PENGENDALIAN SERANGGA DAN TIKUS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERSYARATAN HYGIENE SANITASI TPM
Advertisements

KESEHATAN LINGKUNGAN FKM-Unair
RODENTA HAMA GUDANG (RHG)
Perumahan yang Sehat.
Perancangan sistem pembuangan dan vent
Ilmu Produksi Aneka Ternak
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KARANGANYAR
PEMBUANGAN LIMBAH DAN SAMPAH
Sanitasi dan Keamanan.
Good Manufactory Practices
PENYAKIT DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT SAMPAH
KESEHATAN LINGKUNGAN PUSKESMAS SUNGAI SALAK
BAHAN PENCEMAR MAKANAN LAINNYA
Lalat DR RIRIH YUDHASTUTI drh. MSc Departemen Kesehatan Lingkungan
PENANGANAN ALAT PENDINGIN
MODUL-6 PENGENDALIAN SERANGGA DAN TIKUS
JAMBAN SEHAT Jamban adalah suatu ruangan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan.
Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pujianto DINAS PERINKOP DAN UMKM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014
Lalat DR RIRIH YUDHASTUTI drh. MSc Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.
ILMU PENGETAHUAN ALAM Referensi Glosarium Evaluasi Latihan Materi
(BIOLOGIS, KIMIA DAN FISIK) SERTA CARA MENGATASINYA
UNDANG-UNDANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Oleh : Huwilda Hindrika Jaka Ramananda Fitri Nava Kasat Tri Hartati Uyun Matondang Edy Kurniawan Marbun Tiurma Yulita Sihombing.
Komunikasi Dan Penyuluhan Pertanian Putri Lestari C
II. MEMENUHI KEBUTUHAN PSYCHOLOGIS
PERSYARATAN KESEHATAN PERUMAHAN
Sanitasi dan Keamanan Industri Pangan
RUMAH SEHAT.
Good Manufactory Practices
TUGAS AKHIR UTS BUATLAH POSTER YG BERTEMA SANITASI MAKANAN & MINUMAN ATAU KEAMANAN PANGAN PRINTOUT DIKUMPULKAN SAAT UTS, DITARUH DITENGAH LEMBAR JAWAB.
Deteksi Masalah-masalah Kesehatan Lingkungan di Indonesia
SANITASI PEMUKIMAN Dr. Tri Niswati Utami, M.Kes.
SANITASI MAKANAN & MINUMAN
PEMBUANGAN KOTORAN MANUSIA
BAGIAN-BAGIN RUMAH YG PERLU DIPERHATIKAN A. LANTAI
(BIOLOGIS, KIMIA DAN FISIK) SERTA CARA MENGATASINYA
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
SANITASI DASAR Oleh: Abdiana, SKM,M
Daur Hidup Makhluk Hidup
PENGENDALIAN VEKTOR KETIKA BENCANA
SANITASI DAN KEAMANAN.
KESEHATAN LINGKUNGAN.
BAKTERI PENCEMAR MAKANAN
Lipas Upik Kesumawati Hadi
ILMU PENGETAHUAN ALAM RAKHMAWATI SD NEGERI 2 BOWONGSO KALIKAJAR
kembang hewan yaitu kecoa.
PROPOSAL PENELITIAN   PENERAPAN SANITASI DI tempat rekreasi PANTAI TAMBAK REJO KABUPATEN BLITAR TAHUN 2015 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA PROGRAM.
Disusun oleh: Hemanath Sinnathamby ( )
Teknik PENGAMBILAN SAMPEL BINATANG PENGGANGGU (vektor DAN TIKUS)
HIGIENE ? SANITASI ? INDUSTRI ?
KESEHATAN KODAM JAYA JAYAKARTA
By Riyan Ningsih,SKM, MKes
METODA PENGOMPOSAN SAMPAH
SANITASI DAN KESEHATAN LINGKUNGAN
LALAT By : HAJIMI, SKM, M.Kes..
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DINKES KPB. KRUI 2016.
PENGELOLAAN SAMPAH.
SANITASI MAKANAN & MINUMAN A.M.FADHIL HAYAT. PENGERTIAN Makanan (WHO): semua substansi yg diperlukan oleh tubuh, kecuali air dan obat2an dan substansi.
PENGAWASAN KUALITAS MAKANAN. Tujuan umum :  Mampu melakukan pengendalian keamanan mak min Tujuan Khusus :  Mampu menjelaskan pengaruh lingk fisik mak.
Bionomik Vektor : Nyamuk
Presented By: Jimmy Juwaidi Noor Juliawitaridayah Latifah M. Abdy Agoes M M. Aqasah SANITASI TEMPAT-TEMPAT UMUM (KOLAM RENANG)
KELOMPOK 3 MANFAAT PESTISIDA NAMA KELOMPOK: CATHRINE YOHANNA SIBAGARIANG ( ) SUGA EFRADANA GUNAWAN (( ) ELFANI YULIANTI LIMBONG ( )
J AMBAN S EHAT F AKULTAS KEDOKTERAN U NIVERSITAS TRISAKTI.
Assalmmualikum Wr.Wb Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.
Keamanan Pangan. – Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan fisik yang.
PHBS RUMAH TANGGA (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Oleh : Almayda Anastasia,SKM Puskesmas Cipadu.
Vilda Ana VS PENGELOLAAN PANGAN SANITASI MAKANAN & MINUMAN PERTEMUAN KE-2.
PROGRAM KESEHATAN LINGKUNGAN PUSKESMAS SUWAWA TENGAH.
Transcript presentasi:

PENGENDALIAN SERANGGA DAN TIKUS Modul 10

PENDAHULUAN Serangga dan tikus merupakan makhluk hidup yg sukses dlm mengembangkan keturunan Serangga dan tikus menimbulkan kerugian bg manusia krn menyukai lingkungan hidup manusia terutama yg kotor Kerugian utama adalah menimbulkan penyakit dan kematian

RUANG LINGKUP TUJUAN KARAKTERISTIK SERANGGA DAN TIKUS HABITAT PENYAKIT YG DITULARKAN CARA PENGAWASAN TUJUAN Mengetahui jenis serangga dan tikus penular penyakit dan cara pengawasannya

LALAT Lalat banyak jenisnya Jenis yg merugikan manusia : Lalat rumah (Musca domestica) Lalat hijau (lucilia seritica) Lalat biru (calliphora vomituria) Lalat latrine (fannia canicularis) Lalat rumah sudah lama dikenal sebagai pembawa penyakit (diare, disentri, kolera)

SIKLUS HIDUP LALAT Sifat lalat : Lalat dewasa memp panjang + ½ inchi, warna abu-abu Lalat jantan lebih kecil dp betina Hidup di tempat kotor, lembab dan gelap, tahan panas (30-35ºC) Dpt terbang mencapai 1 km Tidak kuat terbang menentang angin

Siklus hidup lalat Lalat berbiak dg bertelur, setiap kali bertelur @ 100-300 btr dan menetas dlm 12 jam Telur putih dg panjang + 1 mm, tidak menetas pd suhu rendah (<12-13ºC) Telur menetas—larva (pindah ke tempat dingin)—kepompong (tdk bergerak) 3-4 hari –lalat muda (dpt terbang 450-900 m) Siklus dari telur s/d lalat dewasa berlangsung 8-22 hari Masa hidup lalat umumnya 1 bulan.

POLA HIDUP LALAT Tempat perindukan yg disenangi : Kebiasaan makan Kotoran kuda yg masih segar Kotoran manusia Sampah basah Buah dan sayur busuk Tanah lunak dg cairan kotor Bangkai binatang Kebiasaan makan Lalat dewasa sangat aktif sepanjang hari (pagi—sore) Tertarik pd makanan manusia (gula, susu), kotoran manusia, hewan, darah Makanan yg dimakan dlm bentuk cairan, shg makanan kerng hrs dibasahi dg ludahnya baru diisap Air merupakan hal penting, tanpa air lalat hanya tahan hidup 48 jam

Tempat istirahat Sinar Pd waktu hinggap lalat mengeluarkan ludah dan tinja (titik2 hitam) tanda utk mengenali tempat Tempat istirahat adalah di dekat makanan dan tempat berbiak, serta terlindung dari sinar terik matahari Sinar Lalat menyukai cahaya (fototropik) Pd malam hari tidak aktif, ttp dpt aktif dg sinar buatan

CARA PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN KEBERSIHAN Lingkungan TPM hrs bebas dari otoran manusia, hewan, sampah busuk, sampah basah dan tempat yg mengundang lalat Ciptakan lingkungan yg tidak mendukung bentuk kehidupan larva lalat (kering, sejuk, bersih) Membuat suhu makanan yg tidak dpt digunakan larva lalat utk hidup (> 46ºC) Menciptakan lingkungan kerja yg tidak s=disukai lalat atau terlindung dari lalat Bersih Tidak ada bau merangsang Menggunakan cahaya biru Dinding vertikal bebas dari barang bergantungan Ruangan berkassa utk prosesing makanan

PENANGKAPAN LALAT DEWASA Memasang kertas lengket Menggunakan lampu eletronik (insect killer) Kawat kassa pd pintu, jendela, lubang angin Membuat pintu dua lapis, daun pintu pertema ke arah luar dan lap kedua merupakan pintu kassa yg dpt membuka dan menutup sendiri Mengalirkan angin yg kencang pd dinding atas sp bawah pintu shg lalat/ serangga terjatuh bila masuk ke dlm ruangan Racun lalat merupakan langkah terakhir (makanan dan air hrs ditutup/dipindahkan)

TIKUS Lingkungan manusia disukai tikus karena : tersedia makanan dan tempat Tikus merupakan binatang penular secara biologis maupun mekanis Secara biologis : Tikus merupakan tuan rumah pinjal yg menularkan penyakit pes Gigitan tikus menyebabkan demam (rat Bite Fever) Salmonellosis, leptospirosis ditularkan melalui tinja dan urine tikus Secara mekanis Tikus dari tempat kotor mencemari makanan yg dimakan/diinjak

Kebiasaan Tikus Kegiatan umum Reaksi thd rangsangan Kebiasaan memanjat Tikus memp kemampuan adaptasi thd lingkungan yg baru Saat anak2 dibimbing induknya utk mengenal lingkungan dan setelah 3-4 bulan menjadi sangat aktif, memuncak pada 8 bulan Umur tikus dp mencapai 1 thn Reaksi thd rangsangan Sangat sensitif thd rangsangan, perubahan kondisi lingkungan akan menyebabkan tikus berpindah tempat Kebiasaan memanjat Kemampuan memanjat pohon, bangunan dan tempat tinggal, pipa sangat baik Kemampuan meloncat dan merambat Mampu merambat di permukaan licin, halus, vertikal sejauh 40 cm Mampu melompat vertikal setinggi 60 cm, melompat ke bawah dari ketinggian 5 m

Tempat perindukan dan sarang tikus Kepandaian berenang Tikus dapat berenang Tikus got dpt menyelam 30 detik Tempat perindukan dan sarang tikus Sarang tikus di tempat aman dari gangguan musuh, dekat dg sumber makanan Berbentuk mangkuk dg diameter 20 cm, terbuat dari sobekan kertas, jerami Lubang tikus Di dalam tanah tikus membuat lubang dan lorong utk sembunyi dan berkembang biak (terutama tikus got) Gigitan Tikus memp kebiasaan menggigit –gigit kayu, papan, bahan makanan, pembngkus barang, dll dg tujuan agar giginya tidak terlalu panjang

Tanda-tanda keberadaan tikus Dropping (tinja tikus) Run ways (jalan tikus) Grawing (bekas gigitan) Borrow (lubang tikus) Bau (bau tubuh/ urine) Tikus hidup (Suara) Bangkai tikus

Cara pengawasan dan pengendalian tikus Pencegahan Pemeliharaan rutin bangunan oleh ahli konstruksi Pintu tempat penyimpanan makanan hrs tertutup rapat dan dpt menutup sendiri Sisa makanan dan sampah hrs dikelola dg baik, dibuang ke tempat sampah yg tertutup Tidak memberi kemungkinan tikus dpt bersarang dan bersembunyi Penangkapan Menangkap dg perangkap, perekat, penjepit Racun/pestisida (perlu perhatian agar tidak mencemari makanan)

KECOA Merupakan serangga dg tubuh tertutup dari atas ke bawah dg 2 pasang sayap Dapat terbang/berjalan dg cepat Warna coklat / hitam 3500 jenis, ttp yg berperan dlm kesehatan manusia hanya beberapa : Periplaneta americana Berasal dari amerika, ditemukan dimana-mana, p 35-40 mm, warna terang kecoklatan Periplanea australisae Dari australia, p 32-35 mm, warna lebih hitam, tdp garis kuning pucat, bertelur 22-24 btr Periplaneta germanica Dari jerman, kuning coklat terang, p 10-15 mm,betina membawa telurnya sp menetas, telur berwarna terang, p 7-9 mm sebanyak 40 btr

SIKLUS HIDUP KECOA Merupakan serangga primitif dg 3 tingkatan siklus hidup yaitu telur, kepompong, dewasa. Telur telur terkumpul dlm satu kapsul (ootheca) dan beberapa kecoa membawanya di belakang tubuhnya sp menetas (1-3 bln) Kocoa muda berwarna putih dan dlm beberapa jam akan menghitam. Perkembangan akan sempurna setelah beberapa bulan sp > 1 thn

Kehidupan kecoa Suka di tempat yg hangat, air, banyak makanan Hidup berkelompok dan aktif pd malam hari Siang hari bersembunyi di tempat2 yg nyaman (kamar mandi, lemari, cerobong uap, TV, radio, sistem saluran) Makanan : segala macam, termasuk makanan manusia (susu, keju, daging, kue,dll), buku, sepatu, darah, dahak, dll Pindah dg cara terbawa ( dlm kerangjang makanan, kotak minuman, pesawat, kapal) / terbang

Penyakit yg dituarkan kecoa Sebagai pembawa penyakit dan menjadi salah satu bagia dalam penyebaran beberapa penyakit (diare, disentri, kolera, pes, leprosy, typhus)

Pengendalian dan pengawasan Kebersihan dapur, tempat sampah, bagian-bagian sulit pd rumah makan/jasaboga Kebersihan dan sanitasi lingkungan Pemeriksaan bahan yg akan masuk ke TPM Saluran air, selokan, peralatan hrs tertuutup Pengawasan adanya kecoa dg adanya kepompomg / ootheca Insectisida diikuti kebersihan lingkungan

Umpan dan perangkap Perangkap dengan racun sangat efektif utk jasaboga karena terhindar dari pencemaran insectisida Perangkap berisiumpan yg mengandung insectisida dan bahan daya tarik yg menarik kecoa utk memakan dan kembali keluar ke tempat persembunyiannya. Kecoa mengeluarkan kotoran dan bila dimakan kecoa lain akan mati

Pemberantasan dg cara kimia Penyemprotan dg insectisida harus dilakukan oleh pest control karena harus dilakukan dg hati-hati dan dapat terjadi kekebalan pd kecoa

terima kasih