PEMANFAATAN HASIL ANALISIS KONTEKS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Direktorat Pembinaan SMA
Advertisements

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2007
JUKNIS ANALISIS SATUAN PENDIDIKAN
UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
MODEL PENGEMBANGAN KTSP SMA
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
1.Mencantumkan identitas MGMP 2.Disusun secara sistematik, realistik dan operasional 3.Mudah dibaca dan dipahami 4.Disusun bersama oleh semua anggota.
Analisis Standar Proses
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL
PANDUAN.
PENYELENGGARAAN SISTEM KREDIT SEMESTER
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL HALAMAN 1.
STRATEGI PENGEMBANGAN PSB DI SEKOLAH MODEL SKM-PBKL-PSB
Kementerian Pendidikan Nasional Ditjen Manajemen Dikdasmen
PENGELOLAAN KURIKULUM
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN LIMA KELOMPOK MATA PELAJARAN
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
Direktorat Pembinaan SMA PANDUAN PENYELENGGARAAN
PERUMUSAN VISI,MISI,TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PENYUSUNAN RK TK.
PENGEMBANGAN KTSP SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
EVALUASI, PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT BIMBINGAN DAN KONSELING
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
ANALISIS KONTEKS.
Penyaji: Momon Sulaeman
Pemanfaatan TIK dalam Penilaian
Berbasis Kurikulum 2013 Dokumen 1 Penyusunan KTSP BIMBINGAN TEKNIS
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
PENILAIAN KINERJA PENGAWAS SEKOLAH
PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
ANALISIS KONTEKS.
Penumbuhan Budi Pekerti dalam Mencapai Penampilan, Pelayanan dan Prestasi (3P) di SMA 1.
I. KEBIJAKAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PELAKSANAAN DALAM PENGELOLAAN PEMENUHAN SNP
VISI,MISI,DAN TUJUAN SEKOLAH/MADRASAH
Analisis Standar Proses
VERVAL DOKUMEN 1 KURIKULUM 2013
ANALISIS KONTEKS.
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Analisis Standar Proses
ANALISIS KONTEKS.
ANALISIS DAN EVALUASI KTSP Oleh : Bb. Sujatmiko
UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Penyusunan Peraturan Akademik SMA
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
ANALISIS KONTEKS.
JUKNIS PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS
Pemanfaatan TIK dalam Penilaian
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
ANALISIS KONTEKS.
Pengembangan Muatan Lokal
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PANDUAN PENGEMBANGAN KTSP
JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Analisis Standar Proses
Pemanfaatan TIK dalam Penilaian
ANALISIS KONTEKS.
Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan DITJEN GTK - KEMDIKBUD Bimtek Pengajar Diklat Penguatan Kepala Sekolah TEKNIK ANALISIS MANAJEMEN NARASUMBER.
Disajikan oleh. KOMAR HIDAYAT
Transcript presentasi:

PEMANFAATAN HASIL ANALISIS KONTEKS DALAM PENYUSUNAN RKS (RKJM DAN RKAS) DIREKTORAT PEMBINAAN SMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

Analisis SNP dan Satdik Rencana Kerja Sekolah (RKS) 1. Perencanaan Analisis Konteks Analisis Lingkungan Analisis SNP dan Satdik Strategi Perencanaan Visi , Misi, dan Tujuan Analisis Kesenjangan Strategi 4. St. Pengelolaan Rencana Kerja Sekolah (RKS) RKJM RKAS 2. Pelaksanaan 3. Pengawasan Dukungan Ekternal KTSP . SI 5. St. Proses 7. St.Pembiayaan 6. St. Sarana Prasarana 3. St. Pend. & Tendik 2. SKL 8. St. Penilaian

MEKANISME IDENTIFIKASI RENCANA TINDAK LANJUT (HASIL ANALISIS KONTEKS) MENENTUKAN RENCANA KERJA BERDASARKAN HASIL IDENTIFIKASI RENCANA TINDAK LANJUT SETIAP STANDAR/KOMPONEN MENENTUKAN SKALA PRIORITAS UNTUK DIJADIKAN RKS (RKJM dan RKAS) MENYUSUN RKAS BERDASARKAN RENCANA KERJA TAHUN PERTAMA DALAM RKJM MENYUSUN RKJM (UNTUK 4 TAHUN)

IDENTIFIKASI RENCANA TINDAK LANJUT HASIL ANALISIS Rencana tindak lanjut diambil dari hasil analisis konteks untuk setiap standar. Dapat dilakukan dengan menggunakan format seperti pada contoh berikut;

Contoh Format Hasil Analisis Kondisi Satdik No Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Kesenjangan Rencana Tindak Lanjut 1 Peserta didik 2 Pendidik & Tendik Semua guru telah tersertifikasi Guru yg telah tersertifikasi 80 % Terdapat 20 % guru blm tersertifikasi Mengikutkan sertfikasi secara berkala sesuai kuota yang ada Mnegikutkan diklat, seminar dll. 3 Sarana Prasarana 4 Pembiayaan 5 Program Sekolah Sekolah memiliki RKJM Tidak ada dokumen RKJM Belum ada Dokumen RKJM Menyusun RKJM sekolah

Analisis Kondisi Lingkungan Satuan Pendidikan Peluang Tantangan Kesenjangan Rencana tindak lanjut Kondisi yang bersifat positif dan mendukung pendidikan di sekolah Kondisi yang bersifat negatif dan kurang mendukung pendidikan di sekolah Kondisi nyata yang dihadapi oleh sekolah dari setiap komponen, sebagai bahan dalam menetapkan rencana tindak lanjut Upaya yang akan dilakukan oleh sekolah untuk memanfaatkan peluang dan mem-perkecil hambatan/ mengatasi tantangan

HASIL IDENTIFIKASI RENCANA TINDAK LANJUT SNP No. Indikator Mengikutkan sertifikasi secara berkala sesuai kuota yang ada Mengikutkan diklat, seminar dll. 4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 4.1.1 4.1.2 Menyusun RKJM sekolah 6. Standar Pengelolaan 6.1.2 Upaya yang akan dilakukan oleh sekolah untuk memanfaatkan peluang dan memperkecil hambatan/ mengatasi tantangan 9. Dukungan Eksternal 9.2.2 Dst......

MENENTUKAN RENCANA KERJA Rencana Kerja merupakan kegiatan sekolah yang akan dilaksanakan sesuai dengan hasil identifikasi rencana tindak lanjut seperti contoh berikut;

RENCANA KERJA Rencana Tindak Lanjut No. indikator Rencana Kerja Mengikutkan sertfikasi secara berkala sesuai kuota yang ada Mengikutkan diklat, IHT, seminar dll. 4.1.1 4.1.2 Mengusulkan sertifikasi 10 orang guru Melaksanakan IHT tentang pengembangan bahan ajar Menyusun RKJM sekolah 6.1.2 Menyusun RKJM Upaya yang akan dilakukan oleh sekolah untuk memanfaatkan peluang dan memperkecil hambatan/ mengatasi tantangan 9.2.2 Melaksanakan program kemitraan dengan pihak yang relevan sesuai dengan rencana dan kebutuhan sekolah secara tertulis Dst......

MENENTUKAN SKALA PRIORITAS Keuntungan atau manfaat yang tinggi; kegiatan mana yang akan menghasilkan manfaat yang paling baik dibandingkan dengan sumber daya yang ada (kegunaan, fungsi, duplikasi). Tujuan sekolah; kegiatan mana yang penting dan mendukung tercapainya cita-cita atau tujuan sekolah. Waktu dan kebutuhan ; kegiatan mana yang harus segera dilaksanakan dan kegiatan mana yang bisa ditunda, kegiatan mana yang memerlukan waktu yang lama sesuai dengan kebutuhan/pemanfaatan hasil

Biaya; Kegiatan mana yang dapat dilaksanakan dengan tidak menggunakan biaya atau menggunakan biaya paling sedikit Kebijakan atau Peraturan; Kegiatan mana yang wajib dilaksanakan pada tahun ybs berdasarkan aturan yang berlaku, dan kegiatan mana yang merupakan kebijakan intern sekolah Keberlangsungan Program; Kegiatan mana yang menjadi dasar/acuan kegiatan selanjutnya

R K J M Kegiatan-kegiatan yang ditentukan berdasarkan skala prioritas disusun dalam rencana kerja jangka menengah (RKJM) untuk 4 tahun. Substansi RKJM terdiri atas: Komponen SNP, misal St. Isi, St. Kompetensi Lulusan, dll. Kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan SNP dan dukungan eksternal yang akan dilaksanakan (sesuai dengan rencana kerja)

Uraian Kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja Sasaran yang berupa besaran atau jumlah yang diharapkan sebagai hasil kegiatan Tahun pelaksanaan; tahun pertama, kedua, ketiga, atau keempat sesuai dengan skala prioritas Menu contoh

R K A S Memindahkan kegiatan-kegiatan pada tahun pertama dalam RKJM ke dalam kolom Aspek dan Uraian Kegiatan di RKAS Menentukan tanggal pelaksanaan, menentukan unsur yang terlibat, merumuskan tujuan kegiatan, menentukan hasil kegiatan, serta menentukan besaran biaya dan sumber pembiayaan

SISTEMATIKA RKAS Cover Kata Pengantar, Daftar Isi dan Lembar Pengesahan Data Sekolah Bab I Pendahuluan; Latar Belakang, Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Bab II Analisis Kondisi Riil Sekolah (hasil Analisis Konteks) Bab III Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah Bab IV Penutup Lampiran - lampiran CONTOH RKAS LENGKAP

PENENTUAN BESARAN BIAYA Besaran biaya dapat mengacu kepada ketentuan Kabupaten/Kota masing – masing, atau ketentuan lain yang ditetapkan menurut harga pasar. Semua sumber dana harus dicantumkan dalam RKAS, baik dana yang diterima sekolah dari Pemerintah, Pemerintah Daerah, orang tua, masyarakat, dan sumber lainnya. Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran, untuk dilaporkan kepada komite sekolah, serta institusi di atasnya. Penghitungan dan penentuan besaran biaya/harga mengacu kepada besaran biaya/plafon yang berlaku serta pembayaran kewajiban pajak sesuai dengan peruntukannya. Contoh

PERUMUSAN VISI,MISI,TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

Tujuan Pendidikan Nasional CARA MENYUSUN VISI DAN MISI SEKOLAH REFERENSI PENYUSUNAN VISI,MISI,TUJUA REFERENSI PENYUSUNAN VISI,MISI,TUJUAN Tujuan Pendidikan Nasional Hasil analisis konteks (kajian prioritas : a. hasil analisis SKL Satdik, b. hasil analisis lingkungkan satdik, dan c. Hasil analisis SNP lain (pertimbangan) Visi/Moto Dinas Pendidikan Kab/Kota Visi/Moto daerah Karakter satuan pendidikan

Dirumuskan sesuai dengan misi untuk mencapai/ keterlaksanaan misi CARA MENYUSUN VISI , MISI, DAN TUJUAN SEKOLAH CARA MEYUSUN VISI DAN MISI SEKOLAH VISI VISI MISI TUJUAN 1. Komponen/indikator Rumusan Visi memuat komponen pernyataan dari hasil kajian referensi yang mencerminkan,al : Keimanan dan ketaqwaan Semangat berbangsa Akhlak, kepribadian Ilmu pengetahuan dan teknologi Keunggulan lokal Keterampilan,Profesional 2. Konstruksi rumusan bersifat simpel, menarik,bermakna dan dapat diuraikan/komunikatif Dirumuskan sesuai dengan komponen/Indikator visi dalam bentuk bahasa yang operasional (referensi utama ada pd SKL Satdik) Dirumuskan sesuai dengan misi untuk mencapai/ keterlaksanaan misi

Contoh : VISI MISI TUJUAN “ Menghasilkan lulusan yang beriman dan bertaqwa, memiliki semangat berbangsa, berakhlak mulia, berkualitas, kompetitif ,berdedikasi, mandiri dan professional serta berwawasan global” 1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa 1. Terbentuknya siswa yang memiliki keimanan yang kuat terhadap Tuhan yang Maha Esa 2. Terbentuknya siswa yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa berdasarkan ajaran agama 2. Meningkatkan semangat berbangsa dan bernegara bagi siswa Terbentuknya siswa yang memiliki semangat berbangsa dan bernegara Terbentuknya siswa yang cinta tanah air dan bangsa . 3. Meningkatkan prestasi dan profesional siswa sesuai dengan bakat dan minat Tercapainya prestasi akademik dan non akademik siswa sesuai bakat dan minatnya Terbentuknya siswa yang profesional sesuai jurusannya/bidang ilmunya 4. Meningkatkan kemampuan siswa yang berwawasan global Terbentuknya siswa yang memiliki wawasan global Terbentuknya siswa yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dunia global

Contoh 2 : MISI “ Menjadi sekolah model” VISI MISI TUJUAN “ Menjadi sekolah model” 1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga sekolah 1. Terbentuknya warga sekolah yang memiliki keimanan yang kuat terhadap Tuhan yang Maha Esa 2. Melaksanakan pemenuhan SNP Terbentuknya warga sekolah yang memahami 8 SNP Terselenggaranya pemenuhan SNP 3. Melaksanakan PBKL Terbentunya warga sekolah yang memahami PBKL Terselenggranya PBKL 4. Mengotimalkan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran Terbentuknya kepedulian warga sekolah dalam pemanfaatan TIK Termanfaatkannya TIK secara optimal.

TERIMA KASIH