Indrawani.S/SPK/09 1 PERTEMUAN-2 KONSEP DASAR SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH Ir. Indrawani Sinoem, MS.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Advertisements

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PERTEMUAN-1 PENDAHULUAN Arfansyah, M.Kom I. SISTEM A. Pengertian Menurut Gordon (1989), sistem dipandang sebagai suatu agregasi atau kumpulan.
KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
PENGAMBILAN KEPUTUSAN, SISTEM DAN DUKUNGANNYA
SISTEM INFORMASI PENDUKUNG KEPUTUSAN
a. SPK Berorientasi-Teks
1 Pertemuan 4 Menggunakan Teknologi Informasi untuk Keunggulan Kompetitif.
SISTEM KUMPULAN ELEMEN – ELEMEN YANG SALING BERHUBUNGAN / BERINTERAKSI UNTUK MENCAPAI SUATU TUJUAN. SISTEM.
KONSEP SISTEM INFORMASI
DASAR-DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN
B A B II PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF
PERTEMUAN-3 SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN (Decision Support System)
1. Penjelasan Umum dan Konsep SI
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
Kecerdasan Buatan (AI)
PERENCANAAN (planning)
Teori Organisasi Umum Pengambilan Keputusan, kekuasaan, dan politik dalam oganisasi Dosen : Firdaus materi :
Sistem Informasi Akuntansi
KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
DASAR – DASAR SISTEM INFORMASI
KONSEP DASAR SISTEM.
TRANSFORMASI SISTEM INFORMASI TRADISIONAL KE BASIS KOMPUTER
Materi Sesi ke 2 Konsep Sistem dan Informasi
Konsep Dasar Informasi
Pengantar Sistem Informasi
Konsep Dasar Sistem Informasi
Pengatar Sistem Penunjang Keputusan (Decision Support Sistem)
1 DASAR-DASAR SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS CHAPTER
SISTEM INFORMASI (Review)
PENGAMBILAN KEPUTUSAN, SISTEM DAN DUKUNGANNYA
1. Penjelasan Umum dan Konsep SI
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Materi Pertemuan 9 SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Menggunakan Teknologi Informasi untuk Keunggulan Kompetitif
Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Konsep konsep dasar: Komponen Sistem Informasi
FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS TANJUNGPURA pontianak, 13 Desember 2016
Definisi dan Pengertian SIM
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI(SIA)
Dasar dasar pengambilan keputusan
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Definisi dan Pengertian SIM
AKUNTANSI MANAJEMEN BAB-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem Informasi Manajemen (Pertemuan-6)
KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
AKUNTANSI MANAJEMEN BAB-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
Tatap Muka 1- SPK Pengenalan SPK
KONSEP SISTEM INFORMASI
ANALISIS & PERANCANGAN SI
Sistem Informasi.
AKUNTANSI MANAJEMEN MATERI-1 KONSEP-KONSEP DASAR AKUNTANSI MANAJEMEN
Sistem & Informasi Sistem adalah kumpulan komponen yg bekerja bersama-sama, berinteraksi utk mencapai tujuan tertentu Informasi adalah data yg diolah menjadi.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN, KEKUASAAN DAN POLITIK DALAM ORGANISASI
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN
DASAR – DASAR SISTEM INFORMASI
Materi Pertemuan 9 SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Konsep dasar Sistem (1/3)
Transcript presentasi:

Indrawani.S/SPK/09 1 PERTEMUAN-2 KONSEP DASAR SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH Ir. Indrawani Sinoem, MS.

Indrawani.S/SPK/092 I. SISTEM A. Pengertian Menurut Gordon (1989), sistem dipandang sebagai suatu agregasi atau kumpulan objek-objek yang terangkai dalam kesaling bergantungan yang teratur. Dilihat dari sudut pandang tujuan yang diingin dicapai, sistem merupakan sekumpulan elemen- elemen yang berada dalam keadaan yang saling berhubungan utk tujuan yang sama.

Indrawani.S/SPK/093 Menurut Robert dan Michael (1991) : Sistem adalah suatu kumpulan dari elemen yang saling berinteraksi membentuk suatu kesatuan, dalam interaksi yang kuat mau- pun lemah dengan pembatas yang jelas.

Indrawani.S/SPK/094 Menurut Murdick, dkk (1995) Memasukkan aspek tujuan, sistem adalah sekumpulan elemen-elemen yang berada dalam keadaan yang saling berhubungan untuk suatu tujuan yang sama. Menambahkan makna dan arti informasi, sistem adalah seperangkat elemen yang saling berinteraksi, membentuk kegiatan atau suatu prosedur untuk mencapai tujuan

Indrawani.S/SPK/095 Menambahkan makna dan arti informasi, sistem adalah seperangkat elemen yang saling berinteraksi, membentuk kegiatan atau suatu prosedur untuk mencapai tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/ barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.

Indrawani.S/SPK/096 Menurut Turban dkk (2005) Sistem adalah kumpulan objek seperti orang, sumberdaya, konsep, dan prosedur yang dimaksudkan untuk melakukan suatu fungsi yang dapat diidentifikasi atau untuk melayani suatu tujuan.

Indrawani.S/SPK/097 Biasanya, penjelasan tentang sistem dapat juga sampai pada level-level yang lebih rinci sehingga sistem sering dijelaskan sebagai sesuatu yang mengandung subsistem-subsistem yang saling berinter- aksi. Subsistem ini sendiri dipandang juga sebagai sistem-sistem yang lebih rendah tingkatannya.

Indrawani.S/SPK/098 B. Struktur Sistem Sistem dan lingkungan INPUT -B-Mentah -Sumberdaya PROSES -Prosedur -Program -Aktivitas OUTPUT -Kinerja -Produk finis Pengambil Keputusan Vendor Kondisi Musim Pemegang saham Pelanggan Pemerintah Bank Pesaing Umpan Balik Lingkungan Batasan Sistem

Indrawani.S/SPK/099 Input : elemen yang masuk ke dalam sistem. Contoh : bahan mentah yang dimasukkan dalam pabrik, mahasiswa yang diterima pada sebuah universitas, input data ke halaman Web untuk query database. Proses : semua elemen yang diperlukan untuk mengkonversi atau mentransformasi input ke dalam output. Contoh : proses pada pabrik kimia berupa pemanasan material, penggunaan mesin, dll.

Indrawani.S/SPK/0910 Output : produk finis atau konsekuensi yang ada pada sistem. Contoh : pupuk adalah output dari pabrik pupuk, lulusan adalah output dari Universitas, dll. Umpan Balik : ada aliran informasi dari komponen output ke pengambil keputusan berkenaan dengan output atau performa sistem. Berdasarkan output, pengambil keputusan yang bertindak sebagai kontrol untuk memodifikasi input, proses, dan atau kedua-duanya.

Indrawani.S/SPK/0911 Lingkungan : terdiri dari beberapa elemen yang ada di luar dan mereka bukan input, output, atau proses, tetapi mereka mem- pengaruhi performa sistem dan konseku- ensi pencapaian tujuan sistem. Batasan : sistem dipisahkan dari lingkung- an dengan sebuah batasan. Sistem ber- ada di dalam, sedangkan lingkungan di luar. Batasan dapat berupa fisik, berupa gedung, atau waktu dalam periode analisis suatu organisasi.

Indrawani.S/SPK/0912 Berdasarkan pengaruh lingkungan dan batasan sistem, sistem dibagi 2 : a. Sistem Terbuka b. Sistem tertutup. Sistem dievaluasi dan dianalisis dalam dua ukuran kinerja utama : a. Efektivitas : tingkat pencapaian tujuan, yaitu berkaitan dengan output. Misal : penjualan total atau pendapatan.

Indrawani.S/SPK/0913 b. Efisiensi : ukuran pemakaian input atau sumberdaya. Misalnya : berapa banyak uang yang digunakan untuk mendapat- kan tingkat penjualan tertentu.

Indrawani.S/SPK/0914 II. SISTEM INFORMASI Data dan Informasi Data : fakta hasil observasi atau pengukur- an yang masih mentah. Informasi : data yang telah diolah atau ditransformasi menjadi suatu yang berarti dan bermanfaat untuk pengguna (user) tertentu.

Indrawani.S/SPK/0915 PROSES INPUT OUTPUT DATA, FAKTA PENCATATAN VERIFIKASI KLASIFIKASI PENYUSUNAN PERINGKASAN KALKULASI PENYIMPANAN PENGAMBILAN PELAPORAN PENYEBARAN INFORMASI

Indrawani.S/SPK/0916 METODE KEBUTUHAN USER DATA Proses

Indrawani.S/SPK/0917 Ciri Kualitas Informasi a. Aksebilitas : user mudah didapat, karena akan berkaitan dengan aktualitas dari nilai informasinya. b. Kelengkapan : user bisa mendapatkan informasi yang lengkap. c. Ketelitian : informasi yang diperoleh dgn data dan pengolahan data yang teliti.

Indrawani.S/SPK/0918 Ketepatan makna: kesesuaian antara informasi dengan kebutuhan pemakai. Ketepatan waktu : kualitas informasi ditentukan oleh ketepatan waktu penyam-paian dan aktualitasnya. Kejelasan : kualitas informasi tergantung pada bentuk dan format penyampaian informasi. Fleksibilitas : informasi yang dihasilkan berkaitan dengan tingkat adaptasi dari informasi yang dihasilkan thdp kebutuhan berbagai keputusan yang diambil.

Indrawani.S/SPK/0919 Sistem Informasi Sistem informasi mengumpulkan, mempro- ses, menyimpan, menganalisis, dan me- nyebarkan informasi untuk suatu tujuan khusus. Sistem informasi merupakan jantung bagi sebagian besar organisasi. Contoh : bank, perusahan penerbangan tidak dapat berfungsi tanpa sistem informasi mereka.

Indrawani.S/SPK/0920 Tipologi Sistem Informasi Berdasarkan tingkatan manajemen : 1. Menurut Shro dan Burc (1974) dan Marc (1991), dalam organisasi dikenal ada 3 tingkatan manajemen : a. Tingkatan Manajemen Strategis, berkaitan dengan kebijakan jangka panjang serta pe- nempatan organisasi pada lingkungan.

Indrawani.S/SPK/0921 b. Tingkatan Manajemen Taktis : Bertugas untuk menterjemahkan kebijakan strategis menjadi bagian- bagian yang harus dikerjakan serta mengatur koordinasi internal organi- sasi.

Indrawani.S/SPK/0922 c. Tingkatan Manajemen Operasional Bertugas untuk menjalan roda orga- nisasi sesuai dgn rencana jangka panjang dan pedoman yang telah disusun oleh manajemen tingkat taktis.

Indrawani.S/SPK/0923 Menurut Szymanski (1995), sistem infor- masi dibagi menjadi 6 katagori : 1. SI Operasional 2. SI manajemen 3. SI Pendukung Keputusan 4. SI Eksekutif 5. Sistem Pakar 6. SI Perkantoran

Indrawani.S/SPK/0924 Tipologi Sistem Informasi berdasarkan perkembangan teknologi informasi 1. Sistem Manual 2. Sistem Mekanik 3. Sistem Pengolahan Data Elektronik 4. Sistem Informasi Manajemen 5. Sistem Pendukung Keputusan 6. Sistem Pakar.

Indrawani.S/SPK/0925 Tipologi Sistem Informasi berdasarkan Perkembangan Teknologi Informasi : Sistem Pakar SPK/DSS SIM SPDE Sistem Mekanik Sistem Manual

Indrawani.S/SPK/0926 III. PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pengertian Pengambilan keputusan adalah aktivitas manajemen berupa pilihan tindakan dari sekumpulan alternatif yang telah dirumus- kan sebelumnya untuk memecahkan suatu masalah atau suatu konflik dalam manaje- men.

Indrawani.S/SPK/0927 Tipologi Pengambilan Keputusan 1. Berdasarkan tingkat kepentingan : a. PK Strategis b. PK Administrasi/Taktis c. PK Operasional

Indrawani.S/SPK/0928 Manajemen Puncak Manajemen Menengah Manajemen Bawah Keputusan Operasional Keputusan Taktik/ Adiministrasi Keputusan Strategis

Indrawani.S/SPK/0929 Berdasarkan Tingkat Regularitas 1. PK Terstruktur (Terprogram), yaitu Pk yang berkaitan dengan persoalan yang telah diketahui. PK seperti ini biasanya didasarkan pada teknik-teknik tertentu dan sudah dibuat standarnya. Secara alamiah hampir semua masalah adalah rutin dan berulang

Indrawani.S/SPK/0930 PK yg tidak terstruktur (Tidak Terprogram) yaitu PK yang berkaitan dengan persoalan baru. Misalnya : persoalan perluasan pabrik, pengembangan produk-produk baru, pengembangan jenis usaha baru.

Indrawani.S/SPK/0931 Berdasarkan Tipe Persoalan 1. PK Internal Jangka Pendek 2. PK Internal Jangka Panjang 3. PK Eksternal jangka Pendek 4. PK Eksternal Jangka Panjang

Indrawani.S/SPK/0932 TIPE PERSOALAN WAKTUINTERNALEKSTERNAL Jangka PendekKeputusan OperasionalKeputusan Taktis Jangka PanjangKeputusan OrganisasionalKeputusan Strategis

Indrawani.S/SPK/0933 Tahapan Pengambilan Keputusan Menurut Simon (1980) ada 4 tahapan yg harus dilalui dalam proses pengambilan keputusan : 1. Tahap Penelusuran (Intelligence) 2. Tahap Perancangan (Design) 3. Tahap Pemilihan (Choice) 4. Tahap Implementasi (Implementation)

Indrawani.S/SPK/0934 Menurut Kinard Jerry (1988), ada 6 langkah dalam pengambilan keputusan : 1. Formulasikan Tujuan 2. Evaluasi Situasi Keputusan 3. Pengembangan Alternatif 4. Pemilihan Alternatif 5. Implementasi 6. Evaluasi dan Tindak Lanjut