Teori Relativitas Khusus

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Indikator
Advertisements

Nama : Aulia Fakih Deny Oktorik
Staf Pengajar Fisika Departemen Fisika, FMIPA, IPB
Bab 7 Medan dan Gaya Magnetik
Bab 7 Medan Magnetik dan Gaya Magnetik
Momentum dan Impuls.
Standar Kompetensi : 9 Kompetensi Dasar 9.3. INDIKATOR
Kumpulan Soal 10. Kemagnetan Dan Fisika Modern
BENDA TEGAR PHYSICS.
Teori relativistik khusus.
TE0RI RELATIVITAS KHUSUS
FISIKA MODERN By Edi Purnama ( ).
Departemen Fisika, FMIPA, IPB
By : Dea zharfanisa Indah Athirah Nina Rahayu XII IPA +
TEORI KUANTUM TENTANG RADIASI ELEKTROMAGNET
# MOMENTUM DAN MASSA RELATIVISTIK
FISIKA KUANTUM 1 ALBERT EINSTEIN EFEK FOTOELEKTRIK EFEK COMPTON
Teori Kuantum.
Teori Relativitas.
Paradoks kembar.
MEDAN MAGNET Kelas XII Semester 1.
Medan Magnetik dan Gaya Magnetik
Medan Listrik dan Medan Magnet
KINEMATIKA ROTASI TOPIK 1.
By : Andri Tri S No : 04 Kelas : XI.IA.1ssn
FISIKA MODERN oleh Lalu Sahrul Hudha
Teori Relativitas.
Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil
RELATIVITAS KHUSUS FISIKA SMA KELAS XII SEMESTER GENAP
Teori relativitas einstein
KISI – KISI FISIKA MODERN
Evrita Lusiana Utari, S.T, M.T
Matakuliah : K FISIKA Tahun : 2007 TUMBUKAN Pertemuan 12.
Kesetaraan Massa dan Energi
Kesetaraan Massa dan Energi
Relativitas Panjang x2’ x2 x1 x1’
Postulat Einstein : Relativitas Einstein Pembuktian pada postulat ke-2
TEORI RELATIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA RELATIVITAS HUBUNGAN MASSA
Teori Kuantum. 17.1Teori Kuantum Cahaya Pada percobaan radiasi benda hitam, Planck menyimpulkan bahwa cahaya terdiri dari paket energi yg disebut kuanta.
Berkelas.
Medan Magnetik.
Momentum dan Impuls.
FISIKA MODERN Staf Pengajar Fisika Departemen Fisika, FMIPA, Unila 1.
Teori Relativitas PHYSICS SMK PERGURUAN CIKINI.
Teori Relativitas.
MOMENTUM DAN TUMBUKAN Departemen Sains.
MOMENTUM LINIER.
FISIKA KUANTUM 1 ALBERT EINSTEIN EFEK FOTOELEKTRIK EFEK COMPTON
Eko Nursulistiyo SK dan KD Semester 2 kelas XII SMA
RELATIVITAS Oleh Ugi Sugiarti, S.Si
Momentum dan Impuls.
HUKUM-HUKUM NEWTON tentang GERAK
TEORI RELATIVITAS.
Irnin Agustina D. A, M.Pd FISIKA MODERN Irnin Agustina D. A, M.Pd
TEORI RELATIVITAS By SURATNO, S.Pd. ( ).
TUGAS FISIKA XII IPA2 FISIKA KUANTUM TEORI ATOM FISIKA INTI
Research Based Learning
ROTASI KINEMATIKA ROTASI
HUKUM NEWTON.
FISIKA MODERN By Amir Supriyanto.
RELATIVITAS Created By : Group 2 Dianira G. Maengkom Fernanda Roel
Momentum dan Impuls.
Panjang Gelombang de Broglie
Medan Magnetik.
Departemen Fisika, FMIPA, IPB
FISIKA MODERN By Edi Purnama ( ).
TEORI RELATIVITAS KHUSUS
FISIKA Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa MEDIA MENGAJAR UNTUK SMK/MAK KELAS X.
ROTASI KINEMATIKA ROTASI
Teori Relativitas Khusus Fisika Kelas XII Gusti Afifah, S.Pd
Transcript presentasi:

Teori Relativitas Khusus Relativitas Klasik : Transformasi Galileo Masalah dalam Elektrodinamika Klasik Gelombang Elektromagnetik dan Konsep Ether Percobaan Michelson Morley Postulat Teori Relativitas Khusus Transformasi Lorentz Konsekuensi Transformasi Lorentz Momentum Relativistik Energi Relativistik Gaya dan Percepatan Relativistik

Relativitas Klasik : Transformasi Galileo (x,y,z) (x’,y’,z’) v v (x,y,z) (x’,y’,z’) O’ O’ O O

Relativitas Klasik : Transformasi Galileo Hukum Newton tidak berubah terhadap Transformasi Galileo

Masalah dalam Elektrodinamika Klasik Terhadap O’ : hanya ada gaya listrik FE FE Terhadap O : gaya listrik FE dan gaya magnetik FB + FB v FB + FE O’ O Hasil Pengamatan Berbeda Ditinjau dari 2 kerangka inersial

Masalah dalam Elektrodinamika Klasik F F Jika batang bergerak & bidang B diam : Gaya yang dialami = Gaya Lorentz v q q     Jika batang diam & bidang B bergerak : Gaya yang dialami = Gaya Elektrostatis v     B B     (a) Muatan bergerak (b) Muatan diam Gaya yang sama namun jenis berbeda ditinjau dari kerangka inersial yang berbeda

Gelombang Elektromagnetik dan Ether Hukum Coulomb / Gauss (Elektrostatik) Hukum Ampere / Biot Savart (Magnetostatik) Hukum Faraday (Induksi Elektromagnetik) Tidak adanya muatan magnetik tunggal Persamaan Gelombang Elektromagnetik Transformasi Galileo + Konsep Eter Transformasi Galileo Persamaan berubah ! Tidak berubah ! Adakah Eter itu ??

Percobaan Michelson - Morley Waktu Tempuh cahaya P-M1-P : Cermin v P Waktu Tempuh cahaya P-M2-P : Sumber Cahaya Cermin pembagi Cermin Teleskop

Percobaan Michelson - Morley Waktu Tempuh cahaya P-M1-P : Cermin v P Waktu Tempuh cahaya P-M2-P : Sumber Cahaya Cermin pembagi Cermin Teleskop

Percobaan Michelson - Morley

Percobaan Michelson - Morley Perbedaan Pola Interferensi Hasil : Perbedaan Pola Interferensi tidak teramati v = 0  tidak ada ether !!!

Postulat Relativitas Khusus Einstein Kovariansi Hukum-hukum Mekanika Klasik Masalah Kovariansi dalam Elektrodinamika Klasik Laju cahaya dalam vakum adalah sama di semua kerangka inersial, tidak bergantung pada gerak sumber atau pun pengamat Semua hukum fisika mengambil bentuk yang sama dalam semua kerangka inersial Postulat Relativitas Khusus (On the Electrodynamics of Moving Bodies, Ann. Phys, 17, 1905)

Transformasi Ruang – Waktu : Transformasi Lorentz Postulat II Relativitas Khusus Sinyal cahaya v O’ O

Transformasi Ruang – Waktu : Transformasi Lorentz 1 Dimensi Bedakan transformasi ruang- waktu dengan transformasi kerangka inersial !!   Rotasi ruang – waktu x -  x

Transformasi Ruang – Waktu : Transformasi Lorentz v O O’ c  iv

Transformasi Ruang – Waktu : Transformasi Lorentz 1 Dimensi

Transformasi Ruang – Waktu : Transformasi Lorentz v v O’ O’ O O Transformasi Lorentz 1 Dimensi (1) – O diam & O’ bergerak Transformasi Lorentz 1 Dimensi (2) – O bergerak & O’ diam

Konsekuensi Transformasi Lorentz Konsekuensi Panjang y1 = y2 = y1’ = y2’ (x1’,y1’) L’ (x2,y2) v (x1,y1) L (x2’,y2’) L’ = x2’ – x1’ ≡ L0 L = x2 – x1 Transformasi Lorentz 1 –D (1) O’ O Pengukuran panjang oleh O dilakukan pada waktu yang sama !!!! Kontraksi Lorentz / Kontraksi Panjang

Konsekuensi Transformasi Lorentz Kontraksi Lorentz / Kontraksi Panjang

Konsekuensi Transformasi Lorentz Konsekuensi Waktu y1 = y2 = y1’ = y2’ v t’ = t2’ – t1’ t = t2 – t1 t’ = t2’ – t1’ t = t2 – t1 Transformasi Lorentz 1 –D (1) O’ O Pengukuran waktu oleh O’ dilakukan pada tempat yang sama !!!! Dilatasi Waktu

Konsekuensi Transformasi Lorentz Dilatasi Waktu

Konsekuensi Transformasi Lorentz Konsep Simultanitas Ujung-ujung kerangka bergerak tidak melihat sinyal cahaya di kerangka diam pada waktu yang bersamaan

Konsekuensi Transformasi Lorentz Efek Doppler Relativistik v Selang waktu sinyal cahaya menurut O’ = T’ Selang waktu sinyal cahaya menurut O = T Hubungan : d O’ O’ O’ O

Konsekuensi Transformasi Lorentz

Konsekuensi Transformasi Lorentz Paradoks Kembar

Konsekuensi Transformasi Lorentz Kecepatan Relatif (1 dimensi) Pada kerangka O’ : v’ v Transformasi Lorentz 1 –D (2) O’ O Menurut kerangka O :

Konsekuensi Transformasi Lorentz Kecepatan Relatif (3 dimensi) Pada kerangka O’ : v’ v Transformasi Lorentz 1 –D (2) O’ O Menurut kerangka O :

Konsekuensi Transformasi Lorentz Peristiwa pada v < c : Time-like cone Kausalitas dipenuhi oleh setiap kerangka inersial v < c v = - c v = c v > c Peristiwa pada v > c : Space-like cone Kausalitas tidak dipenuhi oleh setiap kerangka inersial x v > c v < c

Hukum Newton tidak invarian terhadap Transformasi Lorentz !!! Momentum Relativistik Hukum Newton di kerangka O : v Hukum Newton di kerangka O’ : O’ m F, a O Hukum Newton tidak invarian terhadap Transformasi Lorentz !!!

Momentum Relativistik Hukum Newton Hukum Kekekalan Energi Hukum Kekekalan Momentum Hukum Kekekalan Momentum Sudut

Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti Momentum Relativistik Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti py’ = 0 d’ v py’ = m’vy’ O’ O Pada kerangka O’ : Partikel bermomentum py’ diperlambat hingga mencapai jarak d’. Pada kerangka O : Partikel bermomentum py diperlambat hingga mencapai jarak d = d’. py = py’

Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti Momentum Relativistik Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti py’ = 0 d’ v py’ = m’vy’ O’ O

Momentum Relativistik Dua benda bermassa sama saling bertumbukan v u u’’ v v v’ v’ u u’’ O O’ u’ u v v u’ u Hukum kekekalan momentum berlaku Hukum kekekalan momentum tidak berlaku

Momentum Relativistik v = kecepatan gerak benda bermassa m0

Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti Momentum Relativistik Benda bermassa m diperlambat hingga berhenti Kerangka O Kerangka O’

Dua benda bermassa saling bertumbukan Momentum Relativistik Dua benda bermassa saling bertumbukan Kerangka O Kerangka O’

Momentum Relativistik Gaya Relativistik Momentum Relativistik

Energi Relativistik Energi Relativistik

Gaya Relativistik

Soal-soal Kinematika Relativistik Dua meriam A dan B yang terletak pada xA = 0 dan xB = 1,5 km, menembak sebuah roket yang sedang mendekat. A menembak saat t = 0 dan B menembak saat t = 1 s. Menurut detektor pada roket, kedua meriam tersebut menembak pada waktu yang sama. Tentukanlah kecepatan gerak roket tersebut. Dua pesawat ruang angkasa bergerak dalam arah yang berlawanan dipandang dari kerangka bumi. Laju masing-masing adalah 0,84 c menurut kerangka bumi. Berapakah kecepatan pesawat ruang angkasa relatif terhadap pesawat ruang angkasa yang lain ? Tiga sumber cahaya A, B dan C memancarkan cahaya monokromatik dengan frekuensi f0 menurut masing-masing sumber. Terhadap sumber A, B berkecepatan +v dan C berkecepatan –v. Tentukanlah frekuensi cahaya yang diterima C dari sumber A dan B jika B mendekati C B meninggalkan C Kerangka S’ memiliki kecepatan dalam arah horisontal v terhadap kerangka S. Sebuah pulsa cahaya dipancarkan pada t = t’ = 0 dan x = x’ = 0 dengan arah pulsa membentuk sudut sebesar 30o terhadap sumbu x dari kerangka S. Tentukanlah besar sudut tersebut dilihat dari kerangka S’. Sebuah sistem bintang biner (ganda) berotasi pada bidang yang sejajar dengan garis antara sistem bintang dan bumi. Kedua bintang memancarkan cahaya yang berfrekuensi sama menurut masing-masing bintang.Pergeseran Doppler pada bintang pertama adalah /o = 0.010 dan pada bintang ke dua adalah /o = 0.015. Tentukanlah perbanding massa antara kedua bintang tersebut. Jika bintang yang lebih ringan memiliki massa yang sama dengan massa matahari, berapakah jarak antar dua bintang ?

Soal-soal Dinamika Relativistik Sebuah partikel memiliki energi 4m0c2. Berapakah momentum partikel tersebut ? Berapakah energi partikel jika momentumnya = 2moc ? Berapakah kecepatan elektron (massa = 9,1.10-31 kg. muatan = 1,6.10-19 C) yang bergerak dari keadaan diam melalui suatu panjang dengan beda potensial sebesar 106 volt ? Sebuah partikel bermassa diam M0 meluruh menjadi dua partikel identik bermassa diam m0. Tentukanlah kecepatan kedua partikel tersebut jika partikel bermassa diam M0 berada dalam keadaan diam pada awalnya. Sebuah partikel dengan massa diam m0 dan energi kinetik 3m0c2 mengalami tumbukan tidak lenting dengan sebuah partikel yang berada dalam keadaan diam, dan setelah tumbukan massa diam sistem menjadi M0. Tentukanlah energi dan momentum partikel setelah tumbukan. Sebuah proton berenergi tinggi menumbuk sebuah proton lain yang sedang dalam ekadaan diam sehingga sebuah partikel 0 tercipta. Tentukanlah energi yang diperlukan proton untuk menghasilkan proses ini. Diketahui massa proton = u, massa 0 0,1449 u, dengan u = 1,67.10-27 kg.