Awal Musim Kemarau Mundur

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BENCANA TSUNAMI Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Home Evaluasi.
Advertisements

Oleh : M.YUSUF AWALUDDIN, S.Kel
Cuaca Ekstrem di Depan Mata
"Ekor" Badai Perburuk Cuaca di Indonesia
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
KEJADIAN CUACA EKSTRIM DUNIA PERTENGAHAN TAHUN 2010.
Pemanasan Global Disusun oleh: Habibatur Rohmah Layung Sekar P.
PENGANTAR KLIMATOLOGI
Jakarta, 26 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : RABU, 27 APRIL 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 8 MEI BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : SENIN, 9 MEI 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 2 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : MINGGU, 03 APRIL 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 16 Nopember BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG SELASA, 17 NOPEMBER 2009 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI.
Jakarta, 04 J u n i BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG MINGGU, 05 JUNI 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI :
Jakarta, 17 Januari BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG SELASA, 18 JANUARI 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI.
Jakarta, 09 M e i BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG SELASA, 10 MEI 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : 2)
Anomali Capai Tingkat Ekstrem
Jakarta, 05 M e i BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG JUMAT, 06 MEI 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : 2)
Jakarta, 19 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : RABU, 20 APRIL 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 7 APRIL BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : JUM’AT, 8 APRIL 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 12 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG RABU, 13 APRIL 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : 2)
Jakarta, 29 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : SABTU, 30 APRIL 2011 DI LOKASI.
Jakarta, 25 Maret BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG JUMAT, 25 MARET 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : 2)
Jakarta, 17 Maret BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : Selat Malaka Perairan Utara.
Jakarta, 16 MARET BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : DI LOKASI TERSEBUT BERPELUANG.
Jakarta, 18 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG SELASA, 19 APRIL 2011 WARNING : 1) POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI :
Jakarta, 23 April BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : MINGGU, 24 APRIL 2011 DI.
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
Jakarta, 19 Februari BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG JUM’AT,20 FEBRUARI 2015 GELOMBANG DAPAT TERJADI 2,0 M S/D 3,0 M DI : LAUT TIONGKOK SELATAN,
Jakarta, 02 Nopember BMKG PRAKIRAAN TINGGI GELOMBANG WARNING : POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR BERPELUANG TERJADI DI : RABU, 03 NOPEMBER 2010.
Bencana Akibat Ulah Manusia dan Iklim
Welcome back in IPS class
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian II Januari 2015
Runaway Fire, Smoke-Haze Pollution, and Unnatural Disaster In Indonesia Kelompok 5 hidayat chusnul ch Hilda Panca Setiawati Ika Narwidya Putri Ikhwan.
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian III Maret 2015
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian II November 2014
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian III November 2014 Update 02 DESEMBER 2014 Bidang Informasi Iklim.
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian I April 2015
Analisis Perkembangan Dinamika Atmosfer dan Laut
Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian II Februari 2015
Iklim Tropis Asia, Indonesia, Sumatra, Lampung
KOMPONEN ANOMALI IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN
PEMANASAN GLOBAL.
ASPEK KEBENCANAAN DALAM PERENCANAAN
HUJAN Proses terjadinya hujan.
SIKLUS HIDROLOGI Disusun oleh: Nama : Rina Murtafi’atun
ARLINDO Baruna Kusuma, S.Pi., M.P..
IKLIM INDONESIA.
ARSITEKTUR TROPIS…...
NAMA KELOMPOK Muh Rofiul Umam ( ) Shendy Riyan Cahya ( )
yaitu apabila data hasil pengamatan berdasarkan pengukuran ataupun
EL NINO DAN LA NINA.
PRAKIRAAN CUACA DAN TINGGI GELOMBANG LAUT
PENGERTIAN METEOROLOGI
EL NINO LA NINA.
Peta konsep LAPISAN ATMOSFER ATMOSFER SIFAT ATMOSFER CUACA DAN IKLIM.
KUALITAS AIR LAUT.
Keunggulan Lokasi dan Kehidupan Masyarakat Indonesia
Atmosphere.
Keunggulan Lokasi dan Masyarakat Indonesia
METEOROLOGI Disusun oleh : Adi prasetya ( )
KEADAAN ALAM INDONESIA
BENCANA BANJIR DI PROPINSI RIAU
Musim dan Perubahannya
KOMPONEN ANOMALI IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN
Potensi fisik dan sosial wilayah indonesia
ARLINDO. O Posisi Indonesia spesial karena terletak di dua benua dan dua samudera disamping posisinya di khatulistiwa O Selain itu juga perairan Indonesia.
PEMANASAN GLOBAL.
1 BMKG PEMAHAMAN INFORMASI CUACA DAN IKLIM UNTUK KEGIATAN PERIKANAN.
CUACA Dra. Sulistinah, M.Pd..
Wilayah dan Iklim Tropis. Pengertian iklim adalah kondisi rata-rata cuaca berdasarkan waktu yang panjang untuk suatu lokasi di bumi. Adapun studi tentang.
Transcript presentasi:

Awal Musim Kemarau Mundur Berdasarkan pengamatan kondisi atmosfer dan kelautan setahun terakhir di wilayah Indonesia, Samudra Hindia, serta Pasifik, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyimpulkan bahwa musim kemarau di sebagian besar wilayah akan mundur 20-40 hari. Wilayah barat Pulau Sumbawa yang seharusnya memasuki musim kemarau sejak pertengahan dan akhir April lalu ternyata masih ada hujan lebat yang menyebabkan banjir bandang awal Mei ini. Adapun awal kemarau di Jakarta diperkirakan masih sama dengan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yakni pertengahan Mei atau awal Juni. Sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Garut yang baru dilanda longsor, dan daerah lain dengan risiko tinggi longsor masih perlu sangat hati-hati. Kemarau di selatan Jabar diperkirakan baru mulai akhir Juni. "Normalnya awal kemarau di Jawa terjadi bulan April. Kemarau tahun ini akan datang awal Juni," kata Kepala Pusat Iklim, Agroklimat, dan Iklim Maritim BMKG Nurhayati, Minggu (8/5/2011). Di pantai utara Jawa, terutama Karawang yang merupakan sentra padi, kemunduran musim akan berdampak positif. ”Hingga akhir Mei, wilayah itu masih relatif banyak hari hujan. Informasi ini dapat dimanfaatkan petani untuk kembali bertanam padi awal bulan ini,” tuturnya. Sebaliknya, kemunduran kemarau berdampak negatif bagi produksi garam dan perkebunan tebu. Bila mendapat banyak hujan, kadar gula tanaman tebu justru akan berkurang. Sebaliknya, kadar airnya bertambah tinggi. Sifat hujan Adapun sifat hujan musim pancaroba seperti sekarang akan berlangsung singkat dengan intensitas tinggi, terkadang disertai angin kencang. Sebelum hujan, Matahari bersinar terik dan udara terasa gerah. "Ditambah tekanan rendah dan siklon tropis Aere, curah hujan jadi lebih lebat dan lebih lama," kata Kepala Subbidang Peringatan Dini Iklim BMKG Erwin ES Makmur. Menurut dia, siklon/badai tropis Aere menyebabkan lebatnya hujan selama awal Mei. Siklon merupakan daerah bertekanan lebih rendah dibandingkan sekitarnya sehingga angin bergerak menuju lokasi siklon. Siklon di barat laut Halmahera membuat wilayah Indonesia banyak dilalui angin pembawa uap air. Akibatnya, awan hujan banyak terbentuk di atas Indonesia yang membuat hujan di musim pancaroba berlangsung sporadis. Badai juga membuat gelombang laut setinggi 3-5 meter berpeluang besar terjadi di Laut Halmahera, Samudra Pasifik di utara Indonesia, serta perairan Filipina. Pengelolaan lingkungan Cuaca ekstrem akhir-akhir ini ditambah kian buruknya kualitas lingkungan membuat berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan longsor makin sering terjadi. Buruknya kualitas lingkungan ditandai maraknya penggundulan hutan, penyalahgunaan tata ruang, buruknya pengelolaan daerah aliran sungai, hingga pendangkalan sungai. "Berbagai bencana akibat buruknya lingkungan ini bisa memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat secara keseluruhan," kata mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Sonny Keraf. Saat ini penataan lingkungan membutuhkan perhatian khusus dan serius. Tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi butuh waktu panjang. Menurut Sonny, pembangunan ekonomi seharusnya mengacu pada kemampuan daya tampung dan daya dukung lingkungan. Daerah tak bisa asal mengejar keuntungan sesaat. Penggunaan wilayah juga harus mengacu pada tata ruang yang telah disepakati, bukan mengorbankan fungsi tata ruang untuk pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi tanpa terjaminnya kondisi lingkungan tak akan mampu menyejahterakan masyarakat. Yang terjadi, pengelolaan lingkungan masih tumpang tindih antarlembaga dan pemerintahan.