ANALISIS PESERTA DIDIK “Karakteristik Umum PESSERTA DIDIK (USIA, GENDER, LATAR BELAKANG)” Nur ANNA IRVANDA 1215110550 NURHASANA KARUNIA 1215110578.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Oleh: Prof.Dr.Mungin Eddy Wibowo, M.Pd Universitas Negeri Semarang
Advertisements

PERANAN GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
TUGAS PERKEMBANGAN KEHIDUPAN PRIBADI, PENDIDIKAN DAN KARIER, DAN KEHIDUPAN BERKELUARGA PTIK.
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Oleh Dra. Salmah Lilik, M.Psi
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Psikologi ANAK BERBAKAT
PROSES, TUGAS, DAN HUKUM PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN ANAK SEKOLAH DASAR
Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
PERMASALAHAN PESERTA DIDIK USIA SEKOLAH MENENGAH
HAKEKAT PENDIDIKAN JASMANI
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN Nadi Suprapto, M.Pd
Komponen-Komponen Pendidikan
Komponen-Komponen Pendidikan
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK PRA SEKOLAH, SD DAN SMP
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Materi Pertemuan 12 Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi.
BAHAN KULIAH PENDIDIKAN ANAK BERBAKAT (2)
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2. Masa anak sekolah (6 – 12 tahun) Keterampilan yang diperlukan pada masa anak sekolah (Hurlock dalam Munandar, 1999):
MASALAH PADA ANAK-ANAK DAN PENYELESAIANNYA
Analisis Kasus Pembelajaran Di Kelas
PENERIMAAN DIRI REMAJA PENYANDANG TUNADAKSA
DASAR-DASAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Adriy.weebly.com.
LANDASAN SOSIOLOGIS PENGERTIAN LANDASAN SOSIOLOGIS :
PERTUMBUHAN FISIK (REMAJA) Adriy.weebly.com. Pertumbuhan Pertumbuhan adalah suatu proses perubahan fisiologis yang bersifat progresif dan kontinyu dan.
1.THERESIA SISIL E ( ) 2.CHICHILA H M ( ) 3.ERSA WIGRAHANTO ( ) 4. DEWIMITA N S ( ) 5. RANDI SULISTYO ( )
Perkembangan Peserta Didik “Fase Remaja(Adolescence)”
Pembimbing Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd
PERBEDAAN INDIVIDU DAN PERILAKU KERJA
ESTY ARYANI SAFITHRY, M.PSI, PSI
Kurikulum Berbasis Kompetensi
LAYANAN PENDIDIKAN BAGI SISWA SD
MANAJEMEN KESISWAAN.
PRINSIP–PRINSIP Perkembangan
KESULITAN DALAM BELAJAR
Psikologi Anak Berbakat Olivia Tjandra W., M. Si., Psi
PEMAHAMAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
BAB III PENERAPAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DARI SUDUT GURU DAN SISWA
Disusun Oleh : Virsa Bili Putu Pramono
KRITERIA KESULITAN BELAJAR MACAM-MACAM KESULLITAN BELAJAR
1. Mengenal karakteristik peserta didik
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2.
Manusia sebagai Makhluk Individu dan Sosial
Assalamualaikum wr.wb.
ASPEK PSIKOLOGIK PADA ANAK DENGAN KELAINAN ENDOKRIN
Masalah-masalah BELAJAR
KELOMPOK 5 Fastry Upi Azmy ( ) Galih Trihanyoko ( )
BIMBINGAN KONSELING Sy LULU ASSAGAF, S.Psi.
Karateristik dan Perbedaan Individu
KENAKALAN REMAJA.
Pengertian ppd Proses PBM
Tania Clara Dewanti BK/B
PERBEDAAN INDIVIDU Nataya Charoonsri R.
BIMBINGAN KONSELING.
BIAS BUDAYA DAN AGAMA DALAM “KLAB”
Latarbelakang Permasalahan BK secara Psikologis PERTEMUAN -6
Perkembangan Peserta Didik (Pertemuan 2)
Matakuliah Perkembangan peserta Didik KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN MORAL DAN KEAGAMAAN REMAJA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN Oleh LA ODE MUHAMAD.
HAKIKAT BELAJAR & PEMBELAJARAN
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
PERANAN GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
Kata remaja disebutkan sebagai masa peralihan dari masa anak dengan masa dewasa, ada juga istilah asing yang menunjukan masa remaja, antara lain: puberty.
PENGERTIAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK  KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK MERUPAKAN CIRI ATAU SIFAT DAN ATRIBUT YANG MELEKAT PADA PESERTA DIDIK YANG MENGGAMBARKAN.
PERKEMBANGAN MORAL REMAJA
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
PSIKOLOGI PENDIDIKAN KELOMPOK 5 Anggota :1.Roni Hermawan ( ) 2. Joko Sutrisno( ) 3. Ilvan Triyudha Pangestu( ) 4. Resti Nurmaya( )
Transcript presentasi:

ANALISIS PESERTA DIDIK “Karakteristik Umum PESSERTA DIDIK (USIA, GENDER, LATAR BELAKANG)” Nur ANNA IRVANDA 1215110550 NURHASANA KARUNIA 1215110578 2013 TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Pengertian Karakteristik Siswa Menurut Piuas Partanto, Dahlan (1994) Karakteristik berasal dari kata karakter dengan arti tabiat/watak, pembawaan atau kebiasaan yang dimiliki oleh individu yang relatif tetap. Menurut Sudirman (1990) Karakteristik siswa adalah keseluruhan pola kelakuan dan kemampuan yang ada pada siswa sebagai hasil dari pembawaan dari lingkungan sosialnya sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih cita-citanya.

Karakteristik Umum Peserta Didik dari Segi Usia Terdiri dari beberapa aspek : Aspek Fisik Aspek Intelektual Aspek Sosial Aspek Psikososial Aspek Perspektif Kognitif

Menurut Kurnia (2007) : Karakteristik perkembangan masa anak awal (2-6 tahun) - Dalam proses pengembangan kepribadian yang unik dan menuntut kebebasan. Karakteristik perkembangan masa anak akhir (6-12 tahun) - Lebih banyak dipengaruhi oleh teman-teman sebaya daripada oleh orang tuanya

Karakteristik perkembangan masa puber (11/12- 14/15 tahun) - Kematangan seksual semakin jelas (haid dan mimpi basah) - Permasalahan yang terkait dengan penerimaan konsep diri, serta persoalan dalam berhubungan dengan orang di sekitarnya

Karakteristik Umum Peserta Didik dari Segi Gender Perbedaan anak laki-laki dan perempuan menurut Ormrod (2000) :

Karakteristik Umum Peserta Didik dari Segi Latar Belakang Budaya, Etnis, Ras Budaya mengacu pada bagaimana anggota- anggota suatu kelompok memikirkan tentang tidakan sosial dan resolusi masalah. Sedangkan etnis mengacu pada kelompok-kelompok yang memiliki warisan budaya yang sama. Ras mengacu pada kelompok-kelompok yang memiliki cciri-ciri sifat biologis yang sama.

Untuk menangani siswa yang beragam guru harus mengembangkan kondisi kelas dengan strategi pembelajaran yang dapat merespon beragam kebutuhan siswa, terlepas dari latar belakang rasial atau etniknya dan memastikan bahwa kurikulumnya adil dan relean secara kultural. Guru harus peka terhadap dasar perbedaan budaya yang dapat mempengaruhi siswa dikelas.

Perbedaan Kelas Sosial Beberapa karakteristik yang menentukan identifikasi kelas sosial seseorang adalah : pekerjaan, penghasilan, kekuasaan politis, dll. Hal ini mempengaruhi proses belajar siswa. Ada beberapa contoh efek dari perbedaan kelas sosial yaitu, pengelompokkan berdasarkan kelas sosial, ini cenderung akan mempengaruhi psikis siswa yang kelas sosialnya rendah. Sehingga dapat terjadi perbedaan prestasi antara kelas sosial tingga dengan kelas sosial rendah.

Implikasi Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Faktor Fisik Dalam penyelenggaraan pendidikan, perlu diperhatikn sarana dan prasarana yang ada jangan sampai menimbulkan gangguan pada peserta didik. Misalnya: tempat didik yang kurang seuai, ruangan yang gelap dan terlalu sempit yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Disamping itu juga perlu diperhatikan waktu istirahat yang cukup. Penting juga untuk menjaga supaya fisik tetap sehat adanya jam-jam olah raga bagi peserta didik di luar jam pelajaran. Misalnya: melalui kegiatan ekstra kurikuler kelompok olah raga, bela diri, dan sejenisnya.

Faktor Psikososial Perkembangan emosi peserta didik sengat erat kaitannya dengan faktor-faktor: perubahan jasmani, perubahan dalam hubungannya dengan orang tua, perubahan dalam hubungannya dalam teman-teman, perubahan pandangan luar (dunia luar) dan perubahan dalam hubungannya dengan sekolah. Oleh karena itu perbedaan individual dalam perkembangan emosi sangat dimungkinkan terjadi, bahkan diramalkan pasti dapat terjadi.

Faktor Sosial-Kulture Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang diserahi tugas untuk mendidik, tidak kecil peranannya dalam rangka mengembangkan hubungan sosial peserta didik. Jika dalam hal ini guru tetap berpegang sebagai tokoh intelektual dan tokoh otoritas yang memegang kekuasaan penuh sepeerti ketika anak-anak belum menginjak remaja, maka sikap sosial atau hubungan sosial anak akan sulit untuk dikembangkan.