Bahasa Swahili Kelompok 6 1. Alvi Innayah12/335262/SA/16725 2. F. X. Sinungharjo11/318631/SA/16148 3. Suci Nurjannah11/312275/SA/15769 4. Kiki Riskita.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
CIRI-CIRI SUPRASEGMENTAL BAHASA INDONESIA
Advertisements

Menyimak lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang baku dan yang tidak
M.K: SEMANTIK Pertemuan Ke-3
Bahan KLB Pertemuan ke 11 Kamis, 12 Mei 2011 Jam Oleh: Sarmiati
Morphologie du Français
Kemampuan berbahasa di SD
Oleh Litta Mirnawati / Silyawati /
M.K SEMANTIK Pertemuan Ke-2
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SMA
BUNYI BAHASA KELOMPOK 3.
Morfologi Dewi Puspitasari.
Assalamu’alaikum Wr. Wb…
Fonologi Dewi Puspitasari.
Struktur Fonologi Bahasa Indonesia
KLASIFIKASI BUNYI SEGMENTAL DAN SURASEGMENTAL
Fonologi Dewi Puspitasari.
PROSES MENYIMAK (Proses Menyimak dan Hal-Hal yang Perlu Disimak)
MATA KULIAH: fonologi bahasa Indonesia OLEH HASTARI MAYRITA
Aspek Kognitif, Aspek Fisiologis, Aspek Sosial Bahasa
Pengantar Linguistik Jepang 4 Maret 2013
FONOLOGI (KAPITA SELEKTA)
Pengantar Linguistik Umum 5 November 2012 Nadya Inda Syartanti
BAB I Bahasa Indonesia.
BENTUK DAN MAKNA.
Sejarah bahasa, Tipologi, dan Klasifikasi bahasa
PENGERTIAN DAN OBYEK LINGUISTIK
Sejarah bahasa, Tipologi, dan Klasifikasi bahasa
Morfologi Dewi Puspitasari.
Public Goods Barang publik
PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
Assalamu’alaikum Wr. Wb…
Di bawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri badaniah adalah....
FONOLOGI Oleh : Opik Sukmana / 19
1. Perkembangan Bahasa Indonesia
Pengantar Linguistik Umum 15 Oktober 2012 Nadya Inda Syartanti
PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
Struktur Fonologi Bahasa Indonesia
MORFOLOGI BAHASA INDONESIA (PBIN4106)
STKIP Siliwangi Bandung
PENGANTAR LINGUISTIK UMUM
KOMUNIKASI BAHASA.
Proses Pembentukan dan Karakteristik Sinyal Ucapan
MORFOLOGI BAHASA INDONESIA (PBIN4106)
Penjelasan Silabus Pengantar Linguistik Jepang
Penduduk Dan Tingkat Pendidikan
Sinyal Suara Kelompok 1 Risky Radjamuda Supardi Jamali
FILSAFAT BAHASA DAN BAHASA MENURUT LUDWIG WITTGENSTEIN
MORFOLOGI BAHASA INDONESIA (PBIN4106)
STRUKTUR BAHASA INDONESIA ILMU FONOLOGI
MORFOLOGI bahasa indonesia
--KHUSNUL FATONAH, M.PD. --
PETA OBJEK GEOGRAFI GEOGRAPHY.
Aspek Kognitif, Aspek Fisiologis, Aspek Sosial Bahasa
Kontrak pembelajaran 1. Perkenalan 2. Gambaran Umum MK 3
FONOLOGI Dosen : ABUSAMAN BIN AHMAD,S.Pd Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Terbuka.
Kelompok 12 Sinta Dwi Lestari Iftaturrohmah
EJAAN YANG DISEMPURNAKAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
OLEH : Nima Lestari BAB II UCAPAN DAN EJAAN OLEH : Nima Lestari
LINGUISTIK BAHASA JEPANG
PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
BBM 3105 FALSAFAH BAHASA MELAYU SESI BERSEMUKA KEDUA
Linguistik kontrastif
BBM 3105 FALSAFAH BAHASA MELAYU SESI BERSEMUKA KEDUA
BBM 3105 FALSAFAH BAHASA MELAYU SESI BERSEMUKA KEDUA
BBM 3105 FALSAFAH BAHASA MELAYU SESI BERSEMUKA KEDUA
BBM 3105 FALSAFAH BAHASA MELAYU SESI BERSEMUKA KEDUA
KEGIATAN BELAJAR 1 HAKIKAT DAN KARAKTERISTIK BAHASA
Irene Florensia Situmeang, SST, M.Kes. D EFINISI B AHASA Suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal yang dapat diperkuat dengan gerak.
1. KETERANGAN BERDASARKAN ILMU BAHASA LINGUISTIK Bahasa melayu termasuk rumpun austronesia. Kata Malaya dan Melayu sering dikacaukan dengan kata “mlaya”
Transcript presentasi:

Bahasa Swahili Kelompok 6 1. Alvi Innayah12/335262/SA/ F. X. Sinungharjo11/318631/SA/ Suci Nurjannah11/312275/SA/ Kiki Riskita S.12/334999/SA/16518

Wilayah Pengguna Bahasa Swahili

Swahili A. Dimana dan oleh siapa bahasa Swahili dituturkan ? B. Situasi Kebahasaan C. Klasifikasi Linguistik D. Fonologi E. Morfologi F. Sintaksis

A. Dimana dan oleh siapa bahasa Swahili dituturkan ? Bahasa swahili dituturkan di Kenya dan pantai Tanganyika dan pulau-pulau tetangga, lebih jauh ke pedalaman serta utara dan selatan di wilayah pesisir, dan Poruguese timur africa digunakan sebagai bahasa ibu penduduk Afrika. Di kota-kota timur dan tengah Afrika kehadiran kelompok Swahili merupakan hasil dari perkembangan terakhir dari detribalized Afrika terpaksa menggunakan 'lingua franca' sebagai satu-satunya alat komunikasi. Bahasa swahili dituturkan oleh penduduk Afrika.

B. Situasi Kebahasaan Bahasa Swahili juga merupakan bahasa utama dari pers dan radio, serta media biasa dari kurikulum pada tingkat utama, selain yang diajarkan sebagai subjek pada tingkat menengah, dimana Inggris menjadi pengantar. Situasi kebahasaan di sepanjang pantai dan di zanzibar dipengaruhi oleh bahasa arab yang bersaing dalam konteks budaya tertentu, dan bahasa arab digunakan pada acara-acara seremonial sebagai bahasa pengadilan di zanzibar, perubahan situasi sebagai salah satu bergerak ke pedalaman. Di Kenya situasinya lebih kompleks, sedangkan di Tanganyika terhitung puluhan suku, sehingga sebagai konsekuensi dari fungsi bahasa Swahili, telah terjadi perubahan besar dalam sikap resmi terhadap bahasa Swahili lama sebelum kemerdekaan, lebih lagi sebagai sikap tegas dari Tanganyika untuk mempertahankan bahasa Swahili sebagai bahasa nasional meningkatkan pamor 'lingua franca' dalam rangka upaya konstruktif kemudian dimulai menuju timur Afrika.

C. Klasifikasi Linguistik Bahasa Swahili adalah bahasa bantu, yaitu, milik keluarga besar bahasa yang dipakai selatan dari garis membentang dari lereng gunung Cameroun ke pantai utara danau Victoria, dan dari situ menuju pantai, dengan baji selatan ke wilayah masai dan tonjolan utara untuk menyertakan meru di lereng timur gunung Kenya. Bahasa-bahasa yang termasuk dalam kelompok ini terkait erat dan menunjukkan fitur struktural karakteristik, seperti sejumlah kontras fungsional dalam sistem vokal, sistem konsonan lebih kompleks, sistem protobantu tampaknya telah ditandai oleh tidak adanya frikatif (tingkat fonemik, palatalisasi dan perubahan fonetik lain.

Satu-satunya fitur yang khas untuk membuat kontras fungsional terdapat empat perintah artikulasi - labial, alveolar, palatal, dan velar - tampaknya suara; dalam tiga perintah kontras antara hidung dan non - nasal juga fonemis relevan sebagai aturan bahasa bantu adalah bahasa nada, yaitu perbedaan lapangan pada berbagai suku kata secara morfologis dan semantis yang relevan sedemikian rupa bahwa perbedaan kontur lapangan adalah satu-satunya penanda perbedaan dalam tegang, modus atau aspek, atau perbedaan satu-satunya antara dua item yang tidak terkait leksikal. Mengenai silabifikasi, bahasa bantu ditandai dengan posisi akhir dari puncak suku kata, yaitu semua suku kata akhir dengan vokal, tidak ada diftong jatuh, struktur suku kata dasarnya adalah obstruen -plus - vokal, tetapi hambat yang bertanggung jawab untuk diikuti oleh alofon non - suku kata dari fonem vokal tinggi dan mid - tinggi atau didahului oleh nasal.

Sebagai struktur morfemis regrads, akar bantu biasanya dari jenis CVC (KVK). Sebuah vokal akhir akan ditambahkan ke akar batang verbal dan derivasi nominal. Beberapa akar menunjukkan alofon non - suku kata dari tinggi dan fonem tengah vokal setelah konsonan pertama. Proses derivasi praktis terbatas pada sufiksasi, afiks infleksional, menunjukkan kelas, nomor, orang, tegang, dll, yang muncul sebagai aturan sebagai prefiks. Pengklasifikasi tersebut juga diawali dengan setiap kata mengacu atau gramatikal atau sintaksis berhubungan dengan kata benda, tetapi sering muncul di bawah dua bentuk yang berbeda: hanya kata sifat dan angka, tindakan yang sama awalan - bentuk sebagai kata benda, sedangkan concords pronominal dapat mengasumsikan bentuk yang sama sekali berbeda.

D. Fonologi Masalah-masalah yang timbulkan bunyi aspirasi tak bersuara

E. Morfologi

Morfologi bahasa Swahili dibahi menjadi morfofonemik vokal dan morfofonemik konsonan. 1.Morfofonemik vokal a)Asimilasi total. [a] + [a] =[a] [wa]+[ana] = [wana] ‘anak’ b)Asimilasi regresif [a] + [e] = [e] [a] + [o] = [a] [a] + [i] 2)Morfofonemik konsonan a)Silabel [m-] b)Prefik [n]

F. Sintaksis Perubahan Pada Bentuk Jamak Mtume ->mitume= rasul Bwana -> mabwana= jagoan Seremala-> maseremala= tukang kayu Shangazi -> mashangazi= bibi dari pihak ayah Kipofu -> vipofu = orang buta Kiboko -> viboko= kuda nil Ndugu= saudara laki-laki (banyak) Nyoka= ular (banyak) Tembo= gajah (banyak) Mke -> wake= istri (wifes) >> Wake zenu = your wives