DAUR HIDUP MASYARAKAT JAWA

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
“... dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya).”
Advertisements

TRADISI ADAT PERNIKAHAN DARI SUDUT PANDANG IMAN KRISTEN
LIFE CYCLE / SIKLUS KEHIDUPAN.
ALUR PIKIR 7 Unsur Budaya Universal ( Menurut Koentjaraningrat )
PROSES, TUGAS, DAN HUKUM PERKEMBANGAN
TRADISI MASA PRA AKSARA MASYARAKAT INDONESIA
MASALAH KEBUDAYAAN.
By : Diyana Rahmawati Pend. Sosiologi dan Antropologi.
Jejaring Sosial Dalam Perspektif Budaya Komunikasi
Sosial, Budaya dan Perilaku Kesehatan
Suku Sasak Suku Sasak adalah suku bangsa yang mendiami Pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak. Suku ini berasal dari Jawa dan Bali. Sebagian besar masyarakatnya.
PERBEDAAN PERILAKU MANUSIA DAN HEWAN
SEJARAH, KEBUDAYAAN, IPTEK DAN MASALAH SOSIAL
Pengertian kebudayaan
Maulfi Syaiful Rizal FIB UB
TEORI ANTROPOLOGI POSITIVISTIK
PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA
PENGERTIAN KEBUDAYAAN
ILMU BUDAYA DASAR MATERI PERTEMUAN 1.
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Kuliah ke-6 Kebudayaan.
Sosiologi Antropologi Pendidikan
Diferensiasi Sosial Artinya klasifikasi masyarakat secara mendatar/horizontal/tidak menimbulkan kelas-kelas sosial. Misalnya perbedaan agama, suku, klan,
ASSALAMU’ALAIKUM WR……WB. Pendidikan agama islam OLEH : KELOMPOK: 4 (EMPAT) KELAS: 1 A NAMA: ALIP MARYONO DWI PAJAR B IRAWATI RISTIANINGSIH SATITI HANING.
Pendidikan Agama Islam
DIFERENSIASI SOSIAL.
Konsep dasar antropologi
TUGAS ISBD (Mengidentifikasi kebudayaan dalam aspek perkawinan, kehamilan, nifas, dan bayi baru lahir) Disusun oleh : 1. Quinta Husnaini Ahadia 2. Ihda.
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
ANTROPOLOGI II HERDAWATI WENIDA ANDREAS LAMBOK TUA M
KONSEP TEKNOLOGI.
MANUSIA & KEBUDAYAAN Psb Aris martiana, m.sI.
Intervensi Organisasi : BUDAYA ORGANISASI
Manusia Dan Kebudayaan
KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT
ILMU BUDAYA DASAR Yanti Trianita S.I.Kom.
Bab 8 BUDAYA.
KEBUDAYAAN.
Kebudayaan Minggu 5.
Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia
TUGAS TEKKOM “SENI TARI SALAH SATU BAGIAN DARI KEBUDAYAAN INDONESIA”
KEBUDAYAAN Antarin Prasanthi.
Keragaman Suku Bangsa dan Budaya
Melville J Horskovits dan Bronislaw Malinowski
UPACARA ADAT JAWA Oleh: Hanifah Alvary 5D.
Cross Culture Understanding
Konsep dasar antropologi
Kebudayaan dan Masyarakat - 1
TEORI ANTROPOLOGI POSITIVISTIK
RUWATAN Kelompok 3.
1. Latar Belakang Manusia disebut sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan.
Matakuliah : O0012 / Pengantar Antropologi Sosial
Definisi dan Konsep (Pertemuan Perkuliahan ke 11)
Kebudayaan.
Simbolisme dalam Agama Drs. H. Nur Syahid, MPdI
KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT
MANUSIA, KEBUDAYAAN, DAN PERADABAN
KELOMPOK 8 Metodelogi Studi Islam “Islam Sebagai Produk Budaya”
SISTEM KEKERABATAN Dasar kekerabatan masyarakat Asmat adalah keluarga inti monogami, atau kadang-kadang poligini, yang tinggal bersama- sama dalam rumah.
2 MANUSIA DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS GUNADARMA
Wujud kebudayaan & Unsur kebudayaan
Konsep kebudayaan yang dikaitkan dengan individu dan masyarakat
Pengertian agama kata agama berasal dari bahasa sansekerta dari kata a berarti tidak dan gama berarti kacau. Kedua kata itu jika dihubungkan berarti sesuatu.
KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT
PANTANG LARANG KAUM INDIA
ETIKA & NORMA Baham 02 a.
HUBUNGAN MANUSIA – KEBUDAYAAN
KEBUDAYAAN WUJUD DAN UNSUR KEBUDAYAAN
KEBUDAYAAN POTONG JARI YANG DILAKUKAN MASYARAKAT SUKU DANI DI WAMENA YANG DIJADIKAN SEBAGAI SIMBOL DUKA CITA KELUARGA Kelompok :
RUMAH ADAT HONAI PAPUA AHMAD HUSEN K ARS 18 C
Transcript presentasi:

DAUR HIDUP MASYARAKAT JAWA

UPACARA DAUR HIDUP DAN BUDAYA Setiap kebudayaan yang dimiliki manusia pada hakekatnya terdiri dari unsur-unsur kebudayaan universal. Koentjaraningrat (1985: 203)

Unsur-unsur Kebudayaan Universal (1) Bahasa (2) Sistem pengetahuan (3) Organisasi sosial (4) sistem peralatan hidup dan teknologi, (5) sistem mata pencaharian hidup, (6) sistem religi (7) kesenian

wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia. Wujud Budaya wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan-peraturan dan sebagainya wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Wujud Budaya

masyarakat Jawa sangat peka terhadap dimensi gaib dunia empiris yang diungkapkan dengan berbagai cara, misalnya dalam upacara-upacara rakyat yang mengusung mitos-mitos kuno tentang asal-usul suku, keselarasan dan gangguannya, perkawinan, kesuburan, dan penanaman padi (Suseno, 2001: 86-87).

Asal Mula Upacara Tradisi Sistem upacara daur hidup berangkat dari sistem religi masyarakat Jawa yang dikenal sebagai Agami Jawi. Konsep Agami Jawi yang lain adalah konsep mengenai kosmologi. Konsep inilah yang merupakan penyebab utama timbulnya berbagai ritual dan upacara-upacara adat, termasuk upacara daur hidup.

UPACARA DAUR HIDUP Beberapa pernyataan mengenai upacara daur hidup refleksi orientasi komunal, wujud demokrasi tradisional yang terjalin secara apik sebagai suatu jembatan yang menghubungkan antara kejadian biologis dan sistem sosial. Lambang bahwa manusia hidup dan berubah Upacara daur hidup memang jembatan yang menghubungkan tiga relasi manusia.

Tiga Relasi Daur Hidup

Cara Pandang Masyarakat Jawa

Upacara Daur Hidup Upacara daur hidup merupakan upacara yang diselenggarakan pada peristiwa-peristiwa penting sepanjang riwayat hidup seseorang,sejak orang tersebut lahir sampai dengan meninggal.

ASAL MULA UPACARA DAUR HIDUP Sistem upacara daur hidup berangkat dari sistem religi masyarakat Jawa yang dikenal sebagai Agami Jawi. Penganut agama Jawi mempercayai Allah dan Nabi Muhammad sebagai Tuhan dan Nabi,tetapi mereka juga mempercayai Dewa-Dewa, roh nenek moyang dan roh penjaga, roh, jin, setan, raksasa, dan mempercayai tentang akan datangnya ratu adil yang akan membawa keteraturan di muka bumi.

Pembagian Upacara Daur Hidup Umumnya upacara daur hidup dibagi menjadi lima bagian menurut perjalanan hidup seseorang, yaitu: (1) adat- istidadat saat manusia dalam kandungan, (2) adat-istiadat saat manusia lahir, (3) adat-istiadat masa remaja yang meliputi sunatan atau tetesan, (4) adat istiadat perkawinan, dan (5) adat-istiadat kematian.

Tatacara Sebelum Proses Kelahiran Tata cara mengenali tanda-tanda kehamilan, Larangan-larangan selama masa kehamilan Anjuran-anjuran selama masa kehamilan Wilujengan satu bulan Wilujengan dua dan tiga bulan Wilujengan empat bulan Wilujengan lima bulan Wilujengan enam dan tujuh bulan Wilujengan delapan bulan Wilujengan sembilan bulan Tingkeban Tata Cara selama Proses Kelahiran

Gugon Tuhon untuk Wanita Hamil Sirikane: aja sok linggih tengah lawang, linggih lumpang utawa alu, mangan disangga, iku dadi pangane Bethara Kala… ora kena mangan iwak kang angsare panas, kayata menjangan…, mangan duren lan maja iya ora kena… ‘Pantangannya: jangan sekali-sekali duduk di tengah pintu, duduk di atas lumpang atau alu, makan dengan piring tersangga tangan. (Jika dilaksanakan) akan menjadi mangsa Bethara Kala…tidak boleh makan daging yang menyebabkan panas, seperti daging kijang…, makan durian dan buah maja juga tidak boleh’

Gugon Tuhon perkataan atau dongeng yang dipercaya mempunyai daya atau kekuatan. Jika perkataan atau dongeng itu tidak dipatuhi, maka orang yang melanggarnya akan memperoleh kesialan dan kesengsaraan dalam hidupnya (Sutrisno, 1982: 44). Gugon Tuhon dibagi menjadi tiga, yaitu gugon tuhon satuhu, wasita sinandhi, dan pepali atau larangan.

Contoh Gugon Tuhon Populer

Upacara Terbesar dalam Pranatal Upacara Tingkeban

Tatacara dan Upacara Pascanatal Cara memotong tali pusar Cara merawat potongan tali pusar Cara merawat ibu dan bayi sesudah proses kelahiran Brokohan Puput Puser Sepasaran Selapanan Slametan 40 hari sesudah melahirkan Tedhak siten Slametan satu tahun Slametan nyapih

Pendapat orang Jawa tentang Waktu Menyapih Anak Menurut kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun, waktu yang paling baik untuk menyapih bayi, jika bayi laki-laki ketika berumur 15-16 bulan, jika perempuan 18-19 bulan. Jika melebihi umur tersebut baru disapih, menurut kepercayaan saat dewasa, anak tersebut akan menjadi orang yang bodoh.

Tatacara dan Upacara Masa Anak-Anak dan Remaja Tetesan Pasah Ruwatan Sukeran Sunatan Tingalan Mencari jodoh Pernikahan

Ruwatan Ngruwat berarti membebaskan, melepaskan seseorang agar terhindar dari kehidupan yang hina dan sengsara.

Rangkaian Upacara Perkawinan Lamaran sanggan paningset saha lambang kalpika, tata cara awal mantu (pasang tarub, upacara buwangan, pasang tuwuhan) siraman, sade dawet, plangkahan, srah-srahan sarta midodareni, midodareni saha panebusing kembar mayang, tata cara mantu (dhaup utawi panggih)

Pasang Tarub

Upacara Siraman

Panggih

Tatacara Kematian Masyarakat Jawa Susuban Surtanah Upacara pada hari-hari tertentu sesudah kematian

Susuban

Tradisi lisan yang tampak khas dalam upacara daur hidup ialah dalam penggunaan bahasa, yang kemudian menjelma menjadi simbol-simbol yang dihadirkan dalam sarana dan peralatan upacara daur hidup.

Realisasi unsur bahasa dalam upacara daur hidup antara lain penggunaan istilah, terutama dalam bahasa Jawa yang mempunyai kemiripan secara fisik dengan suatu makna lain yang diinginkan sebagai pengharapan atas upacara daur hidup yang sedang berlangsung.

Tebu Anteping Kalbu

Cengkir Kencenging Pikir

Daun Alang-alang Janur

Kluwih

Penggunaan Bahasa Khas Tingkat tutur Bahasa mantra Bahasa dan sistem simbol Nyandra (menggunakan bahasa Kawi)

SIMPULAN Upacara daur hidup mengandung nilai-nilai simbolik yang sarat dengan pengharapan-pengharapan untuk kebahagiaan dunia dan akherat. Upacara daur hidup selalu berkembang sesuai dengan perkembangan para pemangkunya