 kg @ Rp 60.000,- Rp 60.000,- Minyak goreng 2 kg @ Rp 7.000,- Rp 14.000,- Kertas pembungkus Rp. 20.000,- Jumlah Rp 369.000,-  

Biaya Tetap Gaji Karyawan 3 org @ Rp 35.000,- Rp 105.000,- Sewa tempat Rp 20.000,- Perawatan alat Rp 5.000,- Biaya Listrik Rp 5.000,- Air Rp 2.000,- Bahan Bakar (gas) Rp 19.000,- Jumlah Rp 156.000,-

Penjualan 1 hari 1 kg mie menghasilkan 7 piring Jadi 25 kg (175 piring) @ Rp 4.500,- = Rp 787.500,-   Keuntungan per hari Rp 787.500,- - Rp 525.000,- = Rp 262.500,-  

BREAK EVENT POINT (BEP) Biaya Tetap Total Rp. 156 BREAK EVENT POINT (BEP) Biaya Tetap Total Rp. 156.000,- berdasarkan pengalaman, biaya variabel rata-rata Rp. 3.000,- / porsi. Harga jual Rp. 4.500,-. Untuk mencapai BEP, berapa porsi yang harus dihasilkan dalam 1 hari? Agar dicapai BEP, TR = TC TR = TC P x Q = TFC + TVC 4500 Q = TFC + (AVC x Q) 4500 Q = 156.000 + (3000 Q) 4500 Q – 3000 Q = 156.000 1500 Q = 156.000 Q = 104

Pada saat usaha mie aceh menghasilkan mie sebanyak 104 porsi, usaha akan mencapai BEP. Dengan catatan, semua mie yang dihasilkan laku terjual. Pada Q = 104 porsi. TR = 104 x Rp. 4500 = Rp. 468.000 TC = Rp.156.000 + (104 x Rp. 3.000) = Rp. 156.000 + Rp. 312.000 = Rp. 468.000,-

Jadi TR = TC Jika Mie Aceh menghasilkan mie < 104 porsi maka usaha akan mengalami rugi. Contohnya : Q = 90 porsi TR = 90 x Rp 4.500,- = Rp 405.000,- TC = Rp 156.000,- + (90 x Rp 3.000,-) = Rp 156.000,- + Rp 270.000,- = Rp 426.000,- TR – TC = Rp 405.000,- - Rp 426.000,- Jadi Perusahaan Rugi = Rp 21.000,-

Jika perusahaan menghasilkan mie > 104 porsi maka usaha akan memperoleh laba. Contohnya : TQ = 175 TR = 175 x Rp 4.500,- = Rp 787.500,- TC = Rp 156.000,- + Rp (175 + Rp 3.000,-) = Rp 156.000,- + Rp 525.000,- = Rp 681.000,- TR – TC = Rp 787.500,- - Rp 681.000,- = Rp 106.500,- Jadi laba perusahaan adalah Rp 106.500,-

Hasil Studi Kelayakan Bisnis JUMLAH MODAL Pada awal mendirikan usaha ”MIE ACEH ” ini, Bapak ini mengeluarkan modal awal sebesar Rp. 5.000.000,-. Setelah usaha ini mulai berkembang dan pindah lokasi Bapak ini menambah modal untuk penambahan tenaga kerja dan peralatan sebesar Rp. 2.000.000,-  

ANALISA KELAYAKAN BISNIS

BAHAN YANG DIGUNAKAN Adapun bahan yang digunakan untuk membuat mie aceh, usaha ini menggunakan beberapa jenis bahan seperti: Bumbu dapur berupa rempah-rempah seperti kemiri, bawang, cabai, tomat,dll), Mie, Sayur-sayuran, Daging sapi, Minyak goreng, kacang, kerupuk, dll.

HASIL PENJUALAN PER HARI HASIL PENJUALAN PER HARI Usaha “MIE ACEH” ini setiap harinya dapat menjual mienya 175 porsi dengan hasil Rp. 787.500,- per hari.

KENDALA YANG DIHADAPI Karena usaha ini terletak di sekitar tempat tinggal Mahasiswa (anak kost) maka jika libur kuliah pengunjung yang datang akan sepi.  

JAM KERJA DAN GAJI PEGAWAI. Usaha “MIE ACEH” ini,buka mulai pukul 10 JAM KERJA DAN GAJI PEGAWAI Usaha “MIE ACEH” ini,buka mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Ini berarti jam kerja para karyawan tersebut 14 jam/hari. Gaji karyawan per hari sebesar Rp 35.000,- per orang.

KEUNTUNGAN PER HARI Usaha ini meperoleh keuntungan sekitar Rp 262 KEUNTUNGAN PER HARI Usaha ini meperoleh keuntungan sekitar Rp 262.500,-. Keuntungan diperoleh dari pendapatan bersih setelah di kurangi dari biaya operasi dan gaji pegawai.  

PELANGGAN Sasaran usaha ini terbuka untuk masyarakat umum, terutama anak-anak kost yang tingal di sekitar daerah usaha ini.

KELEBIHAN USAHA. Letak usaha strategis. Harga terjangkau / murah KELEBIHAN USAHA * Letak usaha strategis * Harga terjangkau / murah * Memiliki cita rasa yang enak * Porsinya banyak * Keramahan para pekerja

KELEMAHAN USAHA. Fasilitas kurang memadai KELEMAHAN USAHA * Fasilitas kurang memadai * Tempatnya kurang bersih dan rapi * Pekerja kurang cekatan dalam menyajikan makanan dan pembeli harus menunggu agak lama.

Analisis SWOT

S(Strenght) W (Weakness) O (Opportunity) T (Threat) 1. Lokasi penjualan yang stategis 1. Fasilitas kurang memadai 1. Usaha ini bisa memperluas usaha. 1. Harga sembakko yang melonjak 2. Peminat Mie Aceh banyak 2. Tempat kurang bersih dan memadai 2. Banyak penjual makanan di sekitar lokasi penjualan 3. Harga yang ditawarkan murah 3. Pekerja kurang cekatan dalam mrnyajikan makanan sehingga pembeli harus menunggu agak lama. 3. Pekerja sedikit 4. Cita rasa yang enak 4. Hasil Omzet akan turun jika libur kuliah. 5. Tampilan penyajian yang menarik 6. Para pekerja ramah

KESIMPULAN Usaha Mie Aceh Awak Awai awalnya merupakan usaha rumah tangga. Usaha ini sudah cukup lama didirikan dan juga tetap mampu bersaing walaupun sekitar usaha ini juga banyak penjual makanan lainnya. Usaha ini telah beroperasi sekitar 12 tahun dan sudah dapat memperoleh keuntungan yang cukup lumayan, dan usaha ini ramai akan pengunjung, akan tetapi jika kuliah libur pengunjung akan berkurang karena sebaian besar pelanggannya adalah anak kuliah yang kost di sekitar lokasi usaha. Usaha ini juga mempunyai kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan.

SARAN * Sebaikanya usaha ini melengkapi fasilitas atau peralatan * Memperhatikan kebersihan * Para pekerja diharapkan lebih cekatan dalam menyajikan makanan.

Terima Kasih Kel : IV